Home Blog Page 839

Pemprov NTB Khawatirkan Daging Oplosan di Pasaran

0
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB Baiq Nelly Yuniarti (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB Baiq Nelly Yuniarti mengingatkan para konsumen agar mewaspadai penjualan daging beku di pasar tradisional yang di oplos dengan daging segar.

Menurutnya, tingginya harga daging segar di Lombok memungkinkan para pedagang di pasar tradisional untuk mengoplos daging segar dengan daging beku yang harganya relatif jauh lebih murah. Kondisi ini dikhawatirkan berdampak terhadap kesehatan konsumen.

”Daging beku itu kan khusus tempat penjualannya seperti supermarket, nah kalau daging segar itu di pasar tradisional,” kata Nelly.

Meski selama Ramadan ini belum ditemukan kasus tersebut, namun Nelly minta konsumen meningkatkan kewaspadaan seiring dengan meningkatnya permintaan komoditas ini saat Ramadan dan menjelang Lebaran Idul Fitri 1445H/2024. Kewaspadaan dilakukan dengan memahami ciri-ciri antara daging segar dan daging beku.

Menurut Nelly, daging beku yang dijual layaknya daging segar di pasar tradisional akan terasa dingin dan warna daging lebih gelap. Sementara daging yang diperoleh dari pemotongan pada hari itu terlihat lebih segar dan hangat.

”Jadi sebenarnya kalau konsumen cerdas bisa melihat dengan jelas perbedaannya,” kata Nelly.

Baiq. Nelly juga mendorong masyarakat mau melaporkan sikap pedagang yang di curigai melakukan pengoplosan kepada satgas pangan termasuk dinas perdagangan setempat. Untuk diberikan sanksi tegas kepada pedagang yang terbukti melakukan praktik tersebut.(bul)

Jelang Idul Fitri 2024, Bank Mandiri Siapkan Uang Tunai Setengah Triliun Lebih di Bali Nusra

0
Winardi Legowo (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Bank Mandiri menyiapkan kebutuhan uang tunai sebesar Rp566 Miliar untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan uang tunai di masyarakat Bali dan Nusa Tenggara selama 15 hari ke depan, yaitu pada 02 – 16 April 2024 saat Ramadhan menjelang Idul Fitri 1445 H.

Jumlah net kebutuhan uang tunai tersebut naik sebesar 25% dibandingkan proyeksi tahun sebelumnya.

Sedangkan secara nasional, net kebutuhan uang tunai yang disiapkan Bank Mandiri mencapai sekitar Rp 31,3 triliun atau naik sebesar 10,5% dibandingkan proyeksi tahun sebelumnya.

Regional CEO Bank Mandiri Region XI Wilayah Bali & Nusa Tenggara Winardi Legowo di Mataram, Selasa 2 April 2024 mengatakan, langkah ini diharapkan dapat membantu nasabah memenuhi berbagai kebutuhan pada periode bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2024, terutama pada masa pembayaran gaji dan THR ASN.

Sebagian besar dari alokasi kebutuhan uang tunai tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengisian ATM Bank Mandiri yang diprediksi mencapai Rp 1,7 triliun per hari secara nasional selama periode tersebut.

“Guna mendukung penyaluran uang tunai ke masyarakat, kami juga telah mengoptimalisasi pengisian 12.874 mesin ATM/CRM Bank Mandiri yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus di seluruh Indonesia sejak awal bulan ini hingga saat libur Lebaran,” kata Winardi Legowo.

Selain mesin ATM, dia melanjutkan, Bank Mandiri juga mengoptimalkan channel – channel pembayaran online untuk membantu nasabah bertransaksi dengan cepat, antara lain dengan mesin EDC dan aplikasi Livin’ by Mandiri.

“Mengingat banyaknya pengguna Livin’ by Mandiri, kami akan mengoptimalisasi kapasitas super app ini agar tetap dapat memberikan layanan prima pada saat puncak transaksi, termasuk layanan BI Fast yang kini menjadi pilihan utama nasabah dalam pengiriman dana,” jelasnya

Dia menambahkan, untuk memastikan kelancaran transaksi BI FAST nasabah, pihaknya akan menyediakan likuiditas yang memadai pada Rekening Settlement Dana (RSD) untuk mengantisipasi lonjakan transaksi BI FAST pada periode Ramadhan dan Idul Fitri.

Sementara langkah preventive maintenance akan dilakukan pada 10.235 ATM dan 246.000 EDC yang tersebar di seluruh Indonesia, khususnya di lokasi strategis seperti rest area, bandara, stasiun, terminal, pelabuhan, pusat perbelanjaan, hotel, SPBU dan tempat wisata.

Nasabah juga dapat menggunakan Livin’ by Mandiri yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan seperti cek saldo, transfer hingga Rp 300 juta, pembayaran tagihan bulanan dan e-commerce, top up emoney maupun e-wallet, serta pembayaran dengan QRIS. Bahkan, nasabah juga dapat melakukan pemesanan tiket kereta, pesawat, sampai tempat wisata melalui fitur Sukha pada super app ini.

“Dengan fitur top up Mandiri e-money pada Livin’ by Mandiri, nasabah yang melakukan perjalanan lewat tol akan sangat dimudahkan karena top up dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja,” imbuh Winardi legowo.

Winardi juga menjelaskan, pihaknya juga akan memastikan kesiapan jaringan IT secara optimal untuk mengantisipasi kenaikan transaksi yang dilakukan nasabah pada seluruh channel pembayaran elektronik, dengan membentuk tim monitoring IT yang selalu siaga.

“Tidak hanya itu, selama bulan Ramadhan Bank Mandiri juga memberikan banyak program khusus spesial Ramadhan untuk memanjakan nasabah. Nasabah dapat mengakses ragam program tersebut
melalui bmri.id/ramadan2024,” tandasnya.(bul)

DAMRI Siapkan Empat Armada untuk Melayani Mudik Gratis ke Pulau Sumbawa

0
Foto : Hilman Azhari, GM Perum DAMRI Mataram (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Perum DAMRI di Mataram memastikan armadanya untuk mendukung kegiatan mudik gratis pada lebaran 1445H/2024 ini bersama Pemerintah Provinsi NTB dan Bank NTB Syariah. Sebanyak empat armada bus sudah disiapkan untuk mengangkut para calon pemudik ke kampung halaman di Pulau Sumbawa.

“Ada permintaan mudik gratis dari Pemerintah Provinsi dan Bank NTB Syariah. Bank NTB Syariah 1 bus, dan Dishub Provinsi NTTB 3 bus. Dimulai tanggal 6 April 2024,” ujar General Manager Damri Mataram Hilman Azhari, Selasa 2 April 2024.

Untuk mudik gratis yang disediakan oleh Bank NTB Syariah menurut Hilman, kuotanya sudah terpenuhi sebanyak 45 pemudik, tinggal pemberangkatan. Sementara mudik gratis yang diprogramkan Pemprov NTB masih menunggu petunjuk lanjutan.

“Karena penyediaannya ada di Dinas Perhubungan. DAMRI hanya menyiapkan transportasinya. Belum tahu berapa banyak kuota mudik gratis yang disiapkan oleh Pemprov NTB,” tambahnya.

Secara umum, Hilman menjelaskan, untuk kesiapan moda transportasi mudik ini sudah dilakukan pengecekan armada, selain pengecekan yang dilakukan secara rutin. Perum DAMRI menurutnya berkomitmen menyediakan layanan transportasi jalan yang berkualitas, serta menjaga standar keselamatan dan kenyaman penumpang selama perjalanan mudik.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) NTB Lalu Moh. Faozal mengatakan pemerintah provinsi (pemprov) NTB melalui Dishub pada tahun ini menyiapkan mudik gratis untuk masyarakat yang ingin pulang kampung.

“Mudik gratis kita siapkan, mudah mudahan busnya siap, ada 4 bus,” katanya.
Selain itu, Dishub NTB juga sudah melakukan kesiapan untuk moda transportasi, baik darat, laut, udara. Di darat juga sudah dilakukan pengecekan semua fasilitas bus, baik yang AKDP maupun antar provinsi. Kemudian untuk laut, rute-rute penyebrangan juga sudah siap. Kapal-kapal sudah dilakukan ram cek dan semua dinyatakan dalam kondisi layak laut dengan kapasitas yang ada dan jumlah armada yang ada.

“Saya kira untuk sisi laut relative tidak ada masalah untuk melayani masyarakat yang pergi atau balik ke Lombok,” ujarnya.(bul)

Beratnya Tantangan Mendongkrak Ekspor Non Tambang NTB

0
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTB, Berry A Harahap, meninjau vanili organik, salah satu komoditas ekspor non tambang yang terus digenjot (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Pemerintah Provinsi NTB bersama stakeholder cukup kencang mendorong ekspor komoditas non tambang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di provinsi ini. Ada sejumlah tantangan yang dihadapi untuk mewujudkan mimpi mengimbangi dominasi ekspor hasil tambang.

Berkaca pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB, melihat perkembangan nilai ekspor non tambang NTB selama tahun 2023, hingga 2024 cukup fluktuatif. Pada Januari 2023, nilai ekspor komoditas non tambang NTB sebesar US$ 7.045.749 (Rp105,6 miliar). Februari US$ 1.698.194 (Rp25 miliar), Maret US$ 2.924.992 (Rp44 miliar). April US$ 6.654.851 (Rp100 miliar). Mei US$ 3.911.131 (Rp59 miliar). Juni US$ 2.718.119 (Rp40 miliar).

Juli US$ 2.718.034 (Rp40 miliar). Agustus US$ 7.692.867 (Rp115 miliar). September US$ 4.682.205 (Rp70 miliar). Oktober US$ 4.074.895 (Rp61 miliar). November US$ 5.133.647 (Rp77 miliar). Desember US$ 4.130.494 (Rp62 miliar). atau total selama tahun 2023 nilainya US$ 53.385.176 (Rp800 miliar).(Nilai Kurs Rp15.000 per Dolar AS).

Sementara pada Januari 2024, nilai ekspor non tambang NTB US$ 2.899.964 (Rp43 miliar). dan Februari turun drastis menjadi US$ 813.827 (Rp12 miliar). sementata itu, data Dinas Perdagangan Provinsi NTB selama tahun 2023, nilai ekspor komoditas non tambang NTB sebesar US$18.020.585,80 (Rp270 miliar). Komoditasnya antara lain, mutiara, batu apung, manggis, kerajinan buah kering, rumput laut, vanili, wooden pellets, makanan ringan/snack, jahe, dan komoditi lainnya.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Baiq. Nelly Yuniarti, didampingi Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri (PLN), Baiq. Denny Evita Darmiyana di ruang kerjanya, Selasa 2 April 2024 mengemukakan sejumlah tantangan yang dihadapi dalam mendorong ekspor non tambang.

Tantangan atau elemen penting ekspor diantaranya, Produksi : dari hulu, produksi masih belum kontinyu (berkesinambungan). Misalnya, saat produksi kopi sangat tinggi saat ini, ketersediaannya justru terbatas. Disini peran bersama OPD dengan stakeholder terkait.

Jaminan Mutu : sering tidak konsistennya kualitas contoh produk yang dikirimkan ke buyer dengan kualitas produk saat dilihat langsung. Disinilah perlunya kualitas SDM atau pelaku ekspor.

Modal Besar : untuk melakukan ekspor, pelaku usahanya membutuhan modal yang tidak kecil. Mengingat, untuk kegiatan ekspor harus terpenuhi volume produk dalam jumlah besar. disisi lain, pembayaran tidak serta merta dilakukan oleh buyer, kecuali setelah barang sampai dan dipastikan kualitas dan kuantitasnya sesuai pesanan.

“Buyer hanya memberikan DP (uang muka). Petani atau pemilik produk disini ndak mau kalau dihutangin, apalagi berbulan-bulan. Harus cash,” katanya.

Selanjutnya, soal Pemasanan yang Masih Lemah : promosi-promosi produk ke berbabagai daerah, apalagi ke berbagai negara di dunia sangat – sangat terbatas. Karena dukungan anggaran berpromosi yang sangat terbatas. Baik dari APBD, maupun APBN.

Lalu, soal Logistik : persoalan logistik ini diantaranya infrastruktur pendukung yang masih terbatas. Atau masih tingginya biaya yang harus dikeluarkan pengusaha untuk melakukan ekspor langsung dari NTB. Sehingga, pilihannya adalah melakukan ekspor dari daerah yang infrastrukturnya mendukung dan biayanya lebih rendah.

Terakhir adalah Regulasi : kebijakan ekspor selalu berubah-ubah. Beda barang, biasanya kebijakannya berbeda-beda. Hal ini yang mengakibatkan keengganan para pengusaha. Dan lebih memilih menjual barangnya antar daerah. kendati nantinya, barang tersebut dipoles lagi di daerah lain, kemudian diekspor.

Meski demikian, Baiq. Nelly mengatakan, upaya-upaya untuk mendorong ekspor tak henti dilakukan. diantaranya, mengedukasi terus menerus pelaku usaha. Bahkan menggandeng LPEI (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia), membuat desa devisa di Kabupaten Lombok Utara, menyusul akan ditambah desa devisa lain di NTB. Mendorong UMKM naik kelas. Menyalurkan insentif untuk pengiriman sampel produk ke luar negeri.

Memanfaatkan diaspora sebagai jaringan pemasaran di luar negeri, salah satunya bekerjasama dengan diaspora di Newzeland. Memanfaatkan ITPC (Indonesian Trade Promotion Center) yang tersebar di puluhan negara di dunia.

Pentingnya mendorong ekspor ini, dikemukakan dampaknya terhadap catatan neraca perdagangan luar negeri. Semakin tinggi neraca ekspor, semakin besar devisa negara, maka semakin besar insentif (dana transfer) pusat ke daerah.

“Bisa jadi karena komoditas ekspor dari daerah kita tinggi, pemerintah pusat makin tertarik membangun infrstruktur pendukung di daerah,” demikian Nelly.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Berry A. Harahap mengemukakan pentingnya mendorong ekspor, khususnya non tambang. Bank Indonesia melihat sumber pertumbuhan ekonomi tidak hanya berasal dari domestik, tetapi juga dari ekspor.

Indonesia sebagai negara berkembang , kata Berry, membutuhkan valas sehingga ekspor harus terus didorong. Valas yang masuk ke Indonesia akan mendorong stabilitas nilai tukar rupiah.

“Jadi agenda kita mendorong ekspor, menjaga stabilitas inflasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” demikian Berry.(bul)

Harga Kopi Tembus Rp60.000 Sekilo, Eksportir Gigit Jari

0
Foto : petani kopi di Desa Sajang, Sembalun Lombok Timur, tengah memanen kopi (EkbisNTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Harga kopi robusta di NTB belakangan melejit, tembus Rp60.000 perkilo, dipicu tingginya permintaan dari dalam dan luar negeri. Kenaikan harga kopi ini justru membuat para eksportir gigit jari.

Kenaikan harga kopi di NTB dipicu promosi kopi NTB pada kegiatan pameran kopi terbesar di dunia, Coffex Istanbul yang diselenggarakan di Istanbul, Ibukota Negara Turki pada September 2021. Sebanyak 20 negara berpartisipasi, didominasi negara-negara Eropa saat itu. NTB bahkan menerima pesanan fantastis 1.450 ton.

Lalu Thoriq, salah satu eksportir kopi di NTB, menyembut, mata dunia tengah tertuju kepada NTB sebagai penghasil kopi. Ibaratnya, setelah jendela NTB dibuka di mata dunia, perhatian buyer tertuju kepada NTB.

“Sejak pameran itu, akhirnya semua buyer dari berbagai negara di dunia, nyari kopinya di NTB. Karena ditau kita sebagai daerah penghasil. Tidak saja dari luar negeri, permintaan dari dalam negeri juga sangat tinggi. Tidak sesuai suplay dan demand,” kata pemilik UD. Berkah Alam ini, Selasa 2 April 2024.

Karena tingginya permintaan kopi ini, Lalu Thoriq yang biasanya mengekspor ke Korea Selatan, kini tidak lagi dapat memenuhi pesanan dari luar negeri.

“Sekarang saya hanya bisa memasok 5 ton ke Korea. Angkat tangan saya, karena harga kopi di sini tinggi sekali. Sementara harga pembelian di luar negeri tidak naik,” ujarnya.

Diketahui, harga kopi green bean (biji kopi mentah) ditingkat petani saat ini Rp55.000 perkilo saat ini, di pasaran tembus Rp60.000 perkilo. Sementara itu, pembelian di luar negeri di kisaran 2,5 US Dolar. Jika nilai dolar AS dikonversi dengan nilai tukar Rp15.000 per Dolar AS, maka 1 Kg kopi di luar negeri harganya Rp37.500, atau jika harganya biasanya hingga Rp50-an ribu perkilo, itupun eksportir tetap tak mendapatkan keuntungan apa-apa.

“Harga pembelian di luar negeri tetap stabil. Disini naik harga dari petaninya. Mau dapat apa. Kalaupun di luar negeri harga kopi Rp60.000, belum berani kita ekspor. Makanya saya stop pengiriman ke luar negeri,” imbuhnya.

Lalu Thoriq menambahkan, kenaikan harga kopi ditingkat bawah ini harus menjadi catatan. Menurutnya, kenaikan harga ini tidak serta merta dinikmati petani. Justru yang menikmatinya adalah pengepul-pengepul kopi. Hanya sedikit petani kopi yang mendapatkan dampaknya, itupun yang punya stok kopi. Karena tidak menjual seluruh hasil kopinya langsung.

“Petani kebanyakan sudah jual dari awal ke pengepul. Dengan sistim ijon. Malah jualnya dibawah harga Rp20.000 perkilo. Jadi yang kaya raya sekarang pengepul kopi,” demikian Lalu Thoriq.(bul)

Kementerian ESDM Tetapkan 60 Blok Wilayah Pertambangan Rakyat di NTB

0
Foto : kegiatan penambangan rakyat terbuka di Sumbawa (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan 60 blok wilayah pertambangan rakyat (WPR) di Provinsi NTB. Penetapan WPR ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM No 89 Tahun 2022.

60 blok WPR ini tersebar di sejumlah kabupaten di Provinsi NTB. Diantaranya, 32 blok di Kabupaten Lombok Barat. 3 blok di Kabupaten Sumbawa Barat. 11 blok di Kabupaten Sumbawa, 13 blok di Kabupaten Dompu, dan 1 blok di Kabupaten Bima.

“Ini usulan lama. Sekitar tahun 2019-2020,” kata Kepala Bidang Minerba Dinas ESDM Provinsi NTB, Iwan Setiawan di ruang kerjanya, Selasa 2 April 2024.

Sebagaimana ketentuan dalam Undang-undang Minerba Nomor 4 tahun 2009, 1 blok luasannya 25 hektar. Dengan demikian, 60 blok yang ditetapkan di NTB adalah seluas 1.469,84 hektar.

Selanjutnya, pemerintah daerah di NTB mengusulkan tambahan WPR 8 blok. Terdiri dari 6 blok di Kabupaten Sumbawa, dan 2 blok di Kabupaten Lombok Barat.

Iwan menjelaskan, 60 WPR yang ditetapkan oleh Kementerian ESDM ini adalam tambang-tambang rakyat yang statusnya illegal. Rata rata adalah tambang mineral yang isinya antara lain emas, tembaga, dan pasir besi. Dengan penetapan WPR ini, diharapkan menjadi solusi tengah untuk penambangan rakyat.

Setelah ditetapkan, lanjut Iwan, Kementerian ESDM akan membuat dokumen pengelolaan WPR, bersama dengan pemerintah provinsi. Jika dokumen ini rampung, harapannya tahun ini, maka kelompok masyarakat dapat mengajukan perizinan penambangan.

“Bisa individu, bisa kelompok. Tapi sebaiknya pengajian izin dalam bentuk koperasi. Sehingga lebih mudah terkoordinir dan terkontrol,” ujarnya.

Pengajuan izin, dilakukan secara online melalui OSS (Online Single Submission), setelah memenuhi syarat-syarat penambangan seperti pada umumnya. Dengan penetapan WPR ini, tambang-tambang rakyat yang selama ini dilakukan secara tertutup (underground) yang risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)nya sangat tinggi, maka kedepan penambangannya akan dilakukan secara terbuka (open pit).

“Kalau sebelumnya penambangan rakyat ini dilakukan dengan risiko tinggi, lubang tambangnya hanya seukuran badan masuk, kalau terjadi longsor dan apa apa di dalam tambang, tidak ada yang bisa bertanggung jawab,” katanya. Sehingga dengan dilegalkan, dan penambangan dilakukan secara terbuka, ketentuan menambangnya akan diatur. Demikian juga teknis penambangannya harus dilakukan sesuai ketentuan. Begitu juga dengan pengelolaan lokasi pemurnian dan limbahnya, harus dilakukan pada lokasi-lokasi tertentu yang diusulkan dan tidak mengganggu lingkungan menuju GMP (Good Mining Praktise).

Iwan menambahkan, setelah WPR diitetapkan dan penambangannya nanti dilaksanakan secara legal, daerah juga akan mendapatkan dampak, yaitu PAD dalam bentuk retribusi-retribusi.

“Setelah WPR ditetapkan dan proses membuat dokumen pengelolaan WPR sedang berjalan, kalau di lapangan masih ada yang menambang-menambang, itu sudah ranahnya aparat,” demikian Iwan.(bul)

ASDP Cabang Lembar Siapkan 26 Kapal untuk Angkutan Lebaran 2024

0
Pelabuhan lembar (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – ASDP Cabang Lembar telah menyiapkan dua pelabuhan, yaitu Lembar dan Padang Bai, untuk mendukung kelancaran angkutan lebaran tahun 2024. General Manager ASDP Cabang Lembar Agus Djoko Trianto di Mataram, Senin 1 April 2024 menjelaskan, untuk mudik tahun 1445H/2024 ini, diprediksi akan terjadi kenaikan jumlah penumpang hingga 100 persen dibanding keadaan mudik tahun lalu.

“Di hari H-3, mungkin ada sekitar 10 ribu penumpang dalam satu hari yang akan diangkut,” terangnya usai melakukan koordinasi perhubungan di Polda NTB. ASDP telah menyiapkan skenario untuk mengantisipasi lonjakan penumpang sebanyak 26 kapal untuk mengangkut pengguna jasa atau masyarakat untuk mudik dan arus balik.

Pada kondisi normal, 13 kapal akan dioperasikan. Saat padat, 18 kapal akan disiagakan, dan saat sangat padat, 24 kapal akan siap beroperasi. “Jadi, ada 13 kapal untuk regular biasa, kemudian ada peningkatan saat padat sekitar 46 trip, dan saat sangat padat ada 54 trip,” jelas Agus. “Ada penambahan trip,” katanya. Dengan persiapan yang matang, ASDP Cabang Lembar optimis dapat melayani angkutan lebaran tahun 2024 dengan lancar dan aman. (bul)

Puncak Arus Mudik di BIZAM, Tiga Maskapai Ajukan “Extra Flight”

0
ANTRE - Penumpang di BIZAM saat antre di tempat check in keberangkatan. (Ekbis NTB/kir)

Praya (Ekbis NTB) – PT. Angkasa Pura (AP) I Lombok International Airport (LIA) selaku pengelola Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) mulai bersiap menghadapi lonjakan pergerakan penumpang pesawat udara pada arus mudik libur lebaran kali ini. Dengan puncak arus mudik diprediksi berlangsung pada 6 April 2024 mendatang, empat hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. Semua fasilitas penunjang di bandara pun kini telah dipersiapkan. Untuk memastikan seluruh layanan kebandaraudaraan bisa berjalan lancar.

Stakholder Relation Manager PT.AP I LIA Arif Hariyanto kepada Ekbis NTB, Senin, 1 April 2024 , mengatakan, pada arus mudik lebaran tahun ini pihaknya memprediksi akan ada kenaikan pergerakan penumpang pesawat udara sebesar 11 persen. Dari total 121 ribu penumpang pada tahun 2023 lalu menjadi 135 ribu penumpang.

Peningkatan pergerakan penumpang di BIZAM tersebut diprediksi juga akan mendorong peningkatan pergerakan pesawat udara. Dari 1.150 pergerakan pada tahun lalu menjadi 1.265 pergerakan pesawat pada tahun ini. Meningkat sekitar 10 persen.

ini kapasitas terminal penumpang di BIZAM mencapai 7 juta penumpang per tahun. Atau sekitar 19 ribu penumpang per hari. Jauh diatas rata-rata jumlah penumpang harian saat ini yang baru mencapai sekitar 6 ribu penumpang.

“Itu artinya dari sisi kemampuan daya tampung serta kapasitas terminal bandara sudah sangat mumpuni. Begitu juga dengan kapasitas sisi udara seperti apron dan runway. Semua sudah sangat siap. Dari sisi bandara, kita tidak masalah sampai sejuah ini,” terangnya.

Apakah ada extra flight? Arif mengaku sudah ada tiga maskapai yang mengajukan untuk periode lebaran. Di tiga rute penerbangan yang berbeda. Masing-masing Super Air Jet, dua extra flight khusus untuk rute Lombok-Jakarta. Kemudian untuk rute Lombok-Surabaya, maskapai Lion Air mengajukan dua extra flights.

“Terakhir maskapai Wings Air yang mengajukan juga dua extra flight khusus rute Lombok-Bima dan sebaliknya”, terang Arif seraya menambahkan, jumlah extra flight kemungkinan masih bisa bertambah. Tergantung kebutuhan dari pihak maskapai. (kir)

Bulog Beberkan Alasan Mengapa NTB Harus Terima Beras dari Vietnam

0
Foto : Raden Guna Dharma (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Perum Kanwil NTB dalam dalam mengantisipasi dampak elnino yang berakibat terhadap kenaikan komoditi beras telah mendatangkan beras dari Luar NTB sejak bulan Januari 2024 untuk kebutuhan stabilisasi harga beras di pasaran dan bantuan pangan.

Kebutuhan Bulog NTB setiap bulan kurang lebih 8.500 ton itu di gelontorkan untuk Bantuan Pangan sejumlah 6.430 ton/bulan untuk 643.000 Penerima Bantuan Pangan (PBP) dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sekitar 2.000 ton per bulan.

Menurut Pimpinan Wilayah Perum Bulog NTB, Raden Guna Dharma di Mataram, Senin (1/4/2024), hal ini tentunya bertujuan memenuhi kebutuhan pangan di masyarakat agar tidak terjadi kerawanan pangan akibat elnino.

Dampaknya, kata Awang, panggilan akrabnya, sejak Januari 2024 bantuan pangan di gelontorkan dan SPHP dimasifkan harga beras bisa terkendali dan berangsur turun sejak Bulan Maret 2024.

Menurutnya, kebutuhan Perum Bulog NTB untuk bantuan Pangan saja selama 6 bulan, atau sampai dengan Juni 2024 sejumlah 38.580 ton dan SPHP selama 1 tahun sejumlah 24.000 ton dengan total kebutuhan sekitar 62.580 ton.

“Karena dampak kekurangan stok sejak awal tahun akibat elnino maka di datangkan beras dari luar NTB sejak Januari 2024 sejumlah 35.000 ton,” bebernya.

Awang menambahkan, jumlah sekitar 35.000 ton ini hanya untuk kebutuhan bantuan pangan dan SPHP sampai dengan bulan April 2024 atau sebatas sebelum memasuki masa panen raya di NTB.

Dari kuota 35.000 sudah datang di NTB sejak Bulan Januari 2024 sejumlah 20.000 ton dari dari Jawa Timur dan sisanya 2.000 ton masih dalam tahap pengiriman. Selanjutnya sisanya sejumlah 13.000 ton langsung datang dari vietnam.

“Sekarang sedang pelaksanaan bongkar sejumlah 3.750 ton dan sisanya pada april 2024,” terangnya.

Beras yang datang ini sudah disalurkan sejak Januari 2024 untuk kebutuhan pangan dan SPHP untuk stabilisasi Pasar sampai dengan maret sejumlah 22.500 ton. Selanjutnya beras yang datang dari vietnam ini akan habis disalurkan pada Bulan April dan sebagian di mei untuk kebutuhan bantuan pangan dan SPHP.

Perum Bulog NTB berharap untuk kebutuhan beras mulai dari bulan Mei sampai dengan Desember 2024 kita bisa menggunakan beras panen Lokal NTB. Hal ini tentunya tidak terlepas dari keberhasilan panen kita tahun ini dan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) cocok di petani.

“Kebutuhan kita selama mei sampai dengan desember 2024 Kurang lebih 60.000 ton beras. Harapannya ini seluruhnya dari produksi petani Lokal di NTB. Maka tentunya Perum Bulog sangat berharap para penggilingan maupun petani menjual Gabah/beras ke Bulog untuk memenuhi cadangan beras pemerintah minimal untuk wilayah NTB,” ujarnya.

Selanjutnya, sejak awal tahun Bulog sudah membuka untuk pembelian beras dalam negeri (lokal), namun harga ditingkat petani masih tinggi.

“Kita berharap panen raya di April ini cocok harga dengan Bulog,” demikian Awang.

Selain itu, masuknya beras Vietnam ini akan habis pada April – Mei 2024 untuk bantuan pangan. Dan dipastikan beras impor ini tak mengganggu kondisi panen petani. Dan Bulog NTB komitmen menjaga harga gabah/berars dengan instrumen standar Harga Pembelian Pemerintah (HPP) minimal dengan harga 5000/Kg untuk Gabah Kering Panen (GKP) dan 6.300/Kg untuk Gabah Kering Giling (GKG).(bul)

Pecah Rekor, Harga Emas Hari Ini Tertinggi Sepanjang Sejarah

0

Mataram (Ekbis NTB) – Harga emas akhir-akhir ini menjadi perhatian masyarakat, khususnya investor. Pasalnya, harga emas terus mengalami kenaikan. Senin, 1 April 2024, harga emas dibuka di angka $2.261 per troy ounce atau sekitar Rp 1.126.271 per gram. Harga yang sangat fantastis. Kemarin, harga emas mencapai angka tertingginya di $2.231 per troy ounce, namun Senin, 1 April 2024 dibuka dengan harga yang lebih tinggi lagi.

Gold/Oil Market Analysist PT. Victory International Futures Cabang NTB Dzia Istiqlal menyebut harga emas ini merupakan harga tertinggi sepanjang sejarah. “Gold new All Time High (ATH) lagi. Open di harga $2.261 per troy ounce, kemarin rekor di $2.231 per troy ounce,” tuturnya pada Ekbis NTB Senin, 1 April 2024.

Harga Emas Periode Harian Senin, 1 April 2024. (Suara NTB/ist)

Pihaknya memperkirakan harga emas akan terus naik sampai ke harga $2.300 per troy ounce. Harga yang terus melonjak diperkirakan, karena faktor serangan ke Rusia, sehingga terjadi permasalahan perang nuklir yang semakin kencang. “Sekarang (harga emas) continue ke $2.300 per troy ounce. Serangan ke Rusia jadi faktor dan permasalahan isu perang nuklir makin kencang. Langkah NATO sangat berperan ke depannya,” sambungnya.

Untuk tetap menahan investasi emas bagi yang membeli di angka $2.000 per troy ounce, karena harga emas belum ada terlihat akan mengalami penurunan yang disebabkan oleh panasnya geo politik Rusia. “Saya rekomendasi buat dihold sajalah, ditahan kalau udah beli di $2.000 sampai $2.100 per troy ounce,” tuturnya.

Diakuinya, banyak nasabahnya di Lombok yang membeli di angka $2.000 per troy ounce, sehingga ia menyarankan untuk tetap ditahan dan dijual jika harga emas sudah tembus di angka $2300 per troy ounce. “Kemarin tuh pas harganya $2.000 per troy ounce itu kan banyak yang beli. Kita bisa hold kalau harganya udah $2.300 apalagi $2.400 kalau dijual udah enak lah bahasanya,” jelasnya.

Ia menyarankan untuk para investor yang telah membeli di harga $2.000-an per troy ounce untuk menahan untuk menjual, karena harga emas masih diperkirakan terus tinggi. Selain itu, untuk masyarakat yang ingin membeli bisa membeli di harga $2.100 per troy ounce. (glo)