26.5 C
Mataram
BerandaBerandaAwal 2026, Kapal Pesiar Terbesar Dunia Bawa Ribuan Penumpang Sandar di Gili...

Awal 2026, Kapal Pesiar Terbesar Dunia Bawa Ribuan Penumpang Sandar di Gili Mas Lombok

Lombok (ekbisntb.com)- Ribuan wisatawan mancanegara turun dari kapal pesiar raksasa Ovation of the Seas di Pelabuhan Gili Mas, Lembar, Jumat (2/1/2026), disambut hangat Gubernur NTB, dan atraksi budaya khas Lombok.

Pelabuhan Kapal Pesiar Gili Mas, Lembar, Lombok Barat, mencatat sejarah pada awal tahun 2026 dengan kapal pesiar Ovation of the Seas membawa 4.684 penumpang dan 1.530 kru.

Kedatangan kapal pesiar raksasa ini disambut langsung oleh Gubernur NTB H.L. Muhamad Iqbal bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov NTB. Para wisatawan disuguhi atraksi budaya khas Lombok, seperti Gendang Beleq dan Peresean, serta pengalungan kain tenun sebagai simbol penyambutan.

Gubernur NTB menyambut langsung wisatawan yang pertama kali turun dari kapal pesiar tersebut. Didampingi istri dan jajaran OPD, Gubernur tampak berinteraksi dengan para turis yang antusias menyaksikan penyambutan budaya Lombok.

“Sekaligus kami menyambut wisatawan kapal pesiar pertama yang menginjakkan kaki di Pulau Lombok pada tahun 2026 ini,” ujar Iqbal.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata NTB Ahmad Nur Aulia mengatakan, pihaknya menyiapkan berbagai atraksi seni dan budaya sebagai upaya memberikan kesan mendalam bagi wisatawan kapal pesiar.

Atraksi tersebut diharapkan dapat mendorong wisatawan untuk tinggal lebih lama di Lombok. Selain itu, Dispar NTB juga menyiapkan sejumlah destinasi wisata yang dapat dikunjungi para tamu.

“Kami menyiapkan destinasi wisata dan berupaya memberikan kesan yang baik. Mudah-mudahan ada wisatawan yang kembali atau bahkan menginap di Lombok,” katanya.

Branch Manager PT Pelindo Lembar Kunto Wibisono menjelaskan, Ovation of the Seas merupakan kapal pesiar terbesar yang pernah masuk ke perairan Indonesia dengan panjang mencapai 348 meter.

“Kapal ini membawa 4.684 penumpang dan 1.530 kru,” jelasnya.

Sebelum bersandar di Gili Mas, kapal pesiar tersebut bertolak dari Benoa, Bali. Pelabuhan Gili Mas menjadi pelabuhan ketiga yang disinggahi. Selama berada di Lombok, wisatawan turun mulai pukul 07.00 Wita dan kembali ke kapal sekitar pukul 11.00 hingga 12.00 Wita, sebelum melanjutkan pelayaran ke Singapura.

Penyambutan wisatawan dilakukan melalui kolaborasi antara Pemprov NTB, Dinas Pariwisata, PT Pelindo, serta pelaku perjalanan wisata. Kegiatan ini juga melibatkan pelaku seni Gendang Beleq dan Peresean dari masyarakat setempat.

Terminal Gili Mas turut dilengkapi layanan NTB Mall yang difasilitasi Pemprov NTB. Selain itu, pelaku UMKM di Lombok Barat diberikan ruang berjualan melalui stan khusus di kawasan terminal.

Kunto menambahkan, wisatawan kapal pesiar terbagi dalam dua jenis kunjungan, yakni paket tur dan nonpaket. Wisatawan paket tur umumnya mengunjungi Senggigi, Narmada, dan destinasi lain, sementara wisatawan nonpaket memilih berwisata mandiri ke Sekotong, pusat perbelanjaan, dan kawasan lain di Lombok.

Sepanjang Januari 2026, tercatat empat kapal pesiar dijadwalkan singgah di Gili Mas. Secara keseluruhan, jumlah kapal pesiar yang telah melakukan pemesanan singgah tahun ini mencapai 25 kapal, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 24 kapal.

“Ada peningkatan jumlah kapal dan penumpang,” pungkasnya. (Her)

Artikel Yang Relevan

IKLAN



Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut