Saturday, April 4, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 761

Unizar Bersama BRIN Bahas Peran Aktor Ekonomi dalam Pengembangan Mandalika

0
FGD - Suasana FGD yang melibatkan para pemangku kepentingan dari Unizar dan berbagai lembaga, termasuk perwakilan dari BRIN Jakarta mengungkap peran krusial aktor ekonomi dalam mengembangkan DSP Mandalika di Ruang Rapat GA8 Gedung Rektorat Unizar, Kamis 2 Mei 2024 (Ekbis NTB/ist)

Mataram (Ekbis NTB) – Diskusi Kelompok Terpumpun atau Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan para pemangku kepentingan dari Universitas Islam Al-Azhar (Unizar) dan berbagai lembaga, termasuk perwakilan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Jakarta mengungkap peran krusial aktor ekonomi dalam mengembangkan Destinasi Super Prioritas (DSP) Mandalika untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Diskusi ini berlangsung di Ruang Rapat GA8 Gedung Rektorat Unizar, pada Kamis 2 Mei 2024, dan dihadiri langsung oleh Rektor Unizar, Dr. Ir. Muh. Ansyar, MP., serta Wakil Rektor III UNIZAR, Fathurrahman, SE., M.Ak, yang memang membawahi bidang riset dan pengabdian kepada masyarakat, serta Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unizar, Dr. Herie Saksono, M.Si.

Turut hadir juga Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah NTB, Kepala Dinas Pariwisata NTB, Kabid Ekraf NTB, Kabid Litbang Sumbawa, Staf Madya BPS NTB, Peneliti Brida NTB, Sekretaris Brida NTB, Staf BPS Kabupaten Lombok Tengah, dan lain-lain.

“Sebelumnya sudah ditandatangani perjanjian kerja sama antara Unizar dengan BRIN Jakarta. Tenaganya bersama-sama, dananya juga bersama-sama. Kolaborasi ini sengaja kami lakukan untuk mengungkap peran krusial aktor ekonomi dalam mengembangkan DSP Mandalika. Kami sangat mengharapkan masukan-masukan dari Bapak/Ibu hadirin, sehingga apa yang disimpulkan oleh para peneliti betul-betul merupakan aspirasi dari masyarakat NTB,” ujar Rektor dalam sambutannya.

Diskusi ini mengambil latar belakang pentingnya pengembangan pariwisata di Lombok Tengah, yang tidak hanya ditopang oleh keindahan alam, tetapi juga kekayaan budayanya. Program DSP yang diluncurkan oleh pemerintah pada tahun 2019 menjadi tonggak penting dalam mengarahkan perhatian pada potensi pariwisata kawasan ini.

Keberhasilan DSP Mandalika bergantung pada kolaborasi yang erat antara pemerintah, industri, dan masyarakat setempat. Kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika menjadi magnet bagi investasi asing, sementara pengembangan infrastruktur diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata.

Namun, sejumlah tantangan masih menghambat. Kurangnya sarana dan prasarana pariwisata, kekurangan tenaga kerja terampil, dan kurangnya efektivitas kelembagaan pariwisata menjadi fokus pembahasan dalam FGD ini.

Rumusan masalah yang diajukan dalam diskusi mencakup peran aktor ekonomi dalam pembangunan DSP Mandalika dan pengaruh mereka terhadap kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menyoroti kebaruan dalam keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata, memperkuat interaksi dan jejaring antara berbagai pemangku kepentingan.

“Diharapkan, hasil dari penelitian ini dapat menjadi dasar bagi perbaikan tata kelola pariwisata dan formulasi kebijakan yang berbasis bukti, yang akan menguntungkan kesejahteraan masyarakat setempat serta meningkatkan daya tarik pariwisata di DSP Mandalika,” harap Rektor. (ron)

Krisis Air Bersih Masih Jadi Persoalan di Wilayah Lotim Selatan

0
BANTUAN - Bantuan sarana air bersih di wilayah Selatan Lotim, Kamis 2 Mei 2024. (Ekbis NTB/ist)

Selong (Ekbis NTB) – Penjabat (Pj)  Bupati Lombok Timur (Lotim), H. M. Juaini Taofik mengakui air bersih sebagai salah satu persoalan di wilayah selatan.  Pemerintah Kabupaten Lotim bersama masyarakat terus berusaha untuk mengatasi krisis kebutuhan mendasar tersebut.

Kamis, tanggal 2 Mei 2024, Pj. Bupati hadir di Desa Batu Nampar Selatan untuk menyerahkan bantuan perpipaan untuk mengatasi kekurangan air bersih. Pj mengingatkan agar kepala desa bersama masyarakat dapat merawat dan menjaga jaringan perpipaan sistem air bersih yang telah tersedia tersebut.

Bantuan berasal dari proyek HOIFA Inovasi yang didukung oleh Caritas German Indonesia melalui Program ToGETHER.  Pj Bupati Lotim mengajak masyarakat bersyukur atas keberadaan sarana tersebut. “Dengan telah diterima ini, mohon dirawat dengan baik,” pesan Pj  Bupati.

Pemerintah Desa Batunampar Selatan juga diminta agar berperan penting desa dalam mengatasi persoalan masyarakat, termasuk persoalan air bersih yang selalu terjadi dari tahun ke tahun.

Fasilitas air bersih yang diberikan  diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat Desa Batunampar Selatan, khususnya kaum perempuan yang paling sering bersentuhan dengan persoalan air bersih.

Direktur LPSDM Ririn Hayudiani pada kesempatan tersebut menyampaikan dengan potensi dan sumber daya tersedia, serta dukungan dari program ToGETHER dalam konteks kemanusiaan sebagai antisipasi dampak bencana kekeringan, maka LPSDM bersama Caritas German Indonesia melalui Project HOIFA Inovasi inilah berupaya melakukan rehabilitasi dengan membangun jaringan perpipaan air bersih sepanjang 3.000 meter yang dapat memberi akses ketersediaan air bersih pada 4 dusun di Desa Batu Nampar Selatan. Bantuan ubu diharapkan dapat diakses oleh sekitar 455 KK atau 1.741 Jiwa.

“Istilah air sudah dekat menjadi harapan nyata bagi seluruh warga yang selama ini belum dapat terpenuhi dengan baik,” sebutnya.

Selama ini, masyarakat, untuk memenuhi kebutuhan air dengan membeli sebesar Rp 300.000 – 500.000 bahkan lebih dalam satu bulan. Oleh karena dengan niat kebaikan untuk kemanusiaan maka project HOIFA Inovasi dapat diserahkan ke Desa Batu Nampar Selatan sebagai kontribusi LPSDM dalam pembangunan Lombok Timur, terutama pada wilayah desa tertinggal, miskin dan marjinal, sehingga dapat pula menyumbang untuk menjawab isu kemiskinan, lingkungan, kesehatan dan kesehatan reproduksi terutama perempuan, isu stunting dan mengatasi soal akses dan ketimpangan untuk percepatan pencapaian SDGs  Desa dan SDGs di Indonesia. (rus)

Kawasan Terminal Mandalika Semrawut

0
BADAN JALAN - Kendaraan angkutan penumpang parkir di badan jalan di depan Pasar Mandalika pada Senin 29 April 2024. Penumpukan kendaraan di tengah jalan mengakibatkan kesemrawutan di kawasan tersebut. (Ekbis NTB/cem)

Mataram (Ekbis NTB) – Dinas Perhubungan Kota Mataram perlu mengambil sikap tegas terhadap kendaraan angkutan barang dan penumpang yang parkir sembarangan. Hal ini menyebabkan kawasan di Terminal Mandalika menjadi semrawut.

Pantauan Ekbis NTB, kendaraan angkutan penumpang memilih parkir di sisi kiri dan kanan depan Pasar Mandalika. Kondisi ini memicu kemacetan dan kesemrawutan, karena kendaraan dibiarkan di badan jalan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram, Zulkarwin dikonfirmasi pada Kamis 2 Mei 2024 menerangkan, kesemrawutan angkutan penumpang dan barang di luar Terminal Mandalika akan dikoordinasikan dengan Bidang Angkutan dan Balai Pengelola Angkutan Darat pada Kementerian Perhubungan RI. Saat ini, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) mengharuskan kendaraan atau angkutan penumpang masuk ke dalam terminal. Kebijakan ini berkaitan dengan rencana revitalisasi terminal tipe A tersebut. “Sekarang kita lihat banyak mobil engkel parkir di sana (depan Pasar Mandalika),” terangnya.

Untuk mengarahkan supir angkutan umum perlu sinergitas antara BPTD dan petugas dari Dinas Perhubungan Kota Mataram. Pihaknya akan mencoba melalui kamtibcar, tetapi syaratnya adalah Terminal Mandalika selesai direvitalisasi sehingga seluruh kendaraan penumpang melakukan aktivitas bongkar muat penumpang di sana.

Zulkarwin mengaku, aktivitas kendaraan angkutan umum parkir didepan toko-toko terminal menimbulkan kesemrawutan. “Iya, kita akan bahas di kantor supaya tidak saling lempar tanggungjawab,” jelasnya.

Keengganan sopir angkutan bongkar muat di dalam kawasan Terminal Mandalika belum diketahui secara pasti. Ada kemungkinan lanjutnya, penumpang memilih tidak mau masuk ke dalam terminal sehingga menunggu di luar. Di satu sisi, sopir angkutan menurunkan penumpang di pinggir jalan.

Perihal penumpang enggan masuk ke kawasan terminal karena banyaknya calo, buruh, dan lain sebagainya yang memicu kerawanan atau aksi kriminalitas. Mantan Camat Selaparang ini, tidak berani memastikan. Dugaan itu bisa saja terjadi namun perlu dipastikan kembali dengan berkoordinasi dengan BPTD Kementerian Perhubungan. “Saya ndak berani pastikan karena takut salah-salah nanti,” jawabnya.

Untuk penertiban angkutan umum akan dikomunikasikan dengan bidang angkutan daerah agar menurunkan petugas untuk mengatur kendaraan di luar kawasan terminal. (cem).

Disumbang Kelompok Makanan dan Tembakau

0
Wahyudin (Ekbis NTB/ist)

PADA April 2024 terjadi inflasi di Provinsi NTB sebesar 3,31 persen secara tahunan (y-on-y) dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,80. Angka ini lebih tinggi daripada inflasi tahunan secara nasional di bulan April yang mencapai 3,0 persen.

Inflasi y-on-y di NTB terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks sejumlah kelompok pengeluaran. Misalnya kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 6,90 persen; kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 3,17 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,30persen dan kelompok pengeluaran lainnya.

Kepala BPS Provinsi NTB, Wahyudin saat menyampaikan Berita Resmi Statistik (BRS) di kantornya Kamis 2 Mei 2024 kemarin mengatakan, jika dilihat tingkat inflasi NTB secara bulanan (m-to-m) bulan April 2024 sebesar 0,06 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) di bulan April 2024 sebesar 1,05 persen,

Adapun komoditas yang dominan memberikan andil inflasi y-on-y pada April 2024, antara lain beras, tomat, emas perhiasan, sigaret kretek mesin (SKM), daging ayam ras, telur ayam ras, bahan bakar rumah tangga, cumi-cumi, bawang merah, bawang putih, dan sejumlah komoditas lainnya.

“Kelompok makanan, minuman dan tembakau pada April 2024 memberikan andil atau sumbangan inflasi y-on-y sebesar 2,49 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi y-on-y, yaitu: beras sebesar 0,73 persen, tomat sebesar 0,32 persen, bawang merah 0,09 persen, Cigaret Kretek Mesin (SKM) sebesar 0,17 persen, daging ayam ras dan telur ayam ras masing-masing sebesar 0,12 persen dan lainnya,” kata Wahyudin.

Ia mengatakan, di kelompok pakaian mengalami inflasi y-on-y sebesar 1,49 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 102,78 pada April 2023 menjadi 104,31 pada April 2024. Subkelompok pada kelompok ini mengalami inflasi y-on-y, yaitu: subkelompok pakaian sebesar 1,69 persen dan subkelompok alas kaki sebesar 0,74 persen. Kelompok ini pada April 2024 memberikan andil atau sumbangan inflasi y-on-y sebesar 0,08 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi y-on-y, yaitu seragam sekolah anak sebesar 0,02 persen, baju muslim pria, seragam sekolah pria dan ongkos laundry masing-masing sebesar 0,01 persen.(ris)

Pasca Penetapan Tersangka Dirut PT. GNE, Pemprov NTB Minta Direksi dan Komisaris Tetap Fokus Bekerja

0
Karo Perekonomian NTB, Wirajaya Kusuma(ekbisntb.com/era)

Mataram (Ekbis NTB) – Pasca penetapan tersangka kepada Direktur Utama PT. Gerbang NTB Emas (GNE) SH, dan Direktur PT. Berkat Air Laut (BAL) karena kasus pengeboran air tanpa izin di Gili Trawangan oleh Polda NTB, Pemprov NTB meminta kepada jajaran Direksi dan Komisarir Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini untuk tetap fokus bekerja.

Kepala Biro Perekonomian Setda NTB, H. Wirajaya Kusuma di Mataram, Kamis 2 Mei 2024 menanggapi persoalan ini. Menurutnya, Pemprov NTB belum menerima surat resmi atas penerapan tersangka Dirut PT. GNE, SH yang diketahui saat ini tengah melaksanakan ibadah umrah.

“Biro Ekonomi Kita belum menerima tembusan resmi dan kepada gubernur terkait hal itu (penetapan tersangka) ,” katanya.

Informasi penetapan Dirut PT. GNE justru diketahuinya dari pemberitaan di media. Kendati demikian, Wirajaya meminta kepada jajaran direski dan komisaris PT. GNE untuk tetap bekerja, melaksanakan program-program kerja yang sudah direncanakan.

“Manajemen harus tetap bekerja seperti biasa. Tunjukkan kinerja terbaik. Dan kita jangan sampai terganggu,” demikian Wirajaya.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) NTB, menetapkan Direktur PT Gerbang NTB Emas SH dan Direktur PT Berkat Air Laut (BAL) WJM warga asal negara Swiss sebagai tersangka di kasus pengeboran air tanpa izin di Gili Trawangan. Penetapan kedua tersangka terkait kasus dugaan tindak pidana tertentu (Tipiter) yang diusut tahun 2023 lalu itu terkait pengeboran air tanpa izin di Gili Trawangan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB, Kombes Pol Nasrun Pasaribu, dan Kasubdit IV Tipidter AKBP I Gede Harimbawa menjelaskan, kedua tersangka diduga melakukan perusakan lingkungan di Gili Trawangan dan merugikan negara dari segi lingkungan. Sebab pengeboran air yang dilakukan oleh perusahaan tersebut tanpa izin.

“Ya menyebabkan dampak kepada lingkungan di sekitar (Gili Trawangan). Mereka ini tidak izin melakukan pengeboran air selama bertahun-tahun,” kata Arimbawa.

Dia pun meyakinkan, bahwa berkas milik kedua tersangka sudah dinyatakan lengkap (P21) sekitar bulan April lalu. Sementara untuk penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap 2) direncanakan dilakukan pada pertengahan bulan ini (Mei).

“Tahap kita rencanakan pertengahan bulan Mei, sementara untuk satu orang tersangka WJM terdeteksi berada di Bali,” ucapnya.

Kedua tersangka diduga melanggar pasal 70 huruf D juncto pasal 49 ayat (2) undang-undang RI nomor 6 tahun 2023 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 2 Tahun 2022 tentang cipta kerja dan/atau pasal 68 huruf A dan B serta pasal 69 huruf A dan B, Undang-undang RI Nomor 17 tahun 2019 tentang sumber daya air juncto pasal 56 ke 2 KUHP.

Sementara, Kasi Penerangan Hukum Kejati NTB Efrien Saputera membenarkan ada pelimpahan berkas perkara dua tersangka tersebut.

“Ada memang dan berkasnya sudah P21 (dinyatakan lengkap),” ungkap Efrien.

Dalam hal ini lanjut Efrien penyidik Ditreskrimsus Polda NTB telah melakukan pelimpahan berkas perkara dua tersangka pada 23 Oktober 2023. Namun jaksa peneliti mengembalikan ke penyidik karena masih ada kekurangan.

Penyidik kembali melimpahkan berkas perkara WJM dan SH pada 6 Maret 2024. Setelah diteliti, jaksa menyatakan berkas dua tersangka sudah lengkap. “Untuk tahap dua (pelimpahan tersangka dan barang bukti) kami masih menunggu dari polda,” tandasnya.

Diketahui, PT GNE bekerja sama dengan PT BAL dalam penyediaan air bersih di Gili Trawangan dan Gili Meno. Namun kerja sama tesebut dihentikan Pemprov NTB pada Desember 2022, karena penyediaan air bersih tersebut tersebut berasal dari air tanah.

Dalam perjalanan, pemerintah mempertimbangkan adanya PDAM Amerta Dayan Gunung milik Pemkab Lombok Utara yang mengelola SPAM di kawasan wisata tersebut. PDAM Amerta Dayan Gunung menjalin Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KBPU) dengan PT Tiara Citra Nirwana (TCN) intim mengola air bersih itu pun dilakukan dengan sistem SWRO.

Operasional PT TCN di kawasan wisata itu telah diperkuat dengan adanya penerbitan surat izin dari Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB. (bul/ils)

Presiden Jokowi Panen Raya Jagung di Samota

0
Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo (Ekbis NTB/r)

Sumbawa Besar (ekbisntb.com) – Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo panen raya jagung di kawasan Samota, Kabupaten Sumbawa, Kamis 2 Mei 2024. Panen ini dipandu oleh Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP., yang didampingi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, serta sejumlah pejabat pusat dan daerah.

Dalam kesempatan ini, Presiden Joko Widodo bersama para pejabat daerah dan pusat serta petani setempat secara simbolis memanen jagung sebagai tanda dimulainya panen raya.

Kehadiran Presiden dan pejabat tinggi negara diharapkan dapat memberikan semangat dan dorongan bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian di daerah mereka. (r)

Samsung Solve for Tomorrow Kembali Digelar, Siapkan Inovasimu!

0
Samsung Solve for Tomorrow (SFT)(Ekbis NTB/r)

Jakarta (Ekbis NTB) – Samsung Solve for Tomorrow (SFT) kembali digelar tahun 2024, ini adalah program pembelajaran dan kompetisi Science, Technology, Engineering and Math (STEM) bagi talenta-talenta muda AI yang ingin mewujudkan imajinasi solusi nyata dan inovatif untuk memecahkan masalah masyarakat.
Tahun 2024, program ini turut dibuka untuk kalangan mahasiswa (D3, D4 dan S1) untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat, selain juga dibuka untuk siswa Sekolah Menengah Atas dan sederajat (SMA, SMK dan MA).
“Setelah sukses pada tahun lalu, kami memperluas jangkauan peserta program SFT tahun 2024 untuk para mahasiswa tingkat D3, D4 dan S1 atas dasar visi kami untuk terus memupuk dan mencetak talenta-talenta digital muda Indonesia. Terlebih dengan adanya agenda Indonesia Emas 2045, kami ingin mengambil bagian dalam membangun generasi muda yang mampu menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat di sekitar mereka,” ujar Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia.

Tahun 2023 lalu, pertama kali program ini diluncurkan diikuti oleh 309 tim yang terdiri dari 1.087 peserta dari Sekolah Menengah Atas dan sederajat (SMA, SMK, dan MA). Atas kesuksesannya, program Samsung SFT 2023 telah berhasil menerima pengakuan berupa penghargaan Platinum Award untuk kategori the Best in Provision of Literacy and Education Award di ajang The 16th Annual Global CSR & ESG Summit and Awards™ 2024 pada 25 April 2024 yang diselenggarakan di Hanoi, Vietnam.
Qalam Malaq merupakan satu-satunya tim perempuan yang menjadi satu dari tiga pemenang SFT 2023 lalu. Tim unggulan dari SMAN 78 Jakarta ini mendesain inovasi pembersih kualitas udara dan mengurangi polusi menggunakan MALAQ (MicroALgae AQuarium). Saat ini solusi mereka sudah digunakan di salah satu hotel bintang 5 di Jakarta dan akan dikembangkan lebih lanjut.
“Salah satu keseruan di Samsung Solve For Tomorrow adalah kita bisa dapat banyak kenalan dari berbagai macam daerah dan membangun koneksi dengan tim lain. Malah sampai diajak untuk kerja sama dan jadi volunteer. Dari kegiatan ini, saya menjadi lebih aware dengan lingkungan sekitar, dari sana bisa mendapatkan ide-ide menarik untuk menyelesaikan masalahnya dan berani challenge yourself,” kata Michelina Maureen Rahardjo, anggota tim Qalam Malaq.
Para peserta lainnya, setelah Samsung SFT selesai, kini sedang mengembangkan prototipe inovasi mereka supaya bisa digunakan lebih luas. Tim dari SMA Negeri 16 Surabaya misalnya mengembangkan superapps Tresurian yang dilengkapi dengan AI untuk pengelolaan sampah secara berkelanjutan. “Kami sedang menyusun rencana bisnis yang lebih matang dan mengembangkan Tresurian. Kami juga sedang merancang prototipe perangkat pendukung yang menggunakan teknologi robotika dan static,” kata M. Ardiansyah dari SMA Negeri 16 Surabaya.
Tim dari SMA Negeri Sumatera Selatan merancang Wapetsu (Water pH and Turbidity Communicator using bot Telegram to Simplify Society Accessing and Controlling Raw Water Supply), sebuah sistem pemantau pH dan kekeruhan air yang terintegrasi dengan bot Telegram untuk memudahkan masyarakat memantau kualitas air yang mereka gunakan. Proyek ini masih berlanjut meski belum bisa diproduksi secara massal dan kami terus berbagi informasi tentang air di Indonesia melalui media sosial.
Tahun ini, Samsung SFT akan kembali fokus pada tema Education & Learning di mana peserta akan menggunakan STEM untuk menciptakan inovasi, aplikasi teknologi kreatif, serta cara-cara baru yang lebih menarik untuk belajar dan meraih masa depan lebih baik; Environment & Sustainability untuk menghasilkan solusi yang dapat meminimalkan masalah-masalah lingkungan dan perubahan iklim serta dampaknya; serta tema baru Health & Wellness untuk meningkatkan gaya hidup sehat dan sejahtera bagi semua orang.

Sebagai kontribusi Samsung untuk peningkatan kualitas pendidikan, khususnya sains, Samsung mengundang seluruh siswa sekolah menengah atas (SMA, SMK, dan MA) dan mahasiswa (D3, D4 dan S1) untuk berpartisipasi di kompetisi tersebut. Di era mobile AI semakin maju, para peserta Samsung SFT akan diberdayakan dengan pembelajaran mengenai AI dan Design Thinking yang tidak hanya bermanfaat untuk merancang inovasi yang dibutuhkan, tetapi juga akan menjadi bekal keterampilan yang penting untuk meraih masa depan lebih baik di era digital.
Pentingnya keterampilan AI dilandasi studi yang mendapati bahwa teknologi ini akan terus memacu produktivitas di dunia usaha. AI dipercaya dapat mengurangi beban kerja, berkontribusi dalam pengambilan keputusan, membantu pekerjaan administratif, analitik, dan kreatif. Dengan besarnya potensi AI, dunia usaha perlu fokus mempersiapkan talenta AI untuk mencapai aspirasi masa depan yang lebih cerah.

Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia, menambahkan Samsung Solve for Tomorrow 2024 adalah wujud komitmen Samsung untuk meningkatkan literasi dan melahirkan talenta-talenta yang semakin dibutuhkan dalam meraih potensi AI bagi kehidupan. “Program ini akan menjadi wadah bagi para inovator muda untuk membebaskan imajinasi mereka dalam berinovasi menciptakan solusi yang dapat memecahkan berbagai persoalan nyata di masyarakat. Mereka akan dibekali keterampilan-keterampilan kehidupan yang penting, yang pastinya akan sangat berharga untuk pengembangan diri dan meraih masa depan lebih baik.”

SFT 2024 akan berlangsung selama kurang lebih lima bulan dalam tiga fase kompetisi; preliminary, semi-final, dan final. Selain keterampilan teknis, para peserta akan mendapatkan pelatihan komprehensif dalam soft skill yang penting seperti kerja sama tim, berpikir kritis, kreatif, kolaborasi dan komunikasi melalui Design Thinking Workshop dan sesi mentoring bersama pakar dari Samsung dan mitra program. Tahun ini, Samsung SFT menawarkan perpaduan unik antara pembelajaran teori dan aplikasi praktis. Para kontestan akan memiliki kesempatan untuk menerapkan pengetahuan mereka dalam skenario dunia nyata, mendorong mereka untuk berpikir di luar kebiasaan dan mengembangkan solusi yang inovatif untuk berbagai masalah sosial di sekitar mereka.

Sebagai project-based learning, para peserta akan mendapatkan pengalaman nyata dalam pengembangan solusi digital, yang sangat dicari di industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Mereka diminta untuk menyiapkan makalah konsep pada saat pendaftaran. Serta memberikan video pitch dan prototipe proyek pada saat semifinal.

“Teman-teman, jangan ragu mengambil peluang dan berani menghadapi setiap tantangan. Setiap pengalaman yang kalian dapatkan akan membawa kalian lebih dekat menuju kesuksesan. Jadilah penjelajah yang berani dan manfaatkan sepenuhnya setiap momen dalam perjalanan ini untuk tumbuh dan berkembang,” pesan Dzakiyah dari SMA Negeri Sumatera Selatan.

Pendaftaran program ini mulai dapat dilakukan pada bulan Mei 2024, dengan mengunjungi website program Solve for Tomorrow yang segera akan diluncurkan.
Lebih lanjut mengenai Corporate Social Responsibility Samsung, bisa dilihat di http://csr.samsung.com atau dapat mengunjungi news.samsung.com/id.(r)

Artikel lainnya….

Pasca Penetapan Tersangka Dirut PT. GNE, Pemprov NTB Minta Direksi dan Komisaris Tetap Fokus Bekerja

Presiden Jokowi Panen Raya Jagung di Samota

Samsung Solve for Tomorrow Kembali Digelar, Siapkan Inovasimu!

Impor Beras dari Vietnam dan Thailand Distop Masuk NTB

0
Foto : Raden Guna Dharma (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Perum Bulog NTB menghentikan beras luar negeri (impor) impor masuk NTB. Setelah kegiatan panen terus berlangsung.
Pimpinan Wilayah Perum Bulog NTB, Raden Guna Dharma di ruang kerjanya, Kamis 2 Mei 2024 menyampaikan hal ini.
“Terakhir sudah di stop, yang terakhir masuk 6.600 ton. Total beras impor yang masuk ke NTB sekitar 10 ribuan ton dari Thailand dan Vietnam,” ujarnya.
Sebelumnya, Bulog NTB mengusulkan untuk mendatangkan beras dari luar negeri langsung. Untuk memenuhi kebutuhan Bantuan Pangan (Bapang) dan kebutuhan dalam daerah. impor menjadi pilihan ditengah terbatasnya cadangan beras tahun 2023 lalu karena pengaruh iklim ekstrem terhadap produksi padi.
Menurut Awang, panggilan akrabnya, saat ini ketersedian beras di NTB saat ini terbilang aman, ditambah ada kebijakan dari pemerintah provinsi larangan untuk mengirim gabah keluar NTB. Hal tersebut cukup mempengaruhi, sehingga stok beras dalam daerah mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Sekarang cadangan kita bisa cukup hingga tujuh bulan kedepan,” kata Awang.
Setelah dihentikannya impor beras, Bulog NTB terus memperkuat serapan dalam negeri. Apalagi sudah musim panen di beberapa daerah di NTB, maka serapan Bulog akan semakin meningkat. Saat ini Bulog NTB menerima 1.200 ton perhari. Jika ketersediaan beras/gabah konsiten di petani, maka target serapan sebanyak 60an ribu ton tahun ini bisa terpenuhi, bahkan terlampaui hingga 100 ribu ton.
Bulog juga sudah melakukan pembelian beras dengan harga fleksibilitas terbaru yang ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional. Sebagaimana tertuang dalam keputusan baru Kepala Badan Pangan Nasional, fleksibilitas harga pembelian diatur, Gabah Kering Panen (GKP) di Petani dari harga Rp5.000/Kg naik menjadi Rp6.000/Kg.
Gabah Kering Giling (GKG) di Gudang Bulog Rp6.300/Kg, naik menjadi Rp7.400/Kg. dan beras di Gudang Bulog dari Rp9.950/Kg, naik menjadi Rp11.000/Kg.
“Kendati pemerintah menaikkan standar harga pembelian gabah dan beras, tidak mengurangi komitmen untuk menyerap gabah dan beras sebesar-besarnya di NTB. Bahkan kita membeli diatas HPP,” katanya.
“Bulog juga membeli beras untuk semua kualitas. Mau broken 35 persen berasnya kita terima. Tapi harganya disesuaikan. Nanti kita yang proses lagi menggunakan mesin termodern kita. Tidak usah khawatir, Petani jual saja berasnya ke Bulog,” imbuhnya.
Bulog bahkan saat ini mempertimbangkan untuk mengirim beras ke luar. Karena terbatasnya gudang penyimpanan Bulog.
“Kita sudah fikirkan untuk kirim ke luar. Karena selain beras, kita juga diminta menyerap jagung. Gudang kita digunakan untuk menyimpan beras dan jagung. Dan harus pisah-pisah gudangnya, beras dan jagung. Karena treatment-nya berbeda-beda di gudang,” demikian Awang.(bul)

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Tiu Suntuk Sumbawa Barat

0
Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Tiu Suntuk di Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat, NTB Kamis 2 Mei 2024 (Ekbis NTB/bul)

Taliwang (Ekbis NTB) – Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, dan Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi meresmikan Bendungan Tiu Suntuk di Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat, NTB Kamis 2 Mei 2024.

Presiden Jokowi mengatakan perubahan iklim menyebabkan air menjadi kunci bagi kehidupan ke depan, utamanya di NTB baik untuk pertanian maupun air baku. Oleh sebab itu, pemerintah dalam 10 tahun ini telah membangun 6 bendungan di NTB.

“Bendungan Tiu Suntuk ini menjadi salah satu bendungan besar di NTB yang menghabiskan anggaran Rp1,4 triliun. Kapasitasnya 60,8 juta m3 dan manfaatnya untuk irigasi 1.900 Ha dan air baku 68 liter/detik serta bisa mereduksi banjir di sekitar Sumbawa Barat,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Tiu Suntuk di Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat, NTB Kamis 2 Mei 2024 (Ekbis NTB/bul)

Sementara itu, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Bob Arthur Lombogia mengatakan Bendungan Tiu Suntuk akan melayani irigasi pada D.I Tiu Suntuk seluas 530 Ha dan menambah suplai irigasi eksisting di D.I Kalimantong I seluas 1.370 Ha yang mencakup wilayah Kecamatan Taliwang dan Kecamatan Brang Ene.

“Bendungan ini nantinya juga berpotensi menyuplai air irigasi D.I Lang Desa di Kecamatan Jereweh seluas 2.100 Ha, sehingga total potensi suplai air irigasi dari Bendungan Tiu Suntuk bisa mencapai 4.000 Ha. Suplai air irigasi ini akan meningkatkan indeks pertanaman menjadi 300% sehingga para petani bisa panen 3 kali dalam setahun,” ujar Bob.

Selain itu, bendungan dengan luas genangan 321,52 Ha ini juga memiliki potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) sebesar 0,8 MW dan reduksi banjir sebesar 439 m3/detik atau seluas 489 Ha khususnya di Kecamatan Taliwang yang merupakan daerah rawan banjir. Bendungan ini juga berpotensi sebagai tempat konservasi, tempat pariwisata, dan perikanan darat.
Pembangunan Bendungan Tiu Suntuk dilaksanakan pada tahun 2020-2023. Pekerjaan konstruksinya dilakukan dalam dua paket dimana Paket I dilaksanakan oleh PT Nindya Karya dan PT Bahagia Bangun Nusa (KSO), sedangkan Paket II oleh PT PP-Marfri (KSO).

Mustamirin, salah satu petani di Kecamatan Brang Ene, berharap dengan adanya Bendungan Tiu Suntuk dapat membantu meningkatkan hasil panen sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Sumbawa Barat.

“Bendungan Tiu Suntuk ini memang sangat dinantikan oleh warga dan petani yang ada di Kecamatan Brang Ene ini. Dengan adanya bendungan ini, yang sebelumnya dua kali panen dalam setahun mungkin bisa jadi tiga kali dan hasilnya lebih baik lagi. Terima kasih kami ucapkan kepada Kementerian PUPR yang telah membangun Bendungan Tiu Suntuk,” ujarnya.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Bob Arthur Lombogia, Direktur Bendungan dan Danau Adenan Rasyid, dan Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I, Tampang. (bul)

Presiden Joko Widodo Beri Bantuan kepada Pedagang Pasar Tradisional Seketeng

0
Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Pasar Tradisional Seketeng Sumbawa, Kamis, 2 Mei 2024 (Ekbis NTB/r)

Sumbawa Besar (ekbisntb.com) – Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Pasar Tradisional Seketeng Sumbawa, Kamis, 2 Mei 2024 hari ini. Didampingi Pj Gubernur NTB, Drs.H.Lalu Gita Ariadi, M,Si, kunjungan tersebut bertujuan untuk memberikan dukungan langsung kepada pedagang pasar dalam bentuk Bantuan Modal Kerja (BMK) dan Bantuan Langsung Tunai.

Dalam acara tersebut, Presiden Joko Widodo didampingi juga oleh Menteri Sekretaris Negara/Kabinet dan sejumlah pejabat tinggi lainnya termasuk Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa. Kunjungan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memberikan bantuan kepada sektor ekonomi mikro, terutama pedagang-pedagang di pasar tradisional yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.

Bantuan yang diberikan dalam bentuk Bantuan Modal Kerja (BMK) dan Bantuan Langsung Tunai diharapkan dapat membantu para pedagang untuk memperkuat usaha mereka dan meningkatkan pendapatan. Selain itu, kunjungan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

Para pedagang di Pasar Tradisional Seketeng merespon kunjungan Presiden dengan antusias, menyambut bantuan yang diberikan sebagai dorongan besar bagi usaha mereka. Mereka mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh pemerintah, dan berharap agar bantuan tersebut dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan usaha mereka di masa mendatang.

Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Pasar Tradisional Seketeng Sumbawa, NTB, tidak hanya memberikan bantuan material, tetapi juga menjadi simbol komitmen pemerintah untuk terus mendukung pengembangan ekonomi rakyat serta memperkuat kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah dalam memajukan kesejahteraan masyarakat Indonesia. (r)