Praya (ekbisntb.com) – Jajaran Kodim 1620/Lombok Tengah (Loteng) menegaskan komitmenya untuk terus mengawal program ketahanan pangan supaya bisa sukses di daerah ini. Salah satu bentuk komitmen yakni dengan melakukan pengawalan dan pengawasan terhadap penyaluran pupuk bersubsidi di daerah ini. Pengawal dilakukan untuk memastikan pupuk tersalurkan secara benar sesuai aturan yang ada.
Seperti yang dilakukan Babinsa Tanak Awu, Kecamatan Pujut, Sertu Heri Karyawan, Sabtu (10/1/2026). Ia turun langsung melakukan pengawasan melekat terhadap penyaluran pupuk bersubsidi bagi kelompok tani (poktan) desa setempat. Pengawasan dilakukan hingga ke gudang pengecer untuk memastikan pupuk sudah diterima secara tepat, baik jumlah maupun jenisnya.
“Indikator keberhasilan dalam pengawasan ini meliputi, akurasi data penyaluran sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan untuk poktan. Ada transparansi proses pembagian yang dilakukan secara terbuka di hadapan pengurus kelompok serta keadilan menjamin tidak ada tebang pilih dalam distribusi pupuk,” sebut Heri.
Menurutnya, pupuk adalah urat nadi petani, sehingga proses distribusinya harus dikawal agar benar-benar sampai ke tangan yang berhak. Sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok tani secara merata.
Ia menegaskan, pengawasan dan pengawalan yang dilakukannya bukan sekadar tugas rutin saja. Namun sebuah upaya strategis berkelanjutan untuk mencegah terjadinya penyimpangan distribusi pupuk di tingkat bawah. “Sebagai ujung tombak TNI di tingkat desa, Babinsa memiliki peran vital dalam mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan nasional ini,” ujarnya.
Ketersediaan pupuk memainkan peran penting untuk memastikan petani bisa memperoleh pupuk tepat waktu dan tepat jumlah. Dengan begitu produktivitas hasil pertanian para petani di daerah ini bisa meningkat secara signifikan.
“Pengawasan yang intensif ini diharapkan mampu meminimalisir kendala di lapangan terkait penyaluran pupuk subsidi. Sehingga proses tanam para petani tidak terhambat,” imbuhnya. (kir)






