HomeBerandaRealisasi Tembus 89%, Bulog NTB Salurkan 15 Ribu Ton Beras dan 3...

Realisasi Tembus 89%, Bulog NTB Salurkan 15 Ribu Ton Beras dan 3 Juta Liter Minyak Goreng

Mataram (Ekbis NTB) – Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Pemerintah Daerah Provinsi NTB terus memperkuat sinergi demi menjaga ketahanan pangan lokal. Langkah nyata ini diwujudkan melalui akselerasi penyaluran bantuan pangan ke seluruh wilayah NTB.Hingga saat ini, Bulog Kanwil NTB tercatat telah menggelontorkan sebanyak 15.390 ton beras dan 3,07 juta liter minyak goreng kepada warga yang membutuhkan. Realisasi tersebut kini telah mencapai 89 persen dari total target penyaluran.Program intervensi ini menjadi salah satu pilar krusial pemerintah untuk memastikan ketersediaan komoditas pokok yang terjangkau. Untuk alokasi periode Februari–Maret 2026, terjadi peningkatan jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) hingga 64 persen dari alokasi sebelumnya. Kabupaten Lombok Barat menjadi daerah dengan kenaikan tertinggi, yakni mencapai 58 persen.Di tengah fluktuasi harga bahan pokok yang kerap menekan daya beli, distribusi bantuan ini hadir sebagai angin segar yang menjaga roda perekonomian tingkat rumah tangga tetap berputar.Pemimpin Wilayah Perum Bulog NTB, Mara Kamin Siregar—yang akrab disapa Pak Regar—menegaskan bahwa pihaknya menargetkan seluruh proses pendistribusian rampung hingga ke tangan masyarakat pada pekan depan.“Penyaluran bantuan pangan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara melalui Bulog dalam membantu masyarakat. Kami memastikan beras yang disalurkan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan sehingga layak dan aman dikonsumsi. Bulog akan terus menjaga ketersediaan stok dan kelancaran distribusi agar manfaat program ini dapat dirasakan secara optimal,” ujar Pak Regar, Sabtu (20/6/2026).Strategi yang diterapkan Bulog bersama Pemda NTB ini memprioritaskan wilayah dengan tingkat kebutuhan tinggi. Langkah taktis tersebut diambil guna menekan potensi inflasi daerah yang dipicu oleh kenaikan harga pangan, sekaligus berfungsi sebagai instrumen jaring pengaman sosial yang efektif.Manfaat dari masifnya penyaluran bantuan pangan ini dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat akar rumput. Salah satunya oleh Nurhayati (45), warga Desa Karang Bayan, Kabupaten Lombok Barat. Ia menyampaikan rasa syukurnya karena program ini secara signifikan mampu memangkas biaya dapur bulanannya.“Alhamdulillah, beras yang kami terima kualitasnya bagus, putih, dan enak saat dimasak. Bantuan ini sangat membantu keluarga kami karena bisa mengurangi pengeluaran untuk membeli kebutuhan pokok. Uangnya bisa digunakan untuk keperluan lain,” tutur Nurhayati.Secara makro, program ini tidak sekadar menjadi bantuan sosial sesaat, melainkan bagian dari strategi jangka panjang dalam menjaga stabilitas pangan daerah. Melalui sinergi ketat antara Bulog dan Pemda NTB, sistem pengawasan diperketat guna menjamin setiap liter minyak goreng dan tiap kilogram beras tersalurkan secara tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu.Ke depan, Perum Bulog Kanwil NTB berkomitmen untuk terus mengawal ketersediaan pasokan cadangan pangan pemerintah. Penguatan rantai pasok dan kolaborasi antarlembaga akan terus ditingkatkan demi mengantisipasi tantangan pemenuhan pangan di masa mendatang.“Pangan yang cukup, berkualitas, dan terjangkau adalah fondasi kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Bulog akan terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan mendukung kehidupan masyarakat yang lebih baik,” pungkas Pak Regar. (Fan)

Artikel Yang Relevan

Previous article

IKLAN


Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut