26.5 C
Mataram
BerandaBerandaGubernur NTB Puji Inovasi Pesona Ramadan "Ngantih Bebuka" Lobar

Gubernur NTB Puji Inovasi Pesona Ramadan “Ngantih Bebuka” Lobar

Giri Menang (ekbisntb.com) – Gubernur NTB H.Lalu Muhamad Iqbal bersama jajaran menggelar safari Ramadan di Lombok Barat pada Kamis, 26 Februari 2026. Dalam kegiatan ini, orang nomor satu di Bumi Gora itu menyempatkan mengunjungi pesona Ramadan “Ngantih Bebuka” di Alun-alun Giri Menang Park.

Gubernur didampingi istri Sinta Agatha Lalu Muhamad Iqbal, Wabup Hj. Nurul Adha, Ketua TP PKK Lobar Ayu Indra Rukmana Zaini, Dirut PAM Giri Menang Sudirman dan sejumlah jajaran kepala OPD Lobar keliling ke lapak UMKM yang telah dibuka sejak pukul 15.00 WITA. Iqbal melihat lapak UMKM yang menjajakan aneka ragam produk lokal mulai dari makanan ringan, makanan basah dan kering hingga buah-buahan.

Warga yang mengetahui kehadiran orang Nomor satu di NTB itu, pun tak menyia-nyiakan kesempatan, mereka meminta agar gubenur membeli produknya. Iqbal dan istri pun membeli sejumlah produk lokal yang dijual pedagang. Wabup dan istri Bupati juga tak kalah, mereka membeli aneka produk lokal UMKM. Sepanjang keliling ke lapak UMKM, Gubernur diajak berfoto oleh warga. Iqbal pun dengan senang hati melayani warga.

Usai keliling di lapak UMKM, gubenur pun dijamu berbuka bersama di Pendopo Bupati. Mik Iqbal sapaan akrabnya, memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terus berinovasi menyajikan ragam kuliner khas Ramadan. Menurutnya, fenomena pasar kaget ini bukan sekedar tradisi musiman, melainkan motor penggerak ekonomi kreatif yang nyata.

Daya tarik utama dari pasar UMKM tahun ini adalah keberanian para pelaku usaha dalam bereksperimen dengan menu-menu baru. Sektor tata boga menunjukkan perkembangan signifikan dengan hadirnya jenis masakan yang lebih variatif dan efektif menarik minat pembeli.

“Ini keren banget. Artinya teman-teman kreativitas masakannya banyak banget jenisnya gitu,” ujar Lalu Iqbal.

Ia menilai keragaman ide kuliner ini menjadi bukti bahwa talenta lokal NTB, mampu bersaing dan terus berkembang mengikuti selera pasar yang dinamis. Kehadiran pusat kuliner Ramadan ini, memberikan dampak ganda. Yakni, memudahkan warga mendapatkan hidangan berbuka sekaligus menjadi tulang punggung pendapatan bagi pelaku usaha kecil. Dukungan pemerintah melalui penataan ruang bagi UMKM diharapkan mampu menjaga keberlanjutan ekosistem ekonomi kreatif daerah.

Lalu Iqbal menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung upaya yang mengangkat derajat ekonomi masyarakat bawah. “Jadi ini bukan hanya memberi kesempatan untuk mengangkat perekonomian UMKM, tetapi juga mengembangkan ekonomi kreatif, terutama di tata boga atau kulinernya,” tambahnya.

Sebagai langkah evaluasi, Gubernur mengharapkan adanya sistem yang lebih inklusif bagi seluruh pelaku UMKM di wilayah NTB. Ia ingin di masa mendatang, lebih banyak pelaku usaha yang mendapatkan panggung untuk mempromosikan produk unggulan mereka secara bergilir. “Tahun depan mesti akan lebih banyak lagi kesempatan diberikan kepada UMKM yang lain gantian gitu, sehingga lebih banyak yang dapat kesempatan untuk show off jenis masakan yang mereka punya,” jelas Lalu Iqbal.

Ia optimis bahwa dengan dorongan yang tepat, kreativitas UMKM NTB akan terus melesat menjadi pilar utama ekonomi daerah. (her)

Artikel Yang Relevan

IKLAN



Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut