spot_img
26.5 C
Mataram
BerandaEkonomiOJK Perkuat Kontribusi PVML Syariah Untuk Inklusi Keuangan Melalui Business Matching Di...

OJK Perkuat Kontribusi PVML Syariah Untuk Inklusi Keuangan Melalui Business Matching Di Ekosistem Keuangan Inklusif Desa Lantan Lombok Tengah

Lombok (ekbisntb.com) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah hingga tingkat desa melalui kegiatan Business Matching PVML Syariah di Desa Lantan, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini mempertemukan lembaga keuangan syariah dengan BUMDes serta masyarakat setempat untuk membuka akses ke Industri Jasa Keuangan yang lebih luas.

Desa Lantan memiliki banyak potensi ekonomi, baik di sektor pertanian, peternakan, maupun pariwisata, yang membutuhkan dukungan lembaga keuangan. Untuk itu, OJK menghadirkan sejumlah lembaga keuangan syariah, antara lain UUS PT Pegadaian, UUS PT Adira Dinamika Multi Finance, UUS PT Bussan Auto Finance, UUS PT Federal International Finance, UUS PT Multifinance Sinarmas, serta Bank NTB Syariah yang juga menjajaki kerja sama dengan BUMDes melalui layanan agen Laku Pandai.

- Iklan -

Kehadiran lembaga-lembaga tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam memperoleh layanan keuangan terutama yang berdasarkan prinsip keuangan syariah sekaligus memperkuat peran BUMDes sebagai pilar ekonomi desa.

Selain itu, Kepala OJK Provinsi NTB, Rudi Sulistyo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Desa Lantan telah ditetapkan oleh OJK sebagai Ekosistem Keuangan Inklusif.

“Kami berharap Desa Lantan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengembangkan potensi ekonomi melalui pemanfaatan layanan keuangan syariah. Dengan dukungan semua pihak, kami ingin inklusi keuangan benar-benar dirasakan hingga ke pelosok,” ujarnya.

Sementara Direktur Pengembangan Lembaga PVML, Hari Gamawan, menambahkan bahwa kehadiran OJK di Desa Lantan melalui kegiatan Business Matching bertujuan mendukung kemajuan desa melalui kolaborasi antara lembaga keuangan syariah dan BUMDes.

“Kerja sama ini diharapkan memberikan akses keuangan yang lebih mudah bagi masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan BUMDes,” jelasnya.

Kegiatan ini juga selaras dengan program Pemerintah dalam Asta Cita, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Sementara itu, Asisten Bupati Lombok Tengah, Lendek Jayadi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran OJK beserta lembaga jasa keuangan dalam mendukung pengembangan potensi Desa Lantan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat zperan BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi desa,” ungkapnya.

OJK menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Pemerintah Desa Lantan, BUMDes, Bank NTB Syariah, perusahaan pembiayaan syariah, serta Pegadaian Syariah. Kolaborasi ini diharapkan memberi dampak nyata bagi pengembangan usaha desa sekaligus memperkuat ekosistem keuangan syariah di Indonesia khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang terkenal dengan julukan “Bumi Seribu Masjid”.(bul)

Artikel Yang Relevan

Iklan











Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut