Taliwang ( EKBIS NTB) – Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyampaikan proses pembayaran klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) bagi petani korban serangan hama tungro akan segera dicairkan oleh PT Jasindo selaku perusahaan penyedia jasa asuransi.
“Insyaallah, kalau tidak ada halangan untuk sekitar 112 hektar uangnya akan masuk rekening pada Senin (3/8) hari ini,” ungkap Kepala Dinas Pertanian KSB, Jamilatun saat acara Forum Yasinan pekan kemarin.
Berdasarkan data Dinas Pertanian KSB, terdapat total 165 hektar lahan sawah terdampak virus tungro yang berhak mendapat klaim asuransi yang disediakan Pemerintah KSB lewat Program Kartu KSB Maju Layanan Pertanian.
Dari 165 hektar itu, seluas 112 hektar oleh Jasindo telah diterbitkan surat perintah pembayaran. Sementara, sisanya sebanyak 58 hektar masih dalam proses penyelesaian berkas.
Terkait masih adanya klaim asuransi yang masih dalam proses itu, diterangkan Jamilatun, bahwa terdapat data-data administrasi yang harus dilengkapi, karena terjadi beberapa perubahan data di tengah jalan, menyebabkan penyesuaian pun mau tidak mau harus dilakukan.
“Tapi insyaallah semua dalam proses penyelesaian secepatnya,” klaimnya.
Dari 112 hektar yang telah selesai persyaratannya, total anggaran yang akan disalurlan oleh PT Jasindo mencapai Rp650 juta. Sementara, sisanya untuk 58 hektar nilainya mencapai Rp350 juta. “Klaim asuransi itu akan membantu petani untuk bisa membiayai modal kegiatan tanam berikutnya,” tukas Jamilatun.
Dalam kesempatan itu, Jamilatun kemudian mengungkap penyebab sedikit molornya proses pecairan klaim asuransi pertanian tersebut.
Menurut dia, terdapat perubahan pola penyaluran pembayaran oleh Jasindo di tahun ini.
Jika tahun-tahun sebelumnya disalurkan melalui rekening bank, kini pola pembayaran melalui PT Pos Indonesia.
Perubahan pola itu membuat penyaluran pembayaran untuk petani KSB sedikit tersendat.
Pasalnya kata Jamilatun, dengan program Kartu KSB Maju yang memanfaatkan rekening bank sebagai saluran harus melakukan sinkronisasi dengan sistem Jasindo.
“Kita sudah koordinasi dengan Jasindo terkait hal itu. Dan kita tetap pencairannya lewat rekening Kartu KSB Maju,” tandasnya seraya menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pencairan klaim asuransi tersebut.
“Sekalian lewat forum ini kami sampaikan permohonan maaf karena sebelumnya kita janji tanggal 20 Juli klaim asuransinya sudah cair, tapi ternyata molor karena harus ada penyesuaian dulu,” imbuh Jamilatun.(bug)






