Praya (suarantb.com) – Proses pembangunan venue Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi NTB tahun 2026 di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) sudah dinyatakan rampung. Fasilitas yang dibangun dengan anggaran mencapai sekitar Rp 22 miliar tersebut saat ini sudah dinyatakan siap digunakan untuk lokasi gelaran MTQ NTB yang direncanakan berlangsung pertengahan bulan Juni 2026 mendatang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Loteng Lalu Rahardian, kepada Suara NTB, di Praya, Senin (19/1/2026), menungkapkan, dari hasil evaluasi terakhir disebutkan kalau fisik bangunan venue MTQ sudah tuntas.
Diakuinya, masih ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan. Tetapi itu pekerjaan minor. Sedangkan untuk pekerjaan-pekerjaan utamanya sudah selesai. “Tinggal beberapa pekerjaan kecil saja. Karena ada beberapa bagian yang dinilai kurang pas yang sedikit mengganggu pemandangan. Kalau pekerjaan-pekerjaan utamanya sudah selesai 100 persen,” terangnya.
Tinggal yang jadi permasalahan sekarang soal penataan landscape sekitar venue utama MTQ yang masih belum tertata. Karena memang anggaran pembangunan venue MTQ tahun lalu tidak mencakup untuk penataan landscape, sehingga harus dianggarkan secara terpisah pada tahun ini.
Masalahnya, kondisi anggaran daerah tahun ini juga sangat terbatas. Menyusul pengurangan Transfer Keuangan Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat, sehingga untuk pengerjaan penataan landscape venue utama MTQ NTB tidak bisa dikerjakan seluruhnya.
Mungkin hanya sampai perataan area taman serta penanaman rumput saja. Kalau untuk penataan landscape secara menyeluruh harus melihat ketersediaan anggarannya serta waktu yang tersedia, karena penataan landscape juga butuh proses persiapan.
“Penataan landscape venue MTQ NTB mungkin sampai perataan tanahnya saja. Sekedar bisa untuk menampung parkir kendaraan. Karena kalau untuk kegiatan MTQ-nya sendiri nanti akan lebih banyak fokus di bangunan venuenya,” imbuh Rahardian. (kir)






