Sunday, April 5, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 785

Ketika Ritual Maleman ‘’Dile Jojor’’ di Lotim Tergeser Penerangan Modern

0
SUASANA - Suasana malam bulan suci Ramadhan di beberapa tempat di Lotim dihiasi lampu warna warni. (Ekbis NTB/rus)

Selong (Ekbis NTB) – Dalam setiap momentum bulan suci Ramadhan, masyarakat Sasak di Lombok Timur (Lotim) selalu meriah dalam memperingati Nuzulul Qur’an. Salah satu tradisi yang selalu dilakukan adalah ritual Maleman, yang menjadi simbol turunnya Al Qur’an pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW. Namun, perayaan tahun ini menyiratkan perubahan signifikan dalam ritual tersebut.

Menurut penuturan budayawan lokal, Muhir, ritual Maleman biasanya diwarnai dengan penggunaan dile jojor. Yakni sebuah alat penerangan tradisional yang terbuat dari buah jarak dan dinyalakan dengan cara dibakar pada malam-malam ganjil, seperti malam ke-21, 23, 25, dan 27 bulan Ramadhan. Namun, dalam era modern ini, tradisi tersebut mengalami pergeseran. Dile jojor yang dulunya menjadi simbol penerangan, kini digantikan oleh lampu hias yang dipasang di setiap sudut jalan.

Makna filosofi dari menyalakan dile jojor itu sebagai penerangan, seperti makna Al-Qur’an yang diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia. Menurut Muhir, ritual menyalakan lampu atau dile Jojor itu penting dalam konteks kehidupan masyarakat Sasak.

Meski terjadi perubahan dalam bentuk penerangan yang digunakan, namun esensi dari ritual Maleman tetap terjaga. Masyarakat Lotim masih dengan penuh semangat memperingati Nuzulul Qur’an, meskipun kini menggunakan lampu hias atau lampu minyak dari botol bekas sebagai pengganti dile jojor.

Ritual ini tidak hanya sekedar tradisi keagamaan, tetapi juga mencerminkan prinsip hidup masyarakat Sasak yang dikenal dengan panca arif, yang meliputi hubungan manusia dengan manusia, alam, semesta, dan Tuhan. Meskipun dalam bentuk yang berbeda, prinsip-prinsip tersebut tetap dijunjung tinggi dalam perayaan ini.

Dalam kesempatan ini, kepala desa setempat, Jamaluddin, menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an tidak memerlukan anggaran khusus dari pemerintah desa atau kabupaten, karena dilaksanakan secara mandiri dan swadaya oleh masyarakat. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya rasa kebersamaan dan kecintaan masyarakat Lotim terhadap tradisi dan agama mereka.

Meski telah terjadi perubahan dalam ritual Maleman, namun semangat untuk memperingati turunnya Al Qur’an dan menyambut bulan suci Ramadhan tetap menggelora di kalangan masyarakat Sasak. Tradisi ini menjadi bukti kekayaan budaya dan kearifan lokal yang tetap dijaga dan dilestarikan dalam menghadapi perkembangan zaman. (rus)

Setahun Potensi Zakat di NTB Rp2 Triliun, Terkumpul Hanya Rp35 Miliar

0
Wakil Ketua Baznas Provinsi NTB TGH. Patimura Farhan (Ekbis NTB/ist)

Mataram (Ekbis NTB) – Potensi zakat di Provinsi NTB cukup besar, diproyeksikan mencapai Rp2 triliun per tahun. Jika potensi sebesar ini separuhnya masuk dan dikelola secara profesional, tidak ada lagi cerita persoalan kemiskinan di Bumi Gora.

Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi NTB, TGH. Lalu Patimura Farhan menyebut, setiap tahun, zakat yang masuk di Baznas NTB sebesar Rp35 miliar. Sangat jauh nilainya jika dibandingkan dengan potensinya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) di posisi Maret 2023, penduduk miskin di NTB berada di angka 13,85 persen.dari total 5 jutaan penduduk NTB.
“Artinya, di luar 13,85 persen itu bisa dibilang masyarakat kita mampu. Segitu besar potensi zakat yang bisa ditarik. Belum termasuk zakat perusahaan-perusahaan dan lainnya,” ujar Lalu Patimura.

Masih kecilnya zakat yang disalurkan melalui Baznas, menurutnya dipengaruhi dua hal. Pertama, masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk membayat zakat. Kedua, penyaluran zakat dilakukan sendiri-sendiri. Tanpa menggunakan konsep-konsep pemberdayaan. “Bukan karena ketidakpercayaan masyarakat untuk menyalurkan zakatnya melalui lembaga amil zakat. Karena masyarakat belum tahu saja,” katanya.

Dalam rangka penyelenggaraan zakat ini, menurut Lalu Patimura, pengelolaan zakat sudah dilakukan sangat transparan melalui SIMBA (Sistem Informasi Manajemen Baznas).

“Dengan aplikasi ini, siapapun bisa mengontrol zakat yang keluar masuk. Berapa besar zakat yang masuk setiap saat dan kemana penyalurannya, terekap di SIMBA,” ujarnya.

Ditambahkannya, pengelolaan zakat di NTB dilakukan untuk lima hal perioritas. Diantaranya untuk program NTB Sehat, NTB Peduli, NTB Sejahtera, NTB Cerdas, dan NTB Taqwa.

Lima program ini, menurutnya berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, penanganan kemiskinan dan lainnya. “Makanya kita sampaikan kepada pemerintah daerah, kalau saja zakat ini opmtimal terkumpul, kita sama – sama mendorong masyarakat menyalurkan zakat secara tersistem, kita ndak usah ada APBD untuk penanganan kemiskinan,” ujarnya.

Untuk pengumpulan zakat ini, dapat dilakukan melalui beberapa cara. Di antaranya, dapat dijemput langsung oleh Baznas. Kedua, Baznas sudah menerapkan pola penyaluran zakat melalui layanan keuangan berbasis digital QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) atau standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.(bul)

Pasar Dasan Agung Masuk Nominasi Pasar Aman Tingkat Nasional 2024

0
Foto : Pasar Dasan Agung, Kota Mataram (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Pasar Dasan Agung, Kota Mataram disebelah utara Islamic Center masuk nominasi pasar aman tingkat nasional pada tahun 2024 ini. Saat ini proses penilaian tengah dilakukan oleh pemerintah pusat.

“Tahun ini Pasar Dasan Agung Mataram masuk menjadi salah satu nominasi Pasar Aman tingkat Nasional. Saat ini masih dalam proses penilaian tim dari Kementerian (Kementerian Perdagangan),” jelas Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram, Yosef Dwi Irwan Prakasa S, S.Si, Apt.
Tahap awal penilaian di daerah, dilakukan oleh BBPOM, selanjutnya hasil penilaian tersebut dikirim ke pusat untuk verfikasi dokumen. Kemudian dilakukan wawancara kepada kepala pasar dan nanti, akhirnya akan dilakukan verifikasi lapangan oleh tim lintas kementerian ke Pasar Dasan Agung.

” Untuk kriteria penilaian pasar, ada tools penilaiannya tersendiri, baik dokumen, infrastruktur, personil dan lain-lain. Produk yang dijual juga masuk kriteria, misal penyimpanan bahan makanan tidak bercampur dengan non pangan seperti deterjen, racun serangga yang dapat mengkontaminasi pangan,” jelas Yosef.

Definisi Keamanan Pangan sesuai UU no 18 tahun 2012 Tentang Pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari cemaran fisik, kimia dan biologi yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat sehingga AMAN untuk dikonsumsi.

Cemaran fisik adalah cemaran yang nampak secara visual seperti rambut, serpihan batu, staples. Sementara cemaran kimia adalah sebagai dampak penambahan bahan berbahaya seperti formalin, Boraks, Rhodamin B atau Metayl Yellow, penggunanan bahan tambahan pangan (pemanis dan pengawet) yang melebihi batas, racun yg secara alamiah terkandung dalam makanan.

Misalnya, singkong (bisa mengandung sianida jika sudah lama), jengkol (mengandung asam jengkolat), ikan buntal (tetrodotoksin mengakibatkan sulit bernafas dan kematian jika tak cepat ditangani).

Cemaran biologi ( mikroba / bakteri) sebagai dampak higiene sanitasi tidak diterapkan dengan baik, seperti lingkunagan produksi yang kotor, penjamah pangan yang higienis dan sehat, peralatan yang kotor, dampak yang ditimbulkan seperti diare, typus, dan lain-lainnya.

Yosef menambahkan, dengan brand pasar AMAN,dampaknya tentu tumbuhnya kesadaran akan keamanan pangan di tingkat komunitas dan pasar, meningkatkan brand dari pasar Dasan Agung dan efeknya bisa meningkatkan minat masyarakat berbelanja ke pasar terebut.

“Secara otomatis tentu dapat meningkatkan perputaran ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Pasar-pasar lain harapannya bisa tertarik mereplikasi program ini dengan dampak yang diperoleh dengan branding Pasar Aman, utamanya dari sisi ekonomi.

“Biasanya nanti dari tim Kementerian lain yang datang juga membawa program-program di kementerian mereka untuk revitasilasi pasar. Karena nanti, tim Verifikator selain dari BPOM juga dari Kemenko PMK, Kemendagri, Kemendag, KKP dan lainnya,” demikian Yosef.(bul)

Telkomsel Pastikan Kesiapan “Network dan Service” Jelang Idul Fitri

0
(Ekbis NTB/ist) POSKO - Telkomsel menyiapkan 154 Posko Siaga RAFI di berbagai lokasi strategis se-Indonesia.

Mataram (Ekbis NTB) – Telkomsel memproyeksikan terjadinya pertumbuhan trafik broadband hingga 15,22% dibandingkan hari biasa 2024, yang utamanya akan didorong oleh peningkatan aktivitas digital masyarakat, mulai dari online gaming sebesar 40,84%, communications 25,49%, video streaming 22,61%, social media 11,14%, sampai dengan e-commerce 9,17%.

Dibandingkan dengan momen ramadhan dan idul fitri tahun sebelumnya, Telkomsel pun memperkirakan kenaikan trafik mencapai 14,63% lebih tinggi, dengan payload tertinggi sebanyak 60,10 PB (Peta Byte) pada puncak RAFI tahun ini.

Vice President Global Network Operations Telkomsel, Galumbang Pasaribu, mengatakan, Telkomsel berkomitmen memastikan pengalaman digital pelanggan yang berkesan selama momen RAFI 2024 melalui kesiapan infrastruktur konektivitas broadband inovatif dengan jangkauan terluasnya dalam merayakan kehadiran bulan Ramadan dan menjalin silaturahmi lebih erat dengan kerabat, keluarga, maupun kolega hingga momen Idulfitri nanti.

“Selamat menjalankan ibadah puasa, dan semoga bersama kita mendapatkan keberkahan sebesar-besarnya sepanjang bulan suci tahun ini,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan trafik pada momen RAFI 2024, Telkomsel telah melakukan optimalisasi kualitas, kapasitas, serta pemutakhiran teknologi jaringan yang difokuskan pada 444 titik keramaian di berbagai wilayah Indonesia.

Titik keramaian tersebut mencakup 288 area khusus (pusat perbelanjaan, alun-alun, dan lainnya), 57 area transit transportasi (bandara, pelabuhan, dan stasiun), 42 wilayah residensial, 38 jalur mudik (termasuk Rest Area dan SPBU), serta 19 kawasan ibadah (masjid dan rumah ibadah lainnya).

Secara keseluruhan, penguatan kapabilitas jaringan ini melengkapi kehadiran lebih dari 244 ribu BTS Telkomsel berteknologi 4G/LTE dan 5G terkini yang mencakup hingga 97 persen wilayah populasi di Indonesia untuk mendukung pengalaman digital pelanggan yang optimal selama RAFI 2024.

Guna memastikan kestabilan kinerja dan kualitas jaringan broadband secara andal dan efisien, Telkomsel pun telah mengimplementasikan standar arsitektur jaringan Open Digital Architecture (ODA) Autonomous Network pertama di Indonesia, dengan skema zero touch self-assurance berbasis AI untuk lebih cepat mendeteksi, mendiagnosis, mengoptimalkan, dan memulihkan fungsi jaringan secara mandiri dan otomatis.

Konsistensi Telkomsel dalam menghadirkan konektivitas broadband selulernya untuk meningkatkan pengalaman digital seluruh pelanggannya secara merata dan setara di Indonesia sebelumnya telah diakui secara global dengan meraih gelar Best Mobile Coverage dan Fastest Mobile Network sekaligus, serta gelar Best Mobile Network selama 5 kali berturut dari Ookla® Speedtest Awards™ .

Pada momentum idul fitri, Telkomsel menyiapkan 154 Posko Siaga RAFI di berbagai lokasi strategis se-Indonesia. Setiap Posko Siaga tidak hanya merupakan pusat layanan komprehensif untuk kebutuhan digital pelanggan, seperti dengan penukaran Telkomsel Poin, pembelian kartu perdana Telkomsel Lite, pembelian voucher isi ulang, instalasi aplikasi MyTelkomsel, pendaftaran produk FMC IndiHome, Orbit, dan Telkomsel One, dan sebagainya, tetapi juga sebagai tempat di mana kehadiran Telkomsel lebih dari sekadar penyedia layanan, tetapi juga sebagai sahabat yang mengerti dan peduli.

Kegiatan interaktif, seperti games, live music, massage chair, hingga phone charging, juga dihadirkan sebagai sarana untuk berbagi kegembiraan dan kebersamaan. (bul)

Galaxy A35 5G, Smartphone untuk Mudik Lebaran Lebih “Awesome”

0
Fitur Awesome Samsung Galaxy A35 5G (Ekbis NTB)
Mataram (Ekbis NTB) – Samsung Galaxy A35 5G hadir dengan berbagai fitur Awesome mulai dari triple camera mumpuni untuk hasil foto dan video ciamik untuk mengabadikan momen selama perjalanan mudik dan silaturahmi.
Layar Super AMOLED 6,6 inci dengan refresh rate 120Hz untuk cek peta dan sosmed mulus, dipadukan prosesor octa core yang powerful dan baterai 5.000mAh yang awet untuk menemani sepanjang perjalanan.
Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia menegaskan hal itu.
Berikut cara memanfaatkan fitur-fitur Awesome Galaxy A35 5G untuk bikin pengalaman mudik jadi tambah seru.
Capture momen Awesome setiap saat. Galaxy A35 5G dilengkapi dengan rangkaian triple camera belakang dengan lensa utama 50MP, lensa wide-angle 8MP, dan lensa makro 5MP, serta kamera selfie 13MP. Hasilnya, bisa mendapatkan kualitas foto yang hidup dan jernih untuk mengabadikan momen indah Lebaran tahun ini, dari mudik di awal hingga silaturahmi di Hari Raya.
Tidak perlu khawatir konten gelap saat malam takbiran. Galaxy A35 5G dilengkapi dengan kemampuan nightography sehingga memungkinkan kamu untuk tetap berkonten dalam suasana redup.
Didukung dengan 4x multi-readout, perangkat ini mampu mengurangi noise yang ada ketika memotret dalam kondisi gelap. Selain itu, Galaxy A35 5G juga memiliki Optical Image Stabilization (OIS) dan Video Digital Image Stabilization (VDIS) untuk mengurangi efek guncangan atau getaran tangan agar konten tetap stabil.
Bisa juga mengaktifkan fitur Super HDR Video yang mampu merekam momen silaturahmi Lebaran dengan true 12bit video, memastikan seluruh nuansa warna-warni dari baju Lebaran hingga santapan lezat terekam sempurna.
Teman mudik Awesome untuk bermacam aktivitas, anti boring!
Galaxy A35 5G dibekali dengan prosesor octa core yang memberikan performa tangguh untuk berbagai aktivitas termasuk aktivitas leisure pada saat lebaran. Macet-macetan saat mudik tak masalah, pengguna bisa sambil mabar di jalan. Tak perlu khawatir dalam membuka banyak aplikasi di perangkat ini.
Galaxy A35 5G diperkuat RAM 8GB dan kapasitas penyimpanan internal 128GB dan 256GB yang bisa diperluas dengan kartu memori eksternal MicroSD hingga 1TB, sehingga tidak perlu khawatir kehabisan memori untuk menyimpan aplikasi penting yang mendukung kegiatan mudik.
Dengan kapasitas memori yang besar, bisa menyimpan film atau series kesukaan sebelum bermudik sebanyak-banyaknya, tanpa khawatir akan kehabisan kapasitas memori penyimpanan.
Selain performa yang tangguh, Galaxy A35 5G memiliki kapasitas baterai sebesar 5.000 mAh dengan dukungan kemampuan pengisian daya cepat. Kamu bisa menggunakan Galaxy A35 5G untuk mengakses informasi lalu lintas terkini, rute peta jalan ketika mudik, sekaligus mendengarkan lagu atau podcast kesukaanmu tanpa takut lowbat.
Selanjutnya, layar Super AMOLED 6,6 inci yang cerah dengan refresh rate 120Hz yang dimiliki Galaxy A35 5G mampu menampilkan visual yang terbaik, animasi halus, dan pengalaman menonton dengan baik saat menjelajahi web, streaming video, atau bermain gim. Pengguna bisa dengan santai menikmati film atau series kesukaan di perjalanan kereta ataupun di tengah kemacetan, sehingga pengguna terhindar dari kebosanan atau mati gaya.
Tampil penuh gaya dengan Galaxy A35 5G
Selain suasana hangat dan kekeluargaan, Lebaran juga dipenuhi dengan suasana kegembiraan. Hape baru ketika Lebaran dapat membuatmu makin Awesome Everyday dengan desain yang stylish dengan pilihan warna kekinian, Awesome Ice Blue, Awesome Navy, dan Awesome Lilac. Perangkat ini memiliki dimensi 161,7 x 78 x 8,2 mm dengan berat 209 gram, pas di genggaman dan ringan untuk digunakan pada saat momen silaturahmi mengunjungi keluarga dari satu tempat ke tempat yang lain.
Tunggu apa lagi? Segera dapatkan smartphone Galaxy A35 5G untuk menyambut momen kebersamaan mulai dari Rp4.999.000. Dapatkan juga  paket promosi menarik untuk pembelian Galaxy A35 5G hingga 17 April 2024 berupa gratis upgrade memori ke varian 8GB/256GB dengan membayar harga 8/128GB, cashback bank hingga Rp250.000, cashback Finance+ hingga Rp300.000, 0% bunga dan DP untuk microfinance, dan kuota bulanan Axis prabayar 125 GB selama 6 bulan..
Yuk berkunjung ke Samsung Awesome Generation Space yang ada di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Blok M, Jakarta dari tanggal 27 Maret sampai 31 Maret 2024 ini. Di sana bisa bikin konten dan berkesempatan dapat hadiah smartphone, serta seru-seruan mabar dengan hadiah-hadiah yang menarik, sekaligus mendapatkan bonus tambahan casing jika melakukan pembelian di Awesome Generation Space. (*)

TPAKD Bertekad Memperluas Akses Keuangan Masyarakat Kota Mataram

0
Foto bersama setelah rapat pleno OJK dengan TPKAD (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Dalam rangka mendukung strategi peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan masyarakat di Kota Mataram, OJK Provinsi NTB melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Mataram menyelenggarakan Rapat Pleno pada hari Kamis, 21 Maret 2024 di Ruang Kenari, Aula Sekretariat Daerah Kota Mataram.

Rapat dilaksanakan dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan program TPAKD pada tahun 2023, serta menetapkan program unggulan yang akan dilaksanakan selanjutnya.

Hal ini sejalan dengan fungsi TPAKD selaku forum koordinasi bagi Lembaga pemerintah dan pemangku kepentingan untuk mempercepat akses keuangan di daerah, yang berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi regional dan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat.

Pada kegiatan tersebut disepakati untuk melanjutkan pelaksanaan program unggulan TPAKD Kota Mataram. Yang pertama yaitu program KEJAR (1 Rekening 1 Pelajar), bertujuan untuk meningkatkan budaya menabung bagi pelajar dan melatih pengelolaan keuangan sejak dini.

Selanjutnya Program HARUM BERSERI (Bebaskan Masyarakat dari Sengsara Riba) yang bertujuan untuk membuka akses pembiayaan berbasis Syariah tanpa margin kepada masyarakat pelaku usaha ultra mikro, sehingga terbebas dari jerat rentenir. Program ini juga menjadi alternatif sumber permodalan usaha dengan proses cepat, mudah, berbiaya rendah, dan persyaratan sederhana.

Kemudian yang terakhir yaitu penetapan zona inklusi dan literasi keuangan melalui layanan QRIS sebagai alat transaksi, yang bertujuan untuk memudahkan proses transaksi secara cepat dan terjaga keamanannya.

Dengan adanya sinergitas dan kolaborasi para pihak di TPAKD Kota Mataram, diharapkan dapat membuka akses keuangan yang seluas-luasnya bagi masyarakat, yang memberikan dampat positif pada pertumbuhan ekonomi Kota Mataram.(bul)

OJK Dorong Penguatan Ekonomi Difabel dan PMI Purna di Bima

0
Foto bersama pelatihan edukasi keuangan OJK (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui berbagai kegiatan edukasi dan literasi keuangan bagi masyarakat termasuk penyandang disabilitas agar memiliki kemandirian dan dapat meningkatkan kesejahteraannya.

Kepala OJK Nusa Tenggara Barat, Rico Rinaldy saat membuka pelatihan menyampaikan, pentingnya pemahaman dan keterampilan keuangan yang baik sebagai kunci untuk membangun fondasi finansial yang kokoh dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Literasi keuangan adalah keterampilan hidup esensial yang harus dimiliki oleh setiap individu. Dengan literasi keuangan yang kuat, kita mampu membuat keputusan yang bijak, mengelola risiko, dan merencanakan masa depan yang lebih stabil. Mari bersama-sama mengangkat standar keuangan pribadi dan mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera di Provinsi NTB,” kata Rico.

Kegiatan edukasi keuangan tersebut dilaksanakan secara hybrid dan dihadiri oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesos Setda Kota Bima Alwi Yasin, Analis Senior Deputi Direktur Pelaksanaan Edukasi Keuangan OJK Grani Ayuningtyas Harmani serta diikuti oleh 515 peserta yang merupakan penyandang disabilitas.

Alwi Yasin dalam sambutannya menyampaikan bahwa edukasi keuangan yang diselenggarakan oleh OJK merupakan agenda penting bagi semua kalangan termasuk bagi penyandang disabilitas untuk mandiri secara finansial.

“Hari ini, melalui kegiatan ini, tidak hanya memberikan pelajaran, tetapi juga memupuk rasa percaya diri dan kemandirian. Saya yakin, dengan akses yang setara terhadap pendidikan keuangan, kita akan mampu membangun masa depan yang lebih baik. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang inklusif dan memberdayakan setiap individu, tanpa terkecuali, untuk meraih kesuksesan finansial,” kata Alwi.

Rangkaian kegiatan edukasi keuangan di NTB dilanjutkan dengan kegiatan edukasi keuangan bagi Purna dan Pendamping Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kabupaten Bima pada 27 Maret 2024.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hybrid dan dihadiri oleh Plh. Sekda Kabupaten Bima, Putarman, dan Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Barat Noerman Adhiguna serta diikuti oleh 580 peserta pendamping PMI.

Para peserta dibekali materi terkait Pengenalan OJK, Waspada Investasi dan Pinjaman Online Ilegal, materi Pengenalan Industri Jasa Keuangan serta Produk dan Layanan Jasa Keuangan, dan materi Perencanaan Keuangan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta terkait produk dan layanan jasa keuangan yang sesuai dan keterampilan merencanakan dan mengelola keuangannya serta keterampilan memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan dengan baik.

Materi Pengenalan Keuangan Syariah juga disampaikan dalam rangka mendukung Gebyar Ramadhan Keuangan (GERAK) Syariah yang berlangsung selama bulan Ramadan 2024.

Selain itu, tersedia booth dari Industri Jasa Keuangan di lokasi kegiatan sebagai infrastruktur untuk mempermudah masyarakat mengakses produk dan layanan jasa keuangan pada saat kegiatan edukasi berlangsung.(bul)

Rp45 Miliar, Harga Target NTB 20 Medali Emas di PON 2024 Sumut dan Aceh

0
Medali PON (Ekbis NTB - Ist)

Mataram (Ekbis NTB) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) memanggul target tidak kecil, 20 medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Sumatera Utara dan Aceh pada September 2024 ini. Namun ironis, semangat menggondol 20 medali emas ini masih dibayang-bayangnya terbatasnya financial untuk pesiapan, hingga pemberangkatan nanti.

Para pengurus KONI NTB melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan dukungan pendanaan, salah satunya dengan roadshow ke sejumlah stakeholder. Bayangkan, 20 medali emas target besar NTB ini dihitung-hitung pendanaan yang dibutuhkan sebesar Rp45 miliar.

KONI NTB saat ini sangat membutuhkan donor pendanaan untuk melakukan persiapan – persiapan.

“Kita sudah mendapatkan dukungan dari Pemprov NTB sebesar Rp15 miliar. Idealnya kita harus punya anggaran Rp45 miliar untuk mengikuti PON Sumut dan Aceh,” kata Sekretaris KONI NTB, Nurhaedin dan Wakil Ketua KONI NTB, H. Suhaimi saat berdiskusi dengan wartawan di Markas Forum Wartawan Ekonoomi (FWE) Nusa Tenggara Barat, Rabu 27 Maret 2024.

Nurhaedin merinci, KONI NTB akan memberangkatkan kontingen sebanyak 410 orang. Sebanyak 43 cabang olahraga yang akan diikuti. Diantaranya, anggar, atletik, balap sepeda, bermotor, biliar, voli pasir, bridge, bulutangkis, catur, esport, gateball, gulat, hapkido, hoki, sepak takraw, kabaddi, karate, kempo, kickboxing, kurash, menembak.

Kemudian muaythai, panahan, panjat tebing, pencak silat, petanque, akuatik, selam, selancar ombak, senam, sepatu roda, soft tennis, sport dance, taekwondo, tarung derajat, tenis lapangan, tenis meja, tinju, triathlon, wushu, aerosport, squash, dan berkuda. Dengan total atlet sebanyak 261 orang. Jika dirinci lagi, jumlah atlet dan pelatih yang akan diberangkatkan sebanyak 344 orang. Untuk grade A Grade A 156 atlet, dan 54 pelatih. Untuk grade B sebanyak 79 atlet dan 22 pelatih. Dan untuk grade C sebanyak 26 atlet dan 7 pelatih.

Sejak 12 Januari tahun 2024 ini, KONI NTB sudah melakukan Pelatihan Daerah (Pelatda) bagi kontingen yang akan dibawa ke PON Sumut dan Aceh. Untuk penyelenggaraan Pelatda ini, sebulan dana yang harus disiapkan sebesar Rp2,5 miliar.

“Untuk Pelatda saja sampai jelang pemberangkatan nanti, dibutuhkan dana Rp20an miliar. PON Sumut dan Aceh ini membutuhkan biaya besar karena diselenggarakan di dua lokasi yang jaraknya jauh-jauh,” bebernya.

“Itupun, belum kita bicara bonus atlet yang mendapatkan medali,” imbuhnya.
Ketua INCA NTB ini menambahkan, mengapa penting membawa kontingen dalam jumlah besar? PON Sumut dan Aceh ini menjadi pembelajaran untuk mempersiapkan PON tahun 2028 yang akan dilaksanakan di NTB dan NTT sebagai tuan rumah.

Karena itu, KONI NTB berharap, stakeholder lain juga diharapkan ikut berpartisipasi. Misalnya, BUMN, BUMD, perusahaan-perusahaan swasta, lembaga vertical lainnya. Alasannya, PON Sumut dan Aceh bisa dijadikan pembelajaran persiapan menjadi tuan rumah nanti.

“Disana kita belajar, bagaimana melakukan rekayasa transportasi, hotel, promosi produk, destinasi wisata, investasi dan lainnya. Bayangkan, puluhan ribu orang akan berkumpul mengikuti rangkaian kegiatan PON. Disana kita bisa berpromosi, berjualan. Dan itu yang akan terjadi di NTB nanti. Waktu kita persiapan sebagai tuan rumah juga tidak panjang. Karena itu, kita mengajak stakeholder sama – sama terlibat, pola kerjasamanya kita bisa diskusikan,” ujarnya.

PON ini menurutnya tidak saja target prestasi, olahraga, tetapi hal yang tak kalah besar adalah target untuk ekonomi dan bisnis. Saat ini, selain Pemprov NTTB, Bank NTB Syariah yang sudah menyatakan komitmen mendukung kontingen NTB untuk PON 2024.(bul)

Tiga Kuliner Lombok, Babalung, Sate Rembiga dan Cerorot akan Ditayangkan di www.indonesiakaya.com

0
Kuliner khas lombok, bebalung, cerorot, sate rembige (Ekbis NTB - Ist)

Mataram (Ekbis NTB) – Pada bulan Ramadan 2024 ini, www.indonesiakaya.com kembali menyuguhkan web series yang senantiasa mengulik keragaman kuliner khas Nusantara mulai dari filosofi, cara, hingga tips memasak, yaitu Kuliner Indonesia Kaya.

Kali ini, tiga episode terbaru dari web series yang hadir dalam format dokumenter ini, mengulik ragam kuliner di Jawa Timur, Banjarmasin dan juga Lombok yang dapat disaksikan di kanal YouTube IndonesiaKaya.

“Setelah sebelumnya kami mengulik keragam kuliner di Kudus, Yogyakarta, Cirebon, Makassar, Solo dan juga Minang, pada Ramadan 2024 ini kami mengangkat keragaman kuliner yang ada di Jawa Timur, Banjarmasin dan Lombok. Melalui web series Kuliner Indonesia Kaya kami ingin mengenalkan dan menambah pengetahuan para pecinta kuliner tentang keragaman masakan di Indonesia yang memiliki kelezatan, citarasa, dan nilai budaya yang berbeda dari tiap daerah. Semoga ketiga episode terbaru dari Kuliner Indonesia Kaya ini dapat menginspirasi, menambah wawasan dan meningkatkan minat para pecinta kuliner dengan keragaman yang ada,” ujar Renitasari Adrian, Program Director www.indonesiakaya.com.

Di episode pertama yang ditayangkan sejak Kamis 21 Maret 2024, Kuliner Indonesia Kaya akan mengajak para pecinta kuliner untuk menyaksikan tiga hidangan khas dari ujung timur pulau Jawa. Bagi masyarakat Jawa Timur, kuliner bukan sekedar hidangan yang diwariskan, tapi budaya yang budaya yang mencerminkan karakter kerukunan keberagaman dan nilai kesantunan, seperti Bebek Songkem, dari Bebek Songkem Pak Salim, di Bangkalan, Madura yang mewakili rasa hormat yang diajarkan secara turun temurun.

Selain menjelaskan tentang filosofi dari Bebek Songkem, Bambang Hermanto, penerus generasi ketiga dari Bebek Songkem Pak Salim juga menceritakan tentang keunikan dari Bebek Songkem, Keunikan dari Bebek Songkem adalah cara memasaknya. Setelah dibersihkan, bebek akan diberikan bumbu, dan sebelum dibungkus kepala bebek akan ditundukan yang berarti sungkem sebelum di bungkus dengan daun pisang. Selain itu, proses pengukusan Bebek Songkem juga tidak menggunakan air, tapi digantikan dengan uap dari batang pohon pisang yang telah dipanaskan.

Setelah menyaksikan keunikan dari Bebek Songkem, pecinta kuliner diajak untuk menyaksikan proses pembuatan Tajin Sobih dari Ibu Mardiah, seorang pedagang Tajin Sobih di Madura yang mendapatkan resep pembuatan Tajin Sobih dari Ibu Kandungnya. Selanjutkan pecinta kuliner diajak untuk menyaksikan keunikan dari proses pembuatan Pecel Semanggi, dari Bu Kemi seorang pedagang Pecel Semanggi.

Pada episode kedua yang akan ditayangkan mulai hari ini 28 Maret 2024 pukul 17.00 WIB, para pecinta kuliner diajak untuk mengunjungi ragam kuliner yang ada di kota 1000 sungai, yaitu Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Di episode ini, pecinta kuliner diajak untuk melihat kelezatan dan sejarah singkat Ketupat Kandangan yang dipadukan dengan Ikan gabus asap dari Ketupat Kaum Banjarmasin yang sudah didirikan dari tahun 1890. Selanjutnya pecinta kuliner diajak untuk melihat visualisasi menarik dari kuliner yang lahir dari proses akulturasi budaya, yaitu Mie Bancir yang dipadukan dengan suwiran ayam kampung, irisan dari telur bebek, daun seledri, dan bawang goreng dari Mie Bancir Khas Banjar Ala Agus Sasirangan. Di akhir episode, pecinta kuliner diajak untuk melihat sejarah singkat dan proses pembuatan Kue Bingka.

Selanjutnya, Kamis 4 April 2024 pukul 17.00 WIB, episode ketiga dari Kuliner Indonesia Kaya akan membawa para pecinta kuliner untuk menyaksikan ragam kuliner yang ada di Lombok. Selama kurang lebih 10 menit, penikmat seni akan menyaksikan sejarah singkat dan proses pembuatan dari Babalung, Sate Rembiga dan Cerorot. (bul)

Karantina NTB : Tiga Ton Manggis Lombok Siap Diekspor ke China

0
Balai Karantina Nusa Tenggara Barat pada bulan Maret 2024 (Ekbis NTB/bul)

Giri Menang (Ekbis NTB) – Manggis asal Lombok kembali ramaikan pasar Ekspor. Balai Karantina Nusa Tenggara Barat pada bulan Maret 2024 ini mencatat, setidaknya enam ton manggis ekspor tujuan negeri tirai bambu (China) telah disertifikasi.

Pada Selasa 27 Maret 2024, petugas Karantina NTB Agus Mugiyanto, S.P., Kepala Karantina NTB, sudah melakukan pemeriksaan fisik terhadap tiga ton atau 3.150 Kg manggis siap ekspor di Packing House milik PT. Bintang Agro Sentosa, Lingsar, Lombok Barat.

Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Petugas Karantina NTB harus memastikan bahwa manggis yang akan diberangkatkan telah memenuhi standar ekspor dan terbebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) agar nantinya dapat diterbitkan sertifikat phytosanitary.

Agus menegaskan, bahwa Karantina juga hadir untuk memfasilitasi perdagangan dan memberikan layanan sertifikasi sebaik mungkin, dan secepat mungkin agar tidak menghambat proses bisnis dari pengguna jasa.(bul)