HomeBerandaPedagang Mainkan Timbangan Terancam Sanksi Denda

Pedagang Mainkan Timbangan Terancam Sanksi Denda

Giri Menang (Suara NTB) –
Para pedagang di Lombok Barat (Lobar) diingatkan tidak memainkan timbangan dacin atau alat timbang gantung. Pasalnya, jika tim menemukan praktik itu, maka pedagang bisa terkena sanksi denda Rp500 ribu hinga Rp1 juta. Untuk mengantisipasi kecurangan timbangan ini, pihak Disdag turun melakukan tera ulang dacin di pasar.


Kepala Dinas Perdagangan Lobar, H. Moh Adnan mengatakan, pihaknya mengimbau kepada para pedagang agar tidak melakukan hal-hal yang bisa merugikan konsumen. “Karena ada dendanya kalau mereka melakukan permainan itu,” kata Adnan, Rabu (1/7/2026).


Untuk itu kata Adnan, pihaknya berupaya melakukan langkah antisipasi meminimalisir terjadinya permainan timbangan tersebut. Pihaknya saat ini turun ke pasar-pasar untuk mentera ulang Dacin-dacin secara gratis agar konsumen maupun pedagang tidak dirugikan. Sebab bisa saja pedagang rugi, karena Dacin nya tidak bagus menyebabkan hasil timbangannya tidak sesuai.


Begitu pula sebaiknya, pedagang akan dirugikan jika timbangannya barang hasilnya besar tapi barangnya sedikit akibat permainan. “Inilah kami lakukan tera ulang agar kedua belah sama-sama diuntungkan, tidak ada yang dirugikan,” imbuhnya.


Tera ulang ini juga sebagai langkah pengawasan dari pihak dinas terhadap indikasi pemainan tersebut. Sebab alat yang telah ditera ulang dipasangan stiker sebagai tanda bahwa alat itu telah ditera ulang. Sedangkan alat timbangan yang belum ada stiker, berarti alat tersebut belum ditera ulang. Pihaknya pun turun ke pasar untuk mengecek dacin yang belum ditera ulang. “Pedagang yang belum tera ulang dacinnya kami imbau untuk mentera ulang,”ujarnya
Bagi pedagang yang belum sempat atau lalai mengikuti tera ulang pada saat pelayanan tera ulang gratis ke pasar-pasar oleh tim Disdag, maka diimbau pedagang membawa alat timbangannya ke Kantor Disdag untuk ditera ulang. “Mumpung gratis ini (pelayanan tera ulang), mohon dimanfaatkan kesempatan ini oleh pedagang di pasar,” imbaunya.


Pelayanan Tera ulang ini dilakukan pihaknya menyasar pasar-pasar besar dan pasar kecil lainnya yang ada di Lobar. Terdapat ribuan alat timbangan yang ada di semua pasar. Pelayanan dilakukan bertahap, dimulai dari Pasar Gerung, selanjutnya ke pasar besar lainnya.


“Karena kalau tidak ditera ulang, kita tidak tahu Dacin nya itu bermasalah atau tidak, setelah ditera ulang baru kita tahu,” jelasnya.


Tera ulang ini juga menjamin kepastian hukum, bahwa pedagang melakukan penimbangan sesuai dengan dacin yang normal. Meskipun alat timbangan itu dipergunakan lama, tetapi rutin ditera ulang dacin maka bisa dipakai dengan maksimal dan normal.


Untuk dacin yang mengalami kerusakan, pihaknya juga menyiapkan Petugas teknisi bagi pedagang. Tetapi kalau ada komponen yang perlu diganti itu dibiayai oleh pedagang. “Kalau itu tidak gratis, yang gratis tera ulang saja. Kalau alat-alat yang mau diganti itu menjadi tanggung pedagang karena mungkin ada kerusakan berat pada alat tersebut,” imbuhnya. (her)

Artikel Yang Relevan

IKLAN


Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut