Monday, March 30, 2026
26.5 C
Mataram
HomeBeranda2.449 Warga Lewirato Terima Bantuan Pangan

2.449 Warga Lewirato Terima Bantuan Pangan

Bima (ekbisntb.com) – Sebanyak 2.449 warga penerima manfaat di Kota Bima menerima bantuan pangan tahap I alokasi Februari-Maret 2026 berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng per orang, sebagai langkah pemerintah menjaga stabilitas kebutuhan pokok sekaligus menekan inflasi daerah.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E., di Kantor Kelurahan Lewirato, Kecamatan Mpunda, Sabtu (28/3/2026). Bantuan pangan yang disalurkan kepada masyarakat bersumber dari Bulog sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sehari-hari, khususnya kelompok penerima manfaat.

- Iklan -

Di Kelurahan Lewirato, terdapat 123 penerima manfaat yang memperoleh bantuan untuk kebutuhan dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026. Penyaluran dilakukan secara simbolis kepada empat warga penerima, salah satunya Ibu Rugaya, sebelum distribusi dilanjutkan kepada penerima lainnya.

Wali Kota Bima Rahman menegaskan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan pangan tersebut. Ia meminta seluruh unsur di tingkat kelurahan hingga lingkungan untuk memastikan bantuan diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan. “Pastikan bantuan ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Menurutnya, program bantuan pangan menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Bantuan pangan yang diberikan secara berkala dinilai mampu membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Selain memastikan ketepatan distribusi bantuan, Wali Kota juga mengingatkan peran lurah, RT, dan RW agar lebih responsif terhadap kondisi sosial warga, khususnya yang tinggal di rumah tidak layak huni. Ia meminta perangkat wilayah untuk mengusulkan warga yang memenuhi syarat ke dalam program bantuan bedah rumah.

“Kami minta lurah, RT, dan RW tidak menutup mata terhadap warga yang tinggal di rumah tidak layak huni,” tegasnya.

Ia menambahkan, usulan bantuan bedah rumah harus memperhatikan status kepemilikan lahan agar tidak dalam kondisi sengketa. Hal tersebut penting untuk memastikan bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

Pemerintah Kota Bima terus mengoptimalkan program bantuan sosial sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah. Penyaluran bantuan pangan dinilai tidak hanya berfungsi memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga berperan dalam menjaga daya beli warga serta menekan laju inflasi di tingkat lokal.

Melalui distribusi bantuan pangan tahap I ini, pemerintah berharap ketahanan pangan masyarakat tetap terjaga, khususnya bagi kelompok rentan. Program serupa direncanakan akan terus berlanjut sesuai alokasi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah Kota Bima. (hir)

IKLAN

Artikel Yang Relevan

IKLAN





Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut