HomeBERANDAProgram PRIMA DimulaiPemkab Sumbawa Barat Siapkan Tenaga Kerja ke Jepang

Program PRIMA DimulaiPemkab Sumbawa Barat Siapkan Tenaga Kerja ke Jepang


Taliwang (EKBIS NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) resmi memulai Program PRIMA (Peningkatan Resiliensi dan Mutu Pekerja Migran Indonesia) Tahun 2026. Program hasil kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) itu bertujuan menyiapkan tenaga kerja yang kompeten untuk bekerja di Jepang melalui jalur resmi.


Sosialisasi program digelar di Graha Praja Setda KSB, Selasa (4/8) dibuka langsung oleh Bupati, H.Amar Nurmansyah. Kegiatan diikuti 179 peserta yang sebelumnya telah dinyatakan lolos seleksi administrasi.


Bupati Amar dalam sambutannya mengatakan,program PRIMA ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi generasi muda.

- Advertisement -

“Anak-anak Sumbawa Barat harus berangkat sebagai pekerja yang terampil, profesional, memiliki kompetensi, dan melalui jalur yang legal sehingga mendapatkan perlindungan,” ujarnya.


Menurut Bupati, pada tahap awal ini disiapkan kuota 50 peserta untuk mengikuti pembinaan lanjutan. Ia berharap jumlah tersebut dapat terus bertambah seiring keberhasilan pelaksanaan program. “Mudah-mudahan ke depan bisa bertambah,” harapnya.


Kepala Dinas Transmigrasi (Disnakertrans) KSB, Slamet Riadi, mengatakan Program PRIMA tidak hanya memperkenalkan peluang kerja di Jepang, tetapi juga membekali peserta melalui pembinaan sebelum diberangkatkan. Dari 179 peserta yang mengikuti sosialisasi, sebanyak 146 orang merupakan laki-laki dan 33 perempuan.


“Peserta akan mengikuti pembinaan secara daring selama sekitar satu bulan. Selanjutnya akan dievaluasi berdasarkan kedisiplinan, komitmen dan kesiapan sebelum mengikuti pelatihan lanjutan,” urai Slamet.


Sementara itu, Perwakilan YPAN, Wiwik Farida menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata perhatian Pemda KSB terhadap peningkatan kualitas generasi muda,agar mampu bersaing di dunia kerja internasional. “Tentu inti dari program ini pemerintah ingin membuka kesempatan emas bagi generasi muda daerah untuk memperoleh pengalaman bekerja di luar negeri, dengan negara tujuan awal adalah Jepang,” cetusnya.


Wiwik mengingatkan kepada seluruh peserta agar mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan penuh disiplin dan menjaga nama baik daerah ketika telah bekerja di Jepang.


“Ketika nanti berada di Jepang, jangan hanya berorientasi pada pekerjaan semata. Jadilah pribadi yang disiplin, terampil, dan mampu mengikuti etos kerja serta peraturan yang berlaku di Jepang,” pungkasnya.(bug)


Artikel Yang Relevan

IKLAN





Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut