26.5 C
Mataram
HomeBlogEfektif, Kolaborasi Program TMMD  Bangun Infrastruktur

Efektif, Kolaborasi Program TMMD  Bangun Infrastruktur

KOLABORASI program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dengan APBD ternyata dinilai lebih efektif dalam membangun infrastruktur di daerah. Untuk itu, DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU), menyarankan agar Pemda lebih intens melibatkan TNI dalam proses pembangunan di daerah pada masa yang akan datang.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Lombok Utara, Hakamah, S.KH., Minggu 31 Maret 2024. Ia menegaskan, pelibatan TMMD sangat penting tidak hanya dalam menjaga NKRI dari aspek keamanan sosial. Tetapi dari aspek keamanan dan kenyamanan pembangunan infrastruktur, pelibatannya terbukti lebih efektif.

“Apa yang kita lihat dari pelaksanaan TMMD selama 1 bulan dari Januari sampai 19 Februari 2024 lalu, membuktikan bahwa TNI sangat andal dalam membangun infrastruktur. Bahkan, polanya terintegrasi dengan padat karya, warga dijadwalkan secara bergiliran dan diberikan kompensasi. Ini yang sangat menarik,” ungkap Hakamah.

Menurut dia, nama besar TNI masih sangat dihormati oleh masyarakat. Sehingga, pelibatannya menjadi penting manakala pembangunan infrastruktur membutuhkan waktu singkat dengan kualitas sangat baik.

Berkaca pada ruas Jalan dan Jembatan yang menghubungkan Desa Rempek Darussalam dan Desa Genggelang, Hakamah, melihat kualitasnya infrastrukturnya tidak diragukan. Bahkan, dalam pengerjaan jalan dan jembatan yang di dalamnya terdapat pembebasan lahan, dapat dilakukan oleh TNI tanpa riak ataupun protes dari warga pemilik lahan. Bagi dia, jika tanpa TNI, sangat memungkinkan pelebaran jalan akan memakan tambahan APBD.

“Kalau tanpa TNI, atau katakan oleh kontraktor, mungkin warga akan meminta kompensasi. Tetapi karena warga sangat menghargai TNI, warga merelakan lahannya. Ini juga bagian dari apresiasi kepada TNI,” tegasnya.

Oleh karenanya, Caleg petahana yang terpilih kembali pada periode 2024-2029 ini, meminta kepada Pemda atau pun TNI untuk berkolaborasi kembali pada infrastruktur lain di KLU. Sebab dengan hadirnya TNI di tengah masyarakat, mereka tidak hanya memberi andil dalam keamanan sosial, tetapi juga kualitas pembangunan di daerah.

“Bandingkan kalau dikerjakan oleh kontraktor, belum apa-apanya sudah berbicara keuntungan. Kalau TNI ‘kan tidak bicara untung,” cetusnya. “Apalagi daerah kita ini masih butuh percepatan pembangunan pascagempa, saya rasa, jika nanti ada dana untuk rehab rekon RTG, TNI sangat tepat dimintai keterlibatannya,” tandas Hakamah.

Sebagaimana diketahui, Lombok Utara terpilih sebagai lokasi TMMD Ke-119 di KLU. TMMD kali kemarin, dipusatkan di 2 desa di Kecamatan Gangga, yaitu Desa Genggelang dan Desa Rempek Darussalam. Dari kegiatan yang dilakukan, Pemda menyediakan anggaran sedangkan eksekutornya adalan TNI, berupa pembangunan jembatan, pelebaran jalan sekitar 1 km, pembangunan plat duiker dan talud, serta sejumlah unit RTLH milik warga. (ari)

Artikel Yang Relevan

IKLAN




Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here