Semarang (Ekbis NTB) — Dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas serta membangun kesadaran berkendara sejak dini, Astra Motor secara resmi membuka Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah di kawasan Bukit Semarang Baru (BSB), Kota Semarang, pada Rabu (15/7/2026).
Fasilitas yang berdiri di atas lahan seluas 1 hektar ini diproyeksikan menjadi kiblat baru pusat pembelajaran keselamatan berkendara (safety riding) yang komprehensif di Jawa Tengah. Tidak hanya menyasar pengendara dewasa, pusat edukasi ini juga dirancang untuk membentuk karakter sadar lalu lintas pada generasi muda.
Peresmian megafasilitas ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 Astra Motor. Melalui langkah ini, anak perusahaan PT Astra International Tbk tersebut menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi nyata yang melampaui sekadar bisnis penjualan kendaraan bermotor.
“Bagi Astra Motor, di balik setiap perjalanan terdapat sebuah tanggung jawab yaitu terus menghadirkan edukasi, fasilitas, dan budaya berkendara yang lebih aman agar masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman. Semangat itulah yang melandasi hadirnya fasilitas ini,” ujar Chief Executive Astra Motor, Robien Tony, saat memberikan sambutan di lokasi.

Infrastruktur Modern dan Simulasi Canggih
Gedung pusat edukasi dengan luas bangunan 2.760 meter persegi ini dirancang terintegrasi untuk menyajikan pengalaman belajar yang runut. Metode pembelajaran dimulai secara bertahap, diawali dari pembekalan materi di ruang kelas teori serta ruang komputer.
Sebelum terjun ke lintasan aspal, para peserta diwajibkan melakukan simulasi interaktif menggunakan peranti canggih Honda Riding Trainer (HRT). Simulator ini mampu mereplikasi berbagai skenario potensi bahaya di jalan raya secara aman, sehingga peserta dapat melatih respons berkendara mereka.
Setelah dinyatakan siap dan kompeten pada tahap simulasi, peserta baru diperbolehkan menguji kemampuannya di area praktik terbuka (outdoor). Lintasan luar ruangan ini didesain khusus menyerupai kondisi jalan raya yang sebenarnya lengkap dengan marka dan berbagai karakteristik jalur tantangan.

Investasi Dini Lewat ‘Kids Traffic Park’
Salah satu terobosan penting dalam pembangunan Safety Riding Center ini adalah penyediaan wahana edukasi khusus anak-anak yang dinamakan Kids Traffic Park. Langkah ini diambil karena Astra Motor menilai pembentukan karakter sadar keselamatan harus ditanamkan jauh sebelum seseorang cukup umur untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM).
Robien Tony berharap anak-anak yang mendapatkan pembekalan di fasilitas ini kelak akan tumbuh menjadi pengendara yang bijak dan menularkan dampak positif ke lingkungan mereka.
“Harapannya, anak-anak yang belajar di Kids Traffic Park hari ini akan tumbuh menjadi generasi pengendara yang menjadikan keselamatan sebagai bagian dari karakter. Nilai tersebut kemudian diteruskan kepada keluarga, lingkungan, dan generasi berikutnya,” tambah Robien.

Fasilitas Pendukung Komunitas
Selain menjadi pusat pelatihan formal, kompleks ini juga diposisikan sebagai ruang interaksi bagi komunitas sepeda motor Honda di Jawa Tengah. Astra Motor menyediakan fasilitas penunjang seperti area ruang tunggu (lounge) yang nyaman yang terintegrasi dengan Kafe Semua Ruang, sebagai wadah santai untuk bertukar pengetahuan mengenai keselamatan berkendara.
Di area lobi, pengunjung juga disuguhi ruang pajang (display unit) yang menampilkan jajaran motor Honda terbaru beserta kelengkapan apparel keselamatan resmi. Guna memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar, fasilitas ini turut dilengkapi dengan Pos AHASS Astra Motor Gajahmada untuk memudahkan layanan servis dan perawatan rutin sepeda motor.
Melalui investasi infrastruktur keselamatan yang masif ini, Astra Motor berharap budaya aman berkendara dapat semakin mengakar kuat di wilayah Jawa Tengah demi mewujudkan masa depan transportasi Indonesia yang lebih aman. (r/fan)






