Kota Bima (ekbisntb.com) – PT PELNI (Persero) menerapkan potongan tarif tiket kapal penumpang kelas ekonomi hingga 30 persen selama periode libur sekolah. Kebijakan tersebut berlaku untuk pembelian tiket mulai 5 Juni hingga 31 Juli 2026, dengan jadwal keberangkatan 5 Juni sampai 31 Juli 2026, sesuai ketentuan program stimulus ekonomi yang ditetapkan pemerintah.
Kepala PT PELNI Cabang Bima, Budiarto mengatakan kebijakan itu diberlakukan pada seluruh trayek kapal penumpang PELNI dan dapat dimanfaatkan masyarakat selama kuota yang disediakan masih tersedia. Program tersebut diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat pada masa libur sekolah.
Menurut Budiarto, potongan tarif diberikan sebesar 30 persen dari tarif dasar tiket kapal penumpang kelas ekonomi. Masyarakat yang merencanakan perjalanan selama libur sekolah diimbau membeli tiket lebih awal, agar dapat memanfaatkan program tersebut.
“Momentum libur sekolah selalu menjadi salah satu periode dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Melalui program ini, PELNI ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bepergian dengan moda transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau, sekaligus mendukung sektor pariwisata dan pertumbuhan aktivitas ekonomi di berbagai daerah yang terhubung oleh layanan PELNI,” katanya, Sabtu (6/6).
Ia menjelaskan, secara nasional program diskon diperkirakan dapat dimanfaatkan sekitar 693 ribu pelanggan. Namun, tarif khusus hanya berlaku selama kuota yang disiapkan masih tersedia. Setelah kuota terpenuhi, tarif normal akan kembali diberlakukan.
Budiarto menambahkan, potongan tarif tidak berlaku untuk pembelian tiket yang dilakukan di luar periode program. Tiket yang telah dibeli sebelum kebijakan diterapkan, juga tidak dapat dilakukan pengembalian selisih biaya akibat pemberlakuan diskon.
Selain itu, calon penumpang diminta melakukan perjalanan sesuai identitas yang tercantum pada tiket dan membeli tiket melalui kanal resmi PELNI untuk menghindari penyalahgunaan maupun penipuan.
“Seluruh calon penumpang juga diwajibkan melakukan perjalanan sesuai identitas yang tertera pada tiket. PELNI terus mengimbau masyarakat untuk membeli tiket melalui kanal resmi guna menghindari potensi penyalahgunaan maupun penipuan,” katanya.
Tiket kapal PELNI dapat diperoleh melalui berbagai kanal penjualan resmi. Diantaranya aplikasi PELNI Mobile, laman resmi PELNI, contact center 162, loket cabang, serta sejumlah mitra perbankan dan gerai ritel yang bekerja sama dengan perusahaan.
Saat ini kata Budiarto,PELNI mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas pelayaran dan menyinggahi 75 pelabuhan di Indonesia. Selain melayani angkutan penumpang, PELNI juga mengoperasikan kapal perintis dan layanan logistik untuk mendukung konektivitas antardaerah. (hir)






