Tuesday, April 7, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 411

Bank Dinar Salurkan Rp5 Miliar Dana Kebajikan untuk Atasi Persoalan Sosial di NTB

0
Dana Kebajikan untuk Atasi Persoalan Sosial di NTB(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Dinar Ashri atau Bank Dinar terus menunjukkan komitmennya dalam membantu penyelesaian persoalan sosial di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui penyaluran dana kebajikan yyang disalurkan setiap tahunnya. Pada tahun 2024, Bank Dinar telah menyalurkan lebih dari Rp5 miliar untuk berbagai kegiatan sosial di luar zakat.

Direktur Utama Bank Dinar, Mustaen, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dan telah sesuai dengan ketentuan agama, perundang-undangan, serta persetujuan para pemegang saham. Dana Kebajikan ini dialokasikan dari laba bersih perusahaan, dengan jumlah minimal 10 persen dan tambahan maksimum 10 persen, sehingga totalnya mencapai Rp5 miliar lebih pada tahun 2024.

“Dana ini berasal dari seluruh pihak yang bekerja sama dengan Bank Dinar, termasuk para nasabah yang secara tidak langsung ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini. Harapan kami, keberkahan dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa akan kembali kepada nasabah dan stakeholder dalam bentuk usaha yang lancar dan sehat,” ujar Mustaen.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa semakin berkembangnya perusahaan bersama nasabah dan mitra, maka semakin besar pula dana Kebajikan yang dapat disalurkan untuk membantu pemerintah dalam menyelesaikan persoalan sosial di NTB.

Program Sosial yang Dilaksanakan

Bank Dinar menyalurkan dana Kebajikan melalui MIM Foundation, yang telah memiliki izin resmi sebagai lembaga amil zakat dan badan wakaf atau nazir. Beberapa program sosial yang telah dijalankan di antaranya:
• Pengadaan ambulance gratis yang juga difungsikan sebagai mobil pengantar jenazah.
• Penyediaan motor untuk guru ngaji dan marbot guna memudahkan mobilitasnya melaksanakan kegiatan ibadah dan ekonomi.
• Program beasiswa bagi anak-anak yang membutuhkan.
• Program kesehatan, seperti operasi bibir sumbing dan sunatan massal.
• Penyaluran air bersih, layanan kesehatan gratis
• Bantuan untuk tempat ibadah
• Bantuan gerobak UMKM
• Asuransi bagi ratusan penyandang disabilitas melalui BPJAMSOSTEK untuk perlindungan dari risiko sosial.
• Bantuan kemanusian lain, serta kegiatan sosial lainnya.

Selain itu, Bank Dinar juga menjalankan program makan siang gratis setiap hari Jumat yang telah mencapai 1.000 bungkus per minggu. Program ini melibatkan pelaku UMKM sehingga turut membantu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Ajakan untuk Bersama-Sama Mengatasi Persoalan Sosial

Mustaen menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam menyelesaikan masalah sosial, seperti pendidikan, kesehatan, dan kemiskinan. Ia mengajak masyarakat dan para dermawan untuk turut serta dalam upaya ini, karena permasalahan sosial tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah saja.

“Penyaluran dana Kebajikan ini juga diawasi oleh Yayasan Metro Insan Mulia, yang saya sendiri menjadi ketuanya, agar dana benar-benar tersalurkan sesuai niat dan ketentuan yang berlaku. Kami ingin memberikan contoh bahwa penyelesaian masalah sosial harus dilakukan bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.

Dengan berbagai program yang telah dan akan terus dijalankan, Bank Dinar berharap manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat NTB dan mampu membantu menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi mereka yang membutuhkan.(bul)

ABUJAPI NTB Akan Bentuk Satgas Penertiban BUJP dan Satpam Tidak Berizin

0
Iwan Balukea(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia BPD ABUJAPI NTB akan membentuk satuan tugas (satgas) guna menertibkan perusahaan atau Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) dan personil Satpam yang tidak memiliki izin operasional (SIO & KTA).

Ketua Umum BPD ABUJAPI NTB, Iwan Balukea di Mataram, Senin, 3 Februari 2025 mengatakan, satgas ini memiliki tupoksiran melakukan pendataan ,survey, observasi kepada BUJP dan Satpam illegal pada area-area pengguna jasa (user), fasilitas, sarana, alat peralatan pendukung operasional jasa keamanan yang tentunya melakukan pembinaa, pengawasan dan penyuluhan (binwasluh) yang bersifat humanis (Smilling Force).

Tugas satgas ini lebih kepada bagaimana BUJP dan Satpam yang tidak memiliki izin dapat memperoleh izin secara resmi. Hal ini sangat berdampak terhadap Industrial Security dan persaingan usaha yang tidak sehat bahkan monopoli usaha.

“BUJP dan Satpam tanpa izin ini beroperasional di area-area pelosok seperti di lingkar tambang, dan ini menjadi atensi ABUJAPI NTB. ini tentang pengamanan tentang keselamatan dan keamanan mulai dari obyek subyek hingga nyawa manusia yang kita pikirkan. Jadi sangat berbahaya jika ada satu badan usaha yang tidak mengantongi Izin Operasional dari POLRI tetapi melaksanakan usaha di sektor jasa keamanan termasuk personil satpam yang tidak memiliki ijazah Gada Pratama dan Kartu Anggota Satpam yang diterbitkan POLRI,” ujarnya.

BPD ABUJAPI NTB saat ini terus melakukan koordinasi dengan DPRD NTB, DITBINMAS POLDA NTB, DISNAKERTRANS NTB, BPJS Kesehatan & BPJS Ketenagakerjaan guna mencari solusi terbaik agar program (satgas) ini dapat berjalan secara optimal.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam persaingan usaha sector jasa keamanan yang sehat, bermartabat dan professional di NTB dengan menerapkan tata kelola BUJP yang baik, mengingat skala kualifikasi usaha sektor jasa keamanan ini berresiko tinggi.(bul)

Penetapan Tarif Impor Tinggi Memicu Perang Dagang di Pasar Global

0
Pemberlakuan tarif impor Amerika Serikat(ekbisntb.com/sky news australia)

Lombok(ekbisntb.com) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi memberlakukan tarif impor tinggi terhadap produk yang berasal dari China, Canada, dan Mexico.

Tarif impor tersebut ditetapkan Donald Trump pada Sabtu 1 Februari 2025 waktu setempat, menurut pemerintahan Donald Trump pemungutan tarif impor tersebut akan berlaku mulai selasa 4 Februari 2025, kebijakan Trump itu pun langsung memicu kekhawatiran bea masuk tinggi yang akan menyebabkan harga produk lebih mahal, ada kemungkinan kebijakan Trump memicu perang dagang baru yang dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi Global dan memicu inflasi, Donald Trump menetapkan pemberian tarif impor sebesar 25% terhadap produk dari Canada dan Mexico.

Selanjutnya barang dari China akan dikenakan bea masuk 10%, berdasarkan data birosensus AS menunjukkan impor minyak mentah menyumbang sekitar seperempat dari seluruh impor AS dari Canada dengan jumlah hampir 100 miliar dolar as pada 2023, Donald Trump menyatakan pemerintah AS akan mempertahankan tarif impor tersebut sampai situasi keadaan darurat nasional atas narkoba ventanil dan imigrasi ilegal yang berakhir di AS, menurut Donald Trump tarif tersebut akan menghentikan aliran ventanil opiat dan bahan kimia prekusor dari China ke AS melalui Mexico dan Canada, Donald Trump juga yakin tarif pajak tinggi akan menghentikan imigran ilegal melintasi perbatasan AS.

Pejabat gedung putih mengatakan tidak akan ada pengecualian dari pengenaan tarif impor terbaru AS, jika Canada, Mexico, dan China membalas tarif pajak tinggi kepada AS.

Donald Trump bisa saja meningkatkan biaya masuk AS lebih tinggi, Donald Trump mengakui bahwa kebijakannya akan menyebabkan gangguan dan kesulitan bagi warga negara AS, namun Donald Trump menegaskan akan tetap melanjutkan pengenaan tarif tersebut.

Kelompok industri dan partai demokrat memberikan peringatan keras soal dampak terhadap harga barang pokok yang masuk ke AS, rencana Donal Trump juga dikhawatirkan akan mengurangi pertumbuhan AS sebesar 1,5 poin tahun ini, kondisi ini akan menyebabkan resesi di Canada dan Mexico, kenaikan tarif yang tajam terhadap mitra dagang AS juga dapat menciptakan inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang negatif.

Sealin itu nilai tukar peso Mexico dan dollar Canada akan menurun setelah Donald Trump memberlakukan tarif impor ini.

Menanggapi hal ini perdana menteri Canda Justin trudo mengatakan bahwa kenaikan tarif ini akan mengakibatkan harga bahan makanan dan barang lainnya lebih Mahal, trudo juga merasa dikhianati oleh Amerika Serikat padahal mereka adalah tetangga dan sekutu lama bahkan trudo menyinggung soal pasukan kanada yang bertempur bersama AS di Afganistan pernyataan itu disampaikannya di depan warga kanada pada Sabtu 1 Februari 2025, dilansir dari Sky News Australia (fan)

Bandara Lombok Tambah Pilihan Transportasi Darat Dari Bandara

0
Armada bluebird beroperasi di Bandara Lombok(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Bandara Lombok kembali menambah alternatif pilihan transportasi darat dari bandara dengan hadirnya layanan taksi Bluebird, mulai Sabtu 1 Februari 2025.

Hadirnya layanan Bluebird ini untuk memenuhi permintaan pengguna jasa akan adanya pilihan transportasi bandara berbasis argometer. Sebelumnya juga telah hadir pilihan transportasi bandara berbasis aplikasi Grab Car sejak 28 Juni 2021 dan GoCar yang beroperasi sejak 23 Desember 2024.

“Kehadiran Bluebird, Grab Car, dan GoCar ini melengkapi layanan jasa transportasi darat yang sudah ada sebelumnya di Bandara Lombok. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk meningkatkan standar pelayanan bandara kepada pengguna jasa, khususnya dalam layanan transportasi darat penghubung bandara. Selain sebagai alternatif, hal ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan daya saing dan nilai tambah bagi armada penyedia layanan transportasi darat di Bandara Lombok,” ujar General Manager PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Lombok, Barata Singgih Riwahono, Senin, 3 Februari 2025.

Selain itu, semakin beragamnya pilihan moda transportasi darat resmi di bandara ini dimaksudkan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi dari dan menuju ke bandara, memastikan kenyamanan dan keamanan penumpang pengguna jasa transportasi, serta memudahkan mobilitas masyarakat dan wisatawan yang tiba maupun berangkat dari Bandara Lombok.

“Kami sebagai pengelola bandara ingin memastikan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan pengguna jasa dengan menghadirkan layanan pendukung bandara yang memiliki standar baik serta menyesuaikan kebutuhan pengguna jasa bandara. Hal ini juga bagian dari upaya kami dalam mendukung Lombok sebagai destinasi pariwisata serta demi kemajuan masyarakat NTB,” imbuh Barata.

“Saya sangat setuju dengan semakin beragamnya pilihan moda transportasi dari dan menuju bandara ini. Sebagai konsumen, tentunya penumpang berhak memilih moda transportasi yang mereka anggap paling aman, terpercaya, dan pelayanan yang bagus. Toh bandara-bandara di daerah lain juga sudah lazim kok ada Bluebird, Grab, GoCar. Apalagi Lombok ini kan destinasi wisata. Mestinya didukung dengan pelayanan yang baik sejak turis itu tiba di bandara,” komentar Rizky Ramdhani, pengguna jasa Bandara Lombok asal Sumbawa Besar.(bul)

Dream Team Astra Honda Siap Lanjutkan Dominasi di Asia, Bibit Unggul Dibina ke Eropa

0
Dream Team Astra Honda siap melanjutkan dominasi di Asia, bibit unggul dibina ke Eropa (ekbisntb.com/ist)

PT Astra Honda Motor (AHM) mendukung 14 pebalap muda Indonesia bertalenta menjadi juara di berbagai ajang balap sepeda motor nasional maupun internasional.

Selain konsistensi terhadap program balap berjenjang, pada tahun 2025 AHM menambah lagi dua dukungan baru untuk anak Indonesia melaju kencang di kelas Asia Superbike 1000 (ASB1000) dan European Talent Cup (ETC).

Bersama tim terbaik Astra Honda yang telah meraih 6 kali juara tim di kelas Asia Production 250 (AP250) di ajang paling bergengsi Asia Road Racing Championship (ARRC) siap menghadapi tahun 2025 untuk melaju mengantarkan Indonesia juara di musim balap 2025.

Tahun 2025 AHM mengirimkan Veda Ega Pratama yang akan menjalani debut tahun pertamanya berlaga di ajang kejuaraan FIM JuniorGP World Championship kelas Moto3-JuniorGP World Championship. Pebalap berusia 16 tahun tersebut siap untuk tampil kompetitif meneruskan estafet pebalap alumni Astra Honda Racing School yang berlaga di kejuaraan level dunia, yaitu Mario Suryo Aji yang kini menjadi pebalap regular di kejuaraan balap Moto2 World Championship bersama Idemitsu Honda Team Asia.

Pada arena balap paling bergengsi di Asia yaitu ARRC tim AHRT telah meraih 6 kali kemenangan untuk kategori team, dengan semangat kembali meraih gelar juara tahun ini Astra Honda mengambil tantangan baru dengan turun pertama kali di 3 kelas bergengsi di ARRC.

Andi Farid Izdihar, lulusan AHRS 2010 yang memililiki pengalaman bersama Honda di berbagai kejuaraan di Asia, Eropa bahkan pernah turun di kejuaraan dunia Moto3 dan Moto2, akan jadi pebalap Astra Honda pertama di kelas ASB1000 yang merupakan kasta tertinggi di ajang balap ARRC.

Sementara itu, M Adenanta Putra yang menjadi runner-up SS600 ARRC 2024, kembali bertarung di kelas SS600, bersama juara AP250 2023 Rheza Danica Ahrens dan juara AP250 2024 Herjun Atna Firdaus.

Sedangkan di kelas AP250 Astra Honda telah menjadi juara team sebanyak 6 kali, dan pemenang kategori pebalap sebanyak 4 kali. Tahun ini ujung tombak persaingan di kelas tersebut dipercayakan kepada Fadillah Arbi Aditama, yang juga merupakan pebalap yang selama 3 tahun bersaing di kejuaraan balap Eropa. Arbi menemani pebalap muda Davino Britani yang merupakan lulusan Astra Honda Racing School 2024 pada kelas AP250 untuk kembali melesat kencang bersama CBR250RR.

M.K Ramadhipa, pebalap rookie yang berhasil meraih peringkat 3 di AP250 pada ajang ARRC 2024 dan peringkat 4 di ATC 2024, tahun ini akan menghadapi tantangan baru. Ramadhipa mendapat dukungan dan kesempatan dari Astra Honda untuk berlaga di European Talent Cup bersama dengan Honda Asia Dream Racing Junior Team.

ETC merupakan kejuaraan besutan DORNA yang bertujuan mengembangkan talenta muda di dunia balap di Eropa, kompetisi ini memberi peluang untuk pebalap berusia 12 hingga 20 tahun sekaligus menjadi batu loncatan bagi pebalap muda, dengan banyaknya pebalap alumni ETC yang kini berkompetisi di Kejuaraan Dunia MotoGP.

 Dukungan juga kembali diberikan untuk pebalap muda Indonesia yang akan balap di Asia Talent Cup (ATC) 2025. Empat pebalap sudah diumumkan DORNA selaku penyelenggara event tersebut, yaitu Davino Britani, Alvaro Hetta Mahendra, Muh Badly Ayatullah Massorong, dan Nelson Cairoli Ardheniansyah, akan bersaing dengan para pebalap belia dengan rentang usia 13-15 tahun dari berbagai negara di Asia Oceania.

Di kejuaraan benua Asia lainnya yaitu Thailand Talent Cup (TTC), AHM juga memberikan dukungan penjenjangan dengan mengirimkan dua siswa Astra Honda Racing School (AHRS) untuk bertanding di ajang balap yang digelar di Thailand yaitu Bintang Pranata Sukma dan Ziven Rozul Abiy Salim yang masih berusia 14 tahun. Keduanya akan melaju di Negeri Seribu Pagoda sepanjang musim 2025.

Astra Honda juga melanjutkan dukungannya dalam pembinaan balap off-road. Bibit muda Indonesia, Arsenio Algifari, akan kembali lanjutkan kiprahnya untuk melaju kencang bersama CRF250R di Kejuaran Nasional MX.

Marketing Direktur AHM Octavianus Dwi Putro mengatakan melalui konsistensi program pembinaan balap berjenjang, AHM berupaya untuk menghadirkan lebih dari sekedar wadah aktualisasi bagi pecinta balap Indonesia. Didukung motor sport Honda berkualitas terbaik sebagai tunggangan para pebalap muda bertalenta, para pebalap binaan AHM diyakini mampu melesat mewujudkan mimpi yang memberikan kebanggaan untuk bangsa.

“Mari kita dukung generasi muda dan para pebalap Astra Honda untuk selalu semangat mengharumkan nama Indonesia di kancah balap dunia,” ujar Octa.

Program Menyeluruh

Dukungan PT Astra Honda Motor tidak terbatas pada program penjenjangan yang terstruktur dan konsisten sejak 2010.

Astra Honda Racing School kembali dilanjutkan sebagai bentuk komitmen dukungan pembinaan dasar bibit pebalap muda untuk usia 11-14 tahun. Sedikitnya 20 anak Indonesia yang diseleksi dari berbagai daerah di Indonesia, akan mengikuti program tersebut. Selain siswa yang dinyatakan dapat melanjutkan dari program sebelumnya, AHRS juga akan merekrut siswa baru yang akan dilaksanakan di Februari 2025.

 “Melalui program menyeluruh ini, kami ingin memberikan ruang yang luas tidak hanya bagi pelaku tetapi juga pecinta balap di Indonesia. Kami berharap bibit potensial dapat tergali, pelaku balap daerah terwadahi, penikmat aktifitas balap juga merasa senang karena bisa melihat langsung dan menikmata gelaran balap di daerahnya,” Tutup Octa.

“One Heart.” dan “Satu Hati.” di Kejuaraan Dunia

AHM kembali memberikan dukungan kepada Honda Team di ajang MotoGP, WSBK dan MXGP dengan menempatkan logo “One Heart.” dan “Satu Hati.” Semangat Satu Hati dihadirkan dalam ajang balap motor paling bergengsi di dunia yaitu MotoGP, untuk menginspirasi pencinta balap di Indonesia dalam menggapai mimpi. Penempatan logo di racing suit pebalap Luca Marini dan rekan setimnya Joan Mir, serta motor balap RC213V.

Di sepeda motor, selama musim balap MotoGP 2025, logo “One Heart.” dan “Satu Hati.” menghiasi panel bodi tempat duduk bagian samping motor Honda RC213V yang digunakan Honda Racing Team. Diharapkan, dukungan terhadap salah satu tim hebat di MotoGP ini semakin memotivasi anak bangsa untuk berkiprah meraih mimpi hingga di ajang balap motor tertinggi.(bul)

Empat Balap Kelas Dunia akan Berlangsung di Sirkuit Mandalika Selama 2025

0
Direktur Utama MGPA Priandhi Satria (ekbisntb.com/ist)

Direktur Utama MGPA selaku pengelola Sikuit Mandalika Priandhi Satria menagatakan, selama tahun 2024, pemanfaatan Sirkuit Mandalika sebanyak 268 hari yang terdiri dari 199 motorsport dan 69 non motorsport. Adapun jumlah pengungjung selama 2024 sebanyak 170.000 orang.

“120.000 penonton MotoGP dan 50.000 Non-MotoGP,” kata Priandhi Satria dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan Tema Mengembangkan Pariwisata NTB Berkualitas dan Berkelanjutan yang digagas oleh Forum Ekonomi Wartawan NTB dan Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Minggu 2 Februari 2025.

Ia mengatakan, pihaknya selalu melakukan reviu dan memodifikasi konsep penyelenggaran event agar berjalan lebih baik. Di tahun 2025, MGPA memiliki empat event balap berkelas international yaitu MotoGP, ARRC, GT WORLD Series Asia, Porsche Carrera Cup Asia. Selain empat event balap kelas dunia tersebut, akan digelar juga berbagai event balap lokal lainnya, serta berbagai kegiatan non-balap seperti komunitas, latihan, track-day dan berbagai kegiatan lainnya.

“Kami membutuhkan berbagai dukungan dari Pemprov, Pemda, Dinas , OPD dan tentunya media dan para pengusaha lokal dan nasional seperti bantuan kendaraan bus untuk transportasi masyarakat, bantuan promosi di NTB, bantuan pengendalian harga dan berbagai bantuan lainnya untuk sama-sama membuat ajang MotoGP dan berbagai kegiatan lainnya dapat berjalan dengan baik dan benar” ujarnya.

Menanggapi pernyataan MGPA, Gubernur NTB terpilih H. Lalu Muhammad Iqbal menyampaikan dirinya sudah cukup banyak mendengar mengenai kiprah MGPA dalam mengembangkan pariwisata NTB melalui sport tourism di Mandalika Circuit.

“Ini perlu kita aturkan waktu sesi diskusi tersendiri untuk membahas mengenai MotoGP dan berbagai kegiatan lainnya di Mandalika Circuit” katanya.

Menurut Priandhi, Sirkuit Mandalika banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal dan juga international. Semua pihak harus memikirkan bagaimana Pertamina Mandalika International Circuit di Mandalika, Lombok, NTB dan Indonesia dapat lebih dikenal di dunia melalui penggunaan sirkuit, kehadiran penggemar otomotif, serta melalui pemberitaan di berbagai media lokal dan media asing.

Pastinya wisatawan akan memberitakan dan lebih memperkenalkan Mandalika, Lombok, NTB dan Indonesia di dunia, dengan harapan tingkat kedatangan turis lokal dan asing semakin meningkat dan pastinya ini sejalan dengan program pariwisata NTB.

“Program Bapak. H. Lalu Iqbal juga sejalan dengan induk holding kami yaitu Injourney, sebagai holding BUMN di sektor pariwisata dan pendukungnya, yang terus memperkokoh perannya dalam mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia,” ujarnya.(ris)

Minimalisir Kasus Perambahan Hutan, Eks Pelaku ‘’Illegal Logging’’ Dipekerjakan di Purekmas Sesaot

0
Pj Kades Sesaot Sarbaini bersama mantan pelaku perambahan hutan secara ilegal dan dipercaya sebagai Ketua Purekmas Desa Sesaot. (ekbisntb.com/ist)

Untuk meminimalisir kasus perambahan hutan atau illegal logging di kawasan hutan Sesaot, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, Pemerintah Desa (Pemdes) Sesaot bersama pihak pengelola hutan memperkerjakan para eks pelaku pada Pusat Rekreasi Masyarakat (Purekmas). Dampaknya, kasus illegal logging di kawasan hutan tidak semarak dulu.

Mantan pelaku illegal logging yang kini menjadi Ketua Pokja Wisata Purekmas Sesaot, Edi Kurniawan menuturkan ia dan mantan pelaku illegal logging dirangkul Pemdes dan pengelola sebagai pekerja di Purekmas.

Dirinya telah lama berhenti dari aktivitas melanggar tersebut. Sebelumya, ia hampir bertahun-tahun merambah hutan. Bahkan ia sempat empat kali keluar masuk penjara akibat terlibat kasus illegal logging.  Namun setelah sadar dampak dari adanya hutan bagi masyarakat dan anak cucu ke depan, terlebih terhadap pariwisata di desa itu ia pun memutuskan meninggalkan illegal logging sejak tahun 2020. “Karena kita tahu dampak pariwisata ini, sehingga kita berubah,” tuturnya.

Ia menyebut, banyak mantan pelaku Illegal logging yang telah berhenti melakukan perambahan hutan. Mereka dirangkul oleh pemdes untuk dipekerjakan di Purekmas.  Kendati demikian ia tak menampik masih ada saja yang melakukan aktivitas illegal logging. “Ada masih , tapi berkurang tidak seperti dulu,” ujarnya.

Ia pun terus mengajak yang lain untuk berhenti melakukan perambahan hutan, karena merugikan daerah terlebih bagi anak cucu nanti. Semenjak berhenti merambah hutan penghasilan dari Purekmas cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu Penjabat Kades Sesaot Sarbaini mengatakan pihak desa merangkul para eks pelaku illegal logging untuk bekerja di Purekmas. Hal ini sebagai salah satu upaya mengurangi aktivitas perambahan hutan. “Kita rangkul mereka di Purekmas. Dan warga juga sudah sadar hasil dari peristiwa dan hutan ini,” kata dia.

Diketahui, luas hutan di daerah itu mencapai 5 ribu hektar, terdapat 25 hekar dikelola menjadi Hutan Kemasyarakatan (Hkm).

Saat ini sedang berproses untuk pengurusan izin Hkm sebanyak 5.000 orang penggarap pengelola kawasan dalam hutan. Itu dari beberapa desa di antaranya Sesaot, Buwun Sejati, Pakuan, dan Lebah Sampage. Di mana dulunya desa ini satu desa dengan Sesaot. Mereka ini didata, kemudian diminta menyerahkan KTP untuk proses perizinan. “Kalau sudah diberikan izin maka mereka punya legalitas dan desa juga bisa masuk PADes,”imbuhnya.

Dalam pengelolaan kawasan dalam hutan, warga Sesaot sudah paham. Namun yang membuat kacau oknum orang luar yang masuk ke kawasan hutan. “Ini masalahnya,”imbuhnya.

Seperti di Warga di RT 1 Dusun Sesaot Timur hampir 90 persen menikmati keberadaan Purekmas baik berjualan, pengelolaan kawasan Hutan. Termasuk di Pokja dan Pokdarwis desa. Warga setempat menjadi penggarap dan buruh kawasan hutan, sehingga mendapatkan penghasilan dari sana. (her)

Pencairan Gaji Tenaga Kontrak di KLU Tunggu Penandatanganan Kontrak

0
Sahabudin (ekbisntb.com/ari)

Bendahara Daerah Kabupaten Lombok Utara (KLU) hingga kini belum mencairkan gaji para pegawai kontrak daerah. Salah satu hambatannya adalah belum ditandatanganinya kontrak kerja untuk tahun 2025.

HAL itu dikatakan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Lombok Utara, Sahabudin, M.Si., Jumat 31 Januari 2025.

Kepada wartawan, Sahabudin mengatakan ribuan tenaga kontrak di seluruh OPD belum menerima gaji untuk bulan Januari dan Februari. Mengingat masa kerja para pegawai kontrak daerah bersifat tahunan dan wajib menandatangani perjanjian kerja baru di setiap awal tahun. Perjanjian kerja inilah yang menjadi acuan BKAD untuk mengeluarkan perintah pembayaran kepada bank untuk ditransfer ke semua pegawai kontrak.

“Anggarannya sudah ada, sudah disiapkan, tapi pencairannya tetap harus menunggu penandatanganan kontrak kerja,” ucap Sahabudin.

Dikatakannya, tidak ada kendala berarti dalam proses pencairan gaji tenaga kontrak selain SPK antara pegawai dengan Kepala OPD yang memberi pekerjaan. Pihaknya pun hingga kini masih menunggu penyelesaian syarat administrasi.

Menurut dia, seluruh pegawai kontrak yang sudah terbiasa menerima perpanjangan masa jabatan (tahunan) sudah memahami situasi ini. Sehingga ia meyakini, tidak akan ada keluhan terkait keterlambatan perintah pembayaran dari Bendahara Umum Daerah kepada bank.

Di sisi lain, Sahabudin mengisyaratkan bahwa Pemda KLU saat ini sedang mengantisipasi kemungkinan refocusing (pergeseran) anggaran akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat maupun kegiatan lain yang diperintahkan oleh pemerintah pusat, seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Seluruh kabupaten di Indonesia dibebankan untuk merealisasikan program MBG. Kendati tidak masuk sebagai daerah pilot project, namun program yang bersifat nasional ini akan ikut diterapkan, termasuk di Lombok Utara. Implementasinya sendiri sudah dipastikan akan membutuhkan porsi anggaran yang cukup sesuai dengan jumlah siswa.

Terhadap kemungkinan pergeseran anggaran itu, Pemda melalui Tim Anggaran Pemda tentu akan melakukan koordinasi melibatkan seluruh OPD. Pada rapat tersebut akan diketahui item anggaran mana saja yang harus akan dikurangi. Mengingat TPAD juga perlu menyesuaikan anggaran yang ada untuk mendukung impelembtasi program pada Visi Misi Bupati dan Wabup yang baru.

“Kemungkinan bisa terjadi refocusing, karena ini kebijakan pemerintah pusat yang harus kita jalankan. Ada beberapa dana transfer yang kemungkinan dikurangi secara keseluruhan, dan otomatis daerah juga harus menyesuaikan,” jelas Sahabudin. (ari)

Hadiri FGD Unizar – Kadisnakertrans NTB: Kurikulum Harus Sesuai Kebutuhan Industri

0
I Gede Putu Aryadi(ekbisntb.com/ist)

Universitas Islam Al-Azhar (Unizar) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) untuk Program Studi Ilmu Komputer Fakultas Teknik, pada Kamis 30 dan 31 Jumat Januari 2025. Acara yang berlangsung di Ruang Rapat GA8 Rektorat Unizar ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Provinsi NTB I Gede Putu Aryadi, S.Sos., MH.

I Gede Putu Aryadi menegaskan pentingnya menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan industri. Ia menyoroti bahwa dunia saat ini semakin bergantung pada teknologi, terutama dalam aspek keamanan siber yang menjadi elemen krusial bagi berbagai sektor.

“Kurikulum tidak boleh hanya disesuaikan dengan selera internal, tetapi harus berbasis kebutuhan industri. Saat ini, dunia industri sangat membutuhkan keamanan siber. Bahkan, sektor-sektor yang terlihat sederhana seperti minimarket hingga perbankan sangat bergantung pada keamanan siber,” ujarnya.

Aryadi menekankan efisiensi dan efektivitas dalam industri harus didukung oleh teknologi yang mumpuni. Jika tidak, banyak tenaga kerja yang justru akan menganggur akibat kurangnya kompetensi di bidang teknologi.

“Kita ingin industri berjalan dengan efisien dan efektif. Jika tidak didukung oleh teknologi yang tepat, kita akan mengalami kerugian. Banyak tenaga kerja yang akan menganggur jika mereka tidak memiliki keterampilan teknologi yang sesuai,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti penguasaan teknologi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi setiap tenaga kerja. Bahkan dalam proses melamar pekerjaan sekalipun, teknologi sudah menjadi bagian tak terpisahkan.

“Sekarang ada akun ‘Siap Kerja’ yang menjadi platform utama pencari kerja. Bahkan, pekerjaan paling dasar pun seperti petugas kebersihan sudah menggunakan aplikasi absensi berbasis digital. Semua kantor dan perusahaan saat ini membutuhkan pengamanan siber yang andal. Jika kita membangun sistem tanpa keamanan siber yang kuat, maka itu akan sia-sia,” jelasnya.

Dengan semakin meningkatnya kebutuhan akan tenaga kerja yang memiliki keahlian di bidang keamanan siber, Aryadi berharap agar institusi pendidikan seperti Unizar dapat terus menyesuaikan kurikulumnya dengan perkembangan industri. “Jurusan keamanan siber ini bukan sekadar pelengkap, melainkan sudah menjadi kebutuhan utama bagi berbagai sektor industri. Jika kita tidak menyiapkan tenaga kerja dengan kompetensi tersebut, kita akan tertinggal,” pungkasnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Ir. Sunardi, ST., M.T., Ph.D dari Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Universitas Islam Al-Azhar sendiri telah menjalin kerja sama dalam bentuk MoU dan MoA dengan Universitas Ahmad Dahlan, khususnya di Program Studi Ilmu Komputer Fakultas Teknik UNIZAR. Hadir pula sejumlah stakeholder penting dari berbagai sektor, termasuk Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) Bidang Siber, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB, TVRI NTB, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi NTB, Politeknik Pariwisata Lombok (Poltekpar Lombok), CV. Rinjani Global Solusi, CV. Abhinaya Indo Group, serta Asosiasi Hotel Mataram.

Rektor Unizar, Dr. Ir. Muh. Ansyar, MP., dalam sambutannya menekankan pentingnya perubahan kurikulum untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat dan stakeholder. “Kita tidak perlu alergi terhadap perubahan kurikulum, karena di era teknologi yang berkembang pesat, kita harus melakukan penyesuaian guna meningkatkan mutu lulusan dan daya serap alumni di dunia kerja,” ujar Rektor Unizar sebelum membuka acara secara resmi. (ron)

Pengelolaan Sampah di Sesaot Belum Disentuh

0
Kawasan Sesaot sebagai salah satu destinasi di Lobar butuh pengangkutan sampah agar membuat wisatawan semakin betah berkunjung. (ekbisntb.com/ist)

DESA Sesaot merupakan salah satu Destinasi wisata di Lombok Barat (Lobar) yang banyak dikunjungi wisatawan. Namun sayang, pengelolaan sampah di desa ini masih menjadi problematika. Warga pun mengeluh pengelolaan sampah belum disentuh pemerintah Kabupaten, sehingga sampah dibuang sembarangan.

“Sampah (plastik) dibakar, kalau sampah lain dibuang ke sungai karena tidak ada tempat buang sampah, Pemkab juga tidak pernah mengangkut sampah,” keluh Ahmad Sajai warga setempat.

Paling tidak, kata ketua RT ini, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyiapkan kontainer sampah di daerah itu, minimal di Purekmas dulu, kalau tidak bisa di masing-masing dusun. Nantinya sampah itu diambil armada DLH. Kalau pun warga diminta iuran retribusi, kata dia, tidak masalah asalkan dilayani pengangkutan sampah.

Seperti di Purekmas, sampah belum diangkut oleh Pemkab Lobar, sehingga sampah dibakar dan dibuang ke sungai. “Warga tidak ada tempat buang,” ujarnya.

Sementara itu, Penjabat Kades Sesaot Sarbaini mengaku pihaknya bersama BUMDes telah diundang oleh DLH membahas hal ini. Waktu itu dijanji-janjikan kontainer namun sampai detik ini belum terealisasi. “Sudah dijanjikan kontainer tapi belum ada realisasi. Kami dari desa sanggup kok memberikan (subsidi) biaya angkutnya, sebelum ada iuran warga, kita subsidi dulu dari desa, yang penting angkut dua kali seminggu,”kata dia.

Setelah pihaknya turun menjajaki, warga sanggup iuran Rp5 ribu per KK per bulan. Itupun tidak mesti dipatok pada tahap awal pelaksanaannya. Khusus di Purekmas, pengelolaan sampah bisa menjadi potensi PAD ke daerah. Artinya bisa ditarik dari pengelola atau KPH. “Berapa per bulan, kan bisa jadi PAD,”imbuhnya.

Di desa juga mulai menyiapkan kendaraan roda tiga untuk mengambil sampah ke gang-gang. Tinggal sekarang Pemkab, DLH. Sebab kalau membeli armada, pihak desa tidak mampu dari DD. Ia mengaku sampah Purekmas itu berasal dari kiriman dari hulu, sehingga pengelola memasang jaring.

Sesaot, kata Sarbini, seharusnya diperhatikan dari sisi pengelolaan sampah karena banyak dikunjungi. Lebih-lebih desa itu mendapatkan penghargaan ADWI tingkat nasional. Namun kontribusi Pemkab ke Sesaot masih minim. Seharusnya yang mesti diberikan kendaraan angkutan Dishub diberikan ke desa Sesaot untuk menunjang desa wisata. Namun buktinya, ada desa yang bukan desa wisata yang justru diberikan. “Seharusnya desa kami dapat kendaraan itu,” harapnya.

Lebih-lebih kalau dilihat angka kunjungan wisatawan ke desa itu 43 ribu pada tahun 2024. Itu dari data tiket terjual, khusus Purekmas. Belum lagi yang di kawasan-kawasan sekitar Purekmas. Dari tiket saja lumayan besar, belum parkir dan kuliner. Sehingga perekonomian warga di daerah itu sangat mengandalkan pariwisata dan kawasan hutan.

Hal ini berdampak terhadap PADes, sehingga bisa mensejahterakan warga dan perangkat desa dan Kadus serta lembaga desa lainnya. Hal ini menjadi target jangka panjang yang perlu dikelola dengan baik. (her)