Sunday, April 12, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 725

Kadiskominfotik Paparkan Progres Digitalisasi Layanan Kesehatan di NTB

0
Keterangan foto: PAPARKAN: Kadiskominfotik NTB, Najamuddin Amy, memaparkan  Progres Digitalisasi Layanan Kesehatan di NTB dihadapan Tim Sekretariat Kabinet yang berlangsung di Kantor BPS Provinsi NTB, Kamis 6 Juni 2024. (ekbisntb.com/ist)

Mataram (ekbisntb.com)-Kadiskominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., MM memaparkan  Progres Digitalisasi Layanan Kesehatan di NTB dihadapan Tim Sekretariat Kabinet yang berlangsung di Kantor BPS Provinsi NTB, Kamis 6 Juni 2024.

Najam menjelaskan bahwa digitalisasi layanan kesehatan di NTB sudah tersedia di portal NTB Satu Data. “Apa yang diinput di satu sehat itu sudah diinput di NTB Satu Data. Alhamdulilah sampai sekarang progres percepatan pengumpulan data tahun 2023 – sampai dengan bulan Juni 2024 persentase data sektoral sebanyak 86,5 persen,’’ jelasnya.

Progres kunjungan portal NTB Satu Data dari tahu 2020 sebanyak 242.313 kunjungan hingga tahun 2023 kunjungan Portal NTB Satu Data sebanyak 1.749.285 kunjungan.

“NTB Satu Data merupakan portal open source yang dikawal oleh Dinas Kominfotik NTB yang sudah berjalan sejak tahun 2019,” jelasnya.

Capain NTB Satu Data pada tahun 2023, diantaranya Top 10 Nasional pada Hasil Assesment SDI, meraih poin penuh pada Innovative Government Awards 2023, menjadi salah satu inovasi Pemprov NTB dalam Open Government Partnership (OGP), membentuk Tim Penilai Internal EPSS secara resmi dan Top 5 Nasional pada Penilaian EPSS 2023.

“Dengan jumlah 1.200 datasheet yang sudah kami bagi pakaikan,  itu juga hasil dari validasi data dan forum data yang terus dibantu oleh BPS NTB, salah satunya terkait dengan kesehatan dan pendidikan,” ungkapnya.

Edwin J.H. Wuisang selaku Asisten Deputi Bidang Pertahanan, Keamanan, Komunikasi, dan Informatika Sekretariat Kabinet RI  mengatakan bahwa penanganan stunting di NTB sudah sangat signifikan, salah satunya dengan adanya portal NTB Satu Data.

“Kolaborasi ini terkait untuk menyukseskan program pemerintah  untuk memenuhi kelangsungan hidup masyarakat Indonesia, ‘’ ujarnya. (r)

Disdag Mataram turun ke SPBE pastikan takaran elpiji 3 kilogram

0
Foto : Sri Wahyunida. (ekbisntb.com/dok)

Mataram (ekbisntb.com) – Dinas Perdagangan Kota Mataram, turun ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) untuk memastikan isi elpiji 3 kilogram sesuai dengan takaran yang ditetapkan.

“Kami turun bersama tim dari Bidang Metrologi, guna memastikan takaran isi elpiji 3 kilogram dari SPBE sesuai,” kata Kepala Bidang Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram Sri Wahyunida di Mataram, Kamis 6 Juni 2024.

Hal itu dilakukan karena adanya temuan di luar daerah terhadap elpiji 3 kilogram yang isinya kurang dari takaran yang ditetapkan. Dalam satu tabung kekurangan takaran, dengan volume elpiji 3 kilogram sekitar 2,2 kilogram hingga 2,7 kilogram.

Karena itu, dalam kegiatan turun ke SPBE tim Disdag Kota Mataram bersama Metrologi mengambil 50 sampel elpiji 3 kilogram untuk ditimbang dan diuji takaran oleh tim Metrologi.

Dari 50 sampel tersebut, kekurangan volume takaran elpiji 3 kilogram hanya terjadi sekitar 0,001 saja. Artinya, kata Sri, volume elpiji 3 kilogram yang beredar di Kota Mataram sudah sesuai dengan takaran.

“Kekurangan volume takaran elpiji 3 kilogram yang kita temukan hanya 0,001 atau masih ambang batas toleransi. Jadi InsyaAllah, isi elpiji 3 kilogram yang beredar di Mataram, sesuai takaran,” katanya.

Namun demikian, lanjutnya, untuk memastikan apakah takaran elpiji 3 kilogram yang sudah sesuai dari SPBE tersebut juga sesuai diterima oleh agen dan pangkalan.

Karena itu, untuk memastikan hal tersebut sekaligus antisipasi peredaran elpiji 3 kilogram oplosan, pihaknya kembali akan menjadwalkan untuk turun melakukan pengecekan ke tingkat agen dan pangkalan agar tidak merugikan konsumen.

“Kami sudah melakukan pendataan terhadap agen dan pangkalan yang akan kita ambil sebagai sampel untuk pengecekan takaran volume elpiji,” katanya.

Di sisi lain, Sri juga meminta partisipasi konsumen agar melapor langsung ke Disdag apabila mencurigai isi elpiji 3 kilogram yang digunakan kurang dari takaran. ” Laporan konsumen akan kita jadikan acuan untuk ditindaklanjuti,” katanya.

Sementara menyinggung tentang kekurangan takaran akibat kebocoran, menurutnya, kemungkinannya sangat kecil, sebab dari hasil turun ke SPBE, SPBE terlebih dahulu melakukan pengujian dengan memasukkan tabung elpiji 3 kilogram yang sudah diisi gas penuh ke dalam air untuk memastikan apakah tabung tersebut bocor atau tidak.

“Jadi kekurangan takaran elpiji 3 kilogram karena kebocoran sangat kecil,” katanya menambahkan. (ant)

Targetkan Turun 1,67 persen, Ratusan Miliar Dialokasikan Pemkab Lobar Tangani Kemiskinan

0
kepala Bappeda Lobar H Akhmad Saikhu (ekbisntb.com/her)

Giri Menang (ekbisntb.com)-Pemkab Lombok Barat menargetkan penurunan kemiskinan tahun ini pada angka 1, 67 persen. Sehingga dari total 102,71 ribu jiwa atau 13,67 persen Penduduk yang masih miskin bisa dikurangi menjadi di bawah 100 ribu jiwa. Untuk penanganan kemiskinan ini, pihak Pemkab mengalokasikan anggaran ratusan miliar tersebar di pada OPD yang menangani persoalan kemiskinan tersebut.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lobar H Akhmad Saikhu mengatakan anggaran untuk penanganan kemiskinan tahun ini lumayan besar. Angkanya dipekrirakan mencapai Rp144-146 miliar lebih. “Itu dari APBD,”ujarnya. Dengan anggaran itu, Pemkab menarget penurunan kemiskinan hingga 12 persen, artinya yang harus diturunkan 1,67 persen tahun ini dari angka 13,67 persen.

warga miskin di wilayah Sekotong diberikan bantuan (ekbisntb/her)

Target penurunan kemiskinan ini sudah ditetapkan Pemkab di tahun 2024.  Sebelumnya Pemkab mampu menekan kemiskinan hingga 99.000 jiwa atau 13,39 persen namun naik lagi menjadi 13,67 persen pada tahun 2023. Pemkab pun berupaya mencapai target penurunan kemiskinan yang telah ditetapkan di awal. Kalau melihat angka 1,67 persen ini, warga miskin yang harus dientaskan di atas 3000 jiwa, agar jumlahnya kembali di bawah 100 ribu jiwa. Seperti capaian tahun 2022.

Peningkatan kemiskinan ini, selain dampak inflasi. Juga dipicu standar garis kemiskinan naik. Sebelumnya garis kemiskinan tahun 2022 Rp503 ribu per bulan per kapita, kalau dibagi per hari menjadi Rp16 ribu lebih per hari. Naik menjadi Rp568 ribu, sehingga per hari menjadi 18.200. “Garis kemiskinan naik, menyebabkan warga yang penghasilan 17 per hari, masuk miskin,”ujarnya. Dan garis kemiskinan ini berbeda-beda masing-masing daerah. Kenaikan garis kemiskinan ini kebijakan BPS.

Strategi yang dilakukan dalam penurunan kemiskinan ini jelasnya, ada tiga langkah yang dilakukan Pemkab. Yakni mengurangi beban masyarakat melalui bantuan langsung. Kedua, pemberdayaan masyakarat seperti pembinaan dan bantuan ke kelompok. Bicara jangka panjang, Pemkab lebih fokus pada pemberdayaan ini. Karena efeknya lebih besar baik terhadap perekonomian, pengurangan pengangguran, dan lainnya. Kemudian ketiga, sinergitas program antar OPD. Sejauh ini sinergi sudah berjalan, namun perlu ditingkatkan.

Yang perlu lebih ditingkatkan lanjut dia , peran serta semua pihak. Terutama para perusahaan, pengusaha agar mengarahkan program dan CSR untuk membantu penanganan kemiskinan. Sebab dalam penanganan kemiskinan ini tidak bisa hanya dilakukan Pemkab, namun butuh sinergi semua pihak. (Her)

Promo JNE-Jaleela Kolaborasi, Beri Diskon Ongkir 50 Persen untuk Pengirim dari Mataram

0
Salah satu pelanggan Jaleela transaksi dengan promo diskon ongkir 50% di sales counter Kantor Cabang Utama JNE Mataram Jl. Amir Hamzah No. 102 Karang Sukun Mataram (ekbisntb/rls)

Mataram (ekbisntb.com)-JNE bekerjasama dengan Jaleela hadir memberikan promo menarik selama bulan Juni 2024. Promo ini berupa potongan ongkos kirim sebesar 50% bagi setiap pelanggan Jaleela yang melakukan transaksi pada periode 1-30 Juni 2024. Promo ini berlaku untuk setiap transaksi melalui webstore @jaleela.id dengan layanan Reguler.

Di bulan Juni ini, JNE berkolaborasi dengan brand Jaleela mempersembahkan promo ongkos kirim khusus bagi para pecinta produk kebaya Jaleela. Promo ini berlaku untuk pengiriman dari Kota Mataram ke seluruh Nusa Tenggara Barat, Denpasar dan seluruh pulau Jawa.

Menurut Misti Lulu Indrayani, Kepala Cabang JNE Mataram, dengan promo ini para customer dapat memesan dan mengirim produk Jaleela dengan lebih hemat dan efisien dengan kualitas pelayanan yang sama dengan tarif normal.
“Ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi kami dengan local brand persembahan bagi pelanggan” tambah Misti.

Jaleela adalah brand kebaya asal Mataram yang memiliki rumah produksi di Jl. Adi Sucipto No.75, Dayan Peken, Ampenan, Kota Mataram. Tepatnya di Komplek gedung Ballroom Al-Ihsan.

Selain melayani pasar dalam negeri ternyata Jaleela juga merambah pasar luar negeri diantaranya Malaysia dan Singapura.

Sudah 1.400 jenis produk kebaya Jaleela yang dibuat. Modelnya rata-rata fashionable, kekinian. Segmen pasarnya premium. Harga untuk atasan antara Rp700 ribu hingga Rp900 ribu/pcs. Untuk bawahannya Rp195.000/pcs. Komplit untuk atasan dan bawahan Rp1 jutaan.

“Kami melihat permintaan kebaya cukup tinggi dari masa ke masa, peluang ini yang kami garap dan dengan adanya promo ongkos kirim sebesar 50% ini harapannya dapat dimanfaatkan para pelanggan selama transaksi di bulan Juni” ujar Ilfan Owner dari Jaleela Group.(rls)

Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran Minta Menparekraf Atensi Kriris Air Bersih di Gili Tramena

0
Foto : Taufan Rahmadi (ekbisntb.com/bul)

Mataram (ekbisntb.com)-Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran Bidang Parekraf, Taufan Rahmadi meminta semua pihak mengatensi persoalan krisis air bersih di Kawasan Pariwisata Strategis Nasional (KSPN) Trawangan, Meno, dan Air (Tramena) di Kabupaten Lombok Utara.

Menurutnya, setelah mendapatkan begitu banyak laporan dari pelaku pariwisata di Gili terkait hal ini, ditindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan para pihak mulai dari pusat hingga daerah.

“Kami sangat prihatin dengan krisis air bersih yang sedang melanda Gili. Situasi ini tidak hanya berdampak pada kehidupan sehari-hari masyarakat setempat, tetapi juga pada sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah tersebut,” ujarnya.

Untuk itu, diharapkan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk segera duduk bersama dengan para stakeholder pariwisata di Gili guna mencari solusi cepat untuk mengatasi masalah ini.

“Kami juga meminta pihak Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) untuk segera turun tangan dan mendorong para pemegang kebijakan di daerah, baik di Kabupaten Lombok Utara maupun di Provinsi NTB, untuk mengatasi persoalan ini dengan tuntas,” tambahnya.

Sebagai usulan quick win, disarankan beberapa langkah konkret yang dapat segera dilakukan, antara lain, Menyediakan tangki-tangki air darurat di berbagai titik di Gili untuk memastikan pasokan air bersih sementara bagi penduduk dan wisatawan.

Memastikan infrastruktur pengelolaan air yang ada diperbaiki dan dirawat dengan baik, serta mempercepat pembangunan infrastruktur baru yang lebih efisien. Mengajak sektor swasta yang bergerak di bidang teknologi air bersih untuk berkolaborasi dalam menyediakan solusi inovatif, seperti pemasangan instalasi desalinasi air laut.

Mengadakan kampanye edukasi tentang penghematan air kepada masyarakat dan pelaku usaha pariwisata di Gili untuk memastikan penggunaan air yang bijak dan berkelanjutan.

“Kita harus bertindak cepat dan tepat untuk mengatasi krisis ini agar tidak semakin parah dan mengganggu perekonomian serta kehidupan masyarakat di Gili. Mari kita bersama-sama menemukan solusi yang terbaik demi kebaikan semua pihak,” tandas Founder Indonesia Tourism Strategist ini.

Diketahui, masalah krisis air bersih ini bermula sejak PT. BAL, perusahaan yang bekerja sama dengan PT. GNE, berhenti beroperasi akibat kasus hukum yang saat ini ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat).

Akibatnya, distribusi air bersih yang sebelumnya diproduksi oleh perusahaan tersebut terhenti, menyebabkan kawasan wisata strategis nasiomal di Lombok Utara ini tidak lagi bisa memenuhi kebutuhan air bersih dalam beberapa minggu terakhir.(bul)

Pemdes Tatar Kembangkan Budidaya Ikan Kolam Terpal

0
LEPAS BIBIT - Kepala Dinas Perikanan KSB, Noto Karyono secara sombolis melepaskan bibit ikan nila di kolam terpal Pemdes Tatar.(ekbisntb.com/ist)

Taliwang (ekbisntb.com) – Langkah Pemerintah Desa (Pemdes) Tatar patut diacungi jempol. Salah satu desa di kecamatan Sekongkang ini menggagas program budidaya ikan kolam terpal dengan melibatkan warganya.

Dalam menjalankan program budidaya ikan air tawar itu, Pemdes Tatar memanfaatkan anggaran desanya. Terdapat 10 kolam terpal berdiamter 3 meter kemudian dibangun, dimana pada tiap kolam sebanyak 1.000 bibit ikan nila disediakan untuk kemudian dipelihara oleh warganya. “Kami pakai APBDes. Kegiatan ini jadi salah satu program pemberdayaan masyarakat kami,” kata Kades Tataer, M. Yusuf saat acara pelepasan bibit, Kamis 6 Juni 2024.

Yusuf menjelaskan, ide program budidaya ikan kolam terpal itu sebenarnya muncul untuk menjawab persoalan kebutuhan warga. Selama ini warga desa Tatar terbatas dalam mendapatkan sumber pangan hewani terutama jenis ikan. “Ini untuk kebutuhan masyarakat kita saja kurang. Jadi produksinya nanti kita benar-benar fokuskan untuk pemenuhan konsumsi warga saja,” paparnya.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat, Noto Karyono mengapresiasi langkah Pemdes Tatar itu. Menurutnya, apa yang dilaksanakan pihak desa dalam mengelola program pemberdayaannya sangat brilian. Sebab selain menjawab kebutuhan warga pada sisi lainnya juga mampu mengerahkan perekonomian warganya. “Yang hebat ini kolamnya juga disisipi dengan tanaman pangan lainnya. Memakai air limbah kolam untuk menyiram tanaman sayuran di sekitar kolam,” paparnya.

Dijelaskan Noto, pola budidaya ikan terpal yang dikelola Pemdes Tatar ini sudah sangat baik. Bahkan tidak lagi pada tataran budidaya hobi namun telah mengarah pada bisnis budidaya. “Dan prospeknya bagus karena pasarnya adalah warga desa,” sebutnya.

Selain desa Tatar, Noto selanjutnya menyampaikan, ada beberapa desa lain yang sudah memulai program budidaya ikan kolam terpal ini. Desa-desa itu diantaranya desa Kemuning dan Sekongkang Atas di kecamatan Sekongkang dan desa Batu Putih di kecamatan Maluk. “Jadi apa yang dilaksanakan oleh empat desa ini menurut kami sangat luar biasa,” kata mantan Kabag Pemerintahan Setda KSB ini.

Noto selanjutnya menyampaikan, pihaknya mendukung dan akan mendorong desa-desa lainnya melaksanakan program yang sama. Bahkan ia membayangkan ke depan KSB swasembada ikan air tawar lewat program tersebut. “Dengan memakai kolam terpal semua desa bisa menjalankan kegiatan budidaya ikan ini. Dan kami dari dinas siap mensupport dalam bentuk program pengembangan dan pendampingannya,” tukasnya. (bug)

Meta: Aplikasi Pesan Instan Efektif Untuk Jangkau Pelanggan

0
Aplikasi pesan isntan meta (ekbisntb.com/ist)

Jakarta (ekbisntb.com)-Raksasa teknologi Meta menilai kanal yang lebih privat untuk berkomunikasi dengan konsumen membantu bisnis dalam menjangkau pelanggan mereka secara efektif.

“Jika dilihat dari perspektif bisnis, mereka ingin menemui pelanggan mereka di mana pun berada,” kata Wakil Direktur Perpesanan Bisnis Meta Nikila Srinivasan, dalam konferensi video bersama jurnalis menjelang konferensi tahunan Conversations, di Jakarta, Rabu 5 Juni 2024.

Keberadaan di dunia maya saat ini menjadi penting bagi pelaku bisnis, termasuk usaha kecil dan menengah (UKM), untuk menumbuhkan kepercayaan konsumen. Dari berbagai cara yang saat ini tersedia untuk berhubungan dengan bisnis, aplikasi pesan instan, misalnya WhatsApp Business, adalah cara yang efektif untuk berkomunikasi dengan pelanggan terutama di negara-negara yang menggunakan aplikasi pesan instan untuk komunikasi sehari-hari.

“Rasanya lebih intuitif menggunakan aplikasi, platform, yang kita gunakan sehari-hari, khususnya untuk UKM,” kata Nikila.

Memiliki percakapan secara perorangan, kata Nikila, adalah cara yang baik bagi bisnis untuk mengenali dan membangun hubungan dengan pelanggan mereka.

“Ini adalah cara yang efektif karena konsumen yang ingin dihubungi aktif di WhatsApp setiap hari,” kata dia.

Data Meta untuk Indonesia menunjukkan tujuh dari 10 orang lebih menyukai mengirim pesan kepada bisnis dibandingkan mengontak melalui email. Hampir 9 dari 10 orang Indonesia mengirim pesan kepada sebuah bisnis setidaknya seminggu sekali.

Secara global, aplikasi WhatsApp Business digunakan lebih dari 200 juta pengguna. (Ant)

Kemenhub Kirim KN Trisula Wakili Indonesia di Ajang Marpolex Filipina

0
Kapal Patroli KN Trisula P-111 (ekbisntb.com/ist)

Jakarta (ekbisntb.com)-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengirim Kapal Patroli KN Trisula P-111 untuk mewakili Indonesia dalam ajang Regional Marine Pollution Exercise (Marpolex) yang akan diadakan pada 24-29 Juni 2024, di Bacolod City, Filipina.

“KN Trisula P-111 merupakan satu-satunya kapal patroli KPLP yang ditugaskan untuk mengikuti latihan ini, dan telah melaksanakan simulasi serta latihan penggelaran peralatan sejak hari Selasa lalu (,” kata Direktur Jenderal Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Jon Kenedi dalam keterangan di Jakarta, Kamis 6 Juni 2024.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub telah menggelar Apel Pelepasan Kapal Patroli KPLP KN Trisula untuk mengikuti latihan Regional Marpolex 2024 di Filipina.

“Latihan ini merupakan upaya penting dalam penanggulangan tumpahan minyak dan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Filipina, dan Japan Coast Guard,” ujar Jon.

Jon menyampaikan, komitmen dan persiapan yang matang telah dilakukan untuk keikutsertaan dalam latihan dalam ajang tersebut.

Dia juga menegaskan pentingnya kesiapan mental dan fisik para kru dalam menghadapi latihan yang akan menguji kemampuan mereka secara komprehensif.

Menurutnya, latihan ini penting untuk memastikan kesiapan kapal dan kru dalam menghadapi berbagai situasi darurat di laut, khususnya dalam penanggulangan tumpahan minyak.

Sebelum berangkat, Komandan dan seluruh awak kapal KN Trisula mendapat pesan dan doa khusus selama perjalanan untuk kesuksesan dan keselamatan seluruh delegasi Indonesia yang akan bertugas di Regional Marpolex 2024, khususnya bagi 26 awak kapal KN Trisula.

“Jaga diri dan kapal kalian agar selalu dalam keadaan aman dan selamat. Berikan performa terbaik saat melaksanakan latihan Regional Marpolex nanti,” pinta Jon.

Jon juga menekankan pentingnya peran Indonesia dalam latihan internasional ini. Menurutnya, Marpolex ini bukan hanya latihan yang mewakili instansi, namun juga membawa nama Indonesia di kancah internasional.

“Kehadiran kita di latihan ini menunjukkan komitmen Indonesia terhadap kerja sama regional dan internasional dalam menjaga keamanan dan keselamatan maritim,” jelasnya.

Dijelaskan, persiapan intensif telah dilakukan sejak setahun yang lalu oleh tim sekretariat dari Direktorat KPLP, yang berkoordinasi dengan Philippine Coast Guard dan otoritas Filipina.

“Peran aktif dari kita semua lah yang pada akhirnya akan menentukan keberhasilan kita di latihan Regional Marpolex nanti,” ucap Jon.

Ia mengapresiasi kerja keras dan dedikasi tim yang telah memastikan semua persiapan berjalan lancar.(Ant)

Kualitas Udara Jakarta Nomor Satu Terburuk di Dunia

0
Polusi kota jakarta (ekbisntb.com/ist)

Jakarta (ekbisntb.com)-Kualitas udara di Jakarta pada Jumat pagi menduduki nomor satu sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia, sedangkan Kota Medan (Sumatera Utara) peringkat ke-10.

Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 07.00 WIB, Indeks Kualitas Udara (AQI) di Jakarta berada di urutan pertama dengan angka 176 atau masuk dalam kategori tidak sehat.

Angka itu memiliki penjelasan kategori tingkat kualitas udaranya tidak sehat bagi kelompok sensitif karena dapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.

Sedangkan kualitas udara kategori sedang yakni kualitas udaranya yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100.

Kemudian, kategori baik yakni tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50.

Lalu, kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Terakhir, berbahaya (300-500) atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi.

Kemudian, kota dengan kualitas udara kedua Hanoi (Vietnam) di angka 163 dan urutan ketiga Dubai (Uni Emirat Arab) di angka 161.

Urutan keempat Kinshasa (Kongo) di angka 158, urutan kelima Cairo City (Mesir) di angka 151 dan urutan keenam Delhi (India) di angka 151.

Urutan ketujuh Dhaka (Bangladesh) di angka 133, urutan kedelapan Beijing (China) di angka 122, urutan kesembilan Kampala (Uganda) di angka 120 dan urutan kesepuluh Medan (Indonesia) di angka 117.

Disarankan masyarakat memakai masker saat keluar rumah, perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan, menutup jendela demi menghindari udara luar yang kotor dan menyalakan penyaring udara.(Ant)

WhatsApp Business Perbanyak Fitur Berbasis AI dan Buat Fitur Panggilan

0
Fitur berbasis AI pada whatsapp business(ekbisntb.com/ist)

Jakarta (ekbisntb.com) – Aplikasi khusus untuk bisnis besutan Meta WhatsApp Business mengumumkan sejumlah pembaruan mulai dari fitur berbasis artificial intelligence (AI/kecerdasan buatan) yang semakin banyak, fitur panggilan hingga memperketat sistem verifikasi akun.

“80 persen orang secara global berkomunikasi dengan bisnis setidaknya seminggu sekali,” kata Wakil Direktur Perpesanan Bisnis Meta Nikila Srinivasan, dalam konferensi video bersama jurnalis menjelang konferensi tahunan Conversations, di Jakarta, Rabu 5 Juni 2024.

WhatsApp Business adalah aplikasi pesan instan yang ditujukan untuk pelaku bisnis, termasuk usaha kecil menengah (UKM). Berbeda dengan aplikasi WhatsApp reguler, WhatsApp Business dilengkapi dengan fitur-fitur untuk memperlancar komunikasi dengan pelanggan, misalnya fitur katalog untuk melihat produk yang ditawarkan bisnis tersebut.

Dalam Conversations, yang diadakan di Brazil tahun ini, WhatsApp Business mengumumkan lebih banyak fitur berbasis AI pada platform pesan instan tersebut.

Dengan AI, bisnis bisa berinteraksi dengan pelanggan mereka meskipun tidak beroperasi 24 jam WhatsApp Business menggunakan AI untuk menjawab hal-hal yang sering ditanyakan konsumen sehingga selain bisa terhubung dengan pelanggan kapanpun, konsumen bisa mendapat jawaban secara cepat.

WhatsApp Business juga membuat fitur untuk mengingatkan pelanggan yang bersedia dihubungi, misalnya menawarkan diskon atau mengingatkan ada produk yang tersimpan pada keranjang belanja.

Untuk menghindari spam, Nikila mengatakan mereka memastikan fitur AI hanya ditujukan kepada konsumen yang ingin berkomunikasi dan memberikan label pada akun bisnis yang menggunakan AI.

WhatsApp Business juga memperkenalkan fitur panggilan, yang selama ini hanya ada pada aplikasi reguler, untuk perusahaan besar. Saat ini fitur tersebut masih dalam tahap uji coba.

Untuk memperketat keamanan akun, WhatsApp Business meluncurkan Verifikasi Meta untuk Indonesia, India, Brazil dan Kolombia. Akun bisnis akan mendapatkan lencana verifikasi sehingga terhindar dari pemalsuan identitas.(Ant)