Saturday, April 4, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 649

Pasca Sarjana UNRAM-SDC Jalin Kerjasama, Dirangkai Kuliah Umum

0
Penandatangan kerjasama sekaligus kuliah umum(ekbisntb.com/bul)

Mataram (ekbisntb.com) – Pascasarjana Universitas Mataram (UNRAM) melaksanakan MoU bersama System Dynamics Center (SDC), sekaligus digelar kuliah umum bagi mahasiswa Pascasarjana UNRAM. Mengangkat tema “Sistem Dinamik untuk Penguatan Penelitian” yang dilaksanakan , Jumat, 26 Juli 2024.
MoU Pascasarjana Universitas Mataram (UNRAM) melaksanakan dengan SDC ini ditandatangani oleh Prof. Dr. Aliefman Hakim, M.Si. selaku Direktur Pascasarjana bersama Dr. Ir. Irman Firmansyah, M.Si sebagai Direktur Eksekutif SDC, bersama Wakil Direktur II Dr. I Wayan Yasa S.T., M.T dan Wakil Dekan III Fakultas Pertanian Dr. Hairil Anwar, S.Hut., MP.

Setelah penandatanganan tersebut, Dr. Irman Firmansyah langsung memberikan materi kuliah umum.

Kegiatan kuliah umum ini bertujuan untuk memberikan literasi kepada mahasiswa dan dosen Pascasarjana UNRAM tentang keberadaan dan penggunaan berbagai alat analisis yang sangat praktis, sangat membantu (helpful), dan sangat bermanfaat (useful).

Terlebih bagi Mahasiswa Pascasarjana Universitas Mataram dalam penguatan penelitian dipandang sangat penting. Output yang diharapkan dari kegiatan kuliah umum ini antara lain terselenggaranya kuliah umum oleh pakar diluar UNRAM, meningkatkan literasi mahasiswa dan dosen Pascasarjana UNRAM terkait alat analisis sistem dinamik yang sangat praktis, sangat bermanfaat, dan sangat membantu dalam analisis perencanaan strategis.

Peserta sangat antusias mengikuti kuliah umum ini, karena narasumber memberikan contoh penerapan yang sangat mudah dipahami mulai dari teori, filosofi dan implementasi dalam memperkenalkan sistem dinamik dilengkapi dengan berbagai kasus dan best practice penggunaan software tersebut.

Narasumber juga memberikan penjelasan sangat jelas dalam merespon berbagai pertanyaan dari audien terkait peran akademisi sebagai analis, sehingga audien nantinya terarah untuk mulai memperkuat metodologi penelitian dan kajian-kajian strategis.(bul)

HUT ke – 18, Bank Dinar Asuransikan Ratusan Panyandang Disabilitas ke BPJS Ketenagakerjaan

0
Penyerahan kartu kepesertaan, santunan kematian dan biaya pengobatan kepada ahli waris dan peserta yang diasuransikan oleh Bank Dinar kepada BPJS Ketenagakerjaan. Penyerahan dilakukan oleh Direktur Utama Bank Dinar, Mustaen, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Boby Foriawan bersamaan dengan peringanan HUT ke 18 Bank Dinar, Jumat 26 Juli 2024 (ekbisntb.com/bul)

Mataram (ekbisntb.com) – BPRS Dinas Ashri, atau Bank Dinar memperingati hari jadinya yang ke 18 tahun pada tanggal 26 Juli 2024. Pada momentum ini, Bank Dinar menebar berkah.

Bank Dinar terus menunjukkan pertumbuhan bisnis yang sangat positif. Didukung oleh kontribusi para nasabah. Seiring dengan pertumbuhan positif ini, penyaluran dana sosial juga semakin meningkat kepada kelompok-kelompok masyarakat yang berhak menerimanya.

Salah satu berkah yang disalurkan adalah mengasuransikan ratusan penyandang disabilitas ke negara melalui BPJS Ketenagakerjaan dari risiko sosial jika terjadi kecelakaan kerja.

Bank Dinar mendaftarkan kembali sebanyak 150 penyandang disabilitas untuk diasuransikan ke BPJS Ketenagakerjaan pada dua program, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Tahun sebelumnya, program ini sudah dilakukan kepada lebih dari 100 penyandang disabilitas. Sehingga, total sudah 300-an penyandang disabilitas yang sudah diasuransikan oleh Bank Dinar ke BPJS Ketenagakerjaan.

Bank Dinar merencanakan untuk memanbah jumlah penyandang disabilitas yang bisa diasuransikan ke BPJS Ketenagakerjaan. Targetnya bisa menambah lagi 500 orang penyandang disabilitas. Atau menjadi sekitar 800 penyandang disabilitas tahun 2024 ini.

Secara bersamaan dilakunya penyerahan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketanagakerjaan kepada salah satu perwakilan penyandang disabilitas, ahli waris salah satu penyandang disabilitas yang meninggal dunia juga mendapatkan santunan JKM sebesar Rp42 juta.

Juga penyerahan secara simbolis biaya pengobatan kepada salah satu penyandang disabilitas yang mengalami kecelakaan kerja di Kantor Bank Dinar, di Jalan Sriwijaya Mataram, oleh Direktur Utama Bank Dinar, Mustaen dan jajaran, disaksikan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan NTB, Boby Foriawan dan jajaran, Jumat, 26 Juli 2024.

Dengan mengasuransikan para penyandang disabilitas ini kepada BPJS Ketanagakerjaan, diharapkan risiko sosial (miskin ekstrem) bisa ditekan jika terjadi sesuatu dan lain hal para penyandang disabilitas saat melaksanakan kegiatan sehari-harinya.

Bagian lain dari rangkaian HUT ke 18, Bank Dinar juga menyerahkan 25 unit sepeda motor kepada guru ngaji dan marbot. Untuk menunjang kegiatan beribadahnya, dan diharapkan dapat juga membantu untuk kegiatan ekonomi.
Bank Dinar juga menyerahkan gerobak jualan kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Mataram. Termasuk diantaranya kepada muallaf. Harapannya, dengan gerobak UMKM ini dapat mebantu kegiatan ekonomi para penerimanya. Tidak sampai disitu, Bank Dinar juga memberikan santunan kepada 300 anak yatim.

Selain itu, secara rutin kegiatan-kegiatan sosial lainnya juga dilakukan Bank Dinar melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) MIM Foundation, dan LAZ lainnya. Diantaranya menyiapkan 3 unit ambulance gratis bagi masyarakat yang membutuhkan pengantaran ke RS dan pengantaran jenazah.

Direktur Utama Bank Dinar, Mustaen mengatakan, Bank Dinar lahir salah satunya tidak saja untuk kepentingan bisnis semata. Tapi kepentingan besar lainnya yang dilakukan adalah kegiatan sosial.

“Karena itu, semakin tumbuh bank ini didukung oleh masayarakat dan nasabah. Semakin besar dana sosial yang kita salurkan Ini amal jariyah dari nasabah yang kita salurkan, 10 persen dari keuntungan adalah untuk CSR. Semakin banyak nasabah, semakin bagus pertumbuhan bisnis, semakin besar dana sosial kita salurkan,” demikian Mustaen.

Kepala BPJS Ketanagakerjaan Provinsi NTB, Boby Foriawan turut menyampaikan selamat HUT bagi Bank Dinar.

“Semoga makin terus bertumbuh dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” katanya.

Bank Dinar adalah perusahaan terinspiratif yang turut berpartisipasi terhadap program-program sosial, salah satunya menanggung premi kepesertaan para penyandang disabilitas ke BPJS Ketenagakerjaan.

Dengan demikian, jika terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan cacat, atau meninggal dunia. Negara hadir memberikan pengobatan dengan biaya tanpa batas di rumah sakit – rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan sampai sembuh. Diberikan santunan kepada ahli waris sebesar Rp42 juta. Dan diberikan biaya pendidikan untuk dua orang anak ahli waris dari jenjang SD sampai Perguruan Tinggi.(bul)

YP2MI Minta Moratorium Pengiriman PMI ke Timur Tengah Dicabut

0
H. Syarki(ekbisntb.com/bul)

Mataram (ekbisntb.com) – Yayasan Pemerhati Pekerja Migran Indonesia (YP2MI) mendesak pemerintah untuk mencabut moratorium pengiriman tenaga kerja ke Timur Tengah.

Ketua YP2MI, H. Syarki mengemukakan sejumlah alasan, mengapa sangat mendesak moratorium pengiriman PMI ke Timur Tengah ini harus segera dicabut.

Pertama, masa pemberlakuan moratorium ini sudah berlangsung cukup lama. Sejak zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Hingga saat ini belum dilakukan pencabutan.

“Padahal, namanya moratorium itu sementara. Tapi ini sudah lebih dari satu dekade. Tidak ada pencabutan,” katanya.

Kedua, bekerja ke luar negeri, khususnya ke negara-negara di Timur Tengah bagi banyak orang begitu sangat penting. Sehingga, ketika moratorium pengiriman PMI ke Timur Tengah, tetap saja banyak yang memilih berangkat secara illegal. Entah apapun caranya.

“Karena ini sudah urusan perut, urusan ekonomi. Urusan kebutuhan utama hajat hidup hidup orang,” katanya.

Ketiga, moratorium penerimaan PMI di Timur Tengah sudah dicabut. Bahkan setiap tahun, menurutnya tidak kurang dari seribu visa yang diterbitkan oleh Duta Besar negara Timur Tengah di Indonesia untuk PMI yang akan bekerja di Arab Saudi. Namun, di Indonesia, moratorium masih tetap diberlakukan.

“Di sana (Timur Tengah) sudah dibuka (moratorium), di sini (di Indonesia) masih ditutup, aneh ini,” ujar H. Syarki di Lombok Barat, Sabtu, 27 Juli 2024.

Jika tidak, menurutnya tidak dapat dipungkiri pengiriman-pengiriman tenaga kerja ke Timur Tengah dengan cara illegal tidak dapat dibendung. Meskipun pemerintah sudah menyiapkan beberapa strategi, misalnya dengan system penempatan satu kanal yang pengelolaannya diserahkan hanya kepada beberapa perusahaan pengirim PMI di Indonesia.

“Sistem penempatan satu kanal ke Timur Tengah itu hanya boleh dilakukan oleh beberapa perusahaan. Sementara di Indonesia ada ratusan perusahaan pengirim tenaga kerja,” katanya.

H. Syarki menegaskan, karena itu, pemangku kepentingan di Provinsi NTB, maupun pemerintah pusat harus mengupayakan agar kebijakan moratorium pengiriman PMI ke Timur Tengah ini dicabut. Apalagi Provinsi NTB yang notabenenya sebagai salah satu lumbung PMI terbesar di Indonesia.

Bekerja di Timur Tengah, khususnya di Arab Saudi menurutnya tidak saja soal kebutuhan ekonomi. Kepentingan yang lebih besar yang dikejar oleh calon PMI adalah, ingin sekaligus dapat melaksanakan ibadah haji saat bekerja di sana.

“Selain agar dapat berhaji, lapangan pekerjaan juga semakin sulit. Sehingga harus difasilitasi masyarakat berangkat bekerja ke Timur Tengah dengan proses yang mudah dan cepat,” demikian H. Syarki.(bul)

Hj. Niken Zulkieflimansyah Mengedukasi Pentingnya “Personal Style “melalui Fashion Talk

0
Hj. Niken Zulkieflimansyah mengedukasi masyarakat tentang pentingnya personal style dalam berpakaian(ekbisntb.com/bul)

Mataram (ekbisntb.com) – Nalani, UMKM fesyen asal NTB, sukses menggelar Fashion Talk perdana di Kota Mataram, Jumat, 26 Juli 2024.

Acara yang bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya personal style dalam berpakaian tersebut mendapat sambutan antusias, terutama dari generasi Z.

Hj Niken Zulkieflimansyah, Founder Nalani sekaligus Direktur ACSB, menekankan bahwa pemahaman tentang personal style masih kurang di masyarakat. Padahal, gaya berpakaian yang sesuai kepribadian dapat meningkatkan kepercayaan diri dan memberikan dampak positif bagi perekonomian.

“Ketika masyarakat semakin baik dalam berbusana, akan menggerakkan UMKM dan perekonomian pelan-pelan akan meningkat,” ujar Niken. Menurut isteri mantan Gubernur NTB 2018-2024, Dr. Zulkieflimansyah ini, peradaban suatu daerah dapat tercermin dari cara berpakaian masyarakatnya.

Cindy Lavina, Fashion Designer sekaligus CEO Nalani, menjelaskan bahwa Fashion Talk ini merupakan wujud nyata kepedulian Nalani terhadap industri fesyen di NTB.

Edukasi kepada masyarakat diharapkan dapat membantu para pelaku industri fesyen mengembangkan usahanya. “Kemajuan suatu daerah dapat dilihat dari cara berpakaian masyarakat. Fashion Talk ini sangat dinanti, terutama oleh kaum muda,” ungkap Cindy.

Nalani mengatakan memilih Gen Z sebagai target utama Fashion Talk perdana karena mereka sedang dalam fase pencarian jati diri. Usia 16-27 tahun dianggap sebagai usia yang masih bisa dibentuk dan memiliki minat besar terhadap fesyen.

Antusiasme Gen Z terhadap acara ini sangat tinggi. Terbukti, dalam satu minggu, pendaftar mencapai 243 orang, melebihi kapasitas ruangan yang hanya mampu menampung 200 orang.

Rizka Hidayat, seorang pelajar jurusan tata busana SMKN 4 Mataram, merasa beruntung bisa menjadi peserta Fashion Talk. Ia mengaku mendapatkan banyak wawasan baru tentang desain fesyen, mulai dari pemilihan warna, waktu, hingga gaya. “Acaranya seru, menambah wawasan sebagai fesyen desainer,” ujar Rizka.

Hal senada diungkapkan Ulfa Herlina, peserta asal Bima. Ia mengaku lebih percaya diri dalam memadupadankan busana setelah mengikuti Fashion Talk.

“Dulunya saya takut cocokin warna busana, takut bentrokan sama kulit. Setelah ikut acara ini, saya jadi tahu meski kulit gelap gak harus pake busana yang pastel,” ungkapnya.

Melihat antusiasme yang tinggi, Nalani berencana menggelar Fashion Talk selanjutnya dengan menyasar generasi milenial. Acara ini rencananya akan dilaksanakan pada pertengahan Agustus 2024.

Dengan adanya Fashion Talk, diharapkan masyarakat NTB semakin memahami pentingnya personal style dan dapat berkontribusi dalam memajukan industri fesyen di daerah ini.(bul)

Lotim Ekspor Ikan Tuna ke AS

0
Ilustrasi ikan tuna (ekbisntb.com)

Selong (ekbisntb.com) – Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mengekspor ikan tuna ke Amerika. Ikan tuna yang diekspor ini merupakan hasil olahan dari pabrik pengolahan yang ada Pringgabaya.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Lotim, Muhammad Zaenudin menjawab Suara NTB beberapa waktu lalu.

Sekali pengiriman menyesuaikan kapasitas kontainer. Sejauh ini katanya, pengiriman berkisar 20-40 ton sekali kirim. “Antara 20 sampai dengan 40 ton,” ucapnya.

Ikan tuna saat ini memang cukup banyak ditangkap oleh nelayan perairan Lotim hingga perairan jauh ke tengah. Kabupaten Lotim menjadi tempat pabrik pengolahan tuna satu satunya di NTB

Pabrik yang ada di Pringgabaya ini dibangun Investor Amerika. Pabrik mulai beroperasi sejak April 2024 lalu. Adapun jenis hasil olahannya antara lain berupa loin, cube, saku ground meat, strip dan steak. Produk ikan tuna yang dikirim ini masih dalam bentuk mentah.

Harganya pun cukup baik. Mentahnya Rp 49-55 ribu per kilogram. Pengiriman pertama dilakukan pada tanggal 19 Juni 2024

Sisi lain, DKP Lotim dukung pengembangan bisnis ikan tuna ini. DKP juga siapkan pelatihan pengolahan kulit ikan tuna limbah dari perusahaan tersebut dan diolah menjadi kerupuk. “Kita awali dengan pelatihan yang diinisiasi oleh DKP dan BPN Lotim,”  ujarnya. (rus)

Data Bapanas, Lotim Paling Tinggi Konsumsi Nasi Se Indonesia

0
Stok beras di Bulog yang siap setiap saat disalurkan ke masyarakat. Data Bapanas, Kabupaten Lotim tertinggi tingkat konsumsi beras di Indonesia. (ekbisntb.com/rus)

Selong (ekbisntb.com) – Berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kabupaten Lombok Timur (Lotim) merupakan daerah dengan tingkat konsumsi beras paling tinggi se Indonesia. Tingkat konsumsinya mencapai 131 kilogram per kapita per tahun. Angka ini jauh dibandingkan Malaysia hanya 71 kilogram per kapita per tahun.

“Kita di Lotim ini dua kali lipat dari Malaysia,” ungkap Penjabat Bupati Lotim, H. M. Juaini Taofik di Sikur beberapa waktu lalu.

Mengingat fakta ini, diperlukan upaya pendayagunaan segala potensi alam agar pangan tetap cukup. Salah satunya dengan perbaikan saluran irigasi. Bersinergi dengan instansi pemerintah terkait untuk melakukan perbaikan saluran dan penambahan intensitas tanam.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lotim, Achsan Nasirul Huda saat dikonfirmasi Suara NTB, Jumat 27 juli 2024 mengatakan tingkat konsumsi beras per kapita penduduk Lotim 131 kg per kapita per tahun ini diakui memang masih jauh berada di atas  target nasional 90 kg  per kapita per tahun.  “Jadi memang benar konsumsi beras masyarakat Lotim ini termasuk tinggi,” ungkapnya.

Achsan mengatakan Lotim memang sempat menunda musim tanam tahun 2024 ini. Penanaman tidak serentak terkait curah hujan yang tidak merata di semua tempat di Lotim. Untuk wilayah selatan belum melakukan persiapan tanam padi.

Ketersediaan pangan tahun 2024 disampaikan masih cukup aman sampai beberapa bulan  ke depan.  Dinas Ketahanan Pangan tetap berkoordinasi bersama Bulog untuk melakukan operasi pasar. Setiap saat DKP melakukan pemantauan harga pasar.untuk pengendalian harga dan untuk Minggu ini IPH ( Index Perkembangan Harga) Lotim -5,24 persen.

Sebelumnya, guna mengantisipasi kerawanan pangan bagi masyarakat miskin khususnya miskin ekstrem, Pemda Lotim membantu menyalurkan bantuan pangan pusat (badan pangan nasional) ke 254 desa/ kelurahan sebanyak 155.796 KPM masing masing mendapatkan 10 kg beras/ bulan selama 6 bulan lalu. (rus)

PD MES Jembatani Ekonomi Masyarakat Melalui Bank BPD Bali dan BPR NTB

0
Penyerahan bantuan secara simbolis  kepada perwakilan penerima manfaat oleh Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana. Pada Jumat, 26 Juli 2024 di Aula Lantai III Kantor Wali Kota Mataram.(ekbisntb.com/ulf)

Mataram (ekbisntb.com) – Pengurus Daerah Mayarakat Ekonomi Syariah (PD MES) Kota Mataram menandatangani kerja sama dengan Bank BPD Bali dan BPR NTB Dalam program Harum Berseri pada, Jumat 26 Juli 2024, yang didukung penuh oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Kota Mataram.

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Mataram, H. M. Ramdhani dalam sambutannya menyampaikam, program tersebut merupakan salah satu terobosan dan inovasi MES Kota Mataram dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis rumah ibadah. Program Harum Berseri ini telah menjadi salah satu program unggulan yang diangkat oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Mataram, yang merupakan forum koordinasi berbagai stakeholder terkait dengan upaya meningkatkan akses keuangan di daerah. Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

Ia menambahkan, pada tahun 2023, MES Kota Mataram telah melakukan pelatihan kepada takmir masjid, krama pura dan jemaat gereja yang berada di Kota Mataram. Yang mana pelatihan tesebut diberikan kepada kepada 72 orang pengurus dari 37 rumah ibadah, yang terdiri dari 47 pengurus dari 25 masjid, 17 orang pengurus dari 8 pura dan 8 orang pengurus dari 4 gereja.  Pelatihan tersebut memberikan manfaat kepada masyarakat Kota Mataram sebanyak sekitar 520 orang.

Melalui pelatihan itu, MES Kota Mataram menjembatani para jama’ah masjid, krama pura dan jemaat gereja dalam hal memberdayakan ekonomi Masyarakat, untuk terbebas dari praktik riba maupun jeratan rentenir, atau lebih dikenal dengan sebutan “bank subuh” di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut direalisasikan dengan Penandatanganan PKS MES Kota Mataram dengan Bank sebagai Mitra Pembiayaan yaitu Bank BPD Bali dan BPR NTB. Yang mana disalurkan sebagai Dana Bergulir yang akan dikelola oleh PD MES Kota Mataram kepada para umat sebagai penerima manfaat.

“PD MES Kota Mataram harus terus berupaya melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk diajak bersinergi dan berkolaborasi dalam mendapatkan akses modal untuk memenuhi kebutuhan melalui berbagai sumber,” kata Ramdhani. (ulf)

PT AMNT Dapat Izin Ekspor Konsentrat Tembaga Hingga Desember 2024

0
Aktivitas penambangan PT AMNT di blok tambang Batu Hijau, Sekongkang, Sumbawa Barat. (ekbisntb.com/ist)

Taliwang (ekbisntb.com) – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) kembali memperoleh izin ekspor konsentrat tembaga dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI. Terbitnya perpanjangan izin ekspor itu berdasarkan rekomendasi Surat Persetujuan Ekspor (SPE) yang dikeluarkan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM). Ada pun kuota ekspor konsentrat yang diberikan kepada PT AMNT kali ini sebanyak 587.330 wmt (wet metrik ton) atau setara 534.000 dmt (dry metrik ton) berlaku hingga 31 Desember tahun ini.

Presiden Direktur PT AMNT, Rachmat Makkasau menjelaskan, bahwa kuota tersebut telah sesuai dengan pengajuan yang disampaikan dalam rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) tahun 2024. “Kami mengapresiasi dukungan pemerintah sehingga AMNT bisa kembali melakukan ekspor konsentrat tembaga. Izin ekspor ini akan memperkuat kondisi keuangan perusahaan yang saat ini sedang mengeluarkan belanja modal yang tinggi untuk berbagai proyek ekspansi untuk mendukung operasional smelter,” kata Rachmat melalui rilis resmi yang diterima media ini, Jumat 26 Juli 2024.

Pemberian izin ekspor tersebut turut menjadi bukti bahwa kemajuan proyek smelter tembaga yang dibangun oleh PT Amman Mineral Industri (AMIN) berjalan sesuai dengan target pemerintah. Berdasarkan hasil verifikasi pihak ketiga independen, proyek smelter tembaga AMMAN telah mencapai penyelesaian mekanis (mechanical complation) per tanggal 31 Mei 2024, di mana kemajuan smelter telah mencapai 95,5 persen. Proses komisioning untul fasilitas smelter berlangsung segera setelahnya. Produksi katoda tembaga pertama ditargetkan pada kuartal IV 2024.

Fasilitas smelter tembaga Amman memiliki total kapasitas input hingga 900 kilo ton per tahun (ktpa) konsentrat dari tambang Batu Hijau dan tambang Elang di masa depan. Produk dari pemurnian ini akan berupa katoda tembaga yang mencapai 222 ktpa, sekitar 18 ton emas, 55 ton perak, dan asam sulfat sekitar 830.000 ton per tahun. (bug)

Antisipasi Musim Tanam Bawang, Pertamina Patra Niaga Tambah 30 Ribu Tabung LPG 3 Kg Se Pulau Sumbawa

0
Memasuki musim tanam bawang, Pertamina Patra Niaga menggelontorkan tambahan  fakultatif tabung LPG 3 Kg di beberapa wilayah NTB, (ekbisntb.com/ift)

Mataram (ekbisntb.com) – Sejumlah petani bawang merah di beberapa wilayah NTB, mulai beralih dari mesin air ke LPG. Memasuki musim tanam bawang, Pertamina Patra Niaga menggelontorkan tambahan  fakultatif tabung LPG 3 Kg di beberapa wilayah NTB.

Selain mendukung konversi petani bawang merah, penambahan tersebut juga dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan LPG 3 Kg dari aktivasi masyarakat lainnya.

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi menerangkan, penambahan fakultatif merupakan upaya untuk mengamankan ketahanan stok dengan melihat situasi perkembangan kebutuhan di lapangan.

 “Apabila terdapat kebutuhan tambahan maka akan diberikan, namun jika kondisinya masih aman akan dijadikan stok, selain dilakukan guna menambah rasa aman dan nyaman masyarakat”, tambah Ahad.

Tambahan pasokan tersebut terdiri dari Kabupaten Sumbawa Barat total sebanyak 5.920 tabung, Kabupaten Sumbawa 24.040 tabung, Kabupaten Dompu 11.760 tabung, Kota Bima 7.640 tabung dan Kabupaten Bima 14.520 tabung. Besaran tambahan ini sendiri sekitar 175-200% dari alokasi harian per wilayah.

Meski demikian ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebih dan membeli di Pangkalan resmi Pertamina untuk mendapatkan Harga Eceran Tertinggi Rp 18.000.

“Tak bosan-bosannya kami mengingatkan kepada masyarakat agar membeli LPG 3kg di Pangkalan Resmi. Gubernur menetapkan subsidi harga LPG, agar masyarakat yang berhak dapat membeli dengan harga terjangkau, tapi hal ini dimanfaatkan untuk meraup keuntungan oleh pengecer. Kami juga merasa sangat disayangkan menambah tabung apabila masih dinikmati oleh pengecer,” tambahnya

Sebagaimana kita ketahui bersama, penggunaan LPG 3kg telah diatur oleh pemerintah, yakni konsumen rumah tangga dan usaha mikro.

“Sektor pertanian bawang merah di beberapa wilayah NTB sebagai bagian dari usaha mikro juga dilakukan upaya penebalan stok LPG 3kg, terlebih salah satunya dengan kondisi petani saat ini yang sudah mulai konversi mesin air ke LPG. Untuk mengetahui pangkalan resmi terdekat silakan telepon Call Center Pertamina 135,” pungkas Ahad. (bul)

BPD PHRI NTB Buka Penjaringan Calon Ketua Periode 2024-2029

0
Dari kanan, Gusti Lanang, tengah Ketut Wolini dan kiri Dr. Halus Mandala(ekbisntb.com/bul)

Mataram (ekbisntb.com) – Badan Pimpinan Daerah (BPD) Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi NTB membuka penjaringan calon ketua. Setelah berakhirnya masa kepengurusan 2019-2024. BPD PHRI NTB rencananya akan melakukan Musyawarah Daerah (Musda) pada 9 Oktober 2024.

Penjaringan calon ketua, dan pelaksanaan Musda BPD PHRI NTB 2024 untuk periode lima tahun kedepan sudah dilakukan, dengan dibentuknya Steering Committee (SC) dimandatkan kepada Gusti Lanang Putra. Dan Organizing Committee (OC) yang dimandatkan kepada Dr. Halus Mandala. Sebagaimana diketahui, pada periode 2019-2024, Ketua PHRI NTB diemban oleh Ni Ketut Wolini.

Gusti Lanang Putra dalam keterangannya kepada wartawan, bersama Dr. Halus Mandala dan Ni Ketut Wolini di Mataram, Jumat, 26 Juli 2024 menyampaikan, seyogyanya, kepengurusan BPD PHRI NTB saat ini akan berakhir pada 22 Oktober 2024. Namun Musda dimajukan menjadi tanggal 9 Oktober 2024. Persiapan-persiapan sudah dilakukan. dari kepanitiaan, dan koordinasi dengan BPP PHRI.

Dalam satu bulan kedepan, menurutnya, BPD PHRI NTB memberikan kesempatan kepada siapapun anggota, maupun pengurus, atau yang lainnya, yang memenuhi syarat untuk menjadi calon ketua BPD PHRI NTB periode lima tahun berikutnya.

Sebagaimana dijelaskan, kepengurusan BPC PHRI tersebar di empat wilayah, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, dan Kabupaten Sumbawa Barat.

“Di Kota Mataram tidak ada BPC, karena sudah ada BPD PHRI NTB. Jadi, system pemilihannya nanti, 1 BPC memiliki 1 suara. Artinya ada 4 suara, ditambah 1 suara BPD. Itu yang akan berhak memilih nanti,” katanya.

Siapapun yang memenuhi syarat, dipersilahkan mencalonkan diri menjadi Ketua BPD PHRI NTB, tanpa terkecuali bagi Ketua BPD PHRI NTB periode sebelumnya yang masih saat ini menjabat.

Sebagaimana dicantumkan, syarat bagi calon ketua BPD PHRI NTB. WNI, Pria/Wanita. Sehat jasmani dan Rohani. Diutamakan berdomisili di NTB. Pemilik badan usaha hotel dan restoran atau yang dimandatkan dan bersadarkan persetujuan ketua umum BPP PHRI.

Pemilik badan usaha hotel dan restoran yang memiliki sertifikat tanda anggota penuh yang dikeluarkan BPP. Pernah menjabat sebagai pengurus di BPC maupun BPD PHRI. Bersedia dan berdedikasi tinggi untuk organisasi. Menandatangani surat pernyataan tunduk dan taat pada AD/ART.

Pengurus BPD PHRI boleh mencalonkan diri kembali setelah menyelesaikan masa kepengurusan sebelumnya dengan baik. Menyerahkan uang pendaftaran sebesar Rp10 juta.

“Pendaftaran mulai dibuka sejak 27 Juli 2024 sampai 26 Agustus 2024. Yang ingin mendaftar bisa menghubungi langsung panitia, atau ke sekretariat BPD PHRI NTB di Jalan Kecubung Nomor 6 Gomong Mataram,” demikian Gusti Lanang.(bul)