HomeBERANDAARRC Mandalika 2026, Pembalap Indonesia Mendominasi

ARRC Mandalika 2026, Pembalap Indonesia Mendominasi

Praya (EKBIS NTB) – Para pembalap Indonesia sukses tampil dominan di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) Mandalika 2026 seri keempat yang berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika pada 7-9 Agustus 2026.


Dominasi para pembalap tuan rumah sudah terlihat sejak sesi balapan pertama yang berlangsung pada Sabtu (8/8), dengan merajai dua kelas utama. Kelas Underbone 150cc (UB150) dan Super Sport 600cc (SS600).


Pada sesi balapan kedua hari Minggu (9/8), dominasi pembalap Indonesia kembali terlihat. Dimulai dari kelas UB150 pembalap ZIEAR LFN HP969 Adelin MCR RBT34 Husni Zainul Fuadzy sukses meraih ‘back to back’ setelah jadi yang tercepat. Kelas ini benar-benar dikuasai pembalap tanah air. Di mana sembilan pembalap di posisi terdepan seluruhnya dikuasai pembalap Indonesia.

- Advertisement -


Di kelas Asia Production 250cc (AP250) pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) Irfan Ardiansyah berhasil keluar sebagai juara. Pada balapan yang berlangsung seru dan diwarnai crash dari sejumlah pembalap tersebut, Irfan menyelesaikan balapan 10 laps tersebut dengan waktu tercepat 18 menit 00,799 detik.

Di belakangnya ada pembalap Jepang Riichi Takahira dan pembalap Indonesia M. Fadhil Musyavi, menggenapi podium kedua dan ketiga.


Kemudian di kelas Super Sport 600cc (SS600) pembalap Yamaha Racing Indonesia Wahyu Nugroho, tampil antiklimat. Setelah menjadi yang tercepat disesi balapan pertama di hari Sabtu, Wahyu harus puas finis posisi keempat di balapan kedua. Padahal Wahyu tampil kompetitif pada balapan kedua. Dengan memimpin di hampir di sepanjang balapan.


Pembalap Thailand Anupab Sarmoon sukses menjadi juara di kelas ini. Diikuti pembalap Filipina MC Kinley Kyle Paz di posisi kedua dan pembalap Indonesia Herjun Atna Firdaus, berhasil menduduki podium ketiga.

Hasil tersebut membuat persaingan di klasemen sementara pembalap kelas SS600 semakin ketat. Anupab kini menduduki posisi kedua klasemen pembalap dengan total mengumpulkan 118 poin. Berjarak hanya 9 poin dari pimpinan klasemen sementara Kasma Daniel Kasmayudin (Malaysia) dengan 127 poin.


Sementara itu di kelas Asia Super Bike 1000cc (ASB1000) pembalap tanah air M. Adenanta Putra sukses memperbaiki posisinya dari finis keenam di balapan pertama menjadi finis kelima di balapan kedua. Setelah sebelumnya sempat bersaing memperebutkan podium ketiga, bahkan sempat memimpin di awal balapan.

Di kelas tertinggi tersebut pembalap Ducati asal Malaysia Hafizh Syahrin Abdullah tampil perkara. Dengan finis dua kali di dua balapan ARRC Mandalika.


“Para pembalap Indonesia menunjukkan perkembangan yang cukup pesat di ajang ARRC Mandalika kali ini. Dengan mampu tampil kompetitif. Bahkan, bisa juara di beberapa kelas. Ini salah satu hasil dari kejuaraan MRS (Mandalika Racing Series).

Di mana para pembalap yang tampil ini merupakan juara-juara di MRS,” ungkap Race Director FIM ARRC 2026 Eddy Saputra, saat dimintai pendapatnya terkait penampilan pembalap Indonesia di ajang ARRC Mandalika seri keempat 2026.


Terpisah, Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Troy R. Warokka, Minggu pagi mengatakan kalau kehadiran ajang ARRC memiliki arti penting.

Sebagai bagian dari jenjang pembinaan bagi pembalap Indonesia untuk bisa masuk ke balapan internasional. Banyak pembalap Indonesia yang berlaga di balapan dunia, termasuk Mario Aji ataupun Veda Pratama yang saat ini berlaga di MotoGP sebelumnya juga pernah berlaga di ARRC.


“Bagi pembalap Indonesia ajang ARRC memiliki arti penting untuk jenjang menuju pentas balap dunia,” sebutnya.


Sehingga pihaknya berkomitmen untuk bisa terus berupaya mempertahankan kehadiran ajang tersebut agar bisa tetap digelar Sirkuit Internasional Mandalika kedepannya.

Agar proses pembinaan pembalap Indonesia bisa terus berlanjut secara sistematis dan berjenjang. “Komunikasi dengan pihak swasta dan sponsor terus kita lakukan. Untuk mencari solusi jangka panjang bagaimana supaya ajang ARRC bisa terus berlanjut.

Dengan penyelenggaraan yang konsisten diharapkan ajang ARRC bisa melahirkan pembalap nasional yang mampu berprestasi dipentas dunia,” tegasnya Troy. (kir)

Artikel Yang Relevan

IKLAN





Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut