Monday, April 13, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 609

Antisipasi dengan Pasar Murah

0
H. Baiq mirdiati(ekbisntb.com/ist)

ANGGOTA DPRD Kota Mataram, Hj. Baiq Mirdiati mendorong dilakukannya operasi pasar untuk membendung kenaikan harga kebutuhan pokok. Seperti diketahui, kebutuhan  daging sapi saat perayaan maulid akan meningkat drastis. Hal ini berdampak melonjaknya harga di pasar tradisional. Kenaikan harga perlu diantisipasi agar tidak memicu inflasi.

Kebutuhan daging sapi pada momen tertentu seperti maulid dan hari raya akan meningkat. Kondisi ini berpengaruh terhadap kenaikan harga, sehingga perlu diambil langkah antisipasi. Langkah antisipasi seperti mendatangkan daging beku untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Namun demikian, Distan juga perlu mempertimbangkan ekosistem peternakan di Provinsi NTB. Pengajuan memasukkan daging beku ke Kota Mataram, tidak sepenuhnya disetujui. Misalnya pengusaha meminta mendatangkan 50 ton maka disetujui setengahnya atau lebih. Rekomendasi yang ditandatangani rata-rata 20 ton untuk satu perusahaan. Kebutuhan ini habis dalam waktu sebulan.

Daging impor memiliki pasar berbeda seperti hotel, restoran, usaha katering, dan lain sebagainya. Akan tetapi, pemerintah harus tetap mengantisipasi apabila terlalu banyak memberikan izin untuk masuk ke daerah bisa saja dijual ke pasar tradisional. Selama ini, daging sapi lokal diprioritaskan untuk dijual ke pasar.

Harga daging sapi dikhawatirkan akan mengalami lonjakan saat bulan maulid. Kebutuhan masyarakat sangat tinggi untuk disajikan saat syukuran. Harga daging sapi Rp125 ribu per kilogram, kemungkinan akan meningkat menjadi Rp140 ribu per kilogram saat memasuki maulid.

‘’Sebentar lagi menjelang Maulid Nabi SAW, yang biasanya  daging maupun ayam, sudah mulai naik sesuai dengan kebutuhan  masyarakat,’’ kata Mirdiati. Oleh karena itu, lanjut dia, untuk meringankan beban masyarakat dalam menghadapi maulid, sebaiknya Pemerintah bisa mengadakan pasar murah.

‘’Pasar murah ini bisa dilakukan sesering mungkin untuk membantu masyarakat yang membutuhkan daging dan lain sebagainya,’’ kata politisi Partai Gerindra ini. Sebab, menjelang maulid semua harga meningkat dratis. Operasi Pasar sangat dibutuhkan oleh masyarakat supaya mereka tidak panik dalam memenuhi kebutuhan menjelang maulid.

‘’Seperti itu yang tidak kita harapkan. Terkadang harga semaunya dinaikkan. Apalagi barang-barang dibilang kosong. Hanya untuk memperkaya diri sendiri,’’ pungkas anggota dewan dari daerah pemilihan Mataram ini. (fit)

Pemkot Mataram akan Kelola Eks Bandara Selaparang

0
Pengendara melintas di depan eks. Bandara Selaparang, Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang pada Senin 2 September 2024. Lahan milik PT. Angkasa Pura I akan dimanfaatkan oleh Pemkot Mataram untuk aktivitas ekonomi. (ekbisntb.com/cem)

Lombok (ekbisntb.com) – Pemerintah Kota Mataram telah meneken perjanjian kerja sama atau Momerandum of Understanding (MoU) dengan PT. Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun Kota Mataram pada Sabtu 31 Agustus 2024. Bekas Bandara Selaparang akan dimanfaatkan sebagai lokasi aktivitas ekonomi.

Sekretaris Daerah Kota Mataram, Lalu Alwan Basri ditemui di ruang kerjanya pada Senin 2 September 2024 menerangkan, penataan eks Bandara Selaparang sebenarnya telah dimulai sebelumnya diteken perjanjian kerja sama dengan PT. Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok. Penandatanganan MoU akan semakin menguatkan peran dan fungsi masing-masing organisasi perangkat daerah untuk memaksimalkan pelaksanaan. “Sebenarnya, sebelum MoU ditandatangani OPD sudah bekerja sesuai dengan peran dan fungsinya. Bekas bandara ini terhitung mulai 1 September 2024 sudah bisa dimanfaatkan,” terang Alwan.

Pemanfaatan bekas bandara ini, tidak terlepas dari keinginan pemerintah agar kawasan di eks Bandara Selaparang tidak gelap gulita. Pasca perjanjian Kerjasama di teken diawali dengan penataan. Pemanfaatannya terhitung mulai 1 September 2024 – 1 September 2025. “Kan ini juga bisa diperpanjang lagi kalau sudah kontraknya berakhir,” jelasnya.

Konsep pemanfaatan lahan itu kata Alwan, memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro,kecil, dan menengah (UMKM) untuk menjalankan aktifitas ekonomi, sehingga kawasan bekas bandara terlihat hidup.

Disinggung mengenai MoU itu muncul tidak terlepas dari piutang pajak PT. Angkasa Pura I. Keuntungan apa yang diperoleh Pemkot Mataram jika mengelola lahan belasan tahun nganggur tersebut? Alwan menegaskan, Pemkot Mataram tidak melihat dari sisi profit dari pemanfaatan kawasan tersebut, melainkan melihat manfaat yang dirasakan oleh masyarakat terutama pelaku UMKM.

Artinya, keberadaan lahan milik PT. Angkasa Pura dapat dirasakan sehingga tidak seperti bangunan mati tanpa aktivitas apapun. Oleh karena itu, Pemkot Mataram memberikan ruang bagi pelaku UMKM memanfaatkan lokasi tersebut untuk berjualan kuliner, bazar, jual beli kendaraan, pusat pameran dan lain sebagainya. “Kita akan berbagi dengan OPD untuk memanfaatkannya karena bisa saja digunakan untuk event olahraga skala kota,” demikian kata Alwan. (cem)

Golden Palace Hotel Lombok Hadirkan Room Promo “SWEET SEPTEMBER”

0
Promo Golden Palace(ekbisntb.com/r)

Golden Palace Hotel  Lombok menghadirkan room promo “SWEET SEPTEMBER” dengan special rate Rp 555.000,- /nett /night, bisa dinikmati oleh semua kalangan yang ingin menghabiskan waktu akhir pekan bersama teman, keluarga, pasangan ataupun dengan orang terkasih. Promo ini berlaku untuk periode menginap 4-8 September 2024 saja untuk para tamu yang ingin bermalam dan menikmati pelayanan hotel bintang 4 di Golden Palace Hotel Lombok.

Harga penawaran Room Promo “SWEET SEPTEMBER” berlaku untuk pemesanan/booking via online by telepon (hunting), direct message di sosial media Instagram dan walk-in atau langsung ke bagian Resepsionis Golden Palace Hotel Lombok yang terletak di Lobby Level. Tipe kamar yang berlaku untuk promo ini adalah Tipe Deluxe Room King Size / Twin Bed dengan pilihan smoking / non smoking room tergantung ketersediaan kamar pada saat pemesanan. Promo dengan harga Rp 555.000 tersebut juga sudah termasuk sarapan untuk 2 orang dengan menu all u can eat buffet di Cendrawasih Restaurant.

Terdapat banyak potongan harga dan fasilitas gratis lainnya yang bisa dinikmati all in dengan paket room promo “SWEET SEPTEMBER” seperti free access WiFi,  free access kolam renang, free access fitness centredan free access Rooftop Garden 12th Floor, discount 20% untuk seluruh produk Food and Beverage kecuali alkohol, discount 20% untuk treatment and massage di Jasmine SPA & Sauna, serta discount 20% Laundry & Dry Clean.

Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Golden Palace Hotel Lombok di 0370–6170000 / 085-954-697-787 (hunting) atau mengirimkan direct message melalui sosial media Golden Palace Hotel Lombok dan bisa datang langsung ke  Jl. Sriwijaya No. 38, Mataram serta dapat pula mengunjungi website kami di www.goldenpalacelombok.com(r)

Hingga Juli 2024, Tamu Hotel di NTB Tembus 1,1 Juta Orang

0
Foto : Wahyudin (Ekbis NTB/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Hingga bulan Juli 2024, jumlah tamu hotel di Provinsi NTB, baik di hotel berbintang maupun hotel non bintang mencatatkan angka yang cukup bagus. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, jumlah tamu hotel di NTB sebanyak 1,1 juta orang lebih.

Kepala BPS NTB Wahyudin mengatakan, hotel berbintang dari Januari hingga Juli 2024 mencatatkan tamu sebanyak 587 ribu lebih yang terdiri dari 406 ribu tamu dalam negeri serta 181 ribu tamu mancanegara.

Sementara hotel non Bintang mencatatkan angka tamu sebanyak 556 ribu tamu dengan rincian 200 ribu tamu dari luar negeri serta 355 ribu tamu dari dalam negeri.

“Sehingga jumlah total jumlah tamu dalam negeri di periode Januari – Juli 2024 sebanyak 762 ribu dan 381 ribu tamu dari luar negeri. Sehingga total tamu hotel di NTB sebanyak 1.143.882 tamu,” kata Wahyudin saat menyampaikan berita resmi statistik, Senin 2 September 2024 kemarin.

Terkait dengan transportasi wisatawan yang datang ke NTB melalui sejumah pintu masuk, baik itu pelabuhan maupun bandara. Khusus di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), BPS mencatat kedatangan wisatawan mancanegara (wisman)

Adapun jumlah wisman yang melalui BIZAM pada Bulan Juli 2024 sebanyak 8.652 orang, mengalami kenaikan sebesar 25,52 persen jika dibandingkan Bulan Juni 2024 dengan wisman sebanyak 6.893 orang. Sedangkan jika dibandingkan dengan Bulan Juli 2023 dengan jumlah wisman sebanyak 6.433 orang, wisman Bulan Juli 2024 mengalami kenaikan sebesar 34,49 persen.

Kunjungan wisman melalui BIZAM dapat dikelompokkan menurut regional wisman yang datang. Kunjungan wisman pada Bulan Juni 2024 didominasi Regional ASEAN dengan 3.381 orang. Selanjutnya kunjungan wisman berasal dari Regional Eropa dengan 3.339 orang, Asia (kecuali ASEAN) dengan 1.259 orang, Oseania dengan 322 orang dan Amerika dengan 296 orang. Kunjungan wisman juga berasal dari regional lainnya namun jumlahnya lebih kecil.

“Secara komulatif dari Januari hingga Juli 2024, jumlah wisman yang datang ke NTB melalui BIZAM sebanyak 47.737 orang,” tutup Wahyudin (ris)

Tingkatkan Kompetensi Kewirausahaan, Produk Teknik Kimia Industri SMKN 3 Mataram Dijajakan di CFD Udayana

0
Siswa SMKN 3 Mataram saat menjajakan produk Teknik Kimia Industri saat Car Free Day di Jalan Udayana, pada akhir pekan kemarin. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Pembelajaran di Teknik Kimia Industri SMK Negeri 3 Mataram menghasilkan produk yang selama ini dibutuhkan oleh masyarakat dalam keseharian. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan siswa, produk ditawarkan secara langsung. Salah satunya dengan siswa menjajakan produk saat hari bebas kendaraan atau car free day (CFD) di Jalan Udayana, Kota Mataram, Minggu 1 September 2024 lalu.

Kepala SMKN 3 Mataram, Sulman Haris, S.Ag., M.Pd.I., pada Senin 2 September 2024 menyampaikan implementasi kewirausahaan dapat dilakukan secara klasik dengan menawarkan langsung melalui berbagai ajang atau event, dari pintu ke pintu atau door to door, maupun berbasis digital dengan memanfaatkan aplikasi-aplikasi digital.

“Pengenalan kewirausahaan di Teknik Kimia Industri, kami mulai dari kelas X. Kami menghubungkan berbagai kompetensi antara kelas X dan kelas XI, sehingga keterkaitannya dapat dirasakalan siswa dengan jelas. Dalam hal ini, kelas XI dalam proses pembelajarannya, sudah menghasilkan produk, selanjutnya kelas X diajarkan untuk menawarkan produk tersebut ke masayarakat,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan kewirausahaan yang palng mudah bagi kelas X adalah menawarkan langsung ke masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya mendorong dan memfasilitasi siswa kelas X membuka lapak produk Teknik Kimia Indsutri di berbagai tempat strategis yang merupakan sentral-sentral pergerakan ekonomi. “Seperti di Udayana pada saat Car Free Day, Lapangan Sangkareang, maupun di Taman Loang Baloq,” ujarnya.

Dalam kaitan dengan penerapan kewirausahaan ini, kelas X belajar untuk menjelaskan produk di Teknik Kimia Industri, belajar menawarkan produk ke masyarakat, serta belajar menerapakan perhitungan profit. Berkaitan dengan ini, Sulman Haris menegaskan bahwa penguatan kewirausahaan kelas X tidak hanya berorientasi pada profit semata.

“Mereka terjun langsung di tengah-tengah masayarakat, membutuhkan mental kewirausahaan yang mumpuni. Terlebih lagi, ketika menawarkan produk, maka dibutuhkan kompetensi pemahaman mereka pada karakteristik produk tersebut, serta etika komunikasi ke orang lain menjadi bagian penting. Oleh karena itu, dengan bersentuhan langsung di tengah-tengah masyarakat, maka mereka belajar untuk menumbuhkan mental dan memperkuat etika berwirausaha,” jelas Sulma Haris.

Kegiatan ini akan menjadi kurikulum utama bagi SMKN 3 Mataram, terutama di Teknik Kimia Industri. Dengan begitu, tugasnya sebagai kepala sekolah adalah membangun jejaring-jejaring dengan industri relevan.

“Jejaring tersebut kami maksudkan, agar kami mampu menghadirkan berbagai produk industri ke sekolah, terutama melalui teaching factory dan production based learning. Ketika banyak produk indsutri dapat diintegrasikan dalam pembelajaran, maka pengalaman siswa akan semakin beragam, dan akhirnya, kompetensi siswa akan sejalan dengan yang diharapkan oleh industri,” ujar Sulman Haris.

Lingkup penguatan kompetensi Teknik Kimia meliputi bidang industri kimia, seperti deterjen, obat-obatan, karet, palstik, pangan, tekstil, kosmetik maupun bidang lain. Cakupan yang luas tersebut, maka sekolah dapat memfokuskan penguatan kompetensi siswa pada bidang industri tertentu. Dalam hal ini, SMKN 3 Mataram fokus pada industri kimia bidang deterjen, obat-obatan, pangan, tekstil, dan kosmetik.

Penyampaian kompetensi ini jadwalkan dalam tiga semester, mulai dari kelas XI semester III sampai dengan kelas XII di semester VI. Sedangkan di semester V kelas XII, siswa akan belajar di industri dan lingkungan masyarakat melalui praktik kerja lapangan. Sedangkan di kelas X, baik semester I maupun semester II, siswa mempelajari dasar-dasar Kimia Industri, baik dalam bentuk konsep maupun praktik. Mata pelajaran ini mencakup penguatan kompetensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Regulasi-regulasi di Indsutri Kimia, Proses Produk di Industri Kimia, serta Pengenalan Kewirausahaan. (ron)

SMKN 3 Mataram Tingkatkan Semangat Kewirausahaan para Siswa

0
Para siswa SMKN 3 Mataram saat mengikuti kegiatan Guest Lecture dengan menghadirkan Coach Kaffa dari Kaffa Business Coach di Aula SMKN 3 Mataram, pada Jumat 30 Agustus 2024. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – SMKN 3 Mataram menggelar kegiatan guru tamu atau Guest Lecture dengan menghadirkan Coach Kaffa dari Kaffa Business Coach di Aula SMKN 3 Mataram, pada Jumat 30 Agustus 2024. Tema besar yang diusung, “Mindset is Everything: Be an Entrepreneur, Not Just a Worke”.

Kegiatan tersebut bukan sekadar ajakan, tetapi merupakan deklarasi tekad untuk menjadikan pola pikir kewirausahaan atau entrepreneurial mindset sebagai arus utama pemikiran dan cita-cita bagi setiap siswa di SMKN 3 Mataram.

Kepala SMKN 3 Mataram, Sulman Haris mengatakan, tiga kemungkinan jalan hidup yang biasa ditempuh oleh para lulusan SMK yaitu bekerja, melanjutkan kuliah, atau berwirausaha. Pihaknya berharap bahwa atmosfer penuh semangat ini dapat menular ke sekolah-sekolah lain di seluruh provinsi. Dalam pidato pengantarnya, Sulman Haris mengajak para siswa memanfaatkan peluang.

“Saat inilah kita punya kesempatan untuk memastikan nasib kita dirajut dan ditenun. Semua hal dan segala sesuatu bisa dilakukan oleh hamba sesuai dengan impian apalagi oleh para muda hebat peserta didik di SMKN 3 Mataram, kecuali satu hal saja, yakni menghidupkan mayat. Hidup masih koma, belum titik maka maksimalkan ikhtiar,” ajaknya.

SMKN 3 Mataram tidak hanya mengajak para siswanya untuk bermimpi besar, tetapi juga untuk memulai dari langkah kecil yang nyata, dan bertindak sekarang juga. “Di era ini, kesuksesan bukan hanya milik mereka yang menunggu peluang datang, tetapi milik mereka yang menciptakan peluang itu sendiri,” ujar Sulman Haris.

Melalui program “Entrepreneurial Mindset Mainstreaming” ini, SMKN 3 Mataram bertekad untuk mencetak generasi yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap menciptakan pekerjaan. Generasi yang tidak hanya menunggu keberhasilan, tetapi aktif meraihnya. Generasi yang tidak hanya memiliki harapan, tetapi juga visi yang jelas, serta keberanian untuk mewujudkannya.

“Inilah langkah awal dari sebuah perjalanan panjang. Inilah momentum untuk meraih impian. Dan inilah saatnya untuk kita semua, sebagai satu kesatuan, berjuang bersama untuk masa depan yang lebih cerah, lebih mandiri, dan lebih bermartabat,” ujar Sulman Haris. (ron)

ADWI Tingkat Nasional 2024, Aik Berik Ditargetkan Masuk Tiga Besar

0
Asisten II Setda Loteng H.Lendek Jayadi, memimpin rapat persiapan penilaian ajang ADWI tingkat nasional di kantor Bupati Loteng, Senin 2 September 2024. (ekbisntb.com/kir)

Lombok (ekbisntb.com) – Desa Wisata Aik Berik Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah (Loteng) sukses masuk 50 besar ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tingkat nasional tahun 2024 ini. Sekarang ini tinggal menunggu penilaian terakhir untuk penentuan penerimaan penghargaan ADWI terbaik dari pemerintah pusat. Kendati diakui cukup berat, Pemkab Loteng optimis Desa Wisata Aik Berik bisa masuk setidaknya tiga besar nasional.

“Kita akui persaingan di ajang ADWI tingkat nasional cukup berat. Apalagi semua desa wisata yang masuk 50 besar nasional tahun ini menyajikan wisata alam sebagai menu utamanya. Sehingga persaingannya dipastikan bakal ketat,” terang Asisten II Setda Loteng H. Lendek Jayadi, kepada Ekbis NTB, di ruang kerjanya, Senin 2 September 2024.

Walaupun begitu bukan berarti Desa Wisata Aik Berik tanpa peluang untuk jadi yang terbaik. Untuk itu, jelang proses penilaian oleh tim penilaian pusat ADWI 2024, pihaknya mulai mempersiapkan semua kebutuhan di bawah, agar semua aspek yang dinilai nantinya benar-benar siap.

Koordinasi dengan semua pihak, mulai dari pemerintah desa, kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat serta elemen terkait lainya juga sudah dilakukan. Harapanya, sebelum tim penilai pusat data, Desa Wisata Aik Berik benar-benar siap untuk dinilai.

Rencananya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno direncanakan datang untuk mendampingi langsung penilaian ADWI tingkat nasional. Hanya saja, pihaknya masih menunggu jadwal pasti kapan Menparekraf dan tim penilaian akan datang. “Kemungkinan  besar jelang ajang MotoGP,” sebut Lendek.

Biasanya, jadwal pasti kedatangan tim penilai ADWI disampaikan empat hari jelang kedatangan, sehingga ketika masih ada waktu, persiapan menyambut proses penilaian mulai dilakukan sedini mungkin.

Lendek menjelaskan, bagi desa wisata ajang ADWI tidak hanya soal lomba semata. Tetapi jauh lebih luas lagi. Ajang ADWI bisa memberikan dampak positif bagi perkembangan desa wisata itu sendiri di masa yang akan datang. Karena dengan masuk menjadi nominasi ADWI saja, itu salah satu jalan bagi desa wisata untuk membuka jaringan promosi yang lebih luas.

Kalau jaringan promosi sudah luas, maka akan bisa mengundang wisatawan untuk datang berkunjung ke desa wisata tersebut. Banyak contoh-contoh desa wisata yang mengalami perkembangan pesat setelah masuk dalam nominasi ajang ADWI. Dampak positif itulah yang diharapankan juga bisa dirasakan Desa Wisaya Aik Berik.

“Ajang ADWI itu bukan melulu soal lomba semata. Tetapi soal keberlanjutan desa wisata itu sendiri. Selain bisa membuka dan memperluas jaringan promosi. Masuk menjadi nominasi ADWI bisa mendorong masuknya supporting pengembangan desa wisata dari pemerintah pusat,” ujarnya. (kir)

Beras, Emas dan SKM Beri Andil

0
Wahyudin (ekbisntb.com/dok)

PADA Agustus 2024, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan harga berbagai komoditas pada Agustus 2024 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Sehingga terjadi inflasi tahunan (y-on-y) Provinsi NTB sebesar 2,01 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,77.

Kepala BPS NTB, Wahyudin MM mengatakan, adpun tingkat inflasi secara bulanan (m-to-m) Provinsi NTB bulan Agustus 2024 sebesar 0,06 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) di bulan Agustus 2024 sebesar 0,08 persen.

Ia mengatakan, inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 5,71 persen, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 2,74 persen.

“Kemudian kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,18 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,10 persen serta sejumlah kelompok penyumbang lainnya,” kata Wahyudin saat menyampaikan berita resmi statistik, Senin 2 September 2024 kemarin.

Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y pada Agustus 2024, antara lain beras, emas perhiasan, sigaret kretek mesin (SKM), cabai rawit, sewa rumah, bahan bakar rumah tangga, sigaret kretek tangan (SKT), gula pasir, kopi bubuk, jeruk, angkutan udara, dan lain-lain.

Pada Agustus 2024, seluruh wilayah IHK di Provinsi NTB yang berjumlah tiga kabupaten/kota mengalami inflasi y-on-y. Inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Kota Mataram sebesar 2,45 persen dengan IHK sebesar 105,89 dan terendah terjadi di Kabupaten Sumbawa sebesar 1,34 persen dengan IHK sebesar 105,68.

Jika dilihat dari grafik inflasi Y-o-Y dari Januari sampai Agustus, terlihat angka inflasi di NTB yang cenderung fluktuatif, namun menurun. Misalnya di Januari, inflasi Y-o-Y sebesar 2,87 persen, Februari 3 persen, Maret 3,63 persen, April 3,31 persen, Mei sebesar 2,77 persen, Juni sebesar 2,12 persen, Juli 1,91 persen dan inflasi di bulan Agustus 2024 sebesar 2,01 persen.(ris)

Internet XLSatu di Lombok Gangguan

0
Modem provider XL (ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Pengguna internet rumahan, XLSatu harus bersabar. Provider penyedianya, PT. XL. Axiata mengkonfirmasi terjadi gangguan. Informasinya gangguan ini terjadi bagi pelanggan di sejumlah wilayah.

Pelanggan XLSatu di Kota Mataram juga menyampaikan keluhan terganggunya aktivitas internet akibat terjadinya gangguan jaringan XLSatu. Gangguan terjadi sejak siang Senin, 2 September 2024.

“Saya harus cari internet lain, sambil nunggu gangguan kembali normal. Saya tidak bisa lepas dari internet untuk kebutuhan pekerjaan,” kata salah satu pelanggan XLSatu di Mataram.

Hingga malam hari, gangguan internet XLSatu masih terjadi. Ibnu Syahban, Corporate Communications XL Axiata East Region menyampaikan, sedang dilakukan penanganan.

“Semoga segera selesai,” ujarnya.

“Kami sampaikan mohon maaf atas terjadinya kendala layanan internet pada sebagian pelanggan XL Axiata. Proses penanganan kendala ini sedang berlangsung. Semoga dapat segera kembali pulih. Sekali lagi kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” tandasnya.

Hingga sore hari berita ini diturunkan. Gangguan layanan internet XLSatu masih terjadi.(bul)

Toko Roti Flozzarolla Hadir Di Mataram, Tawarkan Beragam Varian Roti Abon Kekinian

0
Toko roti Flozzarolla resmi dibuka di Kota Mataram(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Toko roti Flozzarolla resmi dibuka di Kota Mataram. Peresmian dilakukan, Senin, 2 September 2024.

Berlokasi di Jalan Lingkar Selatan, Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela. Persisnya di samping Kantor DPRD Kota Mataram.

Toko roti Flozzarolla menawarkan beberapa varian roti kekinian yang lezat dengan harga yang terjangkau. Dibuat tanpa menggunakan bahan pengawet.

Ratu Sabina, Owner Flozzarolla mengatakan, usaha roti ini bermula dari produksi rumahan kini telah berhasil membuka outlet pertamanya.

“Kami produksi dalam skala kecil sudah dari satu tahun yang lalu. Karena lambat laun permintaan semakin banyak, jadi kami memberanikan diri untuk membuka outlet agar dapat menjangkau para pelanggan lebih dekat,” ujarnya.
Flozzarolla menyediakan tiga varian roti gulung abon dengan isian daging sapi, ayam dan tuna. Untuk satu box besar isi empat roti dibandrol seharga Rp50 ribu. Sedangkan box ukuran kecil isi dua roti seharga Rp27 ribu.

“Dalam sehari, Kami menyiapkan sekitar 30-50 box. Kami produksi menggunakan bahan baku yang berkualitas dan tersaji dalam kondisi fresh,” jelas Ratu Sabrina.

Selain roti gulung abon, Flozzarolla juga menyediakan roti ekonomis untuk kalangan mahasiswa yang dijual seharga Rp5 ribu.

“Kami juga memperhatikan kalangan mahasiswa dengan menyediakan roti kopi, roti dengan cita rasa kopi Lombok yang sangat khas,” tukasnya.

Sabina menyebut hadirnya Flozzarolla turut memberdayakan perekonomian masyarakat dan kapasitas sumber daya manusia sekitar, khususnya para pekerjanya yang merupakan anak berkebutuhan khusus dan tidak dapat melanjutkan sekolah tinggi.

“Kami mengajarkan anak-anak muda keterampilan membuat roti dan kue rumahan. Mereka sekarang bekerja dengan kami, tapi tidak menutup kemungkinan kalau kedepannya akan punya usaha sendiri,” tambah Pengurus Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi NTB ini.

Sementara itu, Dr. Furkan, M.Pd, Manager Flozzarolla menegaskan, kehadiran toko roti ini di Mataram sebagai pilihan baru bagi pecinta kuliner. Roti Flozzarolla mengutamakan bahan-bahan berkualitas dan diproduksi dengan standar higienis. Dan sangat cocok sebagai oleh-oleh.

“Flozzarolla hadir sebagai pilihan baru. Dan bisa dijadikan untuk berbagai kebutuhan, rumah tangga, maupun acara-acara besar,” tandasnya.

Pada pembukaan Toko Flozzarolla, hadir langsung Dr. Lukman,.M.Pd, dari Rektorat UMMAT. Pengurus IWAPI NTB, Bank Dinar (MIM Foundation), Dr. Firmansyah dari UNRAM, unsur Pegadaian Ampenan, dan stakeholder lainnya.(bul)