Mataram (ekbisntb.com) – Ratusan warga mengikuti program mudik gratis yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota Mataram menjelang Hari Raya Idulfitri. Program ini disambut antusias masyarakat karena dinilai sangat membantu meringankan beban biaya perjalanan pulang kampung.
Para peserta mudik berasal dari berbagai daerah di Pulau Sumbawa seperti Bima, Dompu, dan Sumbawa. Mereka diberangkatkan menggunakan armada bus yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan nyaman.
Salah seorang peserta mudik asal Kabupaten Dompu, Fauziyah, mengaku baru pertama kali mengikuti program mudik gratis yang diselenggarakan Pemkot Mataram. Ia mendaftar bersama temannya setelah mendapatkan informasi mengenai program tersebut.
Menurut Fauziyah, program ini sangat membantu masyarakat, terutama di tengah melonjaknya harga tiket transportasi menjelang Lebaran.
“Harga tiket biasanya sekitar Rp230 ribu, tapi sekarang sudah naik menjadi Rp350 ribu. Bahkan informasi terbaru bisa sampai Rp380 ribu,” ungkapnya, Senin (16/3/2026).
Ia mengatakan informasi mengenai program mudik gratis tersebut diperoleh dari temannya yang sebelumnya pernah mengikuti program serupa. Fauziyah mengaku bersyukur karena masih mendapatkan kuota untuk ikut serta dalam program tersebut.
“Alhamdulillah bisa ikut. Lumayan sekali membantu karena tidak perlu lagi memikirkan biaya tiket,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Yanti, mahasiswa asal Bima. Ia mengaku sangat bersyukur bisa mengikuti program mudik gratis dari Pemerintah Kota Mataram setelah mendaftar sejak dua pekan lalu.
Menurut Yanti, harga tiket travel menuju Sumbawa saat ini terus mengalami kenaikan seiring meningkatnya permintaan masyarakat untuk pulang kampung menjelang Lebaran.
“Tiket travel sekarang bisa mencapai Rp300 ribu. Dengan adanya mudik gratis ini, tentu sangat membantu kami yang masih mahasiswa,” katanya.
Ia menambahkan, biaya yang seharusnya digunakan untuk membeli tiket dapat dialihkan untuk kebutuhan lain selama berada di kampung halaman.
“Uangnya bisa saya alokasikan untuk berbagi THR kepada keluarga di kampung,” tuturnya.
Selain membantu dari sisi biaya, Yanti juga menilai fasilitas yang disediakan dalam program mudik gratis tersebut cukup memadai. Armada bus yang digunakan dinilai nyaman sehingga para pemudik merasa lebih tenang selama perjalanan.
Menurutnya, program seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa yang memiliki keterbatasan biaya untuk pulang ke kampung halaman.
“Sebagai mahasiswa, program ini sangat membantu kami agar bisa pulang dengan tenang tanpa harus pusing memikirkan biaya tiket yang melonjak saat musim mudik,” ujarnya.
Program mudik gratis yang digelar Pemerintah Kota Mataram setiap tahun ini diharapkan dapat terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Selain membantu meringankan biaya perjalanan, program tersebut juga menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat dapat pulang kampung dengan aman dan nyaman saat momentum Lebaran. (pan)






