26.5 C
Mataram
BerandaBerandaLaunching Program "Bale Mula", Sumbawa Ikhtiarkan Pertumbuhan Ekosistem Ekonomi Kreatif

Launching Program “Bale Mula”, Sumbawa Ikhtiarkan Pertumbuhan Ekosistem Ekonomi Kreatif

Sumbawa Besar (suarantb.com) – Pemkab Sumbawa resmi meluncurkan salah satu program unggulan daerah dengan jargon “Bale Mula” (Balai Entrepreneur Muda Milenial) sebagai upaya melahirkan pengusaha muda tangguh dan berdaya saing.

“Program ini dirancang sebagai ruang persiapan dan pengembangan bagi UMKM, pengusaha muda, serta talenta ekonomi kreatif dan digital di Sumbawa,” kata Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Sumbawa, Ivan Indrajaya pekan kemarin.

Di tahap awal Bale Mula fokus pada penyiapan dan pendampingan pelaku usaha, agar memiliki kesiapan manajerial, legalitas, dan arah bisnis. Tahap berikutnya program ini akan berperan sebagai penghubung dengan pemodal dan mitra usaha termasuk ke marketplace dan peluang investasi.

“Jadi, program Bale Mula ini tidak menjanjikan hasil instan, tetapi membangun proses yang benar agar ekonomi daerah tumbuh secara berkelanjutan,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot mengatakan, program tersebut sebagai ikhtiar pemerintah dalam mengembangkan usaha kreatif. Tantangan dunia kerja dan ekonomi yang bergerak cepat menuntut daerah tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun manusia, jejaring, dan ekosistem usaha.

“Bale Mula dihadirkan sebagai “rumah bersama” tempat anak-anak muda belajar, mencoba, berkolaborasi, bahkan gagal dan bangkit kembali,” ujarnya.

Haji Jarot melanjutkan, Bale Mula bukan program seremonial belaka, melainkan wadah pendampingan komprehensif. Di Bale Mula lanjut Bupati, nantinya pelaku UMKM akan didampingi mulai dari manajemen, legalitas usaha, hingga penyusunan strategi bisnis.

“Kami ini membangun jalan yang tepat, dari ide mentah menjadi rencana matang, dari usaha rumahan menjadi bisnis tertib, dan dari kerja sendiri menuju kolaborasi yang saling menguatkan,” ucapnya.

Haji Jarot meyakinkan, program ini merupakan hasil koordinasi lintas sektoral yang melibatkan Bappeda, perbankan, dan komunitas lokal. Bale Mula ini menjadi jembatan yang menghubungkan pelaku usaha yang sudah matang dengan pemodal, mitra strategis, marketplace dan peluang investasi.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Bale Mula sebagai “rumah bersama” untuk belajar dan bangkit dari kegagalan, sebagai kontribusi nyata menuju Visi Indonesia Emas 2045,” tukasnya. (ils)

Artikel Yang Relevan

IKLAN


Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut