Sumbawa Besar (suarantb.com) – Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga (Dispopar) Sumbawa, mencatat jumlah kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun domestik di tahun 2025, tidak melampaui target. Dari target sebanyak 100.000 wisatawan hanya terealisasi 87.864.
“Memang tingkat kunjungan wisatawan di tahun 2025 tidak sesuai target karena ada beberapa faktor salah satunya akses transportasi yang belum memadai,” kata Kadis Popar Sumbawa, Tata Kostara, kepada Suara NTB, Senin (19/1/2026).
Angka kunjungan tersebut masih didominasi wisatawan dari dalam negeri (WNI) sebanyak 83.372 orang. Sementara untuk wisatawan asing sebanyak 4.492. Pihaknya juga akan segera melakukan kordinasi lebih lanjut terkait kendala utama, sehingga angka kunjungan belum sesuai target.
“Kami akan segera membahas masalah ini dengan pihak terkait, sehingga target kunjungan yang kita tetapkan bisa tercapai di tahun berikutnya,” ujarnya.
Ia pun tidak menampik kendala utama selama ini, untuk mengejar target kunjungan wisatawan di Sumbawa, karena minimnya sarana akomodasi. Apalagi wisatawan kebanyakan menghabiskan waktu di perjalanan sebelum menuju destinasi wisata yang ada di daerah.
“Persoalan utama kita di akses transportasi ke destinasi wisata karena mereka banyak menghabiskan waktu di perjalanan sebelum menikmati keindahan alam Sumbawa,” ucapnya.
Ia menambahkan, kalau dari segi destinasi wisata, sebenarnya Sumbawa banyak memiliki wisata unggulan. Seperti destinasi wisata hiu paus (whale shark) di Labuan Jambu, air terjun mata jitu di Pulau Moyo dan paket-paket wisata yang ada di dalam kota Sumbawa.
“Kami akan terus memasifkan sosialisasi dan promosi wisata ke daerah lain akan terus dilakukan untuk mengejar target kunjungan di tahun 2026 mendatang,” tukasnya. (ils)






