Dompu (ekbisntb.com) – Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Dompu mengusulkan lahan eks PT Sadana seluas 7,8 hektare di Desa Nusa Jaya Kecamatan Manggelewa sebagai lokasi pembangunan pabrik pakan ternak. Lahan yang tidak bermasalah dan berada di jalur strategis ini dinilai layak untuk pengembangan industri pakan ternak yang ditopang wilayah penghasil jagung dan dekat area Pelabuhan Laut Kilo.
Keputusan ini diambil pemerintah setelah rapat yang dipimpin Bupati Dompu, Bambang Firdaus, S.E., didampingi Pj Sekda Dompu, H. Khairul Insyan, SE., M.M., bersama pimpinan perangkat daerah lingkup Kabupaten Dompu, Rabu (25/3/2026).
Bupati Dompu, Bambang Firdaus meminta kepada jajarannya untuk segera menyiapkan dokumen yang dibutuhkan terkait usulan Lokasi pembangunan pabrik panan ternak ini dan dikoordinasikan dengan kementrian terkait. Seperti bukti kepemilikan, kesesuaian lahan dan Analisa lainnya.
“Apa yang menjadi persyaratan pembangunan pabrik pakan agar sesegera mungkin dapat dipersiapkan dan dilengkapi. Progresnya agar dapat dilaporkan ke Bupati,” pintanya.
Sebelumnya, Bupati menyampaikan rencana pembangunan pabrik pakan ternak di Kabupaten Dompu ini hasil komunikasinya dengan Gubernur NTB. Disepakati, proyek industri ayam terintegrasi dibangun di Sumbawa dan pabrik pakannya akan dibangun di Kabupaten Dompu. Proyek ini diperkirakan menghabiskan anggaran lebih dari Rp1 triliun.
Pembangunan pabrik pakan sendiri akan dibangun oleh Danatara dan pemerintah daerah hanya diminta menyiapkan lahan yang dibutuhkan. Beberapa alternatif lahan disiapkan Pemda Dompu, termasuk lahan di perbatasan Desa Madaprama Kecamatan Woja dan Desa Tekasire Kecamatan Manggelewa seluas 13 ha.
Lokasi ini dinilai tidak strategis. Baik dari sisi akses jalan menuju Lokasi, maupun Lokasi yang berada diantara bukit tekasire dan Sungai. Sehingga diusulkan Lokasi di lahan eks PT Sadana Desa Nusa Jaya Kecamatan Manggelewa, kendati luasnya 7,8 ha. (ula)






