26.5 C
Mataram
BerandaBerandaBangun 80 Vila, Investor Spanyol Siap Investasi Rp 55 Miliar di Kawasan...

Bangun 80 Vila, Investor Spanyol Siap Investasi Rp 55 Miliar di Kawasan The Mandalika

Praya (suarantb.com) – Memasuki awal tahun 2026 ini InJourney Tourism Development Corportion (ITDC) sukses mengamankan satu kesepakatan kerjasama investasi dengan investor asal Spanyol yang berencana membangun sebanyak 80 villa di kawasan The Mandalika. Kesepakatan investasi ditandai dengan penandatanganan Land Utilization and Development Agreement (LUDA) antara ITDC dengan PT Sopa Development Lombok, bertempat di kantor ITDC kawasan The Mandalika, Rabu (14/1/2026).

Kepastian investasi dari investor Spanyol tersebut kian menambah panjang daftar investor yang membangun di kawasan The Mandalika. Di mana sejauh total sudah ada 33 investor dan pelaku usaha yang berinvestasi di kawasan ekonomi khusus tersebut. Dengan total nilai investasi yang masuk mencapai Rp. 5,96 triliun. “Ini investor yang ke 34 yang berinvestasi di kawasan The Mandalika,” sebut Direktur Operasi ITDC Troy R. Warokka, kepada awak media usai penandatanganan LUDA di kantor ITDC.

PT Sapo berencana akan membangun sebanyak 50 villa ekslusif ditambah 30 vila standar. Dengan total investasi mencapai Rp 55 miliar. Di atas lahan seluas 1,6 hektare di lot KGH1 dan KGH2 kawasan The Mandalika. Proses groundbreaking pembangunan vila-vila tersebut direncanakan pada sekitar bulan April mendatang. Dengan target rampung pembangunan dan operasional villanya di tahun 2028 mendatang.

Tambahan vila itu nantinya akan semakin menambah ketersediaan akomodasi pariwisata, khusus vila di kawasan The Mandalika. “Tidak kalah penting masuknya PT. Sapo ini diharapkan bisa menjadi pembuka jalan bagi masuknya investor-investor lainya di kawasan The Mandalika. Terutama yang berasal dari Spanyol dan negara-negara eropa lainya,” tambah Vice President Business Development ITDC Vicki Denisa, di tempat yang sama.

Ia menegaskan berinvestasi di kawasan The Mandalika punya banyak kelebihan dan keuntungan. Selain karena memang potensi luar biasa yang dimiliki, sebagai KEK kawasan The Mandalika juga menawarkan berbagai kemudahan dalam fiskal maupun non fiskal. Seperti kemudahan berupa pembebasan bea impor untuk barang-barang habis pakai hingga pembebasan pajak lainya. Pihak ITDC menegaskan siapa membantu mengawal PT. Sapo selama proses pembangunannya.

“Termasuk soal tenaga kerja, kita siap untuk memfasilitasi dengan menyiapkan jaringan yang siap menyediakan tenaga kerja yang berkompeten. Ini juga bentuk komitmen ITDC, bahwa dalam setiap proses pembangunan di kawasan The Mandalika bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar,” imbuh Troy.

Hal senada juga disampaikan Kepala Administrator KEK Mandalika Bambang Wicaksono. Menurutnya, berinvestasi di kawasan The Mandalika adalah pilihan yang tepat dan terbaik. Karena memang banyak kemudahan yang bisa diperoleh para investor ketika berinvestasi di kawasan The Mandalika.

“Kawasan The Mandalika merupakan kawasan pariwisata premiun dengan berbagai potensi luar. Dan, kita selaku administrator kawasan siap mengawal proses pembangunan serta memastikan fasilitas dan semua kemudahan yang ada diterima oleh investor,” tegas Bambang. (kir)

Artikel Yang Relevan

IKLAN


Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut