Saturday, April 4, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 642

Kapal pesiar Carnival Splender Bawa 2.500 Penumpang Singgah di Gili Mas

0
Para tamu kapal pesiar yang singgah di Pelabuhan Gili Mas, Lembar mengunjungi objek wisata yang ada di Lobar. Tampak salah satunya wisatawan mengunjungi Taman Narmada, Kamis, 1 Agustus 2024. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Kapal pesiar Carnival Splender yang membawa ribuan wisatawan mancanegara tiba di Pelabuhan Gili Mas Lembar, Lombok Barat, Kamis 1 Agustus 2024 pagi. Kedatangan tamu kapal yang mayoritas berasal dari Australia ini disambut meriah oleh Atraksi Gendang Beleq dari Sanggar Pasek Desa Serumbung Lembar Selatan.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Lombok Barat Irman Sumantri saat memantau kedatangan kapal pesiar di Pelabuhan Gili Mas mengatakan, kedatangan kapal pesiar di Pelabuhan Gili Mas akan mendorong perekonomian di Lombok Barat.

“Hingga Desember nanti masih ada tujuh kapal pesiar lagi yang akan datang. Diharapkan kunjungan ini memberikan dampak positif bagi Pulau Lombok khususnya Lombok Barat,” kata Irman.

Carnival Splender merupakan kapal pesiar berbendera Panama dengan panjang 290 meter yang membawa 2.500 penumpang dan 1.150 kru. Setelah menginjakkan kaki di Lombok, wisatawan mancanegara yang turun dari kapal kemudian menjelajahi sejumlah objek wisata di Lobar.

Di Desa Banymulek misalnya, para wisatawan diajak mengunjungi sentra pembuatan gerabah yang ada dengan menggunakan transportasi lokal cidomo. Di sana para wisatawan juga melakukan aktivitas membuat gerabah dipandu oleh pengrajin lokal.

Kedatangan wisatawan tamu kapal pesiar sendiri menjadi angin segar bagi para pedagang di Banyumulek. Tidak hanya membantu pedagang gerabah, kedatangan wisatawan juga membantu masyarakat lainnya.

“Alhamdulillah ini (kedatangan kapal pesiar,red) sangat membantu. Sebagai pelaku pariwisata saya harap kalau bisa didorong terus sebaik mungkin, siapapun pemimpinnya. Karena ini manfaatnya ke banyak tempat, jerami kita beli dari petani, sopir buat angkut tanah juga merasakan, belum lagi tempat-tempat makan yang jadi rame. Jadi kita harap pariwisata itu tetap maju dan keamanannya terus ditingkatkan,” ungkap H. Rahmat, pemilik salah satu Art Shop.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Lobar Agus Gunawan menjelaskan, kunjungan kapal pesiar ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan membangkitkan sektor pariwisata. Menurut Agus, selama kapal bersandar di pelabuhan, para penumpang dari berbagai negara ini dapat berkeliling ke berbagai destinasi wisata di Lombok Barat.

Wisawatan dapat menikmati keindahan pantai di Senggigi dan Sekotong, serta kekayaan budaya seperti bangunan bersejarah di Taman Lingsar dan Taman Narmada, kriya di Banyumulek dan Sesela, atraksi kesenian hingga sajian kuliner.

“Kita sejak beberapa bulan ini berkolaborasi dan bersinergi dengan desa wisata dan Pak Heri Direktur Lombok Paradise selaku Tour Operator kapal pesiar Pelabuhan Gili Mas untuk mempersiapkan desa wisata yang ada di Lombok Barat sebagai salah satu tujuan tamu kapal pesiar. Dari beberapa desa yang sudah kita lihat, Insya Allah Desa Lembar Selatan yang paling siap,” terang Agus.

“Pastinya kita berupaya untuk memberi dukungan lebih dalam menyambut kedatangan kapal pesiar ini. Insya Allah kita usahakan di perubahan nanti,” lanjutnya.(her)

Indosat Catat Laba Bersih Rp2,7 Triliun dan Pertumbuhan EBITDA yang Kuat Menjadi Rp13,4 Triliun pada Paruh Pertama 2024

0
Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH, IDX: ISAT) (ekbisntb.com/r)

Jakarta (ekbisntb.com) – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH, IDX: ISAT) mengumumkan hasil kinerjanya untuk paruh pertama tahun 2024 (1H2024) dengan mencatatkan kinerja keuangan dan operasional yang solid. Pada 1H2024, Indosat mempertahankan pertumbuhan pendapatan total dua digit yang meningkat sebesar 13,4% year-on-year (YoY) menjadi Rp27.976,3 miliar.

Indosat mencatat EBITDA yang mengesankan dengan pertumbuhan lebih cepat dari pendapatan, meningkat sebesar 17,8% YoY menjadi Rp13.412,2 miliar, sementara margin EBITDA mencapai 47,9% di 1H2024, menegaskan kemampuan Indosat untuk mengkonversi pendapatan menjadi keuntungan secara efisien.

Profitabilitas ini menunjukkan keuangan Indosat yang sehat dan solid, serta kapasitasnya untuk menghasilkan keuntungan yang substansial bagi para pemangku kepentingan. Dengan hasil yang mengesankan ini, Indosat mencatatkan Laba Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk sebesar Rp2.734,7 miliar, tumbuh 43,3% YoY dan mempertahankan tren kinerja positif selama lebih dari tiga tahun berturut-turut.

Vikram Sinha, Presiden Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, hasil yang dicatatkan di paruh pertama tahun 2024 membuktikan strategi cermat dalam mendorong kemajuan perusahaan.

Kinerja luar biasa ini mencerminkan dedikasi kami untuk menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan sekaligus memberdayakan ekonomi digital Indonesia.

“Kami terus meningkatkan jaringan kami untuk memastikan konektivitas yang lancar dan pengalaman yang mengesankan bagi pelanggan di seluruh Indonesia. Secara bersamaan, kami meningkatkan fokus kami pada keunggulan operasional dan efisiensi, memungkinkan kami untuk mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang kuat sambil terus meningkatkan profitabilitas. Selain itu, Indosat mengakselesari perjalanan menuju menjadi AI Native TechCo, menunjukkan komitmen kami untuk memanfaatkan teknologi mutakhir guna mendorong inovasi dan pertumbuhan masa depan,” ujarnya.

Basis pelanggan Indosat meningkat sebesar 900 ribu pelanggan baru, mencapai 100,9 juta pelanggan pada akhir 1H2024. Pertumbuhan ini berkontribusi pada peningkatan lalu lintas data yang mengesankan, naik 13,4% YoY menjadi 7.965 Petabyte (PB).

Indosat terus melakukan investasi strategis dalam meningkatkan infrastruktur jaringannya. Belanja modal (Capex) di 1H2024 mencapai Rp4.520,6 miliar, di mana sekitar 89,8% dari belanja modal dialokasikan untuk layanan seluler guna mendukung permintaan pertumbuhan layanan data, sementara selebihnya dialokasikan untuk MIDI dan TI.

Sebagai bagian dari penguatan bisnis inti, Perusahaan telah mengoperasikan sekitar 188.000 BTS 4G, menambah sekitar 22.000 BTS 4G selama paruh pertama tahun 2024. Ekspansi signifikan ini dilengkapi dengan penyebaran 103 BTS 5G, yang menegaskan komitmen Indosat untuk memajukan infrastruktur jaringannya.

Dengan meningkatkan cakupan dan kapasitasnya, Indosat memastikan pengalaman pelanggan yang lebih baik yang mendorong loyalitas dan kepuasan pelanggan yang lebih tinggi. Upaya ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) sebesar 10,5% YoY untuk pelanggan seluler, kini mencapai Rp37.900. Pertumbuhan ARPU ini menjadi bukti inisiatif strategis Perusahaan untuk memberikan layanan dan nilai yang superior kepada penggunanya, sehingga memperkokoh posisinya di pasar telekomunikasi yang kompetitif.

Indosat senantiasa memegang teguh komitmennya untuk bermitra dengan perusahaan teknologi raksasa berskala global guna mempercepat perjalanan transformasinya. Komitmen ini terbukti melalui kolaborasi strategisnya dengan para pemimpin industri yang tidak hanya memperkuat posisi Indosat di pasar, tetapi juga mendorong misi transformasi digital dan inovasi.

Di antaranya, Indosat dan Mastercard telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk berkolaborasi dalam melindungi ekonomi digital Indonesia dengan mendirikan Pusat Keunggulan Keamanan Siber Indosat-Mastercard. Pusat ini akan berfokus pada tiga pilar utama: meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam keamanan siber melalui akses yang lebih baik ke pendidikan dan pelatihan, mendorong inovasi melalui penelitian di bidang keamanan siber dan kepercayaan digital, serta mendorong kolaborasi industri untuk mendeteksi dan mengurangi penipuan.

Selain itu, Indosat dan Google Cloud melanjutkan kemitraan strategis jangka panjang mereka untuk mempercepat transformasi Indosat dari perusahaan telekomunikasi menjadi AI Native TechCo. Kolaborasi ini akan menggabungkan jaringan, operasi, dan kumpulan data pelanggan yang luas dengan AI stack terpadu dari Google Cloud untuk memberikan pengalaman yang mengesankan kepada lebih dari 100 juta pelanggan Indosat dan solusi AI untuk perusahaan serta AI generatif (GenAI) untuk bisnis di seluruh Indonesia.

PEFINDO telah mengafirmasi peringkat idAAA untuk ISAT dengan prospek stabil untuk peringkat perusahaan. Peringkat ini mencerminkan dukungan kuat ISAT dari pemegang saham mayoritasnya, posisi pasar yang sangat kuat, dan margin keuntungan yang kuat dalam jangka menengah hingga panjang.

Di sisi lain, Fitch Ratings memberikan prospek positif untuk Indosat, mengafirmasi peringkat di AA+(idn). ISAT juga dimasukkan ke dalam Indeks LQ45 sebagai salah satu indeks paling likuid di Bursa Efek Indonesia (IDX), yang menunjukkan kondisi keuangan perusahaan yang solid dan prospek pertumbuhan yang luar biasa dengan nilai transaksi dan frekuensi yang tinggi di pasar modal Indonesia.

“Kami berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan inovasi. Kemitraan strategis kami dan investasi dalam AI dan keamanan siber adalah kunci untuk memastikan kami tetap di garis depan kemajuan teknologi, memberikan nilai yang tak tertandingi kepada pelanggan dan pemangku kepentingan kami,” tutup Vikram.

Terus Tambah BTS 4G di Bali dan Nusa Tenggara, Trafik Data dan Jumlah Pelanggan Naik Signifikan

Indosat telah menjadikan wilayah Bali dan Nusa Tenggara sebagai salah satu fokus perluasan jangkauan serta peningkatan kualitas jaringan. Sejak tahun 2023, Indosat telah menunjukkan perluasan infrastruktur jaringan secara signifikan hingga ke pelosok perdesaan.

Sepanjang paruh pertama tahun 2024, Indosat mencatat pertumbuhan jumlah BTS 4G sebesar 12% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY). Peningkatan ini disertai dengan kenaikan trafik data sebesar 35,2% YoY, mencerminkan keberhasilan dalam memenuhi kebutuhan digital pelanggan di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

Tak hanya itu, jumlah pelanggan juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, dengan peningkatan sebesar 10,4% YoY dibandingkan dengan periode sebelumnya. Untuk memperluas aksesibilitas terhadap produk dan layanannya, Indosat juga telah menambah 131 Mini Gerai IM3 dan 3Kiosk baru di wilayah Bali dan Nusa Tenggara. Hal ini menunjukkan komitmen Indosat untuk menciptakan nilai dan memberikan pengalaman yang mengesankan (marvelous experience) bagi setiap pelanggan.(r/bul)

Anggarkan Rp7,8 Miliar, Pemprov NTB Ubah Kawasan Konservasi Gili Tramena Jadi APL

0
DLHK NTB, Julmansyah (ekbisntb.com/era)

Lombok (ekbisntb.com) – Pemerintah Provinsi NTB akan ubah kawasan konservasi hutan Gili Trawangan, Meno, Air (Tramena) menjadi Areal Penggunaan Lain (APL). Perubahan kawasan ini merupakan upaya pemprov agar bisa menarik investor untuk berinvestasi di kawasan pariwisata tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) provinsi NTB, Julmansyah mengatakan rencana pelepasan kawasan konservasi hutan Gili Tramena menjadi APL sudah dimasukkan kedalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sehingga diharapkan pusat akan mengizinkan pelepasan ini.

“Sudah kita masukkan dalam RTRT, sehingga jauh lebih mudah,” ujarnya.

Menurut Julmansyah, status Gili Tramena sebagai kawasan konservasi hutan menyebabkan investor takut untuk berinvestasi. Sehingga perubahan kawasan menjadi APL ini dinilai akan lebih mampu mengembangkan nilai ekonomi yang ada di kawasan tersebut.

Pengajuan perubahan kawasan konservasi menjadi APL tidak hanya di tiga Gili saja, tetapi 11 titik yang ada di provinsi NTB. Perubahan ini membutuhkan anggaran Rp7,8 miliar untuk realisasinya, karena akan ada pembentukan tim terpadu serta ada 11 lokasi yang akan diubah.

“Di Gili Trawangan, di Lombok Tengah ada, di Bima ada, di Lombok Timur ada,” lanjutnya.

Karena Gili Tramena menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Julmansyah mengatakan Pj Gubernur akan segera melakukan presentasi ke KLHK mengenai perihal ini. Diharapkan pusat bisa menyetujui pengajuan perubahan kawasan tersebut.

Julmansyah berharap pencabutan kawasan konservasi ini bisa disetujui tahun ini dan Surat Keputusan (SK) tim terpadu bisa segera keluar. Sehingga tahun 2025 tim akan efektif bekerja mengenai perubahan kawasan ini.

“2024 merupakan waktu pemprov untuk presentasi di KLHK, supaya 2024 ini Menteri bisa mengeluarkan tim terpadu untuk seluruh wilayah, tidak hanya Gili Trawangan. Kita usahakan tahun 2024 bisa melakukan, supaya SK tim terpadu bisa keluar di tahun 2024 dan bisa bekerja efektif di 2025” jelasnya. (era)

Beredar Video Antrean Pembelian LPG 3 KG di Bima, Pertamina : Masyarakat Jangan Panik

0
Ahad Rahedi (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Sebuah video yang memperlihatkan kerumunan warga di Kabupaten Bima saat membeli gas LPG 3 Kg subsidi tengah viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat warga saling berebut untuk mendapatkan tabung gas. Selain itu, harga tebusnya disebut-sebut tembus Rp60 ribu per tabung.

Menanggapi itu, Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya berkoordinasi dengan pemerintah untuk memastikan penyaluran gas LPG subsidi tepat sasaran.

“Kami terus berupaya bersinergi dengan pemerintah untuk memastikan bahwa para pengecer yang memang bukan jalur resmi akhir dari gas LPG subsidi Pertamina, itu agar bisa lebih memperhatikan di sekitarnya,” ujar Ahad, Kamis, 1 Agustus 2024.

Pertamina, sebagai perusahaan BUMN yang bertanggung jawab atas penyaluran gas LPG, terus berupaya memastikan ketersediaan dan penyaluran gas LPG subsidi tepat sasaran.

Masyarakat diharapkan untuk tetap tenang dan membeli LPG di pangkalan resmi. Sementara itu, Pertamina akan terus melakukan pengawasan dan memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang melanggar aturan.

Ahad menjelaskan bahwa pengecer memiliki peran penting dalam mendistribusikan LPG subsidi kepada masyarakat. Namun, ia menekankan pentingnya agar pengecer menyalurkan gas tersebut kepada konsumen langsung, terutama rumah tangga, bukan untuk dijual kembali kepada pelaku usaha.

“Pengecer ini, harapannya adalah mereka bisa membantu masyarakat di sekitarnya yang memang pengguna langsung dalam hal ini rumah tangga digunakan untuk sehari-hari memasak, bukan untuk didistribusikan atau dijual kepada pelaku industri,” tegasnya.

Pertamina juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya memperhatikan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Ahad menyebut bahwa HET untuk LPG 3 Kg di pangkalan resmi adalah Rp18.000 per tabung.

“Kami sama-sama pemerintah sama-sama memperhatikan harga eceran tertinggi yang berlaku di pangkalan resmi sesuai SK Gubernur adalah seharga Rp. 18.000 per tabung,” ungkapnya.

Menyikapi tingginya permintaan dan harga jual gas LPG di pasaran, Pertamina mengimbau masyarakat agar tidak panik dan membeli gas dari pengecer. Masyarakat disarankan untuk membeli LPG di pangkalan resmi terdekat.

“Harapan kita, masyarakat tidak perlu khawatir jangan jadikan pengecer itu sebagai opsi utama, silahkan masyarakat datang ke agen resmi terdekat untuk mendapatkan gas LPG dengan harga sesuai dengan HET,” imbau Ahad.

Bagi masyarakat yang kesulitan menemukan gas LPG di pangkalan resmi, Pertamina menyediakan layanan call center 135 yang dapat dihubungi untuk mendapatkan informasi mengenai lokasi pangkalan terdekat.

Begitu juga dengan penyaluran gas LPG yang tidak sesuai aturan, Pertamina menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang melanggar. Sanksi tersebut berupa penghentian pasokan dan pemutusan hubungan usaha.

“Kami akan tidak tegas pangkalan resmi yang melakukan penjualan dan transaksi yang tidak sesuai aturan, tidak menyertakan NIK dan lain-lain, menjual di atas HET serta menjual dalam jumlah besar ke pihak tertentu bisa kami sanksi,” tegas Ahad.(bul)

Kuota Rumah Subsidi Habis, Pengembang Khawatir Ekonomi NTB Berdampak

0
H. Heri Susanto (ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Pemerintah telah menetapkan kuota program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk tahun 2024 sebanyak 166.000 unit. Kuota tahun ini turun drastis dibanding kuota tahun sebelumnya yang mencapai 200 ribuan unit.

Bahkan kuota rumah subsidi tahun 2024 ini dipertengahan tahun disebut-sebut habis. Hal ini menjadi kekhawatiran para pengembang, terutama di NTB karena akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kita juga kaget biasanya pertahun itu diatas 200 ribu unit (kuotanya,red), ternyata infonya tahun ini 160 ribuan. Kalau seandainya benar 160 ribuan, ini kan baru bulan Agustus masa iya sudah habis. Itu kami sayangkan,” ungkap Ketua Real Estate Indonesia (REI) Provinsi NTB, H. Heri Susanto, Kamis, 1 Agustus 2024.

“kuota rumah subsidi itu sudah di bagi-bagi ke masing – masing bank. Bank-bank ini sudah tidak lagi melayani akad kredit rumah subsidi. Karena kuota habis,” tambahnya.

H. Heri Susanto mengatakan, kekhawatiran terhadap dampak ekonomi yang ditimbulkan kemudian. Pengembang sudah menyiapkan 5.000 an unit rumah subsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di NTB setiap tahun. Karena banyaknya masyarakat yang membutuhkan rumah subsidi. Rata-rata pengembang membangun perumahan subsidi menggunakan dana perbankan.

“Kalau tidak ada penjualan karena kuota rumah subsidi habis, pengembang kesulitan dong menyelesaikan kewajiban kepada perbankan, karena otomatis tidak ada penjualan. Terkecuali dijual kembali tetapi menjadi rumah komersil. Konsekuensinya, cicilan rumah subsidi yang tadinya bisa hanya Rp1 juta perbulan, bisa naik menjadi Rp2 juta bahkan lebih perbulan. Dikhawatirkan ini akan berat bagi masyarakat.

“Saya khawatir ini berdampak pada pertumbuhan ekonomi NTB kedepan. Kalau kita akumulasi, dari 5.000 unit rumah subsidi yang dibangun, masing-masing dengan harga Rp185 juta per unit, artinya perputaran investasi hampir mencapai Rp1 triliun. Dan tidak sedikit usaha ikutan dari perumahan, itu juga pasti akan terdampak,” ungkapnya.

Tidak itu saja, rantai ekonomi ikutan lainnya juga akan terdampak. Seperti penyedia pasir, tanah, semen, besi, dan kebutuhan bahan bangunan lainnya.

Persoalan ini, lanjut Heri Susanto, sudah menjadi pembahasan REI pusat. Dan tengah dikoordinasikan dengan lembaga serta kementerian terkait.

“Karena itu, kita berharap kepastian dari pemerintah. Dan solusi-solusi untuk MBR yang jumlahnya masih cukup banyak ini,” demikian H. Heri.(bul)

Gubernur NTB Berlakukan Insentif Pajak Kendaraan, Berhadiah Umroh dan Motor, Hj. Eva : Segera Manfaatkan Kesempatan Ini

0
Hj. Eva Dewiyani (ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Kabar gembira, mulai periode 1 Agustus sampai dengan 30 September 2024, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memberikan keringanan dan/atau pembebasan pajak kendaraan bermotor (PKB) berupa bebas denda bagi wajib pajak aktif yang membayar PKB setelah tanggal jatuh tempo dan wajib pajak yang telah menunggak atau tidak melakukan daftar ulang (TMDU) dari satu sampai dengan lima tahun.

Selain bebas denda, diberikan juga pembebasan pokok PKB untuk wajib pajak TMDU di atas lima tahun untuk masa pajak tahun 2018 kebawah serta pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) II, baik untuk kendaraan yang terdaftar di wilayah Nusa Tenggara Barat maupun kendaraan luar yang akan melakukan mutasi masuk ke wilayah Nusa Tenggara Barat.

Berbagai insentif keringanan ini telah diatur dalam Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 30 Tahun 2024 tentang Pemberian Keringanan dan/atau pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dan Apresiasi Kepada Wajib Pajak Aktif.

Berkenaan dengan apresiasi kepada wajib pajak aktif, akan diberikan undian berupa hadiah umroh bagi tiga orang yang beruntung serta 14 belas unit sepeda bermotor bagi wajib pajak aktif yang telah menunaikan kewajibannya membayar PKB dalam periode 2 Januari sampai dengan 14 Desember 2024. Sedangkan untuk penarikan undian berbagai hadiah yang disediakan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2024.

“Ini merupakan bentuk apresiasi gubernur, apresiasi Pemerintah Provinsi NTB kepada wajib pajak aktif yang telah taat dan patuh dalam menunaikan kewajibannya. Jadi kami menghimbau kepada warga masyarakat Nusa Tenggara Barat untuk segera mengambil kesempatan ini,”ungkap Kepala Bappenda Provinsi NTB, Hj. Eva Dewiyani, Kamis 1 Agustus 2024.

Lanjut Hj. Eva, kebijakan ini juga merupakan salah satu upaya Pemprov Nusa Tenggara Barat untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, mengingat potensi TMDU terbilang cukup besar yakni sekitar 50 persen dari total jumlah potensi kendaraan yang terdaftar di NTB.

“Semoga dengan adanya kebijakan pergub ini, banyak kendaraan-kendaraan TMDU yang kembali aktif,” harapnya.(bul)

Harga Emas Antam Capai Rekor Tertinggi, Sentuh Rp1,433 Juta Per gram

0
Ilustrasi Emas Batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) (ekbisntb.com/ant)

Jakarta(ekbisntb.com) – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang dipantau dari laman Logam Mulia, Kamis pagi, kembali meroket sebesar Rp21.000 per gram, sehingga menjadi Rp1.433.000 per gram, yang merupakan rekor tertinggi.

Sebelumnya, harga emas batangan berada di posisi Rp1.412.000 per gram pada Rabu 31 Juli 2024.

Adapun rekor tertinggi yang tercatat sebelumnya, yakni Rp1.427.000 per gram pada Kamis 18 Juli 2024.

Harga jual kembali (buyback) emas batangan pada Kamis, yakni sebesar Rp1.284.000 per gram.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di Logam Mulia Antam pada Kamis:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp766.500
  • Harga emas 1 gram: Rp1.433.000
  • Harga emas 2 gram: Rp2.806.000
  • Harga emas 3 gram: Rp4.184.000
  • Harga emas 5 gram: Rp6.940.000
  • Harga emas 10 gram: Rp13.825.000
  • Harga emas 25 gram: Rp34.437.000
  • Harga emas 50 gram: Rp68.795.000
  • Harga emas 100 gram: Rp137.512.000
  • Harga emas 250 gram: Rp343.515.000
  • Harga emas 500 gram: Rp686.820.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp1.373.600.000

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22. (ant)

Menhub Berkomitmen Tingkatkan Konektivitas Nasional

0
Budi Karya Sumadi (ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Menhub Budi Karya Sumadi menyatakan pihaknya berkomitmen terus meningkatkan konektivitas nasional dan kualitas pelayanan serta keselamatan transportasi guna mendukung aksesibilitas masyarakat dalam mewujudkan Indonesia sentris.

“Komitmen Kementerian Perhubungan untuk melaksanakan 3 KPI (key performance indicator) utama yaitu meningkatkan konektivitas nasional, meningkatkan kualitas pelayanan, serta keselamatan transportasi,” katanya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Budi menyampaikan hal itu dalam acara diskusi bertajuk “Refleksi dan Catatan 10 Tahun Pemerintahan Jokowi di Bidang Konstruksi, Infrastruktur dan Investasi”, yang diselenggarakan Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) di Jakarta, Rabu 31 Juli 2024.

Dia menuturkan bahwa semua itu berorientasi pada prinsip Indonesia sentris sebagai perwujudan hadirnya negara bagi masyarakat.

Menurutnya, indikator kinerja Kemenhub telah sejalan dengan pesan Presiden RI Joko Widodo, yakni pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami juga secara konsisten melaksanakan arahan Presiden agar pengembangan dan pembangunan infrastruktur transportasi dapat menghubungkan antarkawasan dan antarwilayah,” ujar Menhub.

Disebutkan, pembangunan berfokus dalam mendukung pengembangan sarana dan prasarana transportasi di wilayah daerah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan (3TP), dan mendukung destinasi pariwisata super prioritas (DPSP).

Selain itu, mendukung kawasan industri (KI) dan kawasan ekonomi khusus (KEK), serta mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah.

“Pembangunan infrastruktur transportasi di daerah-daerah, baik bagian barat maupun timur Indonesia untuk memastikan konektivitas antarwilayah, bahkan hingga ke pelosok pegunungan dapat terjalin dengan baik,” papar Menhub.

Lebih lanjut, Menhub menyampaikan beberapa capaian pembangunan infrastruktur transportasi, baik di sektor darat, laut, udara dan perkeretaapian.

Capaian transportasi darat, di antaranya terlaksana pengembangan pelabuhan penyeberangan, dermaga penyeberangan, angkutan umum perkotaan dengan program buy the service serta terlaksananya sistem angkutan umum massal pada kota metropolitan.

Pada sektor transportasi laut, Kemenhub membangun pelabuhan non komersil, kapal perintis, subsidi tol laut hingga menciptakan rute-rute pelayaran yang saling terhubung.

“Kami membangun pelabuhan-pelabuhan berstandar nasional. Dan sejalan dengan arahan presiden, dwelling time di pelabuhan kini sudah berkurang menjadi 3-4 hari saja,” lanjut Menhub.

Sektor transportasi udara menorehkan sejumlah pencapaian, meliputi peningkatan on time performance penerbangan, tercapainya penyelenggaraan jembatan udara, serta terbangunnya bandar udara baru.

Selanjutnya, capaian sektor transportasi perkeretaapian antara lain terbangunnya jalur kereta api secara nasional, kondisi jalur kereta api sesuai standar Track Quality Index (TQI) kategori 1 dan 2, juga pembangunan LRT, MRT, kereta cepat Whoosh, dan kereta api perintis.

Meski begitu, pembangunan sektor transportasi selama kurun waktu 10 tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dihadapkan dengan sejumlah tantangan.

Menhub mengatakan, salah satu tantangannya adalah munculnya triple planetary crisis, yakni perubahan iklim, kerusakan lingkungan dan polusi, serta kelangkaan sumber daya. Di samping itu, pandemi COVID-19 juga menjadi tantangan yang cukup berat bagi sektor transportasi dalam negeri.

“Pada saat COVID-19, kita melihat bagaimana upaya Bapak Presiden memimpin kabinet untuk menyelesaikan COVID dengan baik dan Alhamdulillah, berhasil dengan baik, pertumbuhan ekonomi membaik dan inflasi terkendali,” ucap Menhub.

Selama 10 tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, pembangunan infrastruktur menjadi fokus pemerintah, baik infrastruktur untuk konektivitas, layanan dasar, untuk pangan, energi maupun untuk industri.

Kepala Negara juga berpesan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya terlihat bangunan secara fisiknya saja, namun juga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kita tahu dari pembangunan infrastruktur ini, world competitiveness ranking kita naik dari angka 34 melompat ke-27. Daya saing itu yang ingin kita raih dari pembangunan-pembangunan yang ada, selain pemanfaatan infrastruktur itu untuk rakyat,” ujar Presiden Jokowi dalam suatu kesempatan. (ant)

Injourney Beri Pelatihan Guna Tingkatkan SDM Lokal di KEK Mandalika

0
Injourney Beri Pelatihan Guna Tingkatkan SDM Lokal di KEK Mandalika (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) bersama PT Angkasa Pura I Bandara Lombok, Nusa Tenggara Barat, memberikan pelatihan hospitality house kepada pekerja lokal untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan keterampilan.

“Hal itu agar mereka bisa memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan yang berkunjung di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika,” kata VP Corporate Secretary ITDC Million Sekarsari di Lombok Tengah, Kamis.

Pelatihan di KEK Mandalika ini diikuti puluhan peserta dari berbagai latar belakang, termasuk mahasiswa, pekerja hotel, dan wirausahawan.

“Tujuan utama dari program ini adalah untuk memperkuat kompetensi layanan masyarakat lokal dan pelaku usaha,” katanya .

Dengan membekali mereka keterampilan yang relevan dalam industri perhotelan, restoran, dan layanan wisata, kata dia, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memberikan pelayanan yang ramah dan profesional, serta mempromosikan sikap positif dan keramahan kepada wisatawan.

“Hal ini sangat penting mengingat KEK Mandalika menjadi tuan rumah untuk berbagai event internasional seperti Pertamina Grand Prix of Indonesia (IndonesianGP) – MotoGP 2024, yang menarik ribuan pengunjung dari berbagai negara,” katanya.

“Pelatihan ini menjadi upaya untuk penyiapan tenaga kerja pendukung saat event Pertamina Grand Prix of Indonesia (IndonesianGP) – MotoGP 2024 nanti,” katanya.

Sementara itu Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok Arif Haryanto menyatakan pelatihan direncanakan berlangsung secara bertahap dalam 8 batch hingga akhir tahun 2024.

“Ini merupakan kontribusi kami dalam upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat di sekitar KEK Mandalika terkait hospitality,” katanya.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan level kompetitif pariwisata Lombok sebagai salah satu destinasi unggulan Indonesia di kancah global.

Kolaborasi antara ITDC dan PT Angkasa Pura I ini adalah langkah penting dalam memperkuat ekosistem pariwisata lokal dan memastikan bahwa Lombok siap menyambut tamu dari seluruh dunia dengan pelayanan optimal.

“Kami percaya bahwa melalui pengembangan SDM ini memiliki efek domino yang positif pada kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat lokal,” katanya. (ant)

Marak Cuci Darah pada Anak, BPOM di Mataram Beberkan Kemungkinan Penyebabnya

0
Yosef Dwi Irwan (ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Cuci darah pada anak belakangan marak diberitakan. RSUD Kota Mataram sendiri bahkan menyiapkan peralatan untuk melayani anak yang cuci darah akibat tidak optimalnya fungsi ginjal.

Kepala BPOM di Mataram, Yosef Dwi Irwan, Kamis, 1 Agustus 2024 menanggapi fenomena ini. ia menjelaskan, beberapa hal penyebab gagal. Diantaranya, kelainan bawaan sejak lahir, karena penyakit tertentu (seperti autoimun) dan pola makan (konsumsi makanan tinggi gula).

“Produk pangan yang telah mendapatkan izin edar tentu sdh melalui evaluasi mutu dan keamanan (pre dan post market) asal tentunya dikonsumsi sesuai aturamnya, jangan berlebihan,” katanya.

Maka BPOM punya tagline Cek KLIK , dimana salah satunya Cek Label. Sebagai konsumen, menurut Yosef harus baca label untuk mengetahui komposisi makanan tersebut.

“Cari yang rendah kandungan Gula, Garam dan Lemak (GGL),” terangnya.

Indonesia saat menghadapi kondisi double burden malnutrition atau beban ganda malnutri, dimana jika kurang gizi akan berdampak pada stunting dan wasting. Sebaliknya, jika kelebihan gizi justru menjadi obesitas.

“Kedua kondisi ini berdampak pada tumbuh kembang fisik, mental dan daya saing SDM jika tidak ditangani dengan baik. Tentunya kondisi ini akan memjadi penghalang Indonesia Emas 2045,” jelas Yosef.

Karen itu, menurutnya penting bagi konsumen untuk mengetahui AKG (Angka Kecukupan Gizi) yang dibutuhkan oleh tubuh. Dalam label makanan biasanya sudah tercantum informasi AKG tersebut. Kemudian peting bagi orang tua untuk memberikan pemahaman sejak dini pada anak tentang konsumsi pangan yang aman, sehat dan bergizi.

Sebab kandungan GGL (Gula, Garam dan Lemak) yang tinggi berdampak terjadinya penyakit-penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes.

“Saat ini diabetes tidak hanya diderita oleh orang tua, remaja bahkan anak-anak juga sudah cukup banyak yang terdiagnosa diabetes akibat konsumsi pangan dengan kandungan gula tinggi (bukan hanya dari makanan kemasan saja tetapi gula juga bisa bersumber dari karbohidrat) plus kurangnya aktifitas fisik seperti olah raga teratur, dan lebih banyak memanfaatkan waktu bermain dengan gadget.

“Diabetes ini salah satunya mengakibatkan kerusakan fungsi ginjal yang berimplikasi harus dilakukan cuci darah. Oleh karena baca selalu label, pilih makanan yang lebih sehat (rendah GGL), konsumsi pangan dengan gizi seimbang, dan ruti berolah raga. Jadi jangan salahkan makanannya ya, tapi kita sebagai orang tua dan konsumen harus bijak dalam memilih dan memberikan makanan baik utk diri kita dan anak-anak kita,” kata Yosef.

Kuncinya adalah membangun kesadaran. BPOM sendiri menurutnya sudah menginisiasi program Intervensi Pangan Jajanan Anak Sekolah Aman. Program ini adalah pemberdayaan komunitas sekolah yang melibatkan kepala sekolah, guru, penggelola kantin, komite sekolah, siswa dan pedagang di sekitar sekolah.

“Komunitas ini yg kami latih dan bekali terkait arti penting pangan yang aman dan bergizi. Tentunya untuk mengintervensi seluruh sekolah BBPOM Mataram tak bisa bekerja sendiri, kami juga mengandeng Pemda agar mereplikasi program Intervensi PJAS agar semakin masif dan dampaknya juga semakin luas dalam melindungi anak-anak sekolah. Kami jg mengisi pembekalan MPLS di beberapa sekolah terkait kemanana pangan. Artinya perlu komitmen sinergi dan kolaborasi dari seluruh elemen bangsa untuk mewjudkan ketersediaan pangan yang aman, bermutu dan bergizi,” tambahnya.

Dan tak kalah penting, masyarakat juga bisa memberikan sanski sosial bagi penjual makanan yang tidak memenuhi aspek keamanan dengan tidak membeli produk yang dijual itu. Selama ini, menurut Yosef, masyarakat cenderung abai karena tetap membeli dan jualan dimaksud tetap laku.

“Sebetulnya jika konsumen tidak ada yang beli, maka dia mau tak mau harus memperbaiki produk yang dijual agar sesuai ketentuan,” tandasnya.(bul)