Selong (suarantb.com) – Pencapaian monumental Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) pada tahun 2025 direspons dengan apresiasi nyata oleh Bupati, Drs. H. Haerul Warisin. Atas realisasi PAD yang menyentuh 99,5 persen dari target, Bupati memberikan hadiah umrah kepada dua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai berprestasi.
Kunjungan Bupati ke Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lotim pada Selasa (13/1/2026) menjadi momen penyerahan penghargaan tersebut. Berdasarkan data Sistem Evaluasi dan Monitoring Pendapatan Asli Daerah (Sempad), realisasi PAD hingga Desember 2025 mencapai Rp553.768.271.412, atau 99,50 persen dari target Rp556.548.670.438. Ini merupakan capaian tertinggi sepanjang sejarah Lotim.
“Hari ini saya tepati janji itu. Berdasarkan rekomendasi Kepala Dinas, Sekretaris, dan para Kabid, ada dua orang yang akan langsung saya umrahkan sebagai tanda penghargaan atas dedikasi mereka,” tegas Bupati Haerul Warisin yang akrab disapa Iron.
Meski sangat memuaskan, Bupati mengingatkan bahwa angka 99,5 persen itu adalah hasil kerja keras sejak Maret hingga Desember. Masih ada sisa 0,5 persen atau sekitar Rp2,78 miliar yang berasal dari masa transisi di Januari dan Februari yang harus dituntaskan.
“Kita tidak boleh langsung puas. Kita baru akan benar-benar puas jika capaian melampaui 100 persen. Saya minta sisa 0,5 persen ini segera dicari solusinya agar semua kewajiban pajak benar-benar clear,” pesannya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyoroti masih adanya sektor potensial, seperti restoran dan penginapan, yang belum terjangkau maksimal. Ia menginstruksikan agar pendekatan penagihan pajak di lapangan dilakukan dengan santun dan penuh kerendahan hati.
“Penagih pajak tidak boleh emosi. Berikan penjelasan yang baik kepada masyarakat. Jelaskan bahwa pajak yang mereka bayar akan kembali ke mereka dalam bentuk pembangunan jalan, sekolah, dan kepentingan publik lainnya,” pesan Iron.
Ia mengakui bahwa sosialisasi manfaat pajak masih menjadi kendala. Untuk itu, ia berharap petugas pajak dapat menjadi jembatan informasi yang efektif untuk menghilangkan keraguan masyarakat dalam menunaikan kewajiban perpajakannya.
Pemberian hadiah umrah ini diharapkan dapat memotivasi seluruh ASN di lingkungan Pemkab Lotim untuk terus meningkatkan kinerja dan inovasi dalam mendongkrak pendapatan daerah, sekaligus menegaskan komitmen kepemimpinan dalam memberikan apresiasi terhadap dedikasi dan prestasi para ASN. (rus)






