HomeBERANDA“Hosting Fee” MotoGP Mandalika Ditanggung APBN

“Hosting Fee” MotoGP Mandalika Ditanggung APBN

Praya (EKBIS NTB) – Keterlibatan dan dukungan pemerintah pusat dalam pelaksanaan event MotoGP Mandalika mulai tahun 2026 ini dipastikan bakal semakin besar. Tidak hanya dalam hal pelaksanaan ajang atau event-nya sendiri, tetapi juga dalam hal dukungan nonteknis berupa pembayaran hosting fee ajang balap roda dua paling bergengsi di dunia tersebut. Pemerintah pusat akan ikut menanggung beban pembayaran hosting fee ajang MotoGP Mandalika mulai tahun 2026 ini.


Dukungan tersebut diberikan pemerintah pusat untuk memastikan ajang MotoGP Mandalika bisa terus terlaksana hingga tahun-tahun ke depan. “Dari Bappenas sudah menyatakan hosting fee MotoGP Mandalika akan masuk jadi salah satu pembiayaan di APBN,” ungkap Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Troy R. Warokka, saat memberikan keterangan pers di Kuta Beach Park (KBP) kawasan The Mandalika, Jumat (4/9).


Hanya saja, Troy mengaku masih belum mendapat kepastian soal besaran dukungan APBN untuk penyelesaian pembayaran hosting fee MotoGP Mandalika, karena sejauh ini masih proses diskusi mendalam. Nmaun, pemerintah pusat menegaskan kalau soal hosting fee sudah tidak perlu dipermasalahkan lagi. “Berapa sharing APBN untuk pembayaran hosting fee MotoGP Mandalika masih kita tunggu,” tegasnya.

- Advertisement -


Nantinya dukungan pembayaran hosting fee MotoGP Mandalika akan disalurkan melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) selaku lembaga atau kementerian pengampu yang membidangi olahraga. Di Kemenpora sendiri saat ini sudah ada bidang khusus yang membidangi indsutri olahraga. Dan, ajang MotoGP Mandalika sendiri dinilai sebagai salah satu ajang olahraga yang memiliki nilai komersil tinggi.


Karena itu, pemerintah pusat memutuskan untuk memberikan dukungan dan peran yang lebih besar lagi terhadap pelaksanaan event MotoGP Mandalika agar ajang tersebut bisa terus berkelanjutan. Terutama mengingat dampak positifnya sangat besar. Tidak hanya pada aspek olahraga semata, tetapi juga aspek ekonomi di tingkat daerah hingga nasional.


“Dari aspek ekonomi, kontribusi ajang MotoGP Mandalika terhadap perekonomian nasional dari tahun ke tahun terus meninggkat. Tahun 2024, event MotoGP Mandalika bisa menghasilkan perputaran ekonomi senilai hingga Rp4,2 triliun. Tahun lalu naik menjadi Rp4,6 triliun. Sedangkan tahun ini target kita bisa di angka Rp5,3 triliun,” jelas Troy.


Disinggung persiapan ajang MotoGP Mandalika 2026, Chairman Grand Prix of Indonesia 2026 ini mengatakan secara umum sudah di angka 80 persen. Sisanya terus akan diselesaikan sampai jelang pelaksaan MotoGP Mandalika yang akan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 mendatang.


Sirkuit Internasional Mandalika yang akan menjadi lokasi gelaran juga terus dibenahi. Ini untuk memastikan para penonton yang datang nanti bisa menonton dengan nyaman.


“Soal persiapan secara umum sejauh ini tidak ada kendala berarti. Semua masih sesuai target. Persiapan di sirkuit juga hampir sama. Pembenahan-pembenahan terua dilakukan,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, pembenahan terdekat yang akan dilakukan di sirkuit yakni pengecatan ulang lintasan dan beberapa aset di sekitar trek Sirkuit Mandalika. (kir)

Artikel Yang Relevan

IKLAN





Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut