26.5 C
Mataram
BerandaBerandaPerang Tidak Pengaruhi Ibadah Umrah di Tanah Suci

Perang Tidak Pengaruhi Ibadah Umrah di Tanah Suci

Mataram (ekbisntb.com) – Perang yang tengah berlangsung di kawasan Timur Tengah dipastikan sampai saat ini belum berdampak langsung secara signifikan terhadap pelaksanaan ibadah umrah di Tanah Suci. Aktivitas jamaah di Kota Madinah dan Mekkah tetap berjalan normal dan aman.

Ketua DPD Amphuri Bali Nusra, H. Zamroni yang saat ini sedang mendampingi jamaah umrah di Arab Saudi mengatakan kondisi di Tanah Suci masih kondusif sehingga jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan tenang.

“Saat ini kami berada di Madinah sejak 6 Maret 2026 bersama rombongan sekitar 45 jamaah. Alhamdulillah seluruh perjalanan berjalan lancar, mulai dari keberangkatan dari Jakarta menggunakan pesawat Garuda menuju Jeddah hingga perjalanan ke Madinah,” ujar Owner Travel Umrah Amantubillah ini, Senin, 9 Maret 2026.

Menurutnya, kondisi di Jeddah maupun Madinah tetap aman dan tidak ada situasi yang mengkhawatirkan bagi jamaah. Aktivitas masyarakat dan kegiatan ibadah di Masjid Nabawi juga berlangsung normal seperti biasa.

Meski demikian, ia mengakui jumlah jamaah umrah di kawasan masjid tidak seramai biasanya. Hal ini diduga berkaitan dengan terbatasnya penerbangan internasional yang menggunakan jalur transit di sejumlah negara Teluk.

“Yang kami rasakan hanya sedikit pengurangan jumlah jamaah, kemungkinan karena beberapa penerbangan transit melalui negara-negara Teluk tidak beroperasi. Tetapi secara umum situasi di sini sangat aman,” jelasnya.

Zamroni menegaskan bahwa jamaah yang berangkat bersama rombongannya dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik tanpa kendala berarti.

“Mohon doa dari masyarakat Indonesia agar seluruh jamaah dapat melaksanakan ibadah umrah dengan baik hingga selesai dan kembali ke Tanah Air dengan selamat,” katanya.

Rencananya, rombongan jamaah umrah ini akan melanjutkan perjalanan dari Madinah menuju Mekkah pada 10 Maret 2026 untuk melaksanakan rangkaian ibadah umrah. Selanjutnya, mereka dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 21 Maret 2026 melalui penerbangan langsung dari Jeddah menuju Jakarta.

“Kami berharap perang ini tidak berdampak langsung, karena animo masyarakat untuk berumrah sangat tinggi,” tandasnya.(bul)

Artikel Yang Relevan

IKLAN



Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut