HomeBlogHingga Agustus, Baznas KLU Himpun ZIS Rp3,2 Miliar

Hingga Agustus, Baznas KLU Himpun ZIS Rp3,2 Miliar

Tanjung (EKBIS NTB) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Utara (KLU) telah berhasil menghimpun dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) cukup signifikan. Hingga pertengahan Agustus 2026, jumlah dana ZIS yang dihimpun mencapai Rp3,2 miliar lebih.


Ketua Baznas KLU, Selamat Riadi, di sela-sela penyerahan ZIS kepada 122 Mustahik di Kabupaten Lombok Utara belum lama ini mengatakan, total dana terhimpun dari ZIS mencapai Rp3.238.965.419. Dari jumlah tersebut, dana disalurkan kembali sebesar Rp2.151.433.280.


Dikatakannya, terdapat lima program utama yang didanai Baznas KLU; antara lain, program Takwa sebesar Rp619.366.448 (manfaat untuk 4.538 orang); Baznas KLU Peduli sebesar Rp487.458.750 (manfaat untuk 1.732 orang); dan Baznas KLU Makmur sebesar Rp428.141.337 (manfaat untuk 246 orang).

- Advertisement -


Selanjutnya, Baznas KLU Sehat sebesar Rp406.100.000 (manfaat untuk 889 orang); mencakup bantuan kesehatan hingga rujukan ke Bali dan Jakarta), serta Baznas KLU Cerdas sebesar Rp210.366.710 (manfaat untuk 970 orang, termasuk bantuan studi akhir hingga S3 dan mahasiswa di luar negeri seperti Yaman dan Mesir).


“Secara keseluruhan, hingga saat ini telah ada sekitar 8.375 mustahik yang merasakan manfaat dari penyaluran ZIS di KLU. Selanjutnya, sisa anggaran akan terus disalurkan hingga akhir tahun 2026, termasuk distribusi triwulan ketiga dan keempat untuk fakir miskin di 23 desa yang belum tersentuh,” paparnya.


Selamet melanjutkan, selain dana on-balance sheet, Baznas KLU juga mencatat penerimaan off-balance sheet atau di luar neraca berupa hewan kurban senilai Rp7,7 miliar dan zakat fitrah senilai Rp16,7 miliar, dengan total nilai off-balance sheet mencapai Rp24,5 miliar.


Baznas KLU akan mengumumkan rencana strategis mulai tahun 2027. Di mana Baznas KLU akan mulai mencatat penerimaan zakat fitrah secara on-balance sheet atau masuk dalam pembukuan resmi lembaga. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.


Sementara, Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH., mengapresiasi kinerja Baznas KLU dalam menghimpun dan menyalurkan ZIS. Pemda KLU berkomitmen mendukung pengumpulan dan penyaluran zakat melalui kebijakan wajib bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).


“Seluruh ASN khusnya yang Muslim di lingkungan Pemkab KLU diwajibkan menyalurkan zakatnya sebesar 2,5 persen yang dipotong langsung dari gaji,” ujarnya.


Dana tersebut, tambah Bupati, diserahkan kepada Baznas KLU untuk dikelola dan disalurkan kepada para mustahik. Kebijakan yang diambil merupakan wujud cita-cita besar untuk menciptakan budaya berbagi di tengah masyarakat Lombok Utara, dengan mekanisme pemotongan gaji, diharapkan aliran dana zakat menjadi lebih teratur, transparan, dan berkelanjutan.


Ia juga mengajak para Kepala Dinas dan ASN yang hadir untuk tetap bersemangat menunaikan kewajiban zakat, sebagai motivasi agar penyaluran zakat dari kalangan eksekutif maupun legislatif berjalan semakin lancar di masa mendatang. (ari)

Artikel Yang Relevan

IKLAN





Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut