26.5 C
Mataram
BerandaBerandaImplementasi ESG Berkelanjutan, PLN UIP Nusra Sabet Dua Penghargaan Platinum di Indonesia...

Implementasi ESG Berkelanjutan, PLN UIP Nusra Sabet Dua Penghargaan Platinum di Indonesia Green Awards 2026

Mataram (ekbisntb.com) – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) berhasil meraih dua penghargaan bergengsi dengan predikat Platinum Alignment dalam ajang Indonesia Green Awards (IGA) 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi dan komitmen PT PLN (Persero) UIP Nusra dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui pelaksanaan program-program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkelanjutan serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Pada ajang tersebut, PT PLN (Persero) UIP Nusra meraih penghargaan kategori Penanganan Sampah Plastik & Ekonomi Sirkular melalui program “Bersama Komunitas GELISAH Mengelola Plastik Menghidup Perubahan”. Program ini dijalankan bersama Komunitas Gerakan Lingkungan Sampah Nihil (GELISAH) dengan mengolah sampah plastik menjadi produk kreatif bernilai ekonomi, sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan dan memperkuat ekonomi masyarakat.

Selain itu, PT PLN (Persero) UIP Nusra juga meraih penghargaan kategori Penyelamatan Sumber Daya Air melalui program “Pemulihan Air Bersih sebagai Mitigasi Risiko Sosial di wilayah Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Atadei”. Program ini dilaksanakan bersama Yayasan Payung Perjuangan Humanis (PAPHA) dan Pemerintah Desa Nubahaeraka melalui perbaikan serta pemeliharaan jaringan air bersih guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat agar lebih sehat, produktif, dan berdaya.

Tak hanya itu, General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, turut meraih penghargaan Platinum Alignment – The Best Sustainability Leader (Operation), sebagai pengakuan atas kepemimpinannya dalam mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam operasional pembangunan ketenagalistrikan.

“Penghargaan ini menjadi penguat komitmen kami bahwa pembangunan infrastruktur energi harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan, pemberdayaan sosial, serta penerapan tata kelola yang berkelanjutan,” ujar Rizki.

Indonesia Green Awards ke-17 tahun ini mengusung semangat koreksi nasional terhadap praktik CSR dan ESG agar benar-benar mampu menjawab tantangan perubahan iklim yang berdampak pada meningkatnya risiko bencana ekologis dan kemanusiaan.

Melalui IGA 2026, diluncurkan empat pranata korektif nasional, yakni Pranata Sawit, Pranata Tambang, Pranata Energi dan Ketenagalistrikan, serta PROPER Bank Sampah, sebagai upaya mendorong implementasi CSR dan ESG menjadi arsitektur mitigasi risiko berbasis lokasi dan verifikasi lapangan.

Founder & Chairman La Tofi School of Social Responsibility, La Tofi, menegaskan bahwa ESG harus dijalankan secara menyeluruh melalui empat pilar La Tofi ESG Rating, yang diperkuat dengan kesiapsiagaan kemanusiaan serta perlindungan nilai ekonomi.

“ESG harus melindungi manusia, memulihkan alam, sekaligus memproteksi nilai ekonomi. Inilah koreksi peradaban yang kami dorong melalui Indonesia Green Awards 2026,” ujar La Tofi.

Pada malam penganugerahan tersebut, PT PLN (Persero) juga menerima penghargaan sebagai National Energy Decarbonization Frontliner 2026, atas perannya dalam mendorong transisi ketenagalistrikan nasional melalui Green RUPTL, percepatan pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT), penguatan ekosistem kendaraan listrik, serta optimalisasi pembiayaan hijau (green financing).(bul)

Artikel Yang Relevan

IKLAN


Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut