Praya (suarantb.com) – Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) bersiap menjadi tuan rumah Musabbaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi NTB tahun 2026 ini. Sebanyak delapan venue telah dipersiapkan sebagai lokasi pertandingan ajang dua tahunan tersebut. Salah satunya di Sirkuit Internasional Mandalika yang akan menggelar mata lomba seni dan kaligrafi Islam.
Kabag. Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Loteng, Lalu Musleh, kepada Suara NTB, Minggu (18/1/2026), mengungkapkan, persiapan gelaran MTQ tingkat Provinsi NTB di Loteng terus berjalan. Calon lokasi venue juga sudah dicek kesiapannya. Termasuk Sirkuit Mandalika, juga sudah dicek kesiapannya oleh tim.
Masuknya Sirkuit Mandalika sebagai salah satu venue gelaran MTQ NTB kali ini harapannya bisa mengenalkan aset wisata tersebut secara lebih luas lagi. Para seniman MTQ ini nantinya juga bisa lebih mengeksplor kekayaan pariwisata yang di Sirkuit Mandalika untuk kemudian ditampilkan melalui karya seninya.
“Kita ingin para seniman MTQ bisa mengekplor potensi pariwisata yang ada di Sirkuit Mandalika dan kawasan The Mandalika secara lebih luas melalui karya seninya,” ujar Musleh seraya menambahkan selain Sirkuit Mandalika, kampus Poltekpar Lombok, IPDN serta Masjid Agung Loteng juga dipilih menjadi venue MTQ NTB tahun ini.
Adapun untuk venue utama MTQ, proses pembangunannya saat ini sudah selesai untuk fisik bangunannya. Kini tinggal fokus pada penataaan taman dan halamamnya saja. Diharapkan sudah rampung pengerjaan sebelum bulan Juni mendatang.
Gelaran MTQ NTB tahun ini akan diselenggarakan pada tanggal 8 Juni sampai 18 Juni 2026 mendatang. Jadi sebelum itu, venue utama yang akan menjadi tempat pembukaan serta penutupan sudah harus siap. “Soal kesiapan venue utama itu Dinas PUPR yang tangani,” imbuh mantan Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Loteng ini.
Disinggung peserta yang akan hadir, Musleh mengatakan sampai sejauh ini belum bisa dipastikan. Namun jika melihat daftar mata lomba yang dipertandingkan, peserta bersama ofisial yang akan hadir diperkirakan mencapai hingga 1.000 orang. Pihaknya pun saat ini tengah menyiapkan list akomodasi yang bisa digunakan oleh kontingen MTQ dari 10 kabupaten/kota di NTB.
“Soal di mana kafilah peserta MTQ akan menginap itu tergantung daerah masing-masing yang menentukan sesuai dengan kemampuannya. Kita hanya menyiapkan list akomodasi yang bisa tersedia. Dan, yang jelas kita Loteng sudah sangat siap menjadi tuan rumah MTQ NTB tahun 2026 ini,” tegasnya. (kir)






