Praya (ekbisntb.com) – Pertamina Mandalika International Circuit atau Sirkuit Mandalika tidak masuk menjadi penyelengara ajang balap roda dua FIM Asia Road Race Championship (ARRC) pada tahun 2026 ini. Dari enam seri balapan yang direncanakan digelar tahun ini, tidak ada Sirkuit Mandalika dalam daftar venue penyelenggaraan ajang balap roda dua paling bergengsi di kawasan Asia tersebut.
Dalam kalender resmi ajang ARRC 2026, Sirkuit Sepang Malaysia ditunjuk menggelar seri pertama yang berlangsung pada 10-12 April 2026. Sekaligus menjadi lokasi tes resmi yang berlangsung pada tanggal 8 April 2026. Sirkuit Sepang akan kembali menjadi tuan rumah untuk seri kelima pada 11-13 September 2026 mendatang.
Kemudian Chang International Circuit Buriram Thailand juga akan menggelar dua seri balapan. Masing-masing seri kedua pada 8-10 Mei 2026 dan seri penutup pada 4-6 Desember 2026. Sedangkan Mobility Resort Motegi Circuit Jepang akan menggelar seri ketiga yang akan berlangsung pada 12-24 Juni 2026.
Adapun seri keempat yang tahun lalu diselenggarakan di Sirkuit Internasional Mandalika, hingga saat ini masih belum ditentukan. Baik lokasi maupun waktu penyelengaraannya. Dalam rilis ARRC seri keempat masih tertulis TBC (To Be Confirmed-akan dikonfirmasi).
Dikonfirmasi terpisah terkait menghilangnya Sirkuit Mandalika dari daftar penyelenggara ajang ARRC 2026, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Assocation (MGPA) Priandhi Satria dan Direktur Operasi InJouerney Tourism Development Corporation (ITDC) Troy Warokka, Minggu (12/4), belum memberikan keterangan secara resmi.
ARRC sendiri menggelar lima kelas balapan. Mulai dari kelas UB150, AP250,SS600 serta kelas ASB1000. Ditambah kelas TVS Asia. Indonesia sendiri mengirim sekitar 15 wakilnya dia ARRC 2026 kali ini. Dengan delapan pembalap diantaranya turun di kelas AP250. Di antaranya, Rheza Danica serta Gerry Salim.
Kemudian di kelas SS600 ada nama Dimas Ekky Pratama, Herjun Atna Firdaus serta Fadillah Arbi Aditama yang tahun ini naik level. Setelah ditahun sebelumnya turun di kelas AP250. Sedangkan di kelas ASB1000 ada nama Adenanta Putra serta Andi Farid Izdihar. (kir)






