Thursday, April 9, 2026
26.5 C
Mataram
HomeEkonomiKSB Optimis Capai Target Investasi

KSB Optimis Capai Target Investasi

Taliwang (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), optimis mampu mencapai target investasi di tahun 2026.

Berdasarkan data, Pemkab KSB di tahun ini diberikan target oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM atau Badan Koordinasi Penanaman Modal Badan sebesar Rp47,4 triliun. Sementara, target dari Pemerintah Provinsi NTB lebih tinggi yakni senilai Rp48,5 triliun.

- Iklan -

Kepala DPMPTSP KSB, Noto Karyono mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dalam mengejar pencapaian investasi akan mengacu pada target yang diberikan provinsi sebagai angka tertinggi. “Dan kami optimis bisa mencapai bahkan melampauinya,” tegasnya kepada Suara NTB, Rabu (8/4).

Noto mengakui pada tahun 2025 target investasi KSB tidak tercapai. Namun demikian, bukan berarti di tahun ini kondisi tersebut akan terulang kembali, mengingat di tingkat lapangan aktivitas investasi yang masuk ke daerah tetap berjalan. “Faktanya masih banyak kok yang berminat masuk. Maka itu kami tetap optimis,” katanya.

Ia mengungkap, ada beberapa faktor yang membuat jumlah investasi di KSB tahun lalu tidak mencapai target. Salah satunya soal pelaporan. Kata Noto, terdapat sejumlah investor yang belum menyadari mengenai kewajibannya melakukan pelaporan. Akibatnya imvestasi tersebut tidak tercatat. “Tidak banyak sebenarnya investor yang begini, tapi ada. Dan umumnya itu oleh investor PMA (penanaman modal asing),” urainya.

Berikutnya, investor yang jenis usahanya tidak dalam kewenangan daerah untuk perizinanannya. Ia mencontohkan, investor yang bergerak di bidang usaha kelautan. Proses perizinannya berada di tingkat provinsi. “Ini kadang kita tidak deteksi, sehingga untuk mengarahkan mereka melaporkan diri agak sulit juga,” sebutnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya sudah menyiapkan beberapa strategi mulai dari mendatangi para investor, menggalakkan sosialisasi pentingnya mneyampaikan LKPM (Laporan Kegiatan Penanaman Modal) hingga pemberian jaminan kemudahan berusaha bagi investor baru.

“Kalau kami maksimalkan strategi ini, saya yakin target tahun ini bisa dicapai,” kata Noto mengulangi komitmennya.

Lanjut Noto menambahkan, selain akan memberi kemudahan berinvestasi, pihaknya juga telah menyiapkan inovasi lain dalam rangka mengikat para investor yang hadir ke KSB. Hal itu dalam rangka memastikan keberadaan setiap investasi dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Sebagai bentuk keseriusan mereka berinvestasi, kita akan membuat sejumlah kesepakatan yang muaranya punya dampak bagi masyarakat. Misalnya, soal komitmen pemanfaatan tenaga kerja lokal hingga kolaborasi mereka dengan maayarakat setempat dalam menjalankan usahanya,” katanya.(bug)

IKLAN

Artikel Yang Relevan

IKLAN





Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut