Saturday, April 4, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 777

Wisatawan Ramai saat Libur Lebaran, Penjual Gelang di Bukit Merese Untung Besar

0
Penjaja gelang rajut di Bukit Merese, KEK Mandalika yang meraih keuntungan besar saat libur Lebaran. (Ekbis NTB/era)

Praya (Ekbis NTB) – Selama seminggu libur lebaran 1445 Hijriah, hampir semua spot wisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika ramai dikunjungi wisatawan. Banyaknya wisatawan ini dijadikan momentum oleh warga sekitar untuk berjualan, mulai dari kebutuhan pangan hingga aksesoris oleh-oleh lokal.

Pedagang aksesoris yang sering dijumpai di kawasan Mandalika seperti Pantai Kuta Mandalika, Pantai Aan, dan Bukit Merese adalah penjual gelang rajut.

Pantauan Ekbis NTB, akhir pekan ini, penjual gelang rajut di kawasan ini biasanya anak-anak usia 10-15 tahun. Mereka menjajakan gelangnya dengan cara mendatangi langsung target pembeli. Salah seorang penjual gelang rajut, Rahman mengaku bahwa dirinya sudah berjualan gelang di kawasan Mandalika sejak dirinya kelas 3 SD, kini, dirinya sudah berada di kelas 6 SD.

Rahman mengaku bahwa biasanya ia berjualan gelang mulai dari sepulang sekolah sampai dengan malam. Meski aktif berjualan gelang, ia mengaku bahwa sekolahnya tidak terganggu sedikitpun. Harga gelang yang dijual Rahman cukup terjangkau, mulai dari Rp5.000 hingga Rp10.000 untuk warga lokal.

Ada perbedaan harga yang sangat kontras antara pembeli lokal dan mancanegara, Rahman menjual gelangnya kepada para turis luar dengan harga yang cukup fantastis yaitu mulai dari Rp100.000.

“Yang beli turis, tamu, banyak yang beli. Biasanya turis dijual Rp100.000, Rp150.000 satu biji, ada juga yang Rp500.000, kalau lokal harganya Rp5.000. Kalau turis berani Rp200.000-Rp500.000,” katanya. (era)

Libur Lebaran, Bukit Merese Favorit Wisatawan Lokal dan Mancanegara

Libur Lebaran, Bukit Merese Favorit Wisatawan Lokal dan Mancanegara

0
Wisatawan asal Pakistan, Zayn yang sedang menunggu munculnya Sunset di Bukit Merese pada Jum’at, 12 April 2024. (Ekbis NTB/era)

Mataram (Ekbis NTB) – Libur lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah dijadikan momentum berwisata oleh para wisatawan. Hampir semua titik wisata di kawasan Mandalika dijejali oleh wisatawan, baik itu wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Salah satu lokasi wisata favorit adalah Bukit Merese, mulai sejak jam 16.00 WITA sampai dengan Magrib wisatawan tak henti-henti datang ke lokasi wisata ini.

Salah seorang wisatawan luar negeri asal Pakistan, Zayn mengatakan bahwa dirinya tertarik untuk datang ke Merese karena ia melihat postingan temannya di sosial media

“Cause it’s beautiful, I mean every place is beautiful. But, I have one friend, we have been friend for a long time, she always came here for the beautiful sunset,” katanya pada Jumat, 12 April 2024.

Kemudian, hal serupa disampaikan oleh Aula Rosi, salah seorang wisatawan lokal yang datang untuk menghabiskan waktu wisata libur lebaran bersama teman-temannya.

Rosi mengatakan bahwa dirinya mengunjungi Bukit Merese untuk sekedar melihat sunset, karena spot ini menjadi salah satu spot melihat sunset terbaik di pulau ini.

“Karena pemandangannya bagus, jadi saya udah prepare ke Bukit Merese dari jauh-jauh hari, karena sibuk bekerja kan, jadi momen libur lebaran ini momentum yang pas buat menghabiskan waktu bersama teman-teman,” ujarnya.

Per Jumat kemarin, suasana di Bukit Merese sangat ramai, mulai dari bawah sampai dengan atas bukit dipenuhi oleh wisatawan. Tidak hanya di Bukit Merese, tetapi juga pantai yang ada di bawahnya, Pantai Aan. Ribuan pengunjung mendatangi Pantai Aan untuk sekedar menikmati suasana pantai, pun juga mandi di pantai yang airnya sedang surut tersebut.

Seorang wisatawan lokal, Neni mengaku bahwa dirinya datang ke pantai Aan sekedar untuk menikmati suasana laut, namun karena pantai ini penuh oleh wisatawan, ia mengaku bahwa dirinya tidak bisa menikmati suasana tenang pantai dan tidak merasakan koneksi antara dirinya dan wisata alam yang dikunjungi. (era)

Wisatawan Ramai saat Libur Lebaran, Penjual Gelang di Bukit Merese Untung Besar

Catatan Arus Mudik Jatimbalinus, Konsumsi Pertamax Series Naik 26,3 Persen

0

Mataram (Ekbis NTB)– Selama periode arus mudik tanggal 25 Maret – 11 April 2023 Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus mencatat rerata konsumsi BBM Pertamax Series mengalami kenaikan sebesar 26,3% dan Dex Series sebesar 8,4%.

Kenaikan tersebut lebih tinggi dari prediksi awal sebesar 13,5% untuk Pertamax Series, dan 5,9% untuk Dex Series dibandingkan dengan konsumsi normal harian untuk Pertamax Series 2.260 kilo liter / hari dan Dex Series sebesar 335 kilo liter / hari.

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan setiap momen festive season dan long weekend konsumen cenderung memilih BBM berkualitas karena takut kendaraannya bermasalah di tengah jalan.

“Konsumsi BBM Pertamax dan Dex Series tertinggi tercatat pada hari Sabtu 6 April 2024 yang dikategorikan merupakan puncak arus mudik dengan realisasi kenaikan sebesar 26,8% dari sales normal. Diprediksi puncak kedua terjadi tanggal 13 April 2024 pada arus balik lebaran 2024,” ujar Ahad.

Ahad melanjutkan, disaat wilayah lain kondisi rest areanya mengalami lonjakan traffic pemudik bahkan ada yang sampai di tutup, di Jatimbalinus sendiri memonitor kondisi SPBU relatif lengang.

“Beberapa Modular Kiosk (Dispenser Portable), Total ada 15 unit, membantu untuk memecah antrian baik yang ditempatkan di SPBU maupun di rest area tanpa SPBU. Sosialisasi pembayaran cashless yang selama ini digalakkan juga sangat efektif mengurangi antrian,” sambung Ahad.

Meski demikian Ahad mengaku pihaknya tetap siaga dan mengencangkan ikat pinggang pada momen arus balik. “Jatimbalinus akan menjadi titik nol pemudik terutama dari Jatim dan Bali yang akan memulai perjalanan ke Barat. Beberapa titik krusial yang menjadi perhatian hasil koordinasi dengan Dirlantas masing-masing Polda sudah kita antisipasi. Stok BBM dan LPG sudah kita pertebal hingga 30% lebih,” imbuhnya.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk mengisi BBM Full Tank di titik awal, dan menggunakan pembayaran cashless untuk mempercepat antrian. Kita saling membantu sesama pemudik agar sampai tujuan dengan selamat dan sesuai waktu yang diharapkan,” pungkas Ahad

Terpisah Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menambahkan, secara nasional Konsumsi Gasoline (bensin) naik 46%, untuk Gasoil (solar) turun 37% dibandingkan konsumsi normal harian dikarenakan terdapat pembatasan periode perjalanan truk logistik umum.

“Kenaikan tertinggi gasoline terjadi pada produk Pertamax turbo yang mencapai 104%. Kami terus memonitor konsumsi BBM dan LPG, karena pasca hari H biasanya lokasi wisata diserbu masyarakat sehingga BBM dan LPG harus kami pastikan aman,” tutur Irto.

Pertamina terus menghimbau masyarakat untuk dapat mengakses Call Centre Pertamina di nomor 135 jika menemukan kendala terkait BBM dan LPG di lapangan dan mengakses informasi resmi layanan Pertamina Patra Niaga melalui @pertaminapatraniaga dan @patraniaga.jatimbalinus.(bul)

Sabtu dan Minggu, Puncak Arus Balik di Pelabuhan Lembar

Sabtu dan Minggu, Puncak Arus Balik di Pelabuhan Lembar

0
PANTAU - General ManagerPT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Lembar Agus Djoko Triyanto bersama Sekda Lobar H. Ilham jajaran terkait saat memantau arus mudik Lebaran belum lama ini. (Ekbis NTB/ist)

Giri Menang (Ekbis NTB) – Arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat (Lobar) terjadi kenaikan sekitar 5 persen. Di mana total penumpang dari Pelabuhan Lembar ke Padangbai dan sebaliknya menebus 45.437 orang. Dengan jumlah kendaraan mencapai 15.916 unit. Paling dominan penumpang dari Padangbai menuju Lembar.

Untuk arus balik, diprediksi terjadi peningkatan pada H+3 dan H+4 Lebaran atau hari Sabtu serta Minggu.

GM PT ASDP Indonesia Ferry Lembar, Agus Djoko Triyanto mengatakan arus mudik terhitung sejak H-10 atau 31 Maret sampai dengan H-1 (9 April) Lebaran Idul Fitri. “Total penumpang dari gabungan 2 sisi (pelabuhan Padangbai dan Lembar) 45.437 orang dengan distribusi lebih banyak dari Padangbai menuju Lembar,”kata General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Lembar Agus Djoko Triyanto, Jumat, 12 April 2024.

Ia menyebutkan, jumlah penumpang arus mudik dari Padangbai menuju Lembar mencapai 33.241 orang. Djoko Triyanto juga menyebut total kendaraan pada saat arus mudik Lebaran mencapai 15.916 unit dari semua golongan, terdiri dari roda 2, roda 4,dan roda 4 lebih. Sama dengan penumpang, distribusi pergerakan kendaraan arus balik ini lebih banyak dari Padangbai dimana dengan total penumpang 33.241 orang (dari Padangbai), jumlah kendaraan mencapai 12.009 unit.

Sebab, menurutnya, arus mudik didominasi masyarakat yang pulang ke Lombok dan tren ini terjadi hampir tiap tahun. Dengan total penumpang arus mudik tersebut, ada peningkatan dari tahun sebelumnya sebesar 5 persen. “Ada peningkatan 5 persen,”sebutnya.

Untuk kendaraan dari Padangbai terjadi kenaikan sekitar 7 persen dari tahun sebelumnya. Sementara yang dari Lembar sama seperti tahun lalu. Ditanya soal tren arus balik, kata Djoko, arus balik di Pelabuhan Lembar belum ada peningkatan. “Diprediksi di hari Sabtu dan Minggu potensi ada peningkatan,”ujarnya. (her)

Catatan Arus Mudik Jatimbalinus, Konsumsi Pertamax Series Naik 26,3 Persen

Hingga Lebaran, Pertamina Patra Niaga Gelontorkan 253 Ribu Tabung LPG di NTB

0
Pertamina Patra Niaga (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Guna menambah rasa aman dan nyaman masyarakat NTB dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus menggelontorkan tambahan 253.440 tabung LPG 3 Kg Bersubsidi secara bertahap mulai dari H-7 hingga H+7 Lebaran.

Jumlah tersebut 172,5% lebih besar dari Konsumsi Normal Harian LPG 3 Kg bulan April sebesar 146.930 tabung/hari atau setara 440,8 metrik ton/hari

Area Manager Comm, Rel & CSR Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, konsumsi LPG secara keseluruhan di bulan Ramadan Idul Fitri diprediksi naik 10% dengan puncak konsumsi H-3 hingga H+2 Idul Fitri.

“Kami tidak ingin momen hari raya ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang mengambil keuntungan dengan meningkatkan harga jual diatas HET. Sehingga kami persiapkan sekitar lebih dari 250 ribu tabung dengan tujuan menstabilkan harga di masyarakat,” ujar Ahad.

Stok LPG untuk wilayah NTB cenderung sangat aman. Ditopang oleh 2 terminal LPG, yakni Supply Point Utama Terminal LPG Sekotong dan Integrated Terminal Bima dengan total stok LPG mencapai 1779,4 metrik ton saat ini. Dengan konsumsi normal harian 434 metrik ton per hari, stok saat ini sangat aman.

Adapun tambahan tersebut berbeda besaran tiap kota/kabupaten berdasarkan pantauan kenaikan konsumsi dengan daftar terlampir.

“Setiap kabupaten/kota di NTB mendapatkan tambahan yang bervariasi mulai dari paling kecil 137,4% hingga 251,9% berdasarkan proyeksi peningkatan konsumsi di masing-masing daerah,” sambung Ahad.

Meski demikian ia menyayangkan masih banyak masyarakat yang enggan membeli ke Pangkalan LPG resmi Pertamina.

“Rata-rata alasannya (tidak beli di pangkalan-red) karena praktis cari yang dekat saja. Kalau begitu, ketika harganya melambung di pengecer harusnya masyarakat tidak perlu resah akibat pilihan sendiri. Padahal, di Pangkalan tersedia stok LPG melimpah dengan harga sesuai HET. Ini sama halnya seperti mengeluhkan harga BBM eceran. Untuk itu, kami menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan pembelian di pangkalan resmi pertamina dengan jumlah yang wajar sesuai kebutuhan agar mendapat harga HET NTB Rp 18 ribu” pungkas Ahad.

Untuk mengetahui informasi seputar pangkalan resmi Pertamina terdekat tempat tinggal, masyarakat dapat menghubungi melalui Call Center 135. Informasi resmi seputar layanan Pertamina dapat diakses juga melalui sosial media perusahaan @pertaminapatraniaga dan @patraniaga.jatimbalinus.(bul)

Arus Lebaran, 39.358 Penumpang Pesawat Bergerak di Bandara Lombok

0
Bandara International Lombok (Ekbis NTB/bul)

Praya (Ekbis NTB) – PT Angkasa Pura I Bandara Lombok tercatat telah melayani 39.358 penumpang pesawat udara terhitung sejak 3 April-7 April 2024 atau H-7 hingga H-3 Idulfitri 1445 H.

Angka ini meningkat 16 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada arus mudik tahun 2023 lalu yang ada di angka 33.988 penumpang.

“Selain itu, pergerakan pesawat dan kargo juga mengalami peningkatan. Pergerakan pesawat meningkat sebesar 33 persen, dari 327 pergerakan pesawat pada periode H-7 hingga H-3 Lebaran tahun lalu menjadi 435 pergerakan pesawat di tahun ini. Sementara kargo naik sebesar 12 persen, dari 203.589 kilogram menjadi 227.122 kilogram,” ujar General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Lombok Minggus E.T. Gandeguai dalam keterangan resmi, Senin 8 April 2024.

Menurut Minggus, puncak arus mudik Lebaran 2024 di Bandara Lombok terjadi pada Minggu, 7 April 2024 atau H-3 Idulfitri 1445 H, dengan jumlah penumpang sebanyak 9.202 penumpang.

Untul rute penerbangan, penumpang yang berangkat dan tiba di Lombok terbanyak berasal dari Jakarta (CGK) sebanyak 38 persen, Surabaya (SUB) 25 persen, dan Bali (DPS) 11 persen.

“Di tengah tren kenaikan penumpang Lebaran kali ini, kami terus berupaya untuk memastikan seluruh pelayanan di Bandara Lombok berjalan optimal. Dengan koordinasi yang baik dengan seluruh stakeholder dan komunitas bandara, diharapkan para pengguna jasa akan mendapatkan perjalanan mudik yang selamat, aman, dan nyaman,” imbuh Minggus.

Jumlah Pergerakan Penumpang Periode Lebaran 2024 di Bandara Lombok:
3 April 2024 (H-7): 6.924 Penumpang
4 April 2024 (H-6): 5.999 Penumpang
5 April 2024 (H-5): 9.038 Penumpang
6 April 2024 (H-4): 8.195 Penumpang
7 April 2024 (H-3): 9.202 Penumpang. (bul)

Lebaran dan Liburan dengan Kendaraan Listrik, Ketahui Lokasi Pengecasan di Lombok

0
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Menjelang perayaan Idul Fitri 1445 H, PLN UIW NTB melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mataram memastikan kesiapan dalam menyambut libur panjang dengan mempersiapkan delapan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di sejumlah lokasi strategis di Pulau Lombok.

Dalam rangka memastikan kelancaran arus mudik dan balik Idul Fitri 1445 H, PLN UP3 Mataram telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan SPKLU.

Manager PLN UP3 Mataram, Mahadhir, menjelaskan bahwa kesiapan SPKLU ini merupakan bagian dari persiapan yang khusus dilakukan mengingat Pulau Lombok menjadi salah satu tujuan utama bagi para pemudik serta destinasi wisatawan selama libur lebaran.

“Pulau Lombok akan mendapatkan perhatian khusus sebagai salah satu tujuan mudik dan juga destinasi wisata dalam libur lebaran tahun ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik sebagai alat transportasi,” ujar Mahadhir.

Selain melakukan pengecekan instalasi SPKLU dan alat pendukung lainnya, PLN UP3 Mataram juga telah menyiapkan tim siaga khusus untuk memastikan bahwa SPKLU berfungsi dengan baik selama libur lebaran. Tim ini bertugas untuk mengatasi potensi gangguan dan memberikan layanan teknis yang dibutuhkan oleh pengguna SPKLU.

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) merupakan layanan dari PLN yang disediakan bagi masyarakat dalam pengisian kendaraan listrik. Terdapat beberapa lokasi SPKLU yang dapat digunakan di Lombok, antara lain SPKLU Kantor Gubernur NTB, SPKLU Hotel Santika, SPKLU Lombok Epicentrum Mall, SPKLU Kuta Mandalika, SPKLU MVP Grand Natura, SPKLU PLN UIW NTB, SPKLU Dinas Perhubungan Provinsi NTB, dan SPKLU SMKN 3 Mataram.

PLN juga telah mengintegrasikan fitur informasi lokasi SPKLU terdekat pada aplikasi PLN Mobile untuk memudahkan akses bagi masyarakat.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Sudjarwo, menambahkan bahwa penyediaan SPKLU merupakan salah satu wujud komitmen PLN dalam menghadirkan energi bersih dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Dengan kesiapan SPKLU yang optimal dan dukungan penuh dari tim Siaga PLN UP3 Mataram, diharapkan libur panjang perayaan Idul Fitri 1445H di Pulau Lombok dapat berlangsung dengan lancar dan aman bagi seluruh masyarakat serta wisatawan yang berkunjung.(bul)

Ribuan Petugas PLN Disiagakan Jelang Idul Fitri 1445 H di NTB

0
Persiapan Petugas PT PLN (Persero) Menjelang Lebaran (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTB menyiagakan ribuan personelnya untuk memastikan ketersediaan listrik selama momen lebaran Idul Fitri 1445H/2024.

General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo, menekankan pentingnya kesiapan semua unit siaga penuh untuk menghadapi momentum Idul Fitri.

“Saya meminta semua unit siaga penuh untuk momentum Idul Fitri ini. Mari kita berikan kenyamanan kepada masyarakat dalam beribadah dan menikmati libur Lebaran. Dan jangan lupa tetap utamakan keselamatan kerja baik personel maupun masyarakat,” ujar Sudjarwo.

Sebanyak 842 personel PLN, 1.112 personel Tenaga Alih Daya dan Mitra Kerja, 90 unit peralatan pendukung, dan juga 326 kendaraan pendukung serta material cadang yang siap telah ditempatkan di 164 posko siaga yang tersebar di wilayah NTB. Langkah ini diambil untuk memantau dan mengatasi setiap gangguan yang mungkin terjadi serta memastikan bahwa masyarakat dapat menjalankan aktivitas mereka dengan lancar dan nyaman.

Sebagai informasi bahwa kondisi daya mampu pada Sistem Lombok sebesar 348 Megawatt (MW) dengan beban puncak tertinggi 318 MW sehingga masih ada Cadangan daya sebesar 30 MW. Adapun pada Sistem Tambora daya mampu sebesar 158 MW dengan beban puncak tertinggi 134 MW.

Selain itu dalam upaya mendukung mobilitas ramah lingkungan, PLN juga telah menyediakan 10 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di sembilan lokasi di wilayah NTB. Hal ini diharapkan dapat mendorong penggunaan kendaraan listrik dan mendukung perjalanan mudik lebaran yang lebih ramah lingkungan.

Dengan berbagai langkah persiapan ini, PLN ingin memastikan bahwa masyarakat dapat merayakan Idul Fitri 1445 H dengan tenang dan nyaman.

“Kami berkomitmen untuk menyediakan layanan listrik terbaik kepada pelanggan. Untuk memudahkan akses dan memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan, layanan pelanggan PLN dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile. Pelanggan dapat mengunduh aplikasi ini dengan mudah melalui platform Playstore maupun AppStore. Kami berharap agar seluruh masyarakat dapat merayakan momen Idul Fitri 1445 H dengan lancar dan nyaman bersama keluarga,” pungkas Sudjarwo.(bul)

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran Energi Tetap Aman Pasca Gempa di Kabupaten Dompu

0
Penyaluran Energi Pertamina Patra Niaga (Ekbis NTB/bul)

Dompu (Ekbis NTB) – Pasca Gempa Bumi bermagnitude 5,2 SR yang berlokasi di 51Km Tenggara kabupaten Dompu dengan kedalaman 10 KM pada hari Minggu 7 April 2024 pukul 21.57 WITA, Pertamina memastikan sarana dan fasilitas (sarfas) di Integrated Terminal BBM, SPBU, SPBE, Agen LPG maupun Pertashop dalam keadaan aman dan tidak mengalami kerusakan.

Pasokan BBM dan LPG dilaporkan dalam keadaan normal. Seluruh lembaga penyalur baik BBM maupun LPG di Pulau Sumbawa, Khususnya Kabupaten Dompu masih beroperasi normal.

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan bahwa seluruh lembaga penyalur BBM dan LPG sampai dengan level agen masih melayani dengan normal.

“Kami sudah melakukan pengecekan terhadap seluruh sarfas kita di wilayah kabupaten Dompu. Mulai dari Integrated Terminal BBM Bima, Depot LPG dan seluruh front liner SPBU dan Pertashop serta Agen yang melayani masyarakat dalam keadaan aman,” ujar Ahad.

Di NTB sendiri terdapat beberapa sarana fasilitas Pertamina Patra Niaga antara lain 3 Terminal BBM, 2 Terminal LPG, lebih dari 88 SPBU, 13 SPBE dan 88 Agen LPG. Pasca gempa Pertamina langsung melaksanakan pemeriksaan untuk stok, pulau pompa, area tangki timbun dan sarfas pendukung lainnya di SPBU dan SPBE Pertamina.

“Seluruh SPBU, SPBE dan Pertashop terpantau aman, tidak ada gangguan pasokan BBM dan LPG semuanya tetap berjalan normal, ” tambah Ahad

Pertamina Patra Niaga regional Jatimbalinus hingga saat ini masih terus bekoordinasi dengan BMKG Provinsi NTB dan pemerintah setempat untuk mengantisipasi potensi gempa susulan.

Di tempat terpisah Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Petrus Ginting menyampaikan pasca gempa di kabupaten Dompu yang terjadi di masa mudik Ramadan Idulfitri ini secara nasional Pertamina Patra Niaga tetap dalam kondisi siaga melayani kebutuhan BBM dan LPG untuk pemudik, termasuk di wilayah NTB.

”Sebanyak 115 terminal BBM, 71 DPPU (Depot Pengisian Pesawat udara) dan 30 terminal LPG terus beroperasi menyediakan kebutuhan BBM dan LPG bagi masyarakat,” jelas Irto.

Untuk memberikan keamanan pasokan energi bagi masyarakat di masa Ramadan dan Idulfitri ini Pertamina mensiagakan 24 jam Integrated Enterprise Data & Command Center (IEDCC) yang merupakan pusat informasi penyaluran energi mulai dari Upstream, Kilang, Perkapalan, Terminal BBM hingga ke SPBU.
Melalui Command Center akan terkoneksi dengan CCTV di 88 SPBU NTB untuk memantau layanan BBM dan stok BBM di SPBU secara real time.

Masyarakat dapat mengakses informasi resmi seputar layanan Pertamina melalui Call Center 135, sosial media @pertamina @pertaminapatraniaga dan @patraniaga.jatimbalinus .
“Kami menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berlebihan dalam membeli BBM maupun LPG. Kami terus memonitor situasi terkini dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” pungkas Ahad.(bul)

Ebuaq, Surga Tersembunyi di Sudut Mandalika yang Jadi Alternatif Libur Lebaran

0
Bagian dari Pantai Ebuaq yang eksotis dan sangat layak dikunjungi saat libur Lebaran ini. (Ekbis NTB/ist)

Pemerintah menetapkan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah ini cukup panjang. Senin, 8 April 2024 hingga Senin, 15 April 2024. Itu artinya, kesempatan berlibur dan berkumpul bersama keluarga cukup panjang, apalagi sambil menikmati indahnya objek wisata di daerah ini.

Lombok Tengah (Loteng) bagian selatan tidak hanya memiliki Pantai Kuta, Seger, Tanjung Aan, Gerupuk yang selama ini diketahui oleh masyarakat umum. Namun banyak objek wisata yang selama ini jarang atau tidak pernah terdengar untuk dipromosikan oleh pemerintah atau perjalanan wisata. Hal ini tentu, karena minimnya akses menuju ke lokasi.

Pemerhati Wisata NTB Adith Al Fath, menyebut di sisi kanan kawasan Kuta Mandalika terdapat Gunung Prabu yang menyimpan banyak teluk teluk kecil dengan pantai pasir putih yang belum tersingkap. Demikian pula dengan sisi kiri kawasan ini, yaitu Gerupuk. Meskipun telah sejak lama mendapat predikat sebagai “surfers paradise” dan sebagai Kampung Bule, Gerupuk Bay masih belum sepenuhnya dieksplorasi dengan maksimal.

Di Kawasan Gerupuk, ujarnya , masih terdapat sejumlah pantai indah yang keberadaannya belum banyak diketahui bahkan oleh masyarakat lokal Mandalika. Salah satunya adalah Pantai Ebuaq yang berada tepat di ujung kanan Teluk Gerupuk.

Tersembunyi di balik bukit yang berselimut tanaman jagung, tambahnya, Pantai Ebuaq menawarkan suasana pantai yang sangat berbeda dengan pantai-pantai lain di sekitarnya. Hamparan pasir putih berbulir yang cukup panjang membalut lapisan batu karang, air biru yang relatif tenang, karena adanya gili karang yang menghadang di tengah lautan. Ketika air laut surut, bermunculan telaga telaga batu karang mirip jacuzzi dengan air biru toska yang mengagumkan.

*Bayangkan dirimu sedang berendam di telaga karang sambil menyaksikan drama peselancar yang sedang beradu di antara gulungan ombak. Tidak jauh dari pandanganmu sebuah bukit karang berdiri kokoh menjagamu dari amukan ombak yang lepas menyapu pantai,” ujarnya menggambarkan.

Tidak hanya itu, senja di Pantai Ebuaq juga sayang untuk dilewatkan. Meski tidak secara langsung menyaksikan matahari tenggelam, tetapi pantulan cahaya senja yang tercetak di permukaan air laut siap membuat pengunjung untuk tenggelam dalam kekaguman.

Meski demikian, ujarnya, tidak ada surga yang memiliki jalan pintas. Meski sangat dekat, hanya berjarak 20 menit dari Sirkuit Mandalika, untuk mencapai Pantai Ebuaq diperlukan perjuangan ekstra. Jalan tanah yang sempit di sisi perbukitan, turunan dan tanjakan yang curam siap memompa adrenalin di sepanjang perjalanan.

Untuk pergi ke Pantai Ebuaq sarannya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama dan paling penting, menggunakan jasa guide lokal atau mengajak teman yang benar benar paham medan jalan. Selain itu, memastikan kondisi kendaraan baik

“Jangan terlalu terbuai dengan pemandangan indah di sepanjang perjalanan, karena akan sangat berbahaya ketika sedang melintasi jalanan yang curam.
Siapkan lotion anti UV karena matahari di pantai Selatan terkenal dengan sengatannya yang cukup kuat.

Gunakan sepatu atau sandal yang proper ketika melintasi bebatuan karang
Bawalah makanan dan minuman secukupnya karena tidak terdapat pedagang di lokasi. Usahakan untuk berbelanja di warung warung lokal setempat dan memilih makanan olahan setempat,” sarannya.

Tidak jauh dari Pantai Ebuaq, tambahnya , terdapat Goa Kotak yang sayang juga untuk dilewatkan ketika berada di Gerupuk. Kemudian bagi yang ingin bermalam, Gerupuk menawarkan banyak pilihan akomodasi mulai dari kelas homestay sampai dengan boutique vila mewah.

“Semoga pemerintah memperhatikan kondisi jalan di kawasan Gerupuk. Meskipun rata rata sudah di aspal, tetapi banyak jalan penghubung menuju lokasi wisata (bahkan yang menuju ke villa villa mewah) yang sangat ekstrim dengan tikungan dan tanjakan tajam,” harapnya. (ham)