HomeBERANDALomba Dayung Buka Peluang Wisata Olahraga Diwu Moro

Lomba Dayung Buka Peluang Wisata Olahraga Diwu Moro


Bima (EKBIS NTB) – Lomba dayung yang digelar masyarakat di Dam Diwu Moro atau Danau Rindu, Kecamatan Lambu, membuka peluang lahirnya agenda sport tourism atau wisata olahraga baru di Kabupaten Bima.


Kegiatan perdana dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI itu,mampu menarik pengunjung, menggerakkan UMKM, sekaligus memperkuat promosi destinasi wisata di wilayah timur Kabupaten Bima.


Camat Lambu, Muaidin, S.Pd., M.M., mengatakan lomba dayung merupakan program Panitia HUT RI Kecamatan Lambu yang pertama kalinya dilaksanakan di Dam Diwu Moro. Peserta berasal dari instansi pemerintah, pemerintah desa, sekolah, masyarakat Lambu, hingga luar kecamatan.

- Advertisement -


“Lomba dayung perahu di Bendungan Sumi merupakan program Panitia HUT RI Kecamatan Lambu yang diikuti seluruh instansi, pemerintah desa, sekolah-sekolah, masyarakat Lambu, dan juga peserta dari luar Kecamatan Lambu,” ujarnya kepada Suara NTB, Selasa (4/8).


Menurut Muaidin, perlombaan yang berlangsung selama tiga hari mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Dikatakan, warga memadati kawasan bendungan untuk menyaksikan jalannya pertandingan.


Tingginya jumlah pengunjung turut memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Berdasarkan laporan panitia dan kondisi di lapangan, pelaku UMKM ikut merasakan dampak dari meningkatnya aktivitas wisata selama perlombaan berlangsung.


“Kegiatan ini memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat melalui UMKM sekaligus memperkenalkan destinasi wisata alam pegunungan dengan hamparan hutan yang masih lestari,” ujarnya.


Muaidin menambahkan, masyarakat berharap potensi Dam Diwu Moro dapat terus dikembangkan setelah penyelenggaraan lomba berakhir. Salah satu usulan yang disampaikan kepada pemerintah adalah pelepasan benih ikan air tawar di bendungan tersebut.


Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, Muhammad Akbar mengatakan penyelenggaraan lomba dayung menunjukkan besarnya kepedulian masyarakat dalam mengembangkan potensi wisata di daerahnya.


“Kegiatan ini lahir dari keinginan masyarakat Lambu untuk memeriahkan HUT RI sekaligus mengenalkan Dam Diwu Moro sebagai objek wisata,” katanya.


Menurut Akbar, penyelenggaraan tahun ini menjadi langkah awal untuk membangun agenda wisata yang berkelanjutan di kawasan tersebut.
Karena itu, Dinas Pariwisata akan mendorong agar kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara konsisten setiap tahun.
“Makanya kita dorong ke depan supaya dapat dijadikan agenda rutin,” katanya.


Ia menilai Dam Diwu Moro memiliki daya tarik yang dapat dikembangkan lebih jauh sebagai destinasi wisata berbasis aktivitas luar ruang.
“Apalagi tempat itu sangat bagus untuk rekreasi keluarga, kemah komunitas, dan aktivitas wisata lainnya,” pungkasnya. (hir)

Artikel Yang Relevan

IKLAN





Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut