Mataram (ekbisntb.com) – Harga kebutuhan pokok diprediksi mengalami lonjakan menjelang bulan Ramadan. Pasar rakyat akan digelar di enam kecamatan, guna menstabilkan harga.
Kepala Bidang Barang Pokok dan Penting Dinas Perdagangan Kota Mataram, Sri Wahyunida mengakui, tren harga menjelang bulan Ramadan diproyeksi akan mengalami lonjakan dibandingkan hari normal. Pasalnya, tingkat kebutuhan atau konsumsi masyarakat mengalami peningkatkan. “Karena kebutuhan masyarakat pasti akan meningkat selama Ramadan,” terangnya.
Langkah antisipasi untuk menekan harga adalah menggelar pasar rakyat di enam kecamatan. Pasar rakyat ini akan berkolaborasi dengan Bank Indonesia, organisasi perangkat daerah teknis, Badan Urusan Logistik (Bulog), distributor dan lain sebagainya.
Nida mengakui kebutuhan pokok yang masih mahal seperti telur ayam Rp58 ribu per terai, daging ayam Rp42 ribu per kilogram, bawang merah Rp28 ribu-Rp32 ribu per kilogram. “Kita juga gelar Kopling menjual komoditi terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pasar rakyat rutin digelar menjelang bulan Ramadan. Tujuannya mendekatkan distributor dengan konsumen, memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dan menstabilkan harga di pasar.
Pasar rakyat ini diharapkan Nida, mampu menekan harga terutama komoditi seperti cabai rawit, tepung, gula, telur, dan lain sebagainya. Komoditi ini dinilai paling banyak dibutuhkan masyarakat saat bulan Ramadan. “Kita berharap seluruh kebutuhan masyarakat terpenuhi dan harga terjangkau,” demikian kata dia. (cem)






