Mataram (EKBIS NTB) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram berencana memperpanjang jam operasional pusat perbelanjaan hingga sentra kuliner selama gelaran MotoGP Mandalika 2026. Kebijakan tersebut disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah wisatawan dan penonton, baik mancanegara maupun domestik.
Perpanjangan jam operasional tersebut rencananya hanya berlaku selama pelaksanaan MotoGP Mandalika pada 9–11 Oktober 2026.
Wali Kota Mataram, Dr. H. Mohan Roliskana mengatakan, rencana tersebut merupakan tindak lanjut dari pengalaman pelaksanaan MotoGP pada 2025. Menurutnya, ajang balap motor internasional tersebut memberikan dampak terhadap aktivitas pelaku usaha dan UMKM di Kota Mataram.
“Yang penting sekarang itu yang berdampak. Kalau misalnya itu usulan, kemudian masyarakat serta para pengelola usaha ini merasa perlu untuk terus ditambah, nanti kami perpanjang,” ujarnya, Senin (28/9/2026).
Mohan menyebutkan, pada pelaksanaan MotoGP sebelumnya, Pemkot Mataram telah memperpanjang jam operasional pusat perbelanjaan dan sentra kuliner hingga pukul 23.00 Wita. Kebijakan tersebut dinilai mendapat respons positif dari penonton MotoGP dan wisatawan, terutama mereka yang tidak menginap di Kota Mataram.
Jika perpanjangan jam operasional tersebut kembali memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku usaha, Pemkot Mataram akan mengkaji kemungkinan memperpanjangnya hingga pukul 00.00 Wita.
“Nanti kami kaji dulu kalau berdampak positif bagi masyarakat,” ucapnya.
MotoGP Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, pada 9–11 Oktober 2026. Selain agenda balapan, sejumlah kegiatan pendukung juga akan digelar, di antaranya parade pembalap MotoGP di Kota Mataram pada 7 Oktober 2026 serta pameran dan bazar ratusan UMKM di kawasan Taman Sangkareang.
Sebelumnya, Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram optimistis tingkat okupansi hotel berbintang di Mataram sebagai daerah penyangga dapat mencapai 80 persen selama gelaran MotoGP Mandalika 2026. Hingga dua pekan menjelang ajang balap motor dunia tersebut, tingkat keterisian kamar hotel di Mataram telah mencapai sekitar 50 persen. (pan)






