26.5 C
Mataram
BerandaBerandaPembukaan Penerbangan Lombok-Perth Ditarget Akhir Tahun 2025

Pembukaan Penerbangan Lombok-Perth Ditarget Akhir Tahun 2025

Lombok (ekbisntb.com) –

Pemerintah Provinsi NTB tengah mengupayakan pembukaan rute penerbangan internasional di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) dari Lombok ke Perth, Australia. Pembicaraan pun tengah dibangun dengan dua maskapai yang nantinya akan melayani rute penerbangan internasional tersebut, BatikAir serta Air Asia.

Pembukaan rute penerbangan Lombok-Perth, Australia tersebut diharapkan bisa menjadi pemantik bagi pembukaan rute-rute penerbangan internasional lainya menuju Lombok. Khususnya penerbangan ke kota-kota lainnya di Australia.

“Target kita akhir tahun ini penerbangan Lombok-Perth, Australia sudah bisa dibuka,” ungkap Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, Sabtu, 13 September 2025.

Ditemui di sela-sela event Pocari Sweat Run di Pertamina Mandalika International Circuit, Gubernur NTB mengatakan peluang dibukanya rute penerbangan internasional tersebut terbuka lebar.

Terlebih, rute penerbangan Lombok-Perth sendiri bukan rute baru. Sebelum pandemic Covid-19 melanda, rute tersebut pernah dilayani oleh maskapai JetStar.

Kehadiran rute penerbangan internasional tersebut sangat penting artinya. Khususnya dalam upaya mendorong angka kunjungan wisatawan mancanegara ke daerah ini. Terutama wisatawan dari Australia yang jumlah cukup banyak berkunjung ke NTB.

Karena dengan pembukaan rute itu nantinya akan semakin mempermudah akses wisatawan asal Australia untuk datang berkunjung ke daerah ini. Selain rute penerbangan internasional, Pemprov NTB juga terus memperkuat dan membanyak rute penerbangan domestik.

Terutama ke destinasi-destinasi wisata nasional yang ada. Seperti ke Labuan Bajo, NTT, Semarang, Yogyakarta hingga Malang. Harapannya, dengan semakin beragamnya rute domestik di BIZAM akan semakin mempermudah wisatawan domestik untuk datang ke NTB, khususnya Pulau Lombok, begitu pula sebaliknya.

“Salah satu problem (masalah) kita selama ini yang membuka angka kunjungan wisatawan belum maksimal, karena masih terbatasnya rute penerbangan yang menuju Lombok.

Sekarang dengan semakin banyaknya rute penerbangan domestik yang dibuka, tentu itu bisa menjadi factor pendorong peningkatan angka kunjungan wisatawan ke daerah ini,” sebutnya.

Ia mencontohkan, rute penerbangan Lombok-Labuan Bajo, NTT misalnya, di awal-awal pembukaan rute penerbanganya, jumlah penerbangan hanya tiga kali seminggu.

Saat ini jumlah penerbangannya sudah bertambah. Bahkan hingga dua kali sehari. “Hal ini yang kita harapkan ke depan. Dengan semakin banyak penerbangan, maka semakin banyak pula wisatawan yang datang berkunjung ke daerah ini,” kata mantan Duta Besar Indonesia untuk Turki ini. (kir)

Artikel Yang Relevan

IKLAN



Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut