Mataram (EKBIS NTB) — Universitas Mataram (Unram) melalui Unit Pelaksana Akademik (UPA) Bimbingan Konseling dan Pembinaan Karir (BKPK) resmi menggelar Job Fair Universitas Mataram 2026 dalam rangka menyemarakkan rangkaian perayaan Dies Natalis Unram ke-64.
Kegiatan bursa kerja terbesar di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ini dilaksanakan secara hybrid berpusat di Auditorium M. Yusuf Abu Bakar Unram dan bisa diakses secara daring, berlangsung pada Sabtu (31/10/2026).
Acara ini berhasil menarik antusiasme tinggi dari peserta terdaftar, yang terdiri dari mahasiswa, alumni Unram, hingga masyarakat umum di wilayah NTB.
Kepala UPA BKPK Unram, apt. Yoga Dwi Sutrisno, S.Farm., M.Farm., S.C.I., dalam laporan resminya menegaskan bahwa penyelenggaraan Job Fair Unram 2026 merupakan bukti nyata komitmen Unram dalam menjembatani para lulusan perguruan tinggi dengan dunia kerja.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan ketatnya persaingan pasar kerja, Unram tidak hanya mencetak lulusan berkemampuan akademik (hard skill), tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan interpersonal (soft skill) seperti kemampuan beradaptasi, negosiasi, hingga berpikir kritis.
Tercatat sejumlah puluhan perusahaan mitra terkemuka berpartisipasi dan menyediakan lebih dari 700 formasi lowongan pekerjaan di berbagai sektor industri. Selain rekrutmen, agenda ini juga menghadirkan sesi talk show dan pembekalan karir bersama narasumber ahli.
Pemerintah Provinsi NTB melalui Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans NTB, H. Isnanto Karyawan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Unram atas inisiatif strategis ini. Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) per Mei 2026, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di NTB berada pada angka 2,98 persen, membaik dari bulan Februari 2026 sebesar 2,99 persen.
Namun, pemerintah menegaskan bahwa tantangan ketenagakerjaan seperti ketidaksesuaian kompetensi (mismatch) masih perlu diatasi bersama. Pihaknya berpesan agar para pencari kerja tidak hanya mengandalkan ijazah, melainkan juga terus meningkatkan integritas, karakter, serta profesionalisme agar menjadi sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan dicari oleh industri.
Mewakili Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Unram, Dwi Suswanto, S.Kom., M.M., secara resmi membuka kegiatan ini.
Dwi Susanto menyampaikan bahwa untuk menghadapi era disrupsi teknologi dan perubahan geopolitik global, setiap lulusan harus memegang tiga pilar utama: pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap (attitude). Pembelajaran di era modern tidak lagi terbatas pada ruang kelas, tetapi membutuhkan adaptasi berkelanjutan melalui pendekatan hybrid learning dan semangat belajar sepanjang hayat (lifelong learning). Unram berkomitmen penuh memperkuat kolaborasi bersama industri dan pemerintah demi menyongsong pencapaian Indonesia Emas 2045.
Secara keseluruhan, Job Fair Unram 2026 didukung oleh 61 perusahaan mitra bereputasi nasional dan regional. Melalui sinergi terpadu ini, Unram berharap penyerapan tenaga kerja terdidik dapat berjalan semakin optimal dan berkelanjutan. (ron)






