26.5 C
Mataram
BerandaNTBLombok BaratPAD Tak Maksimal, Sopir Truk Minta Terminal Segenter Segera Diperbaiki

PAD Tak Maksimal, Sopir Truk Minta Terminal Segenter Segera Diperbaiki

Lombok Barat (ekbisntb.com)- Para sopir truk mengeluhkan kondisi Terminal Segenter di Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, yang dinilai semakin memprihatinkan. Area terminal yang becek dan dipenuhi lumpur membuat sopir merasa tidak nyaman saat memarkir kendaraan. Akibatnya, banyak sopir enggan memanfaatkan fasilitas terminal tersebut dan berharap pemerintah segera melakukan perbaikan.

Salah seorang sopir truk, Ambon, mengatakan kondisi Terminal Segenter saat ini sangat mengganggu aktivitas para sopir. Selain area parkir yang becek, sejumlah fasilitas penunjang juga dinilai belum memadai, seperti kamar mandi yang mampet, tempat salat, ruang istirahat, hingga fasilitas lainnya.

“Kami berharap terminal ini segera dirapikan. Kamar mandi diperbaiki, tempat istirahat ditambah, dan semua fasilitas dilengkapi,” harapnya.

Ia menegaskan, para sopir menginginkan kenyamanan dan keamanan saat memarkir kendaraan di Terminal Segenter. Oleh karena itu, fasilitas yang menjadi kebutuhan dasar sopir truk perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Keluhan serupa disampaikan sopir lainnya, Wira. Ia mengatakan kondisi parkir yang becek sangat menyulitkan saat kendaraan keluar-masuk terminal. Selain itu, fasilitas seperti toilet dan tempat istirahat juga perlu dibenahi.

“Kami berharap segera diperbaiki supaya tidak berkubang lumpur dan kendaraan tidak kesulitan saat bermanuver,” ujarnya.

Meski demikian, Wira mengapresiasi pelayanan pegawai terminal yang dinilainya cukup baik dan ramah. Menurutnya, tidak ada persoalan dengan petugas di lapangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat, Baiq Yeni S. Ekawati, mengakui bahwa Terminal Segenter memang membutuhkan pengurukan lahan parkir. Hal itu disebabkan kondisi tanah dan beban kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas lahan yang ada.

“Area parkir memang perlu dilakukan pengurukan karena kondisi saat ini becek dan berkubang,” katanya.

Ia menjelaskan, anggaran tahun 2025 telah berjalan sehingga belum memungkinkan untuk mengalokasikan dana penimbunan lahan parkir. Namun, pihaknya berencana menganggarkan perbaikan tersebut pada tahun depan.

“Insyaallah akan kita anggarkan pada tahun depan,” imbuhnya.

Menurut Baiq Yeni, Terminal Segenter merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, kondisi terminal yang kurang layak saat ini berdampak pada tidak optimalnya PAD, karena banyak sopir enggan memarkir kendaraannya di terminal.

“Jika penimbunan dan perbaikan sudah dilakukan, ke depan PAD diharapkan bisa lebih optimal,” pungkasnya. (Her)

Artikel Yang Relevan

IKLAN



Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut