spot_img
26.5 C
Mataram
BerandaBerandaHarga Gula Pasir Masih Naik, Permintaan Konsumen di Pasar Turun

Harga Gula Pasir Masih Naik, Permintaan Konsumen di Pasar Turun

Mataram (Ekbis NTB) – Harga sejumlah bahan pokok beberapa minggu terakhir mulai terjadi kenaikan. Selain harga bawang merah, cabai dan beberapa jenis kacang-kacangan, harga gula pasir juga masih tinggi. Dari pantauan Ekbis NTB pada Kamis 25 April 2024, harga gula pasir di Pasar Mandalika masih di harga Rp 18.000 – 19.500 per kilogram.

Karti, salah seorang penjual bahan pokok di Pasar Mandalika Kota Mataram mengaku kenaikan harga gula pasir dimulai sebelum lebaran. Hingga saat ini, harga tersebut belum kembali normal.

“Sudah kita dapat protes dari sana. Mahal katanya, ndak jadi dia beli,” ujar Karti. Ia juga mengatakan sejak harga gula naik, jumlah permintaan konsumen di lapaknya berkurang. “Ya menurun, ndak jadi dia beli,” ujarnya.

Sakiah, salah seorang pedagang gula lainnya mengatakan bahwa kenaikan harga gula pasir terjadi mulai pertengahan puasa. “Sudah naik mulai puasa itu,” terang Sakiah.

Juru pungut retribusi bulanan di Pasar Mandalika Devi Ariliana mengatakan, kenaikan harga gula disebabkan oleh stok gula lokal dari Dompu belum melakukan panen raya. Sehingga, gula yang beredar di pasar tersebut berasal dari Jawa. “Memang dari Tambora, belum masa panen. Yang datang cuma gula dari Jawa,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa gula lokal Dompu stoknya berkurang, namun sekarang kabarnya sudah mulai melakukan produksi kembali.

Devi sendiri merespons kenaikan harga gula dengan mengurangi konsumsi gula di rumahnya. Ia mengatakan bahwa jika gula dipaksa harus dijual dengan harga murah, maka petani akan merugi,” Sekarang kalau mau protes (harga naik-red) petani juga kasian, jadi ya tak apa-apa menurut saya,” ucapnya.

Para penjual gula dan pembeli pun berharap harga yang tinggi ini bisa segera kembali normal. “Ya harapan kita supaya tetap lancar, harganya kembali normal,” ujar Karti. (glo)

Artikel Yang Relevan

Iklan





Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini