spot_img
26.5 C
Mataram
BerandaBerandaPengunjung ke Gili Sudak Mulai Ramai Meningkat

Pengunjung ke Gili Sudak Mulai Ramai Meningkat

Giri Menang (ekbisntb.com) – Gili – Gili di Sekotong lumayan ramai pengunjung pada akhir pekan. Seperti Gili Sudak Desa Sekotong Barat, rata-rata ada puluhan orang yang datang berkunjung ke sana. Ramainya Gili-gili ini tentu memberikan efek terhadap usaha lainnya, seperti usaha angkutan perahu (transportasi laut) milik warga sekitar.

Gili Sudak sendiri salah satu Gili di wilayah Sekotong yang dekat dengan daratan. Untuk tiba ke Gili seluas puluhan hektar ini, hanya berjarak 3 kilometer lebih dari jalan raya. Butuh waktu kurang lebih 6-10 menit menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Akses ke Gili ini bisa ditempuh langsung menyeberang dari pelabuhan tawun atau pelabuhan lainnya di daratan. Akses terdekat dari Bangko Palut, namun pengunjung mesti melewati jalan rusak menuju ke daerah ini.

Waktu menyeberang dari Bangko Palut ke Gili Sudak hanya 2-3 menit saja dengan ongkos murah Rp15 ribu per orang (dewasa), kalau mengingap pengunjung dikenakan tarif Rp 25 ribu.

Sahar seorang pelaku jasa transportasi perahu di Bangko Palut mengaku tiap pekan ada saja pengunjung yang menyeberang baik ke Gili Sudak Kedis, Nanggu, dan Gili Tangkong. “Tarif penyeberangan ke Gili Sudak murah, Rp15 ribu per orang PP (pulang pergi), kalau menginap 25 ribu, “katanya.

Tiap akhir pekan, ia membawa tamu tiga kali sampai empat kali bolak balik dengan sekali angkut jumlah penumpang bervariasi. Ia membuka usaha jasa angkutan perahu sejak 10 tahun lalu. Waktu itu ia masih mengggunakan mesin ketinting. Kebanyakan para tamu menyeberang ke  Gili Nanggu, Sudak, Tangkong atau Gitanada. Untuk Tarif menyeberang ke Gili-Gili  lain lebih mahal, karena jaraknya jauh. Berkisar 300 ribu PP.  Diakui, kendala yang dihadapi adalah akses jalan yang masih rusak. “Kami berharap jalan ini dibangun,”harapnya. 

Salah satu pengelola penginapan di Gili Sudak I Gede Artha Sutaha mengatakan pengunjung ke Gili Sudak mengalami peningkatan. “Ada peningkatan,”jelasnya. Dalam sepakan atau akhir pekan, pengunjung yang datang bisa mencapai 30 orang. Kelebihan di Gili Sudak, selain menjual  panorama alam pantai yang masih alami. Gili Sudak juga bersih, dan lokasi atau spot diving berenang bagi pengunjung menikmati terumbu karang. “Kita siapkan juga berenang dan snorkeling,”ujarnya.

Tamu yang berkunjung tidak saja dari lokal, namun mancanegara. Seperti dari Belanda dan Spanyol. Di penginapannya ada 11 kamar dengan tarif bervariasi. Per kamar tarifnya berkisar Rp250 ribu, Rp350 ribu hingga- 750 ribu per malamnya. Selaku pengelola, ia berharap kedepannya pariwisata di daerah Sekotong semakin berkembang dan aman supaya para tamu nyakan serta aman berkunjung ke kawasan wisata tersebut. (her)

Artikel Yang Relevan

Iklan





Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini