spot_img
26.5 C
Mataram
BerandaBisnisREI NTB Minta Validasi Data “Backlog”

REI NTB Minta Validasi Data “Backlog”

ASOSIASI pengembang perumahan atau Real Estate Indonesia (REI) Provinsi NTB meminta dilakukan validasi data backlog atau kekurangan rumah. Berdasarkan data Dinas Perumahan Pemukiman (Perkim) Provinsi NTB, saat ini kekurangan rumah di NTB mencapai sebanyak 204.492 unit.

Menurut Ketua REI Provinsi NTB, H. Heri Susanto, data backlog yang dimiliki oleh Dinas Perkim NTB masih bisa diperdebatkan.

“Menurut saya, ada baiknya data itu divalidasi saja, serahkan kepada lembaga yang compatible, misalnya BPS (Badan Pusat Statistik),” katanya.

Heri Susanto kemudian menyampaikan fakta lapangan. Sejak rumah subsidi diluncurkan beberapa tahun lalu, permintaan rumah terus menurun. Para pengembang di NTB setiap tahun dapat menyediakan sebanyak 5.000 unit, bahkan sebelum-sebelumnya diatas itu. Namun dari jumlah yang disediakan ini, tidak seluruhnya lantas rumah-rumah subsidi tersebut laku keras.

“Bahkan setiap tahun ada saja sisanya yang tidak terjual. Artinya apa, supplay dengan demand tidak seimbang. Kalau jumlah backlognya lebih dari 200 ribu unit, mestinya rumah sebanyak 5.000 yang disediakan setiap tahun laku keras terjual. Kenyataannya tidak demikian,” katanya.

Ini yang dimaksud data backlog harus divalidasi. Belum lagi jumlah keluarga baru yang setiap tahun bertambah. Mestinya tidak ada rumah yang tidak terjual.

“Tapi faktanya, pengembang juga kesulitan memasarkan perumahan subsidi ini. Minat masyarakat terhadap rumah subsidi terus menurun,” imbuhnya. Karena itu, Heri Susanto menyampaikan kembali, agar data backlog di NTB bisa divalidasi kembali.(bul)

Artikel Yang Relevan

Iklan





Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut