HomeTagsBPJS Ketenagakerjaan

Tag: BPJS Ketenagakerjaan

Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Masyarakat KLU Masih Rendah

Tanjung (ekbisntb.com) - Cakupan atau coverage kepesertaan masyarakat Kabupaten Lombok Utara (KLU) pada layanan BPJS Ketenagakerjaan, tergolong masih rendah. Angkanya baru mencapai 35,7 persen atau setara 50.478 orang dari penduduk usia kerja. BPJS menggandeng agen Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) dari tingkat desa untuk mendongrak angka kepesertaan itu.Kepala Bidang...

Tunggakan Klaim BPJS di RSUD Tripat Tembus Rp4,6 Miliar

Lombok (Ekbisntb.com) - Tunggakan klaim yang belum dibayarkan pihak BPJS ke RSUD Patut Patuh Patju (Tripat) Lombok Barat (Lobar) tembus Rp4,6 miliar lebih. Tunggakan klaim ini terhitung selama empat bulan, yakni Mei, Juni dan Agustus. Pihak RSUD berharap BPJS menempatkan petugas verifikator di RSUD untuk percepatan verifikasi, sebab pihak rumah...

Pramudya Iriawan Buntoro Resmi Menjabat Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan

Lombok (ekbisntb.com) – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi menunjuk Pramudya Iriawan Buntoro sebagai Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan. Ia menggantikan Anggoro Eko Cahyo yang sebelumnya mengundurkan diri dari jabatan tersebut. Penunjukan ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 63/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pengganti Antarwaktu Direksi BPJS...

Jangan Lewat Calo, Urus Klaim BPJS Ketenagakerjaan Itu Gampang

BADAN Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan kembali mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan jasa calo dalam pengurusan klaim jaminan sosial. Pasalnya, prosedur klaim BPJS Ketenagakerjaan kini semakin mudah dan transparan, sehingga peserta bisa mengurusnya sendiri tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan. Kepala BPJS Ketenagakerjaan NTB, Boby Foriawan menegaskan bahwa semua layanan klaim...

Cakupan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di NTB Baru 41 Persen, Segmen Informal Paling Rendah

Lombok (ekbisntb.com) - Cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Provinsi NTB hingga akhir Desember 2024 sebesar 41 persen atau sebanyak 756.783 orang dari jumlah potensi kepesertaan sebanyak 1,8 juta orang. Jika dilihat lebih detail, segmen kepesertaan informal masih cukup rendah yaitu hanya 19 persen atau sebanyak 208.558 orang dari jumlah...