HomeBERANDABIZAM Perkuat Kesiapsiagaan Penanggulangan Keadaan Darurat Pesawat di Bandara

BIZAM Perkuat Kesiapsiagaan Penanggulangan Keadaan Darurat Pesawat di Bandara

Lombok Tengah (ekbisntb.com) – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) melalui Unit Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) melaksanakan Airport Emergency Modular Exercise, sebagai bagian dari komitmen Perusahaan dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat di bandar udara.
Pada latihan kali ini disimulasikan pesawat Sekotong Air dengan nomor penerbangan SKT-218 rute Manado–Lombok dengan tipe Boeing 737-800 yang mengalami gangguan sistem hidrolik saat pendekatan menuju BIZAM.
Kondisi tersebut menyebabkan Air Traffic Control (ATC) menetapkan status Full Emergency (Siaga II) yang kemudian berkembang menjadi Aircraft Accident (Siaga III) setelah pesawat mengalami runway excursion saat pendaratan.
Latihan difokuskan pada tiga modul utama, yaitu Raising the Alarm, Rendezvous Point (RVP), dan Medical Services, untuk menguji efektivitas komunikasi, koordinasi, mobilisasi sumber daya, serta penanganan korban sesuai Airport Emergency Plan (AEP).
Kegiatan ini melibatkan berbagai anggota Airport Emergency Committee, di antaranya AirNav Indonesia Cabang Lombok, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Mataram, dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).
Pelaksanaan latihan juga di evaluasi oleh Tim Evaluasi Terpadu yang terdiri dari PT Angkasa Pura Indonesia (Persero), AirNav Indonesia, dan Balai Kekarantinaan Kesehatan sebagai bagian dari upaya continuous improvement dalam meningkatkan kesiapsiagaan penanggulangan keadaan darurat.
General Manager Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Aidhil Philip Julian, menyampaikan bahwa latihan ini merupakan upaya Perusahaan untuk memastikan seluruh personel dan instansi pendukung memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan tugas saat terjadi keadaan darurat.
“Keselamatan merupakan prioritas utama dalam operasional bandar udara. Melalui Airport Emergency Modular Exercise ini kami ingin memastikan seluruh personel dan stakeholder terkait memiliki kesiapan, koordinasi, serta kemampuan merespons keadaan darurat secara cepat, tepat, dan sesuai prosedur. Penanganan keadaan darurat hanya dapat berjalan efektif apabila seluruh unsur bekerja sebagai satu tim,” demikian Aidhil.(bul)

Artikel Yang Relevan

IKLAN





Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut