Dompu (suarantb.com) – Pemerintah Kabupaten Dompu telah menyiapkan anggaran Rp3,5 miliar, untuk membangun Food Court dan pusat oleh-oleh khas Dompu. Dua bangunan ini diharapkan dapat merubah wajah Kota Dompu dan memberi ruang bagi kemajuan UKM.
“Kita semula merencanakan Rp5 miliar termasuk untuk area parkirnya di komplek Gedung Pemuda. Tapi karena keterbatasan anggaran, sehingga hanya bisa mengalokasikan Rp3,5 miliar,” ungkap Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE kepada wartawan di kantornya, Senin (19/1/2026).
Area gedung eks SDN 19 Dompu lanjut Bambang, dirancang menjadi area food court. Bangunan gedung sekolah tidak akan diratakan dan dibangun bangunan baru. Tetapi akan direhab dan dialihfungsikan. Sehingga tidak banyak anggaran dihabiskan untuk merubahnya menjadi area jualan bagi UKM yang lebih representative. “Bangunan sekolah itu tidak diratakan, tapi hanya rehab dan disekat – sekat. Ditata ulang menjadi area food court. Kalau dilihat desainnya itu, bagus sekali jadinya,” jelasnya.
Wilayah ini bisa diakses dari beberapa arah. Baik dari depan Polres Dompu, samping degung Pemuda Dompu maupun samping Camat Dompu. Akses yang sempit saat ini akan diperlebar, sehingga area food court terlihat dari jalan protokol.
Begitu juga dengan pusat oleh-oleh khas Dompu di jalan Gajah Mada yang memanfaatkan 2 unit rumah dinas. Desain penataan ini telah direncanakan di Dinas PUPR Kabupaten Dompu sejak 2025 lalu dan pembangunannya akan dilaksanakan tahun ini. “Pembangunannya akan dilakukan di Dinas PUPR, tapi ini nantinya menjadi aset milik Dinas Koperasi UKM,” jelas Bambang.
Kehadiran dua fasilitas ini, diharapkan menambah area terbuka bagi publik Dompu. Apalagi di Karijawa telah dibuka Ruang Terbuka Hijau (RTH), sehingga membuka ruang bagi tumbuh kembang UKM serta menambah area public Dompu. (ula)






