HomeBERANDAPemdes Jagaraga Rintis Kampung Ternak dari Program Desa Berdaya

Pemdes Jagaraga Rintis Kampung Ternak dari Program Desa Berdaya

Giri Menang (EKBIS NTB) – Pemerintah Desa (Pemdes) Jagaraga, Kecamatan Kuripan, Lombok Barat (Lobar) sedang mengembangkan peternakan sapi lokal dan eksotis dari program Desa Berdaya Tematik Pemprov NTB dikolaborasikan dengan Ketahanan Pangan dari Pemerintah Pusat. Sebanyak puluhan ternak dipelihara untuk penggemukan.


Program ini menjadi langkah awal Pemdes Jagaraga untuk berupaya menjadikan kampung ternak di wilayah setempat sebagai penopang perekonomian masyarakat keluar dari kemiskinan. Kepala Desa (Kades) Jagaraga, Muhamad Hasyim yang ditemui di kandang ternak “Jagak Dirik” yang dikembangkan dari program Desa Berdaya, menyampaikan pihaknya mengkonsep peternakan sapi ini dengan sistem kandang kumpul.


Warga memelihara sapi di satu kandang kumpul, kebutuhan pakannya dipasok oleh peternak. “Kami konsep untuk kandang sapi kumpul, kami beli 12 ekor sapi dari program desa berdaya,” jelas Hasyim, Rabu (23/9/2026).

- Advertisement -


Jenis sapi yang dikembangkan, terdiri dari lokal dan eksotis. Dengan kapasitas kandang 24 ekor, dari program Desa Berdaya dibeli sapi lokal untuk penggemukan sebanyak 12 ekor.


Sedangkan ternak lain, di antaranya ada jenis simental di kandang yang sama dikembangkan oleh Bumdes melalui program ketahanan pangan. “Program kita kolaborasikan,” ujarnya.
Masa panen ternak ini tiga kali dalam setahun. Rencananya tahun ini dilakukan panen perdana sekitar bulan Desember.

Hasil penjualan itu nantinya, akan dipergunakan membeli lagi sapi untuk digemukkan yang disiapkan untuk pasokan Iduladha tahun depan.
Selain itu, hasil penjualan dibagi dengan peternak yang diharapkan bisa membeli sendiri ternak untuk dipelihara di kandang tersebut.

Dengan begitu, ternak ini terus bergulir kepada peternak untuk meningkatkan perekonomiannya.


Selain diharapkan untuk peningkatan ekomoni, peternakan ini sekaligus sebagai pembelajaran atau edukasi bagi masyarakat dalam peternakan sapi. Pihaknya juga ingin mencetak peternak-peternak milenial di desa itu melalui pelibatan di peternakan tersebut.


Pihaknya pun menyampaikan terima kasih pada Pemprov dalam hal ini Gubernur dan Wagub atas program Desa Berdaya Tematik yang diberikan kepada masyarakat desanya. Program ini dinilai berdampak pada masyarakat, khususnya pada ketahanan pangan dan spesifik lagi peternakan sapi.

Melalui program kandang sapi ini, memberdayakan warga setempat sehingga diharapkan mampu meningkatkan perekonomiannya.
Terlebih di tengah pemangkasan Dana Desa (DD) oleh pemerintah pusat, program ini menjadi salah satu solusi yang berdampak bagi Pemdes untuk memenuhi hajat hidup masyarakat. (her)

Artikel Yang Relevan

IKLAN





Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut