Mataram (ekbisntb.com)– PT BPW. Muhsinin Tour dan Travel untuk pertama kali akan memberangkatkan puluhan jamaah haji khusus pada musim haji 2026 ini. pemberangkatan jamaah ini tercatat paling banyak bagi Muhsinin selama ini.
Setidaknya, 21 calon jamaah telah memenuhi syarat dan ketentuan untuk diberangkatkan pada musim haji tahun ini. Muhsinin Tour and Travel kemudian menggelar Ta`ruf & Halal Bihalal degan calon haji yang akan diberangkatkan ini.
Kegiatan dilaksanakan di Hotel Golden Palace, Sabtu, 11 April 2026, sekaligus mematangkan persiapan para calon jamaah. Selain itu, para tamu undangan lainnya juga mengikuti kegiatan ini.
“Alhamdulillah ini perdana untuk haji khusus, tahun ini ada 21 jamaah. Insyaallah tahun 2027 kita harapkan bisa lebih dari 50 jamaah,” ujar Direktur Utama Muhsinin Tour dan Travel, H. Ahmad Muharis.
Ia menjelaskan, kegiatan Ta`aruf yang dirangkaikan dengan silaturahmi halal bihalal guna mempererat hubungan dengan calon jamaah sekaligus memberikan pemahaman lebih mendalam terkait layanan haji khusus.
Mayoritas jamaah yang berangkat tahun ini merupakan pendaftar sejak sebelum pandemi Covid-19, yakni pada 2019 dan 2020. Keberangkatan mereka sempat tertunda akibat pandemi, sehingga baru bisa direalisasikan pada musim haji 2026.
“Awalnya estimasi masa tunggu 5–7 tahun, namun realisasinya sekitar 4–5 tahun sudah bisa berangkat. Ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, haji khusus menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji dengan masa tunggu lebih singkat dibandingkan haji reguler yang antreannya bisa mencapai puluhan tahun.
Dari sisi biaya, paket haji khusus yang ditawarkan berkisar antara 15.000 hingga 16.000 dolar AS atau sekitar Rp240 juta hingga Rp250 juta. Biaya tersebut sudah mencakup seluruh layanan (all-in), termasuk akomodasi, transportasi, dan pendampingan selama ibadah.
Untuk tahap awal, calon jamaah cukup membayar uang muka sebesar 4.500 dolar AS atau sekitar Rp70–75 juta. Selanjutnya, pelunasan dilakukan secara bertahap hingga menjelang keberangkatan.
“Setelah mendapatkan nomor porsi dari Kementerian Agama, jamaah bisa menyesuaikan pelunasan hingga waktu berangkat,” terangnya.
Muhsinin Tour menekankan keunggulan layanan haji khusus yang ditawarkan, di antaranya penggunaan hotel bintang lima, lokasi kemah di Arafah dan Mina yang strategis (zona terdepan), serta penerbangan langsung dari Jakarta tanpa transit menggunakan maskapai Arab Saudi. Selain itu, pelayanan diberikan secara menyeluruh mulai dari keberangkatan hingga kepulangan jamaah ke daerah asal di Lombok.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan maksimal, mulai dari penjemputan di Lombok hingga kembali dan diserahkan langsung ke keluarga jamaah,” katanya.
Jamaah dijadwalkan masuk asrama haji pada 17 Mei dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 19 Mei dini hari melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Ahmad Muharis berharap, kehadiran layanan haji khusus ini semakin dikenal masyarakat NTB sebagai alternatif yang realistis untuk mewujudkan ibadah haji dengan masa tunggu yang lebih singkat dan fasilitas yang lebih nyaman.
Untuk diketahui, Muhsinin Tour and Travel menjadi mitra Kerjasama Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah untuk menyelenggarakan Haji Khusus, di Nusa Tenggara Barat.(bul)






